Vivo masih bungkam soal kehadiran ponsel lipat di Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Vivo Indonesia belum bisa memberikan jawaban mengenai kehadiran ponsel lipat dari sub-brand iQOO.

“Sampai saat ini sub-brand belum ada rencana lebih lanjut untuk masuk Indonesia,” kata kata Manajer Humas Vivo Indonesia, Tyas Rarasmurti, saat acara di Jakarta, Jumat.

Vivo menyatakan mereka sudah mengetahui ada sub-brand iQOO yang mengambil segmen premium, namun saat ini Vivo Indonesia masih fokus untuk menggarap ponsel seri V.

Vivo beberapa waktu lalu mengumumkan sub-brand iQOO. Menurut kabar yang beredar, ponsel perdana mereka akan keluar pada 1 Maret mendatang.

Mengutip laman GSM Arena, iQOO akan menggelar acara pada tanggal tersebut di Shenzen, China.

iQOO mengusung jargon ponsel yang akan menjadi paling kuat. Diperkirakan ponsel pertama buatan iQOO akan memakai RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan internal 256GB.

Ponsel ini juga didukung pengisi daya cepat 44W yang akan diberi nama Vivo FlashCharge, layar AMOLED serta pemindai sidik jari yang dibenamkan di layar.

Kabar yang beredar, iQOO akan membuat ponsel lipat, namun, ada juga yang menyebutkan mereka akan membuat ponsel gaming dengan baterai 4.000mAh dan tiga kamera di belakang.

Baca juga: Alasan Vivo yakin boyong ponsel kamera pop-up ke Indonesia

Baca juga: Vivo segera luncurkan V15 kamera pop-up di Indonesia
 

Pewarta: N012
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019