Desain OnePlus 7T Pro bocor jelang dirilis 26 September

Jakarta (ANTARA) – Foto resmi OnePlus 7T Pro beredar di media sosial menjelang tanggal peluncuran ponsel itu yang diperkirakan pada 26 September 2019.

Bocoran desain dan spesifikasi OnePlus 7T Pro itu datang dari Onleaks, dengan foto-foto mengungkapkan bahwa 7T Pro mendatang dibalut cangkang warna biru langit dengan kamera tiga lensa.

Mengutip igeeksblog, Jumat, OnePlus 7T Pro akan diluncurkan pada 26 September atau bulan depan. Perangkat OnePlus selama ini dikenal berkinerja baik dan bersaing dengan ponsel-ponsel merek besar.

Dari gambar, jelas bahwa ponsel akan memiliki layar ujung ke ujung ditambah kamera pop-up, yang sangat populer di pasaran saat ini.

Spesifikasi mengungkapkan bahwa 7T Pro akan memiliki tiga kamera utama yakni kamera utama 48MP, kamera telefoto 8MP, dan kamera ultra lebar 16MP.

Kamera depannya, OnePlus 7T Pro cenderung memiliki kamera 16MP dengan EIS.

Mengenai tampilan ponsel, diyakini bahwa 7T Pro akan dibekali layar AMOLED 6,65 inci dengan sensor sidik jari dalam layar (optik).

Pada smartphone mendatang, OnePlus mempertahankan panel belakang 6T, dan beberapa perubahan pada desain belakang dibandingkan dengan model 2018.

7T Pro McLaren Edition saat ini memiliki desain bertekstur di seluruh panel belakang. Tahun lalu, OnePlus telah membatasi ini di bagian tengah belakang.

Tanggal peluncuran di India mungkin 26 September, tetapi peluncuran di seluruh dunia kemungkinan 15 Oktober.

Baca juga: OnePlus akan buka toko retail di Perancis

Baca juga: Jadi duta OnePlus, Robert Downey Jr kepergok pakai Huawei P30 Pro
 

Penerjemah: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masuk dalam top 5 brand, Realme bocorkan strategi

Jakarta (ANTARA) – Masuk dalam top 5 perusahaan smartphone di Indonesia, Marketing Director Realme South East Asia, Josef Wang, mengatakan mengikuti keinginan pengguna menjadi kunci berhasil di pasar Indonesia.

“Soal strategi, kami tidak berbeda dari kompetitor yang lain. Kami fokus menyediakan pengalaman terbaik dan mencoba untuk mengetahui keinginan pengguna lebih baik lagi,” ujar Josef usai peluncuran Realme 5 di Jakarta, Kamis.

Menurut data lembaga riset pasar Canalys pada kuartal dua 2019, Realme berada di posisi kelima dengan pangsa pasar 7 persen.

Sementara, menurut IDC Quarterly Mobile Phone Tracker Q2-2019, Realme mengalami pertumbuhan pesat dalam dominasi pasar smartphone di Indonesia.

Pada awal 2019, Realme berhasil mendapatkan 1,4 persen dari pangsa pasar ponsel pintar Indonesia dan terus tumbuh hingga mendapatkan pangsa pasar sebesar 6,1 persen pada Q2-2019.

“Saya sangat bangga melihat itu, menjadi top 5 merupakan pujian untuk kami, menambah kepercayaan diri untuk fokus memberikan produk sesuai keinginan pengguna di Indonesia,” kata Josef.

Dalam peluncuran smartphone terbarunya Realme 5, Realme juga meluncurkan toko online resmi realme.com untuk menambah opsi outlet pembelian bagi para pengguna realme, selain telah bekerjasama dengan sejumlah e-commerce.

“Kami membuka offline dan online untuk produk dan aksesoris baru, termasuk layanan purnajual untuk menghadirkan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” ujar Josef.

Baca juga: Bersaing dalam tren empat kamera belakang, ini kata Oppo

Baca juga: Realme luncurkan ponsel empat kamera Realme 5 dan Realme 5 Pro

Baca juga: Smartphone China kuasai 52 persen pasar dunia

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Realme luncurkan ponsel empat kamera Realme 5 dan Realme 5 Pro

Jakarta (ANTARA) – Realme meluncurkan smartphone empat kamera pertamanya Realme 5 dan Realme 5 Pro dengan konfigurasi kamera ultra wide-angle, kamera utama, kamera potrait dan lensa ultra macro.

“Kami bangga bisa merevolusi pengalaman pengguna dengan Realme 5, ponsel quad camera dengan harga Rp2 jutaan dan Realme 5 Pro dengan segmen harga Rp3 jutaan,” ujar Marketing Director Realme South East Asia, Josef Wang, di Jakarta, Kamis.

Realme 5 untuk varian ROM 3GB dan RAM 32GB dibandrol Rp1,999 juta, sementara untuk varian ROM 3GB dan RAM 64GB ditawarkan dengan harga Rp2,199 juta, sedangkan varian ROM 4GB dan RAM 128GB dilego di harga Rp2,699 juta.

Realme 5 dipersenjatai prosesor Snapdragon 665 berbasis 11nm dan dilengkapi generasi ke-3 Qualcomm AI Engine, serta baterai jumbo dengan daya 5.000 mAh.

Untuk pengaturan quad camera, Realme 5 memiliki kamera utama sensor 12MP dengan f/1.8, lensa ultra-wide 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa macro 2MP. Sementara pada bagian depan, disematkan kamera 13MP.
  Realme 5 resmi diluncurkan di Jakarta, Kamis (19/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Dari segi desain, Realme mengusung 6,5 inci HD+ mini drop display dengan rasio screen to body 89 persen, dan hadir dalam dua pilihan warna Crystal Blue dan Crystal Purple.

Sementara itu, Realme 5 Pro untuk varian RAM 4GB dan ROM 128GB dibandrol Rp2,999 juta, sementara untuk varian ROM 8GB dan RAM 128GB ditawarkan dengan harga Rp3,699 juta.

Realme 5 Pro dipersenjatai prosesor Snapdragon 712 dengan kecepatan clock CPU 2,3GHz dan GPU Qualcomm Adreno 616, serta baterai 4.035 mAh yang delengkapi teknologi pengisi daya cepat VOOC Flash Charge 3.0.

Dari segi kamera, konfigurasi quad camera Realme 5 Pro antara lain lensa utama 48MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa macro 2MP. Sementara untuk selfie disematkan lensa 16MP.
  Tampilan empat kamera Realme 5 Pro yang resmi diluncurkan di Jakarta, Kamis (19/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Untuk desaom. Realme mengusung 6,3 inci FHD+ dewdrop display dengan rasio screen to body 90,6 persen, dan hadir dengan pilihan warna Sparkling Blue dan Crystal Green.

Baca juga: Lenovo hadirkan ponsel empat kamera K9 di Indonesia

Baca juga: Asus hadirkan ponsel empat kamera, Zenfone 5Q

Baca juga: Evercoss hadirkan U50A Max, ponsel entry level empat kamera
 

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kiat syuting film pakai ponsel dari sutradara Yandy Laurens

Seoul (ANTARA) – Kecanggihan teknologi pada kamera ponsel saat ini memudahkan penggunanya untuk mengambil gambar demi keperluan profesional, termasuk membuat video hingga film.

Sutradara Yandy Laurens berpendapat kemampuan kamera pada Samsung Galaxy Note 10 sudah mendukung untuk membuat vlog dan film pendek.

“Bisa dipakai untuk membuat film pendek karena fitur-fiturnya,” kata Yandy saat memberikan lokakarya tentang Samsung Galaxy Note 10 di Seoul, Korea Selatan, Rabu (18/9).

Samsung Galaxy Note 10 memiliki fitur zoom in mic untuk memperbesar gambar sekaligus memperjelas suara objek yang sedang direkam. Setelah zoom in atau memperbesar saat merekam gambar, muncul ikon pelantang suara.

Mikrofon di Galaxy Note 10 akan memisahkan suara objek dengan suara lingkungan sekitar sehingga suara objek dalam bingkai akan terdengar lebih jelas.

Menurut Yandy, yang mengarahkan film “Keluarga Cemara”, fitur tersebut sangat mendukung untuk pengambilan gambar film, ditambah fitur super steady agar gambar tetap stabil meski pun sedang bergerak.

Yandy pun memberikan sejumlah tip singkat untuk membuat film dengan menggunakan ponsel.

1. Pahami konten
Pahami konten apa yang ingin dibuat. Manfaatkan ponsel dan fitur-fiturnya untuk merekam gambar sesuai dengan ciri khas pembuatnya.

2. Observasi lokasi
Ketika sampai di lokasi pengambilan gambar, ambil waktu untuk memperhatikan lingkungan sekitar.

Yandy menyarankan untuk tidak buru-buru merekam gambar, namun perhatikan secara teliti apa saja yang ada di sekitar dan bagaimana mereka dapat masuk ke cerita.

Pikirkan juga jenis-jenis pengambilan gambar yang diperlukan untuk bercerita.

3. Instagrammable

Salah satu cara dia untuk menilai apakah gambar yang diambil sudah cukup baik, bisa dilihat dari hasilnya layak atau tidak dipajang di Instagram (instagrammable).

4. Perhatikan pergerakan kamera
Saat merekam gambar dengan kamera bergerak, usahakan jangan menggabung pergerakan kamera (camera movement) misalnya kiri-kanan dengan atas-bawah karena akan memusingkan orang yang menontonnya.

Selain itu, gambar yang tercampur akan menyulitkan saat diedit.

Baca juga: Samsung pertahankan segmen pengguna Galaxy Note 10
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple investasi Rp3,5 triliun ke Corning untuk produk baru

Jakarta (ANTARA) – Apple baru saja mengumumkan telah menginvestasikan 250 juta dolar AS atau sekitar Rp3,5 triliun untuk perusahaan produsen kaca Corning.

Investasi tersebut berasal dari Advanced Manufacturing Fund Apple yang sebelumnya menginvestasikan 200 juta dolar AS (sekitar Rp2,8 triliun) kepada Corning pada 2017.

“Investasi dari Advanced Manufacturing Fund ini akan memungkinkan kami untuk mengembangkan terobosan inovasi kaca baru, sementara kami memperluas kemampuan manufaktur kami,” ujar CEO dan presiden Corning, Wendell P Weeks, dilansir GSM Arena, Rabu (18/9).

“Yang paling penting, kolaborasi berkelanjutan kami memungkinkan kami untuk menciptakan kemampuan baru yang vital bagi pengguna akhir dan terus mendorong batas-batas yang mungkin terjadi di masa depan,” lanjut dia.

Apple telah menginvestasikan 1 miliar dolar AS (sekitar Rp14,1 triliun) di sejumlah perusahaan AS melalui Advanced Manufacturing Fund.

Perusahaan tersebut telah bekerja sama dengan 9.000 pemasok Amerika pada tahun lalu, dan membantu memperluas lapangan tenaga kerja di 50 negara bagian di AS.

Sementara itu, sejauh ini Corning telah membeli kaca senilai 3 miliar dolar AS (sekitar Rp42,1 triliun) untuk perangkat mobile.

Corning telah sejak lama memasok Apple dengan kaca layar sejak iPhone pertama hingga iPhone 11, yang baru saja diluncurkan pekan lalu, termasuk juga Apple Watch dan iPad.

Baca juga: Samsung kembangkan fitur Deep Fusion mirip punya Apple

Baca juga: iPhone 11 Pro warna emas tak laku
 

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung pertahankan segmen pengguna Galaxy Note 10

Seoul (ANTARA) – Samsung melalui ponsel flagship terbaru Galaxy Note 10 masih mempertahankan segmen pasar pengguna yang sama ketika produk seri itu pertama kali diluncurkan, yaitu orang-orang yang produktif.

“Tidak ada perubahan, tetap ponsel yang mendukung produktivitas,” kata Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, M. Taufiq Furqan di Seoul, Korea Selatan, Rabu.

Samsung selalu membekali lini Galaxy Note dengan segudang fitur yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan, seperti yang terbaru, mereka menambah Air Action di stylus S Pen agar dapat digunakan dari jarak jauh.

Samsung mengklaim Air Action di S Pen dapat digunakan hingga sejauh 40 meter berkat teknologi Bluetooth teranyar, namun tidak disarankan mengambil jarak jauh sejauh itu

Fitur Air Action tersebut paling banyak berguna untuk kamera, mulai dari mengambil foto hingga menggeser mode kamera dari jarak jauh tanpa menyentuh ponsel.

Menurut Taufiq, penambahan fitur-fitur di Galaxy Note 10 didasari pergeseran perilaku konsumen ponsel tersebut yang terbiasa multi-tugas atau mengerjakan beberapa hal secara bersamaan.

“Permintaan untuk bisa segala hal sangat tinggi,” kata Taufiq.

Samsung juga memindahkan tombol daya dan volume ke sebelah kiri, berbeda dengan Galaxy Note 9 yang memiliki tombol daya di kanan. Keputusan memindahkan tombol ke kiri juga seiring dengan pertambahan kegunaan S Pen.

Ketika sedang menggunakan S Pen, dengan tangan kanan, pengguna akan memegang ponsel dengan tangan kiri sehingga tombol akan lebih mudah digunakan.

Baca juga: Samsung hentikan penjualan A10 setelah rilis Galaxy A10s

Baca juga: Samsung rilis Galaxy A10s, apa bedanya dengan A10?
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung hentikan penjualan A10 setelah rilis Galaxy A10s

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia akan menghentikan penjualan Galaxy A10 yang diluncurkan pada Maret, setelah resmi merilis Galaxy A10s.

“Nasib A10 akan digantikan dengan A10s, tinggal menghabiskan stok yang ada di pasaran,” ujar Senior Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar saat memperkenalkan A10s di Jakarta, Rabu.

Dari pantauan Antara, saat ini Samsung masih menjual Galaxy A10 di situs resmi mereka dengan harga Rp1,699 juta.

Dalam situs tersebut, pembeli juga diberi informasi Samsung Store mana saja yang masih menyediakan perangkat itu.

Samsung melakukan pembaruan pada perangkat A setelah mendengar masukkan dari para pengguna, yakni kamera ganda dan finger print untuk Galaxy A10s.

“Samsung selalu melihat komentar pengguna dalam pengembangan produknya. Kami juga melakukan riset,” kata Selvia.

Ia mengatakan perangkat seri Galaxy A mempunyai target pasar yang mereka sebut “generasi live” yaitu generasi yang serba cepat dan selalu ingin mengunggah kegiatan di media sosial.

“Dari riset, 63 persen orang Indonesia mencari smartphone terjangkau, maka dari itu kita melihat segmen di bawah Rp2 juta ini butuh didukung smartphone yang mumpuni,” ujar Selvia.

Baca juga: Samsung rilis Galaxy A10s, apa bedanya dengan A10?

Baca juga: Samsung bakal merger Galaxy S dan Note?
 

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung rilis Galaxy A10s, apa bedanya dengan A10?

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia resmi merilis Galaxy A10s yang membawa sejumlah pembaruan dari pendahulunya, A10, yang diluncurkan Maret 2019.

“A10 meluncur awal tahun diperbarui beberapa spec, salah satunya kamera ganda dengan efek bokeh yang kini telah menjadi fitur yang esensial untuk generasi live,” ujar Senior Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar, di Jakarta, Rabu.

Galaxy A10s menghadirkan kamera ganda dengan konfigurasi 13MP (f1.8) + 2MP (f2.4) dengan kemampuan Live Focus.

Tidak hanya kamera belakang, Samsung juga membawa peningkatan di kamera depan, yang tadinya 5MP pada Galaxy A10, kini menjadi 8MP dengan bukaan f2.0 pada Galaxy A10s.

Baca juga: Galaxy A50s muncul, Samsung tidak teruskan penjualan A50

Baca juga: Samsung beri penyegaran seri A, naikkan spesifikasi Galaxy A50s
  Samsung Galaxy A10s diperkanlkan di Jakarta, Rabu (18/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Selain kamera, A10s juga menghadirkan pembaruan dalam hal keamanan.

“Perilaku generasi live ini butuh security andal, yang sebelumnya tidak ada finger print sekarang ada,” kata Selvia.

Urusan daya, Galaxy A10s dibekali dengan baterai 4.000mAh. Perangkat yang berjalan pada Android 9.0 tersebut juga dipersenjatai RAM 2GB dan ROM 32GB yang dapat diperluas hingga 512GB.

Dari segi desain, ponsel yang hadir dalam warna hijau, hitam dan merah itu telah mengusung layar Infinity-V Display dengan ukuran 6,2 inci HD+.

Galaxy A10s dibandrol Rp1,899 juta. Perangkat tersebut akan meluncur secara flash sale pada 23-25 September, kemudian akan meluncur secara offline.

Baca juga: Samsung bakal merger Galaxy S dan Note?

Baca juga: Kemarin, iPhone 11 Pro sepi peminat dan bahaya anak pakai “make up”

Baca juga: Samsung Flow kini punya fungsi “cermin” gantikan SideSync

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google akan umumkan Pixel 4 dan 4XL bulan depan

Jakarta (ANTARA) – Google dilaporkan akan meluncurkan beberapa perangkat pada 15 Oktober mendatang.

Hal itu, diketahui dari undangan media, seperti dikutip dari GSM Arena, Rabu. Dalam undangan tersebut tidak banyak yang diungkap Google, selain tanggal dan tempat digelar acara, yaitu di New York.

Baca juga: Google ungkap varian warna Pixel 3

Namun, perangkat tersebut diperkirakan adalah Pixel 4, setelah teaser resmi muncul, dan bocoran mengenai perangkat tersebut banyak beredar.

Pixel 4 XL dikabarkan akan mengusung layar AMOLED 6,3 inci dengan refresh rate 90Hz, sedangkan Pixel 4 akan memiliki layar 5,8 inci dengan spesifikasi serupa.

Ponsel tersebut akan mengandalkan sistem pengenalan wajah, yang mirip dengan iPhone.

Baca juga: Google Pixel 3 bakal pertajam kamera selfie

Pixel 4XL akan dibekali bateri 3.700mAh, sementara Pixel 4 akan mendapatkan baterai 2.800 mAh. Kedua perangkat tersebut akan memiliki RAM 6GB dan ROM 128GB.

Untuk kamera, kabarnya kamera utama akan menggunakan sensor Sony IMX363 12MP dengan bukaan f/1.7, sementara lensa telefoto akan menggunakan sensor Sony IMX481 16MP.

Perangkat tersebut juga akan menghadirkan peningkatan fitur penginderaan gerakan, Motion Sense, yang akan memungkinkan pengguna mengubah lagu, membungkam panggilan dan alarm dengan melambaikan tangan.

Akan ada pula fitur “Reach to check phone” yang dapat mengaktifkan layar untuk menampilkan pemberitahuan, waktu dan informasi lain.

Meskipun sudah ada banyak bocoran, Google diperkirakan akan membawa sejumlah kejutan saat pengumuman berlangsung, misalnya dari sisi harga dan ketersediaan, demikan GSM Arena.

Baca juga: Takut bocor lagi, Google beberkan tampilan Pixel 4

Baca juga: Google luncurkan ponsel murah Pixel 3a

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Facebook gandeng Ray-Ban garap kacamata pintar

Jakarta (ANTARA) – Facebook dilaporkan telah menggarap kacamata Augmented Reality (AR) dalam beberapa tahun terakhir.

Kacamata pintar, yang diberi nama kodee Orion, tersebut tidak akan menjadi pelengkap untuk ponsel, namun dibuat untuk menggantikan fungsi ponsel sepenuhnya, lansir The Verge, Selasa (17/9).

Perangkat tersebut dilaporkan akan dapat menerima panggilan tanpa harus dihubungkan ke smartphone, dan akan menampilkan informasi dalam “layar kecil,” mirip dengan Google Glass.

Baca juga: Google Glass 2.0 segera hadir, versi 3.0 dalam rencana

Kacamata tersebut kabarnya juga akan memiliki kamera yang memungkinkan pengguna untuk melakukan live streaming.

Facebook berkolaborasi dengan brand kacamata populer Lucottica, pembuat kacamata Ray-Ban, untuk membawa perangkat tersebut ke pasar dalam beberapa tahun mendatang, diperkirakan antara 2023 hingga 2025.

Kabar lain menyebut bahwa Ray-Ban akan terlibat langsung, namun buah dari kolaborasi dengan Facebook tersebut tidak akan terlihat pada “Orion” tetapi pada kacamata pintar lainnya yang memiliki nama kode “Stella.”

Baca juga: Facebook menghentikan fitur “tag suggestion” secara otomatis

Perangkat tersebut kabarnya akan diluncurkan dalam beberapa tahun ke depan, kemungkinan sebelum “Orion.”

Seperti Snap Spectacles, kacamata pintar tersebut kabarnya juga akan memiliki kamera yang memungkinkan pengguna untuk merekam momen mereka dan membagikannya.

Baca juga: Facebook dukung perlindungan data pribadi lewat kampanye jaga privasi

Baca juga: Polda Kepri bongkar perdagangan manusia melalui media sosial

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bersaing dalam tren empat kamera belakang, ini kata Oppo

Jakarta (ANTARA) – Public Relation Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengaku tidak ambil pusing dengan vendor lain yang juga meluncurkan ponsel dengan empat kamera belakang.

“Kita sudah punya perangkat, kita punya apa yang kita sajikan, kita tidak peduli vendor lain, kita lebih peduli kepada target market kita,” ujar Aryo ditemui usai peluncuran A9 2020 di Jakarta, Selasa.

Oppo resmi meluncurkan A9 2020 yang dibekali dengan empat kamera belakang, yaitu kamera utama 48MP, lensa sudut lebar 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

Baca juga: Oppo A9 2020 dirilis, ini spesifikasi dan harganya

Dalam acara tersebut Oppo juga merilis A5 2020 yang juga dilengkapi dengan empat kamera belakang, yakni kamera utama 12MP, lensa sudut lebar 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

Sementara itu, sejumlah vendor lain juga akan meluncurkan ponsel dengan empat kamera belakang. Vivo dalam waktu dekat berencana meluncurkan V17 Pro yang dibekali empat kamera belakang dengan lensa utama 48MP.

Tidak hanya Vivo, dari undangan yang diterima Antara, Selasa, Realme juga akan menggelar acara pada pekan ini untuk mengumumkan smartphone terbaru yang dilengkapi dengan teknologi Quad Camera.

Aryo menekankan bahwa layanan purnajual menjadi kunci yang dapat membedakan Oppo dengan vendor lain tersebut. Bulan lalu, Oppo baru saja meluncurkan aplikasi layanan purna jual dengan pilihan layanan di antaranya one hour service dan pick up and delivery.

“Itu semua berlaku untuk semua perangakat Oppo tanpa terkecuali. Karena kita punya pabrik sendiri, jadi kita bisa siap mengganti dalam 1 jam,” ujar Aryo.

“Purnajual kita sudah ada 117 dan itu sudah ada di mana-mana, salah satu yang menjadi nilai dari kita,” tambah dia.

Baca juga: Berkat seri A Oppo rajai pasar ponsel Indonesia

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berkat seri A Oppo rajai pasar ponsel Indonesia

Jakarta (ANTARA) – PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan ponsel seri A Oppo menyumbang kontribusi terbesar bagi kedudukan Oppo yang saat ini merajai pasar ponsel Indonesia.

“Kontribusi 60 persen A series. Selanjutnya, sekarang ada Reno, Find, A sama K, K khusus untuk online, jadi F series akan dihentikan dengan A9 2020 karena spesifikasinya kurang lebih sama,” ujar Aryo ditemui usai peluncuran A9 2020 di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Oppo A9 2020 dirilis, ini spesifikasi dan harganya

Menurut data lembaga riset pasar Canalys, pada kuartal dua 2019, Oppo menduduki peringkat pertama di Indonesia dengan pangsa pasar 26 persen dan pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 54 persen.

Sementara, sang pemimpin sebelumnya Samsung bergeser ke posisi kedua dengan pangsa pasar 24 persen.

Selanjutnya, di posisi ketiga, keempat dan kelima ditempati oleh Xiaomi, Vivo, Realme dengan pangsa pasar masing-masing 19 persen, 15 persen dan 7 persen.

Baca juga: Samsung dominasi ponsel di Indonesia 2018

Dengan peluncuran A9 2020, Aryo berharap dapat memperkuat posisi Oppo di pasar Indonesia, terutama di mata generasi Z yang menjadi target pasar Oppo.

“Harapannya adalah ketika A5, A3s, A7, A1k, kita masih belum jelas bahwa perangkat ini menyasar siapa, tapi ketika kita mengeluarkan A9 2020, kita sangat jelas sekali bahwa kita menyasar anak-anak generasi z,” kata dia.

Oppo seri A juga diharap mampu mengisi ruang pasar yang masih membeli dengan cara konvensional. Sebab, tidak seperti seri K yang hanya dijual secara online, Oppo seri A akan dijual hingga pelosok Indonesia.

“Kalau seri K yang beli first dan second tier city, A series ini sampai pelosok-pelosok, mungkin yang di pelosok itu tidak tahu sistem online, mereka mungkin lebih percaya dengan sistem tradisional di mana mereka harus datang ke toko untuk melihat barang dan beli. Inilah target A series,” ujar Aryo.

Baca juga: OPPO hanya jual K3 secara online

Baca juga: OPPO klaim penjualan Reno Series tandingi Find X

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peluncuran OPPO A9

Marketing Plan Manager OPPO Indonesia Suwanto (kedua kiri), PR Manager Aryo Meidianto (kedua kanan), Brand Ambassador Vanesha Prescilla (kiri) dan Billy Davidson (kanan) meluncurkan smartphone OPPO A9 2020 di Jakarta, Selasa (17/9/2019). OPPO meluncurkan perangkat A Series 2020 diantaranya A9 2020 dengan spesifikasi prosesor Qualcomm Snapdragon 655, kamera utama beresolusi 48 megapixel, RAM 8GB dan kapasitas baterai 5000mAh. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.

Oppo A9 2020 dirilis, ini spesifikasi dan harganya

Jakarta (ANTARA) – Oppo meluncurkan perangkat menengah seri A terbaru, A9 2020, yang membawa sejumlah peningkatan dari segi performa dibanding pendahulunya, A7, yang meluncur November 2018.

“Perangkat pertama dengan Snapdragon 665 di rentang harga Rp3 jutaan, dengan dual speaker dolby atmos, di mana tidak semua perangkat dibekali kemampuan tersebut,” ujar PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Hadir di Oppo A7, performa Snapdragon 450 diklaim tak kalah dari 625

Dibekali RAM 8GB dan ROM 128GB yang dapat diperluas hingga 256GB, Oppo A9 2020 dibandrol dengan harga Rp3,999 juta.

Untuk performa, perangkat tersebut juga dilengkapi baterai besar dengan kapasitas 5.000mAh dengan fitur pengisian daya perangkat lain (reverse charging) dengan memanfaatkan OTG.

Dari segi kamera, Oppo A9 2020 datang dengan empat kamera, termasuk kamera utama beresolusi 48MP, lensa sudut lebar 8MP yang menawarkan sudut pengambilan 119 derajat, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

“Mode potrait menghadirkan 7 mode filter yang memungkinkan pengguna mendapatkan hasil kamera retro. Selain fotografi, peremakan video juga di-upgrade dengan 4K,” ujar Marketing Plan Manager Oppo Indonesia, Suwanto.

Oppo A9 2020 mengadopsi layar jenis waterdrop screen berukuran 6,5 inci dengan Corning Gorilla Glass 3+. Ponsel tersebut juga tampil dengan desain gradasi 3 dimensi warna.

Pre-order Oppo A9 2020 dimulai hari ini, dengan penjualan pertama dimulai 20 September.

Oppo resmi meluncurkan smartphone seri A terbaru A9 2020 (kiri) dan A5 2020 (kanan) di Jakarta, Selasa (17/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Dalam kesempatan tersebut, Oppo juga meluncurkan smartphone seri A lainnya, Oppo A5 2020, yang juga hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 665.

Ponsel tersebut juga dipersenjatai baterai 5.000mAh dan dolby atmos, Ponsel tersebut juga dilengkapi Corning Gorilla Glass 3+ dengan layar 6,5 inci.

Bedanya, A5 2020 dibekali RAM 3GB/4GB dengan ROM 64GB/128GB. Perangkat tersebut juga memiliki resolusi konfigurasi kamera yang lebih rendah dari A9 2020, yaitu kamera utama 12MP, lensa sudut lebar 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

Hadir dengan warna mirror black dan dazzling white, A5 2020 dengan varian 3GB/64GB dibandrol Rp2,399 juta, sementara varian 4GB/128GB ditawarkan dengan harga Rp2,999 juta.

Baca juga: OPPO gandeng seniman Eko Nugroho dalam Reno eksklusif

Baca juga: OPPO Reno 10x Zoom edisi khusus Barcelona harganya Rp13 juta

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo luncurkan A9 2020, ini spesifikasi dan harganya

Jakarta (ANTARA) – Oppo meluncurkan perangkat menengah seri A terbaru, A9 2020, yang membawa sejumlah peningkatan dari segi performa dibanding pendahulunya, A7, yang meluncur November 2018.

“Perangkat pertama dengan Snapdragon 665 di rentang harga Rp3 jutaan, dengan dual speaker dolby atmos, di mana tidak semua perangkat dibekali kemampuan tersebut,” ujar PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Hadir di Oppo A7, performa Snapdragon 450 diklaim tak kalah dari 625

Dibekali RAM 8GB dan ROM 128GB yang dapat diperluas hingga 256GB, Oppo A9 2020 dibandrol dengan harga Rp3,999 juta.

Untuk performa, perangkat tersebut juga dilengkapi baterai besar dengan kapasitas 5.000mAh dengan fitur pengisian daya perangkat lain (reverse charging) dengan memanfaatkan OTG.

Dari segi kamera, Oppo A9 2020 datang dengan empat kamera, termasuk kamera utama beresolusi 48MP, lensa sudut lebar 8MP yang menawarkan sudut pengambilan 119 derajat, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

“Mode potrait menghadirkan 7 mode filter yang memungkinkan pengguna mendapatkan hasil kamera retro. Selain fotografi, peremakan video juga di-upgrade dengan 4K,” ujar Marketing Plan Manager Oppo Indonesia, Suwanto.

Oppo A9 2020 mengadopsi layar jenis waterdrop screen berukuran 6,5 inci dengan Corning Gorilla Glass 3+. Ponsel tersebut juga tampil dengan desain gradasi 3 dimensi warna.

Pre-order Oppo A9 2020 dimulai hari ini, dengan penjualan pertama dimulai 20 September.

Oppo resmi meluncurkan smartphone seri A terbaru A9 2020 (kiri) dan A5 2020 (kanan) di Jakarta, Selasa (17/9/2019). (ANTARA/Arindra Meodia)

Dalam kesempatan tersebut, Oppo juga meluncurkan smartphone seri A lainnya, Oppo A5 2020, yang juga hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 665.

Ponsel tersebut juga dipersenjatai baterai 5.000mAh dan dolby atmos, Ponsel tersebut juga dilengkapi Corning Gorilla Glass 3+ dengan layar 6,5 inci.

Bedanya, A5 2020 dibekali RAM 3GB/4GB dengan ROM 64GB/128GB. Perangkat tersebut juga memiliki resolusi konfigurasi kamera yang lebih rendah dari A9 2020, yaitu kamera utama 12MP, lensa sudut lebar 8MP, lensa potrait 2MP dan lensa monokromatik 2MP.

Hadir dengan warna mirror black dan dazzling white, A5 2020 dengan varian 3GB/64GB dibandrol Rp2,399 juta, sementara varian 4GB/128GB ditawarkan dengan harga Rp2,999 juta.

Baca juga: OPPO gandeng seniman Eko Nugroho dalam Reno eksklusif

Baca juga: OPPO Reno 10x Zoom edisi khusus Barcelona harganya Rp13 juta

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo perkenalkan NEX 3 5G dengan Snapdragon 855 Plus

Jakarta (ANTARA) – Vivo resmi meluncurkan NEX 3, yang hadir dengan teknologi 5G, dan diklaim menjadi perangkat premium non-gim pertama yang dibekali teknologi telekomunikasi generasi kelima tersebut.

Ponsel tersebut juga membawa tiga kamera, dengan kamera utama 64MP, menjadi ponsel premium pertama Vivo dengan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1.

Baca juga: Motorola terjun ke pasar ponsel mahal berjaringan 5G

Dikutip dari GSM Arena, Selasa, perangkat tersebut juga dibekali kamera 13MP dengan sensor wide-angle dan kamera telephoto 13MP.

Dari segi desain, Vivo NEX 3 tampil dengan layar penuh Waterfall FullView Display. Layar Super AMOLED tersebut memiliki ukuran diagonal 6,89 inci dan rasio layar-bodi 99,6 persen.

Hadir dengan layar lengkung yang diklaim hingga 90 derajat, Vivo NEX 3 tidak lagi memiliki tombol fisik. Perangkat pintar tersebut kini dibekali Touch Sense yang mensimulasikan sentuhan tombol fisik dengan “umpan balik getaran,” menurut Vivo.

Ada pula fitur yang disebut X-Axis Haptic yang memberikan efek getaran yang diterapkan saat bermain gim, mengetik dan lainnya.

Untuk kamera, Vivo NEX 3 memiliki mekanisme kamera depan mirip dengan Vivo X27 Pro, namun kini dibekali sensor 16MP.

Baca juga: Samsung akan sediakan Galaxy A90 versi 5G

Ponsel tersebut memiliki fitur Portrait Master Hyper HDR yang dapat meningkatkan akurasi antara wajah pengguna dan latar belakang saat berfoto di tempat yang terang.

Sementara, untuk kamera belakang, pengaturan kamera yang ditawarkan antara lain kemampuan wide-angle, teleskopik dan makro “dengan hanya satu kali klik.”

Dari segi performa, Vivo NEX 3 dipersenjatai chipset Snapdragon 855 Plus, pilihan RAM 8GB atau 12GB dengan ROM 256GB, serta baterai 4.500mAh dengan kemampuan isi cepat daya 44W.

Vivo NEX 3 akan tersedia di Asia Pasifik, China bagian Tenggara dan pasar lainnya pada bulan depan.

Ponsel tersebut hadir dengan tiga varian. Varian termurah dibandrol 4.988 yuan (sekitar Rp9,9 juta) dengan RAM 8GB, 128GB dan kemampuan 4G.

Varian sama dengan teknologi 5G ditawarkan dengan harga 5.698 yuan (sekitar Rp11 juta), sementara varian tertinggi dengan konfigurasi 12/256GB 5G dibandrol 6.198 yuan (sekitar Rp12 juta).

Pre-order akan dimulai Senin (16/9) dengan pengiriman dijadwalkan pada 5 hari mendatang — 21 September.

Dalam acara peluncuran tersebut, Vivo juga memperkenalkan TWS Earphone dengan wireless chip terbaru Qualcomm QCC5126.

Baca juga: Mencoba kamera Vivo NEX

Baca juga: Huawei luncurkan ponsel 5G pertama pada akhir Juli

Baca juga: Gandeng Qualcomm, Nokia bakal punya ponsel 5G?
   

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemarin, penggabungan Galaxy S dengan Note dan kontender Oscar

Jakarta (ANTARA) – Rumor mengenai penggabungan lini Galaxy S dengan Galaxy Note sudah beredar sejak tahun lalu dan kembali mencuat.

Sementara itu, terdapat film pemenang ajang Festival Film Internasional Toronto (TIFF) yang digadang-gadang akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk merebutkan piala Oscar.

Demikian sejumlah berita kemarin yang menarik dibaca hari ini. Selengkapnya:

1. Samsung bakal merger Galaxy S dan Note?

Rumor mengenai penggabungan lini Galaxy S dengan Galaxy Note sudah beredar sejak tahun lalu dan kembali mencuat setelah seorang pakar gawai mengaku mendapatkan informasi itu dari sumber yang dekat dengan Samsung.

Selengkapnya di sini.

2. ‎Lima cara mudah berhemat saat belanja online

Supaya semua kebutuhan tetap terpenuhi, simak tips hemat berbelanja online dari salah seorang pendiri PriceWaiter, Andrew Scarborough, dikutip dari laman Business Insider.

Selengkapnya di sini.

3. ‎Era matik, mengapa mobil manual masih diminati?

Meski kendaraan automatik atau matik menjadi pilihan baru bagi pengendara, ternyata pada segmen kendaraan terjangkau ramah lingkungan (LCGC) di Indonesia, model bertransmisi manual masih menjadi favorit. Apa alasannya?

Selengkapnya di sini.

4. ‎Gaya film “Perempuan Tanah Jahanam” akan beda dari “Pengabdi Setan”

Hanya dua tahun berselang antara penayangan film horor “Pengabdi Setan” (2017) dan Perempuan Tanah Jahanam” yang hadir pada pertengahan Oktober, tapi sutradara Joko Anwar menjanjikan penonton akan mendapat suguhan yang sama sekali berbeda.

Selengkapnya di sini.

5. ‎”Jojo Rabbit” menang di festival film Toronto, berpeluang masuk Oscar

“Jojo Rabbit” garapan sutradara Selandia Baru Taika Waititi memenangi penghargaan “people’s choice” yang diberikan di akhir Festival Film Internasional Toronto, dan diperkirakan berpeluang besar sukses di Academy Award.

Selengkapnya di sini.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aksesoris PopSockets rambah bisnis pegangan minuman setelah ponsel

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan aksesoris untuk pegangan ponsel pintar PopSockets mulai merambah pasar baru yaitu pegangan untuk produk minuman sebagai hasil inovasi mereka.

Perusahaan yang telah mengantongi keuntungan sebesar 90 juta dolar AS (sekira lebih dari Rp1,2 triliun) hanya pada 2018 itu, seperti dikutip dari TechCrunch dan Delish, Senin, tetap mempertahankan bentuk pegangan yang disebut PopGrip sebagai ciri khas PopSockets

Produk terbaru yang ditujukan sebagai pegangan produk minuman itu lantas dinamai PopThrist dengan ukuran yang disesuaikan ukuran kaleng minuman ataupun kemasan minuman panas.

PopThirst Can Holder memakai material dari busa untuk mencegah tangan tergelincir saat memegang kaleng minuman.

Model PopThirst kedua bernama Cup Sleeve untuk membungkus gelas kopi, seperti gelas plastik sekali pakai dari kedai kopi ataupun gelas bir. Cup Sleeve dirancang untuk minuman panas maupun dingin, juga memiliki pegangan PopGrip.

Sama seperti PopGrip untuk ponsel, pegangan PopThirst juga dapat ditarik agar terdapat ruang untuk menyelipkan jari atau didatarkan kembali jika sudah tidak dipakai.

Perusahaan yang berbasis di Colorado, AS itu sudah menjual PopThirst di laman mereka, kedua model Can Holder dan Cup Sleeve dihargai 15 dolar AS.

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung bakal merger Galaxy S dan Note?

Jakarta (ANTARA) – Rumor mengenai penggabungan lini Galaxy S dengan Galaxy Note sudah beredar sejak tahun lalu dan kembali mencuat setelah seorang pakar gawai mengaku mendapatkan informasi itu dari sumber yang dekat dengan Samsung.

Evan Blass, yang terkenal akurat memberi bocoran spesifikasi sejumlah gawai yang belum dirilis, mengutip seorang sumber anonim tentang rencana merger tersebut. Dia menyiarkan temuannya itu lewat akun Twitter-nya yang digembok @evleaks, dikutip dari laman Phone Arena.

Rencana merger dua lini flagship Samsung berawal dari makin tumpang tindihnya spesifikasi dan kemampuan Galaxy S dan Galaxy Note. Banyak yang menilai Galaxy Note saat ini adalah seri S yang diberi stylus S Pen.

Baca juga: Samsung beri penyegaran seri A, naikkan spesifikasi Galaxy A50s

Saat konferensi pers tentang Galaxy S10 awal tahun ini, Samsung menyatakan ada kemungkinan generasi penerus ponsel ini tidak akan dinamai “Galaxy S11” karena terlalu panjang.

Samsung juga mengemukakan rencana mereka untuk “menyatukan” Galaxy Note dengan Galaxy S. Beberapa bulan sebelumnya Samsung dikabarkan berdiskusi secara internal untuk menggabungkan dua nama besar itu.

Sumber yang dikutip Blass menyatakan rencana penggabungan Galaxy Note dan Galaxy S akan terjadi tahun depan, jika Galaxy Fold sukses seperti yang diharapkan Samsung.

Baca juga: Galaxy A50s muncul, Samsung tidak teruskan penjualan A50

Jika benar digabung, ponsel tersebut akan menjadi seri S dengan stylus S Pen. Sementara kekosongan setelah Galaxy Note tidak ada akan diisi oleh generasi kedua Galaxy Fold.

Tapi, tidak ada yang bisa menjamin Samsung akan benar-benar melaksanakan rencana merger Galaxy Note dan Galaxy S tahun depan.

Kabar lainnya menyebutkan gabungan Galaxy Note dan Galaxy S akan diberi nama Galaxy One, yang akan hadir tahun depan sebagai pengganti Galaxy S.

Baca juga: Samsung kembangkan fitur Deep Fusion mirip punya Apple
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone 11 Pro warna emas tak laku

Jakarta (ANTARA) – Beberapa hari sejak periode pre-order seri iPhone 2019, Jumat (13/9), pola pembelian perangkat tersebut telah terlihat, di mana warna emas tidak populer di antara para pembeli.

Tidak diketahui apakah Apple memang memproduksi lebih banyak model iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max dalam warna emas untuk mengantisipasi jumlah permintaan yang lebih besar, atau masyarkat yang tidak lagi antusias untuk memiliki iPhone dengan warna seperti itu lagi.

Hingga Sabtu pagi (14/9) waktu AS atau Minggu dini hari WIB, dikutip dari Phone Arena, situs web Apple menunjukkan bahwa sebagian besar model iPhone terbaru berwarna emas yang disediakan oleh operator telekomunikasi AS, antara lain Verizon, T-Mobile, AT&T dan Sprint, dikirim pada 20 September 2019.

Sementara, pilihan warna lain umumnya dikirim dalam tujuh hingga sepuluh hari kerja. Bahkan, ada pula yang akan dikirim dalam dua hingga tiga minggu mendatang.

Untuk Apple iPhone 11, sebagian besar varian akan dikirimkan pada 20 September. Pilihan warna untuk model ini antara lain putih, hitam, hijau, kuning, ungu dan merah dengan opsi penyimpanan meliputi 64GB, 128GB, dan 256GB.

Baca juga: Apple resmi luncurkan iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max

Baca juga: Bukan iPhone 11, apa nama ponsel baru Apple?

Baca juga: iPhone X bertabur berlian dan berlapis emas ini dijual puluhan juta

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Flow kini punya fungsi “cermin” gantikan SideSync

Jakarta (ANTARA) – Setelah mengumumkan matinya aplikasi dan layanan SideSync bulan depan, Samsung merekomendasikan pengguna untuk mulai menggunakan aplikasi lain sebagai gantinya, yakni Samsung Flow.

Sama seperti SideSync, dikutip dari Phone Arena, Minggu, Samsung Flow memungkinkan pengguna untuk merefleksikan smartphone mereka ke tampilan layar yang lebih besar.

Awalnya, aplikasi Flow tidak menawarkan opsi untuk mencerminkan layar ponsel cerdas ke tablet, tetapi karena Samsung berencana untuk mengganti SideSync dengan Flow, aplikasi tersebut baru saja diperbarui dengan fitur khusus ini.

Selain dapat mencerminkan layar ponsel pada tablet Galaxy, jendela layar ponsel juga dapat digunakan bersama aplikasi lain pada tablet dengan fitur Multi Window.

Pembaruan tersebut juga menambahkan kemampuan untuk mentransfer seluruh folder, bukan hanya file.

Sebelumnya, Samsung Flow hanya mampu mencerminkan layar ponsel ke PC, tetapi dengan pembaruan terbaru, fitur tersebut juga dibawa ke ponsel pintar.

Pengguna SideSync disarankan beralih ke Samsung Flow sebelum 15 Oktober sebab aplikasi tersebut akan dihentikan pada tanggal itu.

Baca juga: Samsung Flow terbaru bisa buka komputer lewat ponsel  

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Microsoft garap Surface layar lipat

Jakarta (ANTARA) – Microsoft dikabarkan tengah menggarap perangkat Surface layar ganda. Raksasa perangkat lunak itu diperkirakan akan memamerkan perangkat tersebut dalam satu acara bulan depan.

Namun, paten baru menunjukkan bahwa perangkat yang tengah digarap Microsoft tersebut jauh melampaui perangkat keras layar ganda, lansir The Verge, Jumat (13/9).

Paten baru yang ditemukan WindowsUnited mengungkapkan bahwa Microsoft telah menggarap engsel khusus yang menggunakan carian untuk mengurangi tekanan pada tampilan fleksibel dan dapat dilipat.

Baca juga: Deretan keunggulan Edge, peramban baru dari Microsoft

Cairan tersebut dapat mengisi rongga di dalam layar fleksibel untuk membantunya menekuk dan bergerak ke posisi yang berbeda.

Contoh perangkat Microsoft menunjukkan beberapa konsep perakitan engsel dengan struktur untuk “mencegah material asing memasuki perakitan engsel/perangkat.”

Samsung sendiri memiliki masalah dengan celah di bawah perangkat pada awal penggarapan Galaxy Fold, dan perusahaan asal Korea Selatan itu harus kembali ke gambar konsep untuk mencari cara memperbaikinya. Microsoft jelas ingin menghindari skenario serupa.

Baca juga: Wacana ponsel lipat Microsoft Surface Phone muncul lagi

Bagian paling menarik dari pengarsipan paten tersebut adalah pengajuan paten oleh lisensi teknologi Microsoft “Microsoft technology licensing,” yang dapat mengindikasikan perusahaan akan melisensikan teknologi ini kepada mitra lain dan pembuat PC.

Microsoft saat ini bekerja sama dengan Intel dan sejumlah OEM untuk menyiapkan versi baru Windows, dengan nama kode “Windows Lite,” yang akan berjalan pada perangkat yang dapat dilipat dan perangkat layar ganda.

Windows versi baru ini akan ditargetkan untuk perangkat keras layar ganda dan perangkat lipat. Sebelumnya Microsoft juga telah melisensikan beberapa garapan engsel Surface Pro untuk para mitra.

Pengajuan paten Microsoft tersebut tidak mengungkap perangkat yang pasti, meskipun beberapa perangkat Surface Microsoft telah ditemukan dalam pengajuan paten sebelumnya.

Perangkat layar ganda Surface dengan nama kode “Centaurus” adalah bagian dari dorongan yang lebih besar untuk serangkaian tablet layar ganda dan layar lipat atau laptop hibrid baru yang sedang dikerjakan OEM.

Microsoft mendemokan perangkat baru tersebut dalam pertemuan internal awal tahun ini, dan Intel telah mendorong OEM untuk membuat perangkat layar ganda, demikian The Verge.

Baca juga: Tim Microsoft dengarkan suara di Skype

Baca juga: Microsoft akan hilangkan password ratusan juta pengguna Windows 10

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung kembangkan fitur Deep Fusion mirip punya Apple

Jakarta (ANTARA) – Samsung kabarnya tengah mengembangkan fitur mirip Deep Fusion yang disematkan Apple pada smartphone terbarunya seri iPhone 11.

Kabar tersebut datang dari akun Twitter Ice Universe yang sering kali benar dalam memprediksi atau membocorkan kehadiran fitur atau perangkat terbaru.

Baca juga: Samsung gandeng Google optimalkan aplikasi untuk Galaxy Fold

Fitur baru dari Samsung tersebut akan hadir dengan dukungan (neural processing unit) NPU di chipset Exynos yang akan datang, yang diharap akan menjadi motor penggerak performa seri Galaxy S11 yang akan datang.

“Samsung juga mengembangkan fungsi ‘Deep Fusion’ mirip dengan iPhone 11 Pro, dan benar-benar memainkan peran NPU dalam mengambil gambar dan video. Kita bisa menantikan Galaxy S11,” tulis @UniverseIce dikutip, Minggu.

Fitur “Deep Fusion” pada iPhone 11 menggabungkan hardware dan software, yaitu Neural Engine pada chipset terbaru Apple A13 Bionic dengan machine learning, dalam proses pengambilan gambar.

Fitur tersebut akan menghasilkan detail foto yang lebih akurat dengan noise yang sangat rendah, bahkan saat foto diambil dalam kondisi minim cahaya.

Baca juga: Apple resmi luncurkan iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max

Baca juga: Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo V17 Pro bakal meluncur, ini tampilannya

Jakarta (ANTARA) – Setelah meluncurkan V15 pada awal Maret, Vivo Indonesia akan meluncurkan ponsel lain seri V, V17 Pro, di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

“Diperkenalkan pertama kali pada 2017, Vivo menghadirkan teknologi pop-up selfie camera pada V15. Berbekal teknologi tersebut, V17 Pro akan menjadi smartphone pertama di Indonesia yang menyematkan duo pop-up selfie camera,” ujar Manajer Produk Vivo Mobile Indonesia Ricky Burnadi di Jakarta, Jumat, tanpa menyebut kepastian peluncuran produk itu.

Baca juga: Vivo konfirmasi kehadiran V17 Pro di Indonesia
  Tampilan kamera belakang Vivo V17 Pro (ANTARA/Arindra Meodia)

Vivo V17 Pro akan hadir dengan kamera utama bagian depan dengan spesifikasi 32MP. Untuk kamera belakang, ponsel tersebut akan dipersenjatai empat kamera dengan kamera utama berspesifikasi 48MP.

Seperti pendahulunya, Vivo juga akan menyematkan fitur Screen Touch ID dan fitur multi-turbo saat menggunakan aplikasi gim digital pada ponsel terbarunya itu.

Untuk performa, ponsel tersebut akan didukung dengan chipset Snapdragon 675 octa-core, RAM 8GB dan ROM 128GB, serta baterai berkapasitas 4.100 mAh.

Baca juga: Vivo Z1 Pro tak akan jadi ponsel “gaib”
  Vivo V17 Pro akan hadir dengan pilihan warna silk white (kiri) dan satin black (kanan) (ANTARA/Arindra Meodia)

Dari segi tampilan, Vivo V17 Pro akan hadir dengan layar 6,44 inci FHD Super AMOLED, dalam pilihan warna silk white dan satin black berbahan kaca pada bagian belakang.

“Kami ingin mengikuti dan memenuhi kebutuhan pasar melalui produk-produk dengan segmentasi berbeda-beda. Kami berharap, sebagai penerus dengan implementasi inovasi baru, V17 Pro dapat diterima,” ujar Manajer Hubungan Masyarakat Vivo Mobile Indonesia Tyas K. Rarasmurti.

Baca juga: Vivo resmi luncurkan Z1 Pro, harga Rp3 jutaan

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lenovo kenalkan V1300, laptop canggih untuk pelaku UMKM

Jakarta (ANTARA) – Lenovo Indonesia mengenalkan laptop terbarunya V1300 yang diklaim mampu menunjang kebutuhan bisnis, khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Yang main (utama) dari laptop ini adalah untuk menyasar commercial small medium business (UMKM),” kata Inti Harsono, 4P SMB Notebook Lenovo Indonesia, saat temu media di Jakarta, Jumat.

V1300 mengadopsi rancangan kebanyakan laptop lainnya, dengan warna didominasi abu-abu besi (iron grey) disertai dengan pola khusus.

Laptop yang dirilis di pasar sejak kurang lebih satu bulan lalu itu, memiliki engsel yang memungkinkannya untuk dibuka hingga 180 derajat.
  Laptop Lenovo V1300 saat dibuka hingga 180 derajat. (ANTARA/Dea N. Zhafira)

Kibor V1300 kendati terlihat seperti kibor pada umumnya, rupanya dilengkapi dengan teknologi spill-resistant untuk memastikan tidak ada kerusakan pada sistem jika ketumpahan sesuatu dalam skala tertentu.

Selain itu, laptop tersebut juga dilengkapi sistem keamanan TPM 2.0 firmware yang mencegah gangguan pada perangkat keras (hardware). Lalu, pada kamera depan terdapat physical camera shutter yang bisa dibuka-tutup sesuai kebutuhan pengguna.

Tersemat juga Windows Hello, fitur dari Windows 10 yang memungkinkan penggunanya untuk login dengan menggunakan deteksi wajah dan jari.
  “Physical Camera Shutter” pada Laptop Lenovo V1300. (ANTARA/Dea N. Zhafira)

Karena dikhususkan bagi pelaku usaha, Lenovo membuat pengaturan dan manajemen sederhana dalam laptop sehingga mudah untuk digunakan.

V1300 memakai prosesor Intel Celeron 3867U, harddisk berkapasitas 1 terabita dan memiliki opsi dual drive untuk menambah memori, serta RAM dengan kepadatan memori Double Data Rate 4 (DDR4) hingga 12GB. DDR4 dapat memberikan daya hidup baterai menjadi lebih hemat.

Sementara itu, laptop bisa bertahan hingga 6 jam bila baterai terisi penuh. Pengisian daya dilengkapi dengan RapidCharge, yang mampu mengisi baterai 50 persen dalam waktu 30 menit.

V1300 hadir di Indonesia dengan harga di kisaran Rp3,8-Rp4,2 juta.

Baca juga: Lenovo punya “amunisi” baru, S940 berfitur biometrik pengenalan wajah

Baca juga: Lenovo luncurkan laptop premium Yoga S940
 

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Galaxy A50s muncul, Samsung tidak teruskan penjualan A50

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia tidak meneruskan ponsel Galaxy A50 setelah mereka mengeluarkan versi pembaruan Galaxy A50s, yang memiliki spesifikasi lebih tinggi.

“Sudah transisi,” kata Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Irfan Rinaldi, saat peluncuran Galaxy A50s di Jakarta, Rabu.

Samsung Indonesia tidak lagi meneruskan Galaxy A50 mulai bulan ini, namun, mungkin masih ada beberapa toko yang menjual ponsel tersebut selama stok belum habis.

“Tapi, ada juga yang stoknya sudah habis,” kata Irfan.

Saat ini Samsung masih menjual Galaxy A50 di website resmi mereka, mulai harga Rp3.599.000.

Transisi Samsung dari Galaxy A50 ke Galaxy A50s tergolong cepat, mereka baru menghadirkan Galaxy A50 di Indonesia pada Maret lalu.

Menurut Samsung Indonesia, pembaruan ini untuk menjawab permintaan konsumen, salah satu fitur yang diminta adalah NFC untuk mendukung aktivitas pembayaran digital.

Samsung baru saja meluncurkan Galaxy A50s, yang mendapat pembaruan antara lain untuk kamera dan desain di bodi belakang ponsel.

Baca juga: Samsung beri penyegaran seri A, naikkan spesifikasi Galaxy A50s

Baca juga: Samsung gandeng Google optimalkan aplikasi untuk Galaxy Fold

Baca juga: Samsung buka pra-registrasi Galaxy Fold di AS

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung beri penyegaran seri A, naikkan spesifikasi Galaxy A50s

Jakarta (ANTARA) – Samsung Indonesia meluncurkan Galaxy A50s dengan spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan pendahulunya Galaxy A50 yang meluncur awal tahun ini.

“Untuk generasi yang menyukai live, yang berubah antara lain desain,” kata Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Irfan Rinaldi, di Jakarta, Rabu.

Perbedaan Galaxy A50s sudah terlihat dari rancangan untuk bodi belakang, Samsung menambahkan futuristic holographic effect, di atas motif prisma. Bodi ponsel akan memantulkan warna saat terkena cahaya.
 

Samsung Galaxy A50s. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas) Baca juga: Samsung gandeng Google optimalkan aplikasi untuk Galaxy Fold

Baca juga: Samsung luncurkan ponsel blockchain KlaytnPhone

Samsung menyematkan kamera beresolusi lebih besar untuk Galaxy A50s, namun mempertahankan konfigurasi tiga kamera belakang.

Kamera utama Galaxy A50s menjadi 48MP bukaan f/2.0, disusul lensa ultra wide 123 derajat 8MP dan lensa depth 5MP.

Sementara di kamera depan, Samsung memberikan lensa 32MP untuk berswafoto dengan Galaxy A50s.

Spesifikasi yang paling menonjol di Galaxy A50s, Samsung melengkapi ponsel ini dengan NFC untuk mendukung pembayaran digital.

Dapur pacu Galaxy A50s didukung chip Exynos 9611, dengan varian kapasitas penyimpanan internal 4GB + 64GB dan 6GB + 128GB dan baterai 4.000mAh.

Samsung Galaxy A50s dijual mulai harga Rp4.099.000 untuk varian 4GB + 64GB dan Rp4.899.000 untuk versi 6GB + 128 GB.

Baca juga: Empat ponsel Xiaomi bakal pakai kamera 108MP Samsung

Baca juga: Samsung akan sediakan Galaxy A90 versi 5G

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung gandeng Google optimalkan aplikasi untuk Galaxy Fold

Jakarta (ANTARA) – Samsung mengumumkan telah bekerja sama dengan Google dan pengembang Android untuk memberikan pengalaman lipatan yang mulus di Galaxy Fold, setelah ponsel layar lipat tersebut resmi meluncur di Korea Selatan pekan lalu.

Baca juga: Mudah rusak, Samsung Galaxy Fold versi “perbaikan” hadir September

Sejak Samsung mengungkapkan Infinity Flex Display tahun lalu, perusahaan asal Korea Selatan itu dan Google mendirikan laboratorium uji untuk mencoba dan memastikan bahwa aplikasi dan layanan mereka optimal digunakan untuk Galaxy Fold dan platform Android.

Selain itu, Google menambahkan perubahan pada Android 10 yang menawarkan peningkatan aktivitas yang dapat disesuaikan, fungsi multi-resume dan Android Emulator yang diperbarui, yang dimaksudkan untuk membantu mendukung perpindahan tipe layar ganda.

Menurut Samsung, seperti dilansir Phone Arena, Selasa, ratusan aplikasi telah dioptimalkan untuk Galaxy Fold, termasuk layanan dari sejumlah perusahaan teknologi, seperti Amazon Prime Video, App in the Air, Facebook, iHeartMedia, Microsoft, Spotify, Twitter, VSCO dan banyak lagi.

Berkat fitur baru App Continuity and Multi-Active Windows, pengguna Galaxy Fold dapat menelusuri, menonton, menghubungkan dan melakukan banyak aktivitas dengan mudah.

Smartphone layar lipat tersebut juga memungkinkan pengguna beralih dari tampilan layar sampul depan ke tampilan layar utama dan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.

Semua aplikasi dan layanan yang dioptimalkan tersebut telah dirilis, dan kini tersedia di ekosistem Android untuk Galaxy Fold di Google Play Store dan Galaxy Store.

Baca juga: Samsung Galaxy Fold mulai dijual di Korea Selatan, Jumat

Baca juga: Galaxy Fold belum beres, Samsung sudah siapkan penerusnya

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Foxconn diduga langgar aturan demi penuhi pesanan iPhone

Jakarta (ANTARA) – Lembaga independen yang mengawasi soal buruh, The Chinese Labor Watch memberi isyarat bahwa pabrik-pabrik Foxconn yang memproduksi perangkat iPhone milik Apple, diduga melanggar hukum ketenagakerjaan China.

Perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino, California, itu telah melakukan penyelidikan sendiri, dan mengakui bahwa beberapa dugaan itu benar, namun tidak semuanya, dilansir GSM Arena, Senin (9/9).

Masalah terbesar yang dinyatakan dalam laporan itu adalah 50 persen tenaga kerja Foxconn terdiri dari tenaga kerja sementara, sementara hukum ketenagakerjaan China hanya memperbolehkan maksimal 10 persen.

Apple mengatakan sedang bekerja sama dengan Foxconn untuk menyelesaikan masalah ini, namun setiap perubahan mendadak pada jadwal kerja dapat memengaruhi peluncuran iPhone tahun ini.

Laporan tersebut berlanjut dengan tuduhan bahwa Foxconn mengharuskan pekerja untuk lembur meskipun penyelidikan Apple mengatakan semua shift lembur sukarela.

Namun, beberapa staf yang bekerja lembur, seperti pekerja magang, tidak diizinkan untuk mengambil jam tambahan. Apple memastikan bahwa tidak ada lagi karyawan magang yang bekerja lembur.

Foxconn tampaknya mengalami kesulitan memenuhi pesanan iPhone 11. Hal ini dapat berarti bahwa Apple mengharapkan penjualan naik tahun ini.

Apple sendiri akan mengumumkan kehadiran iPhone 11 di Steve Jobs Theater, kantor Apple, Cupertino, California, AS, pada 10 September pukul 10 pagi waktu AS atau tanggal 11 September dini hari WIB.

Baca juga: Apple pertimbangkan pindahkan produksi dari China

Baca juga: Apple pindahkan produksi iPhone XR ke Foxconn

Baca juga: Ponsel dengan sembilan lensa kamera tengah dikembangkan

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Motorola terjun ke pasar ponsel mahal berjaringan 5G

Jakarta (ANTARA) – Motorola dilaporkan siap merangkul ponsel premium setelah menghabiskan beberapa tahun terakhir hadir sebagai produsen ponsel harga menengah.

Pemimpin strategi pemasaran global Motorola, Francoise LaFlamme, dikutip dari Cnet, Selasa, mengatakan brand tersebut akan meluncurkan ponsel premium 5G.

Ponsel 5G tersebut kabarnya akan dibandrol dengan harga yang tidak murah. Motorola belum siap untuk berbagi kisaran harga, namun sebagai perbandingan, ponsel 5G termurah Samsung, triple kamera Galaxy A90 5G dibandrol 800 dolar AS (sekitar Rp11,2 juta), sementara OnePlus 7 Pro 5G termurah 840 dolar AS (sekitar Rp11,8 juta).

“Jika Anda mengeluarkan ponsel 5G 399 dolar AS, Anda akan mengorbankan banyak elemen yang disukai orang,” kata LaFlamme, berbicara tentang pasar ponsel saat ini.

Saat ini, Motorola menawarkan harga 300 dolar AS (sekitar Rp4,2 juta) untuk Moto G7, 450 dolar AS (sekitar Rp6,3 juta) untuk Motorola One Zoom baru dengan tiga kamera dan 500 dolar AS (sekitar Rp7 juta) untuk Moto X4. Namun, harga tersebut berhenti di kisaran 500 dolar AS.

Perangkat “5G” Motorola, Moto Z3, dibandrol 480 dolar AS (sekitar Rp6,7 juta), namun pengguna harus membeli Moto Mod 5G dengan tambahan 350 dolar AS (sekitar Rp4,9 juta) untuk mendapatkan kecepatan 5G.

Ponsel premium Motorola 5G diperkirakan akan dibandrol dengan harga mulai dari 800 dolar AS (sekitar Rp11,2 juta). Sebagai perbandingan, harga Ponsel Samsung Galaxy S10 5G dan Note 10 Plus 5G terbaru sekitar 1.300 dolar AS (sekitar Rp18,2 juta).

Motorola, yang beroperasi dalam perusahaan induk Lenovo, baru saja menghasilkan keuntungan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Memangkas jumlah produk, staf dan pemasaran, menurut LaFlamme, membantu Motorola mengurangi kerugian. Motorola fokus pada pasar terpentingnya meliputi AS, Inggris, Brasil dan Meksiko, demikian Cnet.

Baca juga: Motorola klaim pelopor ponsel 5G dengan moto z3

Baca juga: Motorola siapkan ponsel lipat pertengahan tahun ini

Baca juga: Motorola Razr kembali, berlayar lipat dibanderol Rp21 juta

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone baru diprediksi laris dan lebih murah di China

Jakarta (ANTARA) – Analis Wall Street meramalkan iPhone terbaru yang diluncurkan pada Selasa (10/9) waktu Amerika Serikat akan mendongkrak penjualan gawai Apple dengan permintaan paling banyak dari China.

Apple hari ini diperkirakan akan meluncurkan tiga iPhone terkini. Fitur-fitur baru yang akan ada di ketiga ponsel tersebut antara lain prosesor yang lebih canggih dan kamera baru.

Analis Wedbush, seperti dikutip Reuters, memprediksi banyak orang yang ingin upgrade iPhone mereka, diperkirakan akan ada 180 juta unit iPhone baru terjual dalam 12 bulan ke depan.

Sebanyak 60 hingga 70 juta unit akan terjual di China karena penggemar Apple ingin upgrade iPhone mereka.

Baca juga: Desain iPhone terbaru dilaporkan berubah sepenuhnya

Baca juga: Apple tuduh Google “picu ketakutan” atas keamanan iPhone

Apple saat ini memiliki 900 juta iPhone yang aktif dipakai di seluruh dunia. Kombinasi penjualan iPhone X yang lemah sejak 2017 ditambah kontrol harga yang ketat diperkirakan mampu memacu permintaan dari para pengguna yang mempertahankan iPhone lama mereka.

“Ponsel-ponsel lama ini akan jadi kandidat upgrade dan kami terus melihat tahun fiskal 2020 sebagai masa siklus tukar-tambah iPhone, versus tahun 2021 yang akan jadi masanya siklus 5G,” kata analis dari Bank of America.

Bank of Amerika memperkirakan ada akan 200 juta iPhone 6 dan model di bawahnya yang akan ditukar ke iPhone terbaru.

Meski pun belum keluar harga resmi, iPhone yang meluncur hari ini diperkirakan paling murah diberi harga 749 dolar sementara yang tertinggi 1.099 dolar. Apple pun turut kena kenaikan pajak 15 persen untuk produk-produk yang masuk ke China termasuk smartwatch dan headphone.

Penjualan Apple di China naik tahun ini karena ritel online China memberi diskon untuk iPhone. Analis Bank of America memperkirakan beberapa model iPhone juga akan dijual murah di China.

Baca juga: Ganti baterai iPhone tak bisa di sembarang toko

Baca juga: Perdana, Apple siarkan peluncuran iPhone di YouTube

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perdana, Apple siarkan peluncuran iPhone di YouTube

Jakarta (ANTARA) – Apple untuk pertama kalinya menggunakan medium lain yakni YouTube guna menyiarkan secara langsung peluncuran iPhone 11.

Dikutip dari The Verge dan Cnet, Apple akan siaran langsung dari YouTube pada 10 September pukul 10.00 waktu Amerika Serikat, atau sekitar dini hari di Indonesia.

Diperkirakan peluncuran iPhone 11 akan ditonton lebih banyak orang ketika disiarkan di platform milik Google itu.

Apple sejak beberapa tahun belakangan mulai bereksperimen untuk acara besar tahunan peluncuran iPhone. Mereka biasanya memanfaatkan platform sendiri untuk menyiarkan secara langsung.

Biasanya mereka menggunakan situs Apple.com untuk siaran langsung peluncuran iPhone.

Tahun lalu, Apple menggunakan Twitter untuk menyiarkan peluncuran iPhone XR, XS dan XS Max.

Baca juga: Desain iPhone terbaru dilaporkan berubah sepenuhnya

Baca juga: iPhone 11 bakal pakai tiga kamera belakang
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Desain iPhone terbaru dilaporkan berubah sepenuhnya

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah kabar muncul jelang peluncuran ponsel terbaru milik Apple iPhone 11, di antaranya soal desain ponsel pada 2020 yang berubah total dari produk-produk sebelumnya.

Analis Ming-Chi Kuo, seperti dikutip dari 9to5Mac, Minggu, memprediksi ponsel pintar Apple itu akan punya tiga hal penting yaitu desain pabrik yang sepenuhnya berbeda, dukungan jaringan generasi kelima (5G), dan pembaruan fungsi kamera.

Tiga hal yang berbeda pada iPhone terbaru dibanding produk-produk ponsel Apple sebelumnya diproyeksikan mendorong pertumbuhan penjualan perusahaan yang berbasis di California, AS itu.

Kuo mengatakan Apple masih menunggu hingga tahun depan untuk perubahan besar desain iPhone menyusul desain iPhone 11 diketahui hampir sama dengan iPhone X dan XS, kecuali pada modul kamera persegi.

Sebelumnya, Kuo mengatakan kamera iPhone yang akan diluncurkan pada 2020 akan memiliki sensor time of flight (ToF) yang dapat meningkatkan kualitas gambar dan berfitur realitas buatan (augmented reality).

Selain itu, layar iPhone terbaru itu akan berukuran 5,4 inci dan 6,7 inci, bukan 5,8 inci atau 6,5 inci seperti pada iPhone XS dan XS Max.

Sementara, Bloomberg melaporkan Apple akan mengusung teknologi sensor sidik jari yang menyatu dalam layar pada iPhone 2020. Demikian pula, pemindai wajah Face ID sebagai fitur keamanan tambahan.

Apple akan menayangkan peluncuran produk terbaru, iPhone 11, melalui kanal YouTube pada Selasa (10/9) waktu setempat.

Peluncuran itu sekaligus menandai langkah pertama Apple untuk menyiarkan peluncuran produknya melalui YouTube.

Pada 2018, Apple telah menggunakan Twitter untuk menyiarkan peluncuran produk mereka sebagai upaya untuk memperluas jangkauan konsumen.

Baca juga: Apple tuduh Google “picu ketakutan” atas keamanan iPhone

Baca juga: Ganti baterai iPhone tak bisa di sembarang toko
 

Penerjemah: Imam Santoso
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei luncurkan dua varian baru untuk P30 Pro

Jakarta (ANTARA) – Dalam pameran teknolgi IFA di Berlin, Jerman, perusahaan teknologi asal China Huawei meluncurkan dua varian warna baru untuk Huawei P30 Pro yaitu Mystic Blue dan Misty Lavender.

“Varian terbaru dari P30 Pro akan memberikan pengalaman fotografi baru dan lebih banyak lagi untuk konsumen serta menyajikan lebih banyak pengalaman menarik dengan skema warna yang lebih menyenangkan dan tekstur desain yang beragam,” ujar CEO Huawei Consumer BG, Richard Yu, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dua desain terbaru dari Huawei P30 Pro tersebut diciptakan melalui proses matte surface sanding yang menampilkan transisi antara sentuhan glossy dan matte.

Desain tersebut juga terinspirasi dari alam, dengan warna Mystic Blue seperti warna laut dan Misty Lavender seperti warna pantai saat matahari terbenam.

Varian terbaru seri Huawei P30 Pro tersebut akan tersedia secara global mulai 20 September 2019.

Sementara itu, dari sisi penjualan, resmi meluncur pada akhir Maret, Richard Yu mengatakan Huawei P30 Series menjadi smartphone yang paling digemari dalam 6 bulan belakangan.

“Dengan penjualan yang telah mencapai 16,5 juta unit. Angka ini 56 persen lebih tinggi dari penjualan Huawei P20 Series,” kara Richard.

Pada 2010, Huawei menjual 3 juta ponsel. Setelah delapan tahun, jumlah ini meningkat sebanyak 68 kali.

Pada semester pertama 2019, pengiriman smartphone Huawei (termasuk ponsel Honor) mencapai 118 juta unit, meningkat 24 persen dari tahun ke tahun.

Menurut IDC, pada kuartal kedua 2019, pengiriman ponsel pintar Huawei (termasuk ponsel Honor) menempati peringkat kedua di dunia dan pertama di pasar China.

Seri Huawei P30 sendiri melampaui 10 juta unit dalam 85 hari pertama, mencetak rekor baru untuk pengiriman perangkat andalan Huawei.

Baca juga: Huawei prediksi 5G dorong ekonomi digital Asia Pasifik

Baca juga: Dubes RI dorong kolaborasi riset dengan perusahaan China

Baca juga: EMUI 10 Huawei terinspirasi gaya majalah

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple tuduh Google “picu ketakutan” atas keamanan iPhone

Jakarta (ANTARA) – Apple menuduh Google “memicu ketakutan” di antara pengguna iPhone pascapenelitian Google yang mengungkap kelemahan keamanan iPhone.

“Serangan canggih itu difokuskan secara sempit, bukan pada iPhone secara luas ‘massal’ seperti yang dijelaskan,” kata Apple, lansir The Verge, Sabtu.

Peneliti keamanan Google mengungkapkan situs web berbahaya menggunakan kelemahan keamanan yang sebelumya tidak diungkapkan di iOS untuk meretas ke dalam perangkat selama setidaknya dua tahun.

“Serangan itu mempengaruhi kurang dari selusin situs web yang berfokus pada konten yang terkait degan komunitas Uighur,” lanjut Apple.

Baca juga: Apple tantang peneliti temukan cacat keamanan iPhone

Laporan berikutnya mengungkapkan situs web itu juga menargetkan pengguna Windows dan Android, tetapi Google tidak merinci aspek serangan itu.

“Semua bukti menunjukkan bahwa serangan situs web itu hanya operasional untuk periode singkat, kira-kira dua bulan, bukan ‘dua tahun’ seperti yang disiratkan Google,” ujar Apple.

Apple memperbaiki kerentanan dalam sistem mereka pada Februari, hanya 10 hari setelah mengetahui tentang masalah keamanan tersebut.

“Ketika Google mendekati kami, kami sudah dalam proses memperbaiki bug,” jelas Apple.

Baca juga: Apple, Google ribut soal peretasan di komunitas Uighur

Namun, tidak jelas apakah Google mengetahui upaya yang dilaporkan untuk meretas perangkat Android dengan situs web yang sama atau mengapa perusahaan tersebut tidak mengungkapkan bahwa serangan keseluruhan sangat sempit seperti yang diklaim Apple.

“Keamanan adalah perjalanan tanpa akhir dan pelanggan kami dapat yakin bahwa kami bekerja untuk mereka,” kata Apple.

“Tim keamanan produk kami di seluruh dunia terus-menerus berupaya untuk memperkenalkan perlindungan baru dan kerentanan patch segera setelah mereka ditemukan. Kami tidak akan pernah menghentikan pekerjaan, tanpa lelah kami untuk menjaga keamanan pengguna,” tambah Apple.

Baca juga: Apple beri akses untuk lihat data yang dikumpulkan

Kepada The Verge, Google menyatakan tetap pada laporan aslinya.

Google mengatakan bawha Project Zero melaporkan riset teknis yang dirancang untuk memajukan pemahaman tentang kerentanan keamanan yang mengarah pada strategi pertahanan yang lebih baik.

“Kami mendukung penelitian mendalam kami untuk fokus pada aspek teknis dari kerentanan itu. Kami akan terus bekerja dengan Apple dan perusahaan terkemuka lainnya untuk membantu menjaga orang-orang tetap aman saat online,” ujar Google.

Baca juga: Apple dan Amazon bantah disusupi chip berbahaya

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo konfirmasi kehadiran V17 Pro di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Vivo Indonesia secara resmi mengkonfirmasi kehadiran Vivo V17 Pro sebagai produk seri V terbaru di Tanah Air setelah rangkaian iklan penggoda mengenai perangkat tersebut di sejumlah media sosial.

“Melalui iklan televisi yang sudah disiarkan, Vivo V17 Pro hampir dapat dipastikan menjadi seri flagship ter-anyar yang akan diluncurkan oleh Vivo dalam waktu dekat,” ujar Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Vivo V17 Pro akan hadir di Indonesia dengan dua pilihan warna esensial hitam dan putih, serta layar penuh Ultimate All Screen khas seri V dengan bingkai tipis di setiap sudut smartphone.

Baca juga: Vivo Z1 Pro tak akan jadi ponsel “gaib”

Seri terbaru itu juga menghadirkan pembaruan pada fitur kamera dengan Dual Pop-Up Selfie Camera beresolusi 32MP yang dilengkapi Super Wide-Angle Selfie untuk mendapatkan hasil swafoto yang lebih luas,

Ponsel tersebut juga akan dibekali 48MP Quad Camera berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang didukung dengan fitur Super Night Mode untuk menghasilkan foto yang lebih jernih dan tajam meski dengan pencahayaan yang minim atau pada malam hari.

“Berbagai pembaruan dan inovasi terbaru dari rangkaian vivo V-series akan kami hadirkan pada Vivo V17 pro untuk menjawab kebutuhan para pengguna yang pastinya patut untuk dinantikan,” kata Edy.

Baca juga: Vivo resmi luncurkan Z1 Pro, harga Rp3 jutaan

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung luncurkan ponsel blockchain KlaytnPhone

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan teknologi Samsung bekerja sama dengan platform blockchain Korea Selatan Klaytn memperkenalkan KlaytnPhone versi eksklusif dari Note 10 5G dan Note 10+ 5G untuk pasar Korea Selatan.

Ponsel baru tersebut mirip Samsung Galaxy Note 10 dalam semua aspek, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Hanya saja, ponsel itu dilengkapi dengan dompet crypto dan beberapa aplikasi blockchain yang telah diinstal sebelumnya.

Selain itu, diikutip dari GSM Arena, Sabtu, calon konsumen Klaytn Note 10 akan mendapat 2.000 token Klay yang merupakan mata uang crypto milik perusahaan tersebut.

Baca juga: Samsung Galaxy Fold mulai dijual di Korea Selatan, Jumat

Ponsel Android lain dapat menjalankan aplikasi blockchain Klaytn. Tapi, fitur transaksi dari platform tersebut akan tetap eksklusif untuk seri Note 10 terbaru.

Fitur eksklusif lainnya adalah Samsung Blockchain Keystore yang memungkinkan pengguna untuk mengelola transaksi blockchain dan menyimpan data utama secara langsung di ponsel mereka.

Kedua ponsel tersebut telah tersedia di situs web KlaythPhone. Klaytn Note 10 5G dibandrol mulai dari 1.248.500 won (sekitar Rp14,8 juta). Sedangkan Klaytn Note 10+ 5G ditawarkan dengan seharga 1.397.000 won (sekitar Rp16, juta) untuk varian 256GB dan 1.496.000 won (sekitar Rp17,7 juta) untuk varian 512GB.

Baca juga: Finney ponsel blockchain pertama mulai dijual

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Qualcomm pasang 5G di chipset Snapdragon kelas menengah

Jakarta (ANTARA) – Chipset Qualcomm kelas menengah akan diperkuat jaringan 5G, sehingga untuk ke depannya bukan hanya  chipset kelas atas yang dapat beroperasi dengan jaringan generasi terbaru.

“Kami memiliki posisi unik untuk mempercepat komersialisasi 5G untuk skala global dengan mitra OEM dan operator kami dengan penawaran mobile platform kami di Snapdragon seri 8, seri 7 dan seri 6 kami pada tahun 2020,” kata Senior Vice President dan General Manager Mobile, Qualcomm Technologies, Alex Katouzian, dalam keterangan pers, Jumat.

Qualcomm mengumumkan rencana ini di acara IFA 2019, sebagai perluasan portofolio yang bertujuan untuk mendukung pita dan frekuensi secara global dan berpotensi membuat 5G dapat diakses oleh lebih dari 2 miliar pengguna ponsel pintar.

Snapdragon seri 8 sudah digunakan di berbagai ponsel flagship dan dirancang agar dapat terhubung ke jaringan 5G.

Samsung menggunakan Snapdragon 855 untuk Galaxy S10.

Qualcomm awal tahun ini mengumumkan Snapdragon seri 7 yang terintegrasi platform 5G dalam system in chip (SoC), mendukung semua wilayah dan pita frekuensi secara global.

Menurut Qualcomm, sudah ada 12 vendor yang tertarik menggunakan Snapdragon seri 7 untuk perangkat 5G antara lain, OPPO, Redmi, Vivo, Motorola dan HMD Global untuk ponsel Nokia.

Baca juga: Smartfren harapkan slot baru untuk 5G di WRP

Qualcomm mengirimkan sampel Snapdragon seri 7 versi 5G mulai semester kedua tahun ini.

Sementara perangkat yang menggunakan Snapdragon seri 6 berjaringan 5G akan tersedia secara komersial pada paruh kedua 2020.

Platform mobile dari Qualcomm menggunakan Snapdragon Modem-RF System untuk menghadirkan kinerja seluler, jangkauan, efisiensi daya dan desain perangkat 5G.

Platform Mobile 5G dari Qualcomm dapat digunakan di semua wilayah dan pita frekuensi, termasuk spektrum milimeterwave dan sub-6GHz, mode TDD dan FDD, 5G multi-SIM, Dynamic Spectrum Sharing, Stand Alone (SA) dan jaringan non-Stand Alone (NSA).

Baca juga: Huawei prediksi 5G dorong ekonomi digital Asia Pasifik

Baca juga: Nokia menanti alokasi spektrum 5G di Indonesia

Baca juga: Industri manufaktur diproyeksikan sektor pertama terapkan 5G

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Smartfren tawarkan layanan eSIM sasar pengguna iPhone

Jakarta (ANTARA) – Operator telekomunikasi Smartfren menawarkan layanan eSIM (embedded SIM card) kepada pengguna yang gawainya dilengkapi fitur tersebut, misalnya pada ponsel iPhone.

“Ini yang kita pandang sebagai celah Smartfren untuk mereka yang pakai iPhone, eSIM kosong kenapa tidak menggunakan Smartfren, dengan begitu iPhone-nya lebih bermanfaat,” ujar Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys, di Jakarta, Jumat.

Dengan memanfaatkan fitur eSIM, Merza berharap dapat memberikan nilai tambah dan opsi lain bagi para pengguna iPhone XR, iPhone XS dan XS Max.

Selain itu, Merza mengatakan penggunaan eSIM dapat memudahkan pengguna yang sering keluar negeri, karena eSIM tidak memiliki bentuk fisik.

“Mereka bisa dengan mudah terkoneksi dengan jaminan sinyal yang kuat,” kata dia.

Baca juga: Smartfren fokus bangun jaringan di lokasi ibu kota baru

Teknologi eSIM, menurut Merza, bukanlah hal baru karena teknologi tersebut dia sebut mirip Code-Division Multiple Access (CDMA), yakni operator “menyuntik” nomor pada ponsel yang dapat langsung digunakan pelanggan.

Lebih dari itu, menurut Merza, eSIM dapat menghemat biaya pembuatan serta distribusi kartu fisik.

“Pembuatan satu kartu itu rata-rata paling murah Rp15.000, belum lagi distribusi, harga sebuah SIM sampai ke tangan konsumen mahal. Sekarang tidak perlu mendistribusikan barang fisik, itu penghematan besar secara nasional,” ujar Merza.

Teknologi eSIM juga dinilai sejalan dengan Internet of Things (IoT) karena kartu SIM tidak hanya menempel pada ponsel, tapi juga benda yang membutuhkan konektivitas, misal arloji pintar.

Pelanggan Smartfren dapat langsung berpindah dengan eSIM, sementara pelanggan baru yang ingin memanfaatkan layanan eSIM Smartfren tersebut harus melakukan registrasi terlebih dahulu dengan membawa KTP serta Kartu Keluarga.

Baca juga: Rayakan ultah ke-12, Smartfren gelar konser bertabur bintang Kpop

Baca juga: Industri manufaktur diproyeksikan sektor pertama terapkan 5G

Baca juga: Smartfren uji coba jaringan 5G, kecepatannya tembus 8,7 Gbps

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Galaxy Fold mulai dijual di Korea Selatan, Jumat

Jakarta (ANTARA) – Ponsel pintar berlayar lipat pertama milik Samsung, Galaxy Fold, akan dijual di Korea Selatan, pada Jumat (6/9), demikian dilansir Reuters, Rabu.

Perangkat baru yang ditunggu pasar Negeri Ginseng tersebut semula akan diluncurkan di pasar AS pada April. Tapi, rencana peluncuran di AS tertunda karena cacat layar yang terdeteksi pada perangkat contoh.

Menurut sumber dari salah satu operator seluler di Korea Selatan kepada Reuters, ponsel pintar tersebut akan dibanderol 2,4 juta won (sekitar Rp28 juta). Di sisi lain, Samsung menolak memberikan komentar.

Baca juga: Samsung konfirmasi peluncuran Galaxy Fold pada September

Samsung berjanji mengusung era baru ponsel layar lipat sebagai bagian dari upaya untuk menghadirkan inovasi di tengah pasar smartphone yang telah jenuh.

Perusahaan tersebut, pada Juli, mengumumkan kesiapan mereka untuk menjual Galaxy Fold pada September dengan catatan telah melakukan sejumlah perubahan, termasuk memperkuat engsel. Engsel pada layar lipat itu dinilai para pengulas perangkat sebagai masalah.

Penundaan tersebut kemudian berdampak pada angka penjualan raksasa teknologi Korea Selatan itu. Galaxy Fold semula diharapkan dapat memberikan peningkatan pendapatan selama musim panas.

Baca juga: Mudah rusak, Samsung Galaxy Fold versi “perbaikan” hadir September

Samsung tengah menawarkan pra-registrasi untuk Galaxy Fold di situs web AS.

Pada Agustus, perusahaan teknologi kompetitor asal China, Huawei, juga menunda rencana peluncuran pada September untuk produk ponsel layar lipat pertama mereka.

Berbeda dengan Samsung, penundaan peluncuran ponsel layar lipat Huawei karena perusahaan tersebut masuk dalam daftar hitam perdagangan AS dan mengancam akses Huawei ke Android milik Google yang ada di AS.

Baca juga: Samsung buka pra-registrasi Galaxy Fold di AS

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Black Shark 2 Pro pastikan hadir di Indonesia

Kuala Lumpur (ANTARA) – Produsen perangkat ponsel pintar khusus gim digital Black Shark memastikan kehadiran produk terbaru mereka Black Shark 2 Pro untuk pasar Indonesia meskipun peluncuran pasar Asia Tenggara berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (3/8).

“Untuk Indonesia, paling lama dirilis satu bulan setelah peluncuran ini,” ujar Vice President Marketing of Black Shark Global Yang Sun saat berbincang di Kuala Lumpur, Selasa (3/8).

Yang Sun mengatakan perusahaannya belum memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen seperti yang disyaratkan dalam regulasi pemerintah Indonesia.

“Sekarang sedang proses terakhir TKDN dengan skema software,” ujar Yang Sun.

Baca juga: Ponsel gaming Black Shark 2 Pro resmi meluncur di Asia Tenggara

Yang Sun juga memastikan spesifikasi ponsel yang masuk pasar Indonesia akan sama dengan produk yang diluncurkan di Malaysia walaupun dengan sedikit perbedaan harga.

“Selain seri Pro, kami juga bakal meluncurkan Black Shark 2 versi standar. Keduanya bakal meluncur bersamaan. Harga Black Shark 2 Pro di Indonesia tidak akan jauh dengan di Malaysia, hampir sama,” kata tentang dua versi produk untuk pasar Indonesia.

Black Shark 2 Pro menggunakan teknologi UFS 3.0, sistem pendingin cair multilayer dengan sentuhan paling pertama yang dapat mengurangi suhu core pada CPU hingga 14 derajat. Sistem pendingin itu menjadi bukti bagi kinerja Snapdragon 855 Plus.

Ponsel Black Shark 2 Pro dibanderol dengan harga 2.499 RM atau sekitar Rp8 jutaan untuk varian 8GB/128GB dan 2.999 RM atau sekitar Rp10 jutaan untuk 12GB/256GB.

Baca juga: Potensi pasar ponsel gim di Indonesia lebih besar dari China

Simak video Black Shark 2 Pro di sini:

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Potensi pasar ponsel gim di Indonesia lebih besar dari China

Kuala Lumpur (ANTARA) – Indonesia memiliki potensi pasar ponsel khusus segmen gim digital yang lebih besar dibanding pasar serupa di China menyusul durasi penggunaan ponsel gim yang lebih banyak dari masyarakat Tanah Air saat punya waktu luang, demikian pernyataan produsen ponsel gim Black Shark Pro.

“Potensi pertumbuhan di Indonesia lebih besar,” ujar Vice President Marketing of Black Shark Global Yang Sun dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Selasa (3/8).

Yang Sun mengatakan perusahaannya sedang mencari mitra untuk membangun toko utama di Indonesia dan juga negara lain di Asia Tenggara.

Baca juga: Ponsel gaming Black Shark 2 Pro resmi meluncur di Asia Tenggara

Yang Sun menegaskan ponsel Black Shark merupakan sebuah perusahaan rintisan (startup) yang berfokus pada teknologi video dan tidak berniat memperkenalkan produk lain selain gim digital.

Black Shark pun bukan bagian dari merek ponsel Xiaomi. Tapi, Yang Sun mengakui produsen ponsel asal China itu telah menginvestasikan dana yang cukup besar.

“Kami punya banyak investor dan Xiaomi adalah salah satunya. Kami tidak ingin dianggap sebagai produsen smartphone. Kami ingin dianggap sebagai perusahaan teknologi di bidang video game. Kami sudah memimpin market share untuk smartphone gaming di Indonesia,” ujar Yang Sun.

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Black Shark 2 Pro telah dirilis untuk pasar Asia Tenggara di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (3/4). Ponsel gim digital itu dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855 Plus terbaru.

Black Shark 2 Pro juga menggunakan teknologi UFS 3.0 yaitu sistem pendingin cair multilayer dengan sentuhan paling pertama yang dapat mengurangi suhu core pada CPU hingga 14 derajat dan menjadi bukti yang kuat bagi kinerja Snapdragon 855 Plus.

Ponsel itu juga memiliki kemampuan sentuh 240Hz untuk penggunaan perangkat dengan 10 jari yang disinkronkan. Kecepatan responnya dioptimalkan hingga 34,7 ms dan para pengguna dapat menargetkan lawannya dengan akurat hanya dengan sedikit gerakan ujung jari.

Ponsel tersebut dibanderol dengan harga 2.499 RM atau senilai Rp8 jutaan untuk varian 8GB/128GB dan 2.999 RM atau Rp10 jutaan untuk 12GB/256GB.

Baca juga: Gim atau aplikasi yang lebih baik hilangkan stres?

Simak video peluncuran Black Shark 2 Pro di sini:

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ponsel gaming Black Shark 2 Pro resmi meluncur di Asia Tenggara

Kuala Lumpur (ANTARA) – Ponsel gaming terkemuka Black Shark, hari ini mengumumkan kehadiran perangkat terbarunya di Asia Tenggara yakni Black Shark 2 Pro yang dilengkapi dengan system on chip (SoC) khusus yang ditujukan untuk ponsel gaming yakni Qualcomm Snapdragon 855 Plus terbaru.

“Untuk Indonesia sendiri paling lama dirilis satu bulan setelah peluncuran ini. Harganya pasti beda karena ada perbedaan dari segi tax dan lainnya,” kata Vice President Marketing of Black Shark Global dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Selasa.

Black Shark 2 Pro juga menggunakan teknologi UFS 3.0, sistem pendingin cair multilayer dengan sentuhan paling pertama dan satu-satunya di dunia yang dapat mengurangi suhu core pada CPU hingga 14 derajat dan menjadi bukti yang kuat bagi kinerja Snapdragon 855 Plus.

Tak hanya itu, ponsel ini juga memiliki kemampuan sentuh 240Hz untuk penggunaan perangkat dengan 10 jari yang disinkronkan. Kecepatan responnya dioptimalkan hingga 34,7 ms dan para gamer dapat menargetkan lawannya dengan akurat hanya dengan sedikit gerakan ujung jari.

Tidak seperti ponsel biasa, Black Shark 2 Pro dapat ditekan kuat pada sisi kiri dan kanan dengan menggunakan dua jempol, ukuran zona sentuhan dan ukuran sensor tekanan pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna.

Secara desain, ponsel ini mengusung konsep ergonomi dengan garis pinggiran melengkung yang dirancang khusus untuk bermain game horizontal sehingga terasa lebih nyaman.

Black Shark 2 Pro memang diteruntukan bagi para gamers, tapi bukan berarti tidak memiliki kemampuan lain. Ponsel ini juga didukung dengan Pixelworks dan layar AMOLED simetris dengan gamit warna DCI-P3.

Untuk audio, Black Shark 2 Pro memiliki kekuatan pengeras suara di bagian bawah yang membuat efek stereo yang unggul bersama dengan pengeras suara bagian atasnya.

Sedangkan di sisi kamera, ponsel ini sudah memiliki kamera ganda berkekuatan 48MP + 13MP yang menggunakan sensor Sony IMX 586. Perangkat tersebut juga mendukung 1920 bingkai fotografi koagulasi. Pada pemotretan malam, Black Shark 2 Pro meningkatkan alogaritma yang memungkinkan untuk menangkap lebih banyak detil gambar walaupun minim cahaya.

Black Shark 2 Pro dibanderol dengan harga 2.499 RM atau senilai Rp8 jutaan untuk varian 8GB/128GB dan 2.999 RM atau Rp10 jutaan untuk 12GB/256GB.

Baca juga: Asus ROG II bakal pakai Snapdragon 855 Plus

Baca juga: Ini 5 ponsel untuk gaming dengan harga terjangkau

Baca juga: Nokia siapkan ponsel gaming

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei umumkan tanggal rilis Mate 30

Jakarta (ANTARA) – Huawei mengumumkan tanggal peluncuran ponsel andalan terbarunya seri Mate 30 lewat akun Twitter resminya.

“Apakah Anda menebak dengan benar? Hitung mundur menuju #HuaweiMate30 dimulai sekarang!,” tulis Huawei dalam  akun @HuaweiMobile.

Acara peluncuran akan berlangsung di Munich, Jerman, pada 19 September. Dalam uuggahan Twitter itu, Huawei juga menyebut “lingkaran penuh” yang mengisyaratkan adanya kamera melingkar di bagian belakang ponsel.

Baca juga: EMUI 10 Huawei terinspirasi gaya majalah

Dari segi spesifikasi, seperti dilansir GSM Arena, Senin (2/9), Huawei Mate 30 dan Huawei Mate 30 Pro diperkirakan akan menggunakan chipset Kirin 990. Chipset itu yang diperkirakan akan diumumkan dalam gelaran teknologi IFA 2019 yang digelar di Berlin, Jerman, pada 6-11 September.

Seri Pro dari seri ponsel pintar unggulan terbaru Huawei tersebut juga akan dibekali layar OLED 6,7 inci dan pengisian daya 55W. Ponsel tersebut juga kabarnya akan dipersenjatai dua kamera 40MP di bagian belakang.

Untuk sistem operasi, Huawei diperkirakan akan memakai Android 10. Tapi, pordusen itu berpeluang menggunakan Harmony OS sebagai varian cadangan dari platform Google jika pembicaraan antara AS dan China tidak membuahkan hasil yang produktif.

Baca juga: Huawei paparkan empat perbedaan Harmony OS dengan Android

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat ponsel Xiaomi bakal pakai kamera 108MP Samsung

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi dikabarkan akan menjadi perusahaan pertama yang menggunakan kamera beresolusi tinggi 108MP milik Samsung.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa, Xiaomi diprediksi akan menyematkan kamera tersebut pada perangkat Mi Mix 4 yang kemungkinan akan diluncurkan pada Oktober.

Namun, penyelidikan terbaru oleh XDA Developers mengungkap perusahaan asal China tersebut tengah mengembangkan empat ponsel pintar berbeda yang akan menampilkan kamera belakang 108MP.

Empat ponsel tersebut memiliki nama kode “tucana”, “draco”, “umi”, dan “cmi”, yang seluruhnya telah terungkap lewat aplikasi Mi Gallery di MIUI.

Baca juga: Xiaomi-Samsung akan keluarkan ponsel berkamera 100MP

Aplikasi tersebut telah menambahkan dukungan untuk melihat foto 108MP dalam resolusi penuh dan dikhususkan untuk keempat perangkat itu. Empat perangkat tersebut juga dikabarkan menggunakan sensor 108MP dan mampu memotret gambar 108MP dengan mengaktifkan mode Manual.

Kamera yang memiliki ISOCELL Bright HMX tersebut juga menggunakan filter quad Bayer sehingga dapat membidik pada 27MP.

Sebelumnya, ada dua ponsel Xiaomi yang dikabarkan menggunakan kamera selfie pop-up, yang ternyata adalah Redmi K20/Mi 9T dan Redmi K20 Pro/Mi 9T Pro.

Baca juga: Jelang regulasi IMEI, ini cara cek ponsel Xiaomi resmi atau BM

Kemampuan untuk melihat foto 108MP di aplikasi galeri menjadi bukti empat perangkat Xiaomi itu akan menggunakan kamera ISOCELL Bright HMX.

Jika hanya ada satu perangkat Xiaomi dengan kamera belakang 108MP dan perusahaan tersebut ingin memastikan bahwa teman-teman Anda dapat melihat foto 108MP yang Anda bidik, dukungan untuk fitur itu tidak akan terbatas pada empat perangkat tertentu.

Namun, sumber tersebut mengatakan tidak satu pun dari keempat perangkat itu yang kemungkinan menjadi Mi Mix 4. Sehingga rumor tentang Mi Mix 4 akan memiliki kamera 108MP salah atau dukungan untuk perangkat itu belum ditambahkan ke aplikasi Mi Gallery.

Baca juga: Xiaomi jual 32,1 juta ponsel kuartal kedua, laba bersihnya melejit

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung buka pra-registrasi Galaxy Fold di AS

Jakarta (ANTARA) – Setelah sempat ditunda beberapa bulan, Samsung akan meluncurkan ponsel lipat perdana mereka Galaxy Fold, ditandai dengan pra-registrasi untuk pembelian.

Laman resmi Samsung untuk Amerika Serikat, baru-baru ini, membuka laman pra-registrasi untuk konsumen yang disertai keterangan pengguna perlu mendaftar supaya mendapat pemberitahuan jika Galaxy Fold tersedia menyusul keterbatasan unit.

Namun, pra-registrasi itu berbeda pra-pemesanan karena Galaxy Fold belum masuk masa pra-pemesanan di Amerika Serikat. Samsung Galaxy Fold akan dipasarkan seharga 1.980 dolar AS.

Baca juga: Mudah rusak, Samsung Galaxy Fold versi “perbaikan” hadir September

Galaxy Fold akan tersedia melalui dua operator seluler AS yaitu T-Mobile dan AT&T. Pilihan warnanya Gold Hinge, Dark Silver Hinge, dan Black Hinge, dikutip dari laman Phone Arena.

Sejumlah media di Korea Selatan menuliskan Galaxy Fold akan diluncurkan pada 6 September yang diperkirakan hanya untuk pasar negara tersebut.

Samsung juga sudah membuka pra-registrasi untuk Galaxy Fold di China. Diperkirakan ponsel lipat itu akan lebih dulu hadir di China dibandingkan AS.

Baca juga: Galaxy Fold belum beres, Samsung sudah siapkan penerusnya

Samsung hampir meluncurkan ponsel lipat itu di AS pada beberapa sebelumnya. Namun, para pengulas gawai yang sudah menggunakan Galaxy Fold hampir semuanya mengalami kerusakan perangkat terutama di bagian layar.

Samsung akhirnya menunda meluncurkan Galaxy Fold dan memperbaiki layar dan engsel, serta menambahkan perlindungan ekstra dari debu.

Baca juga: Samsung konfirmasi luncurkan Galaxy Fold setelah perbaikan

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung akan sediakan Galaxy A90 versi 5G

Jakarta (ANTARA) – Ponsel 5G Samsung tidak akan lagi eksklusif untuk seri mewah Note dan S, karena kabarnya Galaxy A90 juga akan dibekali kemampuan yang sama.

Cnet mengutip kabar itu dari cuitan seorang pakar gawai yang sering memberi bocoran, Evan Blass, yang terkenal memberikan informasi akurat soal gawai terbaru.

Evan, yang akun Twitter-nya kini dikunci, mengunggah foto materi promosi tanpa menyebut spesifikasi ponsel tersebut.

Pada saat yang bersamaan, sebuah forum gawai berbahasa Korea, menurut laporan Cnet, membahas kotak ponsel Samsung A90. Tertera ponsel tersebut akan memiliki tiga kamera belakang berukuran 48MP, 5MP dan 8MP, serta kamera depan 32MP.

Galaxy A90 juga dilengkapi dengan RAM 6GB dan kapasitas internal 128GB, sementara dapur pacu didukung prosesor octa-core.

Juli lalu, beredar bocoran Samsung akan menggunakan chip octa-core terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 855. Saat ini chip tersebut disebut memiliki performa terbaik untuk perangkat Android.

Chip Snapdragon 855 sudah dapat digunakan untuk terkoneksi ke jaringan 5G.

Samsung selama ini menawarkan ponsel kelas menengah ke atas untuk seri A, jembatan bagi pengguna yang ingin berpindah ke ponsel flagship seperti seri S dan Note.

Jika benar terdapat versi 5G, harga ponsel Galaxy A90 diperkirakan akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan produk-produk di kelas seri tersebut, meski pun bukan termasuk lini premium S dan Note.

Baca juga: Samsung Note 10 dan 10+ permudah konten kreator bikin video

Baca juga: Samsung Galaxy A80 masuk Indonesia seharga Rp9,5 juta
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ahli curiga smart speaker mata-matai penggunanya

Jakarta (ANTARA) – John Borthwick, seorang investor untuk teknologi, meyakini pengeras suara pintar (smart speaker) tidak sepenuhnya aman karena diam-diam produsen mengawasi penggunanya dari jauh melalui perangkat tersebut.

“Saya rasa ada dua atau tiga lapisan bermasalah dengan smart speaker, smart earphone yang beredar di pasar sekarang,” kata Borthwick, dikutip dari Yahoo Finance, Senin.

Borthwick merupakan pendiri perusahaan ventura Betaworks. Sebelumnya dia memiliki rekam jejak sebagai eksekutif di AOL dan Time Warner.

“Pertama, dari sudut pandang konsumen, sudut pandang pengguna, perangkat-perangkat ini digunakan untuk, apa namanya, sulit untuk menyebutnya dengan kata selain ‘pengawasan’,” kata Borthwick dalam wawancara untuk serial buatan Yahoo Finance.

Komentar itu muncul saat sedang membahas kontroversi asisten virtual seperti Google Assistant, Amazon Alexa dan Apple Siri.

Baru-baru ini para raksasa teknologi mengakui memiliki tim manusia untuk mendengarkan percakapan pengguna demi memperbaiki kemampuan pengenal suara (voice recognition) yang mereka kembangkan.

Borthwick merasa memberi perintah pada smart speaker sama saja memberikan data pada perusahaan-perusahaan tersebut.

Smart speaker baru menyala jika pengguna menyebut kata kunci untuk mengaktifkan asisten virtual, misalnya mengucapkan “Alexa” untuk speaker Echo buatan Amazon, atau “Hey, Siri” untuk perangkat buatan Apple.

“Secara pribadi, saya yakin Anda, sebagai pengguna dan sebagai seseorang yang menyukai teknologi, yang mau menggunakan teknologi, seharusnya Anda memiliki hak yang lebih banyak soal penggunaan data Anda,” kata Borthwick.

April lalu, Bloomberg menulis Amazon memiliki tim untuk mendengarkan percakapan pengguna dengan Alexa untuk memperbaiki pengenal ucapan, speech recognition, di smart speaker Echo.

VRT News dari Belgia dan The Guardian masing-masing mempublikasikan bahwa Google dan Apple juga melakukan praktik serupa untuk asisten virtual buatan mereka.

Belakangan, Bloomberg mengungkap Facebook juga mendengarkan percakapan di Messenger.

Google dan Facebook lantas menghentikan praktik tersebut, sementara Apple dan Amazon memberi pilihan pada pengguna jika mereka ingin memberikan sampel suara.

Baca juga: Apple HomePod segera meluncur

Baca juga: Speaker cerdas diprediksi berkembang cepat tahun ini
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ahli curiga smart speaker mata-matai pengguna

Jakarta (ANTARA) – John Borthwick, seorang investor untuk teknologi, meyakini pengeras suara pintar (smart speaker) tidak sepenuhnya aman karena diam-diam produsen mengawasi penggunanya dari jauh melalui perangkat tersebut.

“Saya rasa ada dua atau tiga lapisan bermasalah dengan smart speaker, smart earphone yang beredar di pasar sekarang,” kata Borthwick, dikutip dari Yahoo Finance, Senin.

Borthwick merupakan pendiri perusahaan ventura Betaworks. Sebelumnya dia memiliki rekam jejak sebagai eksekutif di AOL dan Time Warner.

“Pertama, dari sudut pandang konsumen, sudut pandang pengguna, perangkat-perangkat ini digunakan untuk, apa namanya, sulit untuk menyebutnya dengan kata selain ‘pengawasan’,” kata Borthwick dalam wawancara untuk serial buatan Yahoo Finance.

Komentar itu muncul saat sedang membahas kontroversi asisten virtual seperti Google Assistant, Amazon Alexa dan Apple Siri.

Baru-baru ini para raksasa teknologi mengakui memiliki tim manusia untuk mendengarkan percakapan pengguna demi memperbaiki kemampuan pengenal suara (voice recognition) yang mereka kembangkan.

Borthwick merasa memberi perintah pada smart speaker sama saja memberikan data pada perusahaan-perusahaan tersebut.

Smart speaker baru menyala jika pengguna menyebut kata kunci untuk mengaktifkan asisten virtual, misalnya mengucapkan “Alexa” untuk speaker Echo buatan Amazon, atau “Hey, Siri” untuk perangkat buatan Apple.

“Secara pribadi, saya yakin Anda, sebagai pengguna dan sebagai seseorang yang menyukai teknologi, yang mau menggunakan teknologi, seharusnya Anda memiliki hak yang lebih banyak soal penggunaan data Anda,” kata Borthwick.

April lalu, Bloomberg menulis Amazon memiliki tim untuk mendengarkan percakapan pengguna dengan Alexa untuk memperbaiki pengenal ucapan, speech recognition, di smart speaker Echo.

VRT News dari Belgia dan The Guardian masing-masing mempublikasikan bahwa Google dan Apple juga melakukan praktik serupa untuk asisten virtual buatan mereka.

Belakangan, Bloomberg mengungkap Facebook juga mendengarkan percakapan di Messenger.

Google dan Facebook lantas menghentikan praktik tersebut, sementara Apple dan Amazon memberi pilihan pada pengguna jika mereka ingin memberikan sampel suara.

Baca juga: Apple HomePod segera meluncur

Baca juga: Speaker cerdas diprediksi berkembang cepat tahun ini
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OPPO gandeng seniman Eko Nugroho dalam Reno eksklusif

Jakarta (ANTARA) – OPPO, jenama ponsel pintar asal China, berkolaborasi dengan seniman visual Eko Nugroho untuk memasukkan karya seni di sejumlah terbatas seri Reno 10x Zoom, yang dipamerkan di gelaran Art Jakarta 2019.

“Refleksi filosofi OPPO terhadap art of technology. Setiap produk OPPO selalu berkaitan dengan teknologi dan seni, terutama untuk desain,” kata PR Manager OPPO Indonesia, Aryo Meidianto, saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu.

OPPO membuat grafis untuk lukisan Eko berjudul “Bermimpi dan Menghidupkan Mimpi” di permukaan bodi Reno 10x Zoom yang terbuat dari kaca dan sudah dilengkapi dengan pelapis anti-gores Gorilla Glass 6.

Baca juga: OPPO hanya jual K3 secara online

Teknik grafis, apalagi memindahkan lukisan, di bodi OPPO Reno 10x Zoom bukan pekerjaan yang mudah karena lapisan Gorilla Glass 6 sulit ditembus. Aryo mengaku tingkat kesulitan memindahkan lukisan itu ke OPPO Reno 10x Zoom memiliki risiko besar gagal jika menggunakan cara yang salah dan ponsel akan pecah.

OPPO mempertimbangkan tingkat kesulitan tersebut sehingga membuat ponsel itu ke dalam edisi terbatas, sekitar 30 unit untuk dijual kepada publik dengan kisaran harga Rp12 jutaan.

Sang seniman Eko Nugroho menyatakan baru pertama kali berkolaborasi untuk membuat lukisan di atas bodi ponsel, yang menurutnya merupakan eksplorasi dari seni visual.

Baca juga: Darwis Triadi prediksi kamera poket akan tergerus oleh ponsel
  Ponsel Reno 10x Zoom Limited Edition kolaborasi OPPO Indonesia dengan seniman Eko Nugroho. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

“Teknologi itu tidak jauh dari seni. Saya harap bisa menginspirasi teman atau merek lainnya bahwa seni bisa masuk ke ranah yang lebih luas, bukan cuma fesyen,” kata Eko.

Selain Eko Nugroho, OPPO juga menggandeng sembilan seniman lainnya untuk mendesain bodi belakang Reno 10x Zoom, yaitu Agung “Agugn” Prabowo, Cinanti Astria Johansjah, Kemalezedine, Mella Joarsma, Radi Arwinda, Uji “Hahan” Handoko, Arkiv Vilmansa, Darbotz dan Ronald Apriyan.

OPPO bukan hanya menggandeng para seniman untuk mendesain bodi belakang ponsel Reno, melainkan juga memajang karya berupa karpet dan lukisan dari total 14 seniman dalam gelaran Art Jakarta yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 30 Agustus-1 September.

Baca juga: OPPO klaim penjualan Reno Series tandingi Find X

Selain sepuluh nama yang disebutkan di atas, OPPO juga berkolaborasi dengan Faisal Habibi, Indieguerillas, Natisa Jones dan Marishka Soekarno.

Sekitar sembilan perangkat OPPO Reno hasil kolaborasi dengan para seniman akan dilelang mulai harga Rp15 juta, begitu juga dengan 13 karpet.

Seluruh hasil lelang akan diberikan kepada Happy Hearts Foundation yang fokus pada akses pendidikan terutama di wilayah Indonesia Timur dan Yayasan Mitra Museum Jakarta untuk pengelolaan museum di ibu kota.

Baca juga: OPPO Reno 10x Zoom edisi khusus Barcelona harganya Rp13 juta

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sony Xperia 2 diduga akan muncul dalam IFA 2019

Jakarta (ANTARA) – Ponsel pintar asal Jepang Sony Xperia diduga akan kembali hadir dalam pasar perangkat telekomunikasi genggam internasional dalam Pameran Elektronika Internasional (Internationale Funkkausstellung/IFA) 2019 di Berlin, pada 6-11 September.

Sony Mobile sebagai produsen perangkat itu, seperti dilansir The Verge pada Jumat (30/8) waktu setempat, akan kembali hadir dengan produk kedua mereka yaitu Xperia 2 setelah meluncurkan produk Sony Xperia 1 di pasar elektronika Amerika Serikat pada Juli 2019.

Ponsel terbaru Sony itu akan tetap mengusung rasio layar 21:9 sebagaimana pada perangkat Xperia 10 yang telah mendahuluinya. Ponsel itu juga akan tampak ramping dan panjang yang diklaim layak untuk menonton film dalam ponsel.

“Perangkat yang tampak dalam sebuah bocoran gambar di situs komunitas Xperia itu terlihat punya tampilan luar seperti perangkat sebelumnya. Tapi, tiga kamera belakang telah bergeser ke sisi kiri,” sebut The Verge.

Baca juga: Earphone nirkabel Sony WF-1000XM3 tawarkan baterai tahan lama

Baca juga: Sony buat pameran 40 tahun Walkman

Sementara, semua hal lain yang terlihat dalam bocoran gambar seperti halnya perangkat Xperia 1 yaitu posisi speaker, tombol-tombol, dan sensor sidik jari pada sisi kanan perangkat.

“Sony sangat terkenal dengan kelambanan untuk mengubah jajaran produk ponsel pintar mereka. Jika bocoran itu akurat, mereka terlihat tetap menjaga tradisi itu. Tapi, sulit untuk berspekulasi tentang apa yang berbeda pada bagian dalam perangkat terbaru itu,” sebut The Verge.

Sebagai catatan, Xperia 1telah mengusung prosesor Snapdragon 855. Tapi, spesifikasi itu berbeda dengan ponsel-ponsel pintar yang fokus pada segmen perangkat gim digital seperti Black Shark 2 Pro dan Asus ROG Phone II. Kedua ponsel gim digital itu mengusung prosesor Snapdragon 855 Plus.

Walau kalah dalam spesifikasi prosesor, Sony masih dapat menembus pasar perangkat Android seandainya mereka memasang layar dengan kecepatan pembaruan yang mumpuni seperti OnePlus 7 Pro ataupun Razer Phone 2.

Baca juga: Sony akan tutup divisi smartphone

Baca juga: Sony berhenti produksi PS Vita

Penerjemah: Imam Santoso
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asus ganti lini Pro jadi Expert

Jakarta (ANTARA) – Produsen laptop Asus resmi mengganti lini notebook yang semula bernama Pro menjadi Expert, mengusung tema bisnis.

“Kami siap sepenuhnya untuk lini bisnis komersial di Indonesia, berusaha memenuhi kebutuhan konsumen di semua perspektif,” kata Direktur Asus Regional Asia Tenggara, Jimmy Lin, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Seri Expert ini mengusung tagline “business in style” terdiri dari ExpertBook untuk laptop dan ExpertPC untuk desktop. Produk-produk Asus dalam lini Expert dirancang untuk kebutuhan bisnis sehingga dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis untuk memastikan data-data di dalam perangkat terlindungi.

Produk Asus seeri Expert dilengkapi dengan proteksi keamanan berbasis sidik jari serta perlindungan ekstra pada BIOS dan sistem penyimpanan. Asus juga memberikan sistem keamanan tambahan agar pengguna dapat menon-aktifkan berbagai port maupun fasilitas input/output lainnya.

Sistem keamanan tambahan ini menjanjikan perlindungan untuk ancaman eksternal seperti virus dan pencurian data. Asus juga menyediakan control center untuk administrator IT untuk memantau semua perangkat Asus Expert yang dipakai di perusahaannya.

Untuk bodi laptop seri Expert diklaim sangat ringan karena menggunakan material magnesium alloy, yang diyakini mampu membantu nenghilangkan aliran panas dari notebook.

Produk-produk yang termasuk dalam Asus Expert antara lain laptop ExpertBook B9440, ExpertBook P5440, serta PC desktop ExpertPC D641MD dan ExpertPC D540.

Baca juga: AsusPro P1440U, laptop untuk pelaku UKM

Baca juga: Asus ZenBook Pro 15 UX580, laptop dengan dua layar

Baca juga: Pasar perangkat komersial diprediksi terus bertumbuh

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei paparkan empat perbedaan Harmony OS dengan Android

Jakarta (ANTARA) – Huawei Technologies mengungkapkan sistem operasi (OS) terbaru, Harmony OS, yang ringan dan ringkas serta mempunyai empat perbedaan dalam fitur teknis yang berbeda dengan sistem dalam Andorid milik Google.

Senior Manager of EMUI Product Marketing, Huawei Consumer Business Group, James Lu, di Jakarta, Selasa, menuturkan perbedaan sekaligus keunggulan pertama Harmony OS dibanding Android adalah sistem keamanan kernel.

Sistem operasi Huawei itu menggunakan desain mikrokernel dengan metode verifikasi formal untuk keamanan dalam Trusted Execution Environment (TEE).

“Mikrokernel melindungi sistem keamanan dan mudah digunakan secara signifikan,” kata Lu dalam jumpa media.

Baca juga: Huawei kabarnya buat OS sendiri

Perbedaan kedua, sistem operasi Harmony punya arsitektur program yang terdistribusi. Arsitektur itu memungkinkan sebagai komunikasi bersama, manajemen data, serta peripheral virtual yang juga terdistribusi.

Ketiga, mesin laten deterministik yang menawarkan performa stabil menjadi perbedaan ketiga Harmony OS. Sistem itu diklaim bisa mengatasi tantangan tugas pemrograman yang berkinerja buruk selain Inter Process Communication (IPC) dengan kinerja lebih tinggi.

Mesin laten deterministik menetapkan prioritas dan batasan waktu pelaksanaan tugas untuk penjadwalan pada awal. Mikrokernel itu membuat kinerja IPC lima kali lebih efisien daripada sistem yang sudah ada.

Fitur keempat adalah Integrated Development Environment (IDE) multi-perangkat yang memungkinkan aplikasi dikembangkan dengan satu proses dan dapat digunakan di beberapa perangkat.

“Bisa tag alat, menciptakan eksosistem terintegrasi di semua perangkat pengguna,” tutur James.

Baca juga: Kabar terbaru soal Hongmeng Huawei, ternyata bukan untuk ponsel

Huawei telah memproyeksikan semua gawai akan saling terhubung sehingga sistem operasi harus bisa digunakan untuk semua perangkat.

“Itu tantangan. Kami coba dan akui sulit. Pada masa depan, alat bisa saling terhubung dengan alat lain dan itu membutuhkan sistem keamanan. Belum ada OS yang seperti itu. Oleh karena itu, kami ciptakan Harmony OS yang bisa mendistribusikan OS untuk semua skenario alat,” kata James.

Harmony OS telah dikembangkan pada televisi pintar Huawei di China, jam tangan pintar, dan komputer personal pada 2020 serta speaker pintar pada 2021.

“Untuk smartphone menggunakan Harmony OS, butuh waktu transisi ke ekosistem baru. Pengguna, sementara ini, bisa melanjutkan menggunakan Android sembari mencoba Harmony OS,” kata James tentang aplikasi Harmony OS pada perangkat ponsel pintar.

Baca juga: Huawei perkenalkan OS Harmony

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hari ini Samsung Galaxy Note 10 dan 10+ sudah bisa dibeli

Jakarta (ANTARA) – Samsung resmi menjual produk terbaru Galaxy Note 10 dan Note 10+ untuk para konsumen Indonesia mulai hari ini.

“Ada promosi di Consumer Launch untuk pembeli yang tidak sempat ikut pre-order,” kata Product Marketing Manager Samsung Indonesia, Annisa Nurul Maulina di Jakarta, Jumat.

Konsumen bisa mendapatkan gawai terbaru itu di Consumer Launch yang berlangsung hingga 25 Agustus 2019 di Mall Kota Kasablanka, Lippo Mall Puri Jakarta serta Pakuwon Mall di Surabaya.

Antusiasme calon pembeli terlihat dari antrean yang mengular di Consumer Launch, Kota Kasablanka. Mereka bisa mendapatkan Galaxy Fit setiap membeli Galaxy Note 10+, wireless charger stand untuk pembelian Galaxy Note 10 juga cashback hingga Rp700.000.
  Consumer Launch Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10+ di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Konsumen juga bisa mengikuti program tukar tambah (trade in) dengan gawai lama mereka untuk membawa pulang produk terbaru Samsung ini. Handphone yang bisa ditukar tambah meliputi Samsung, iPhone hingga Huawei.

Terdapat pula tempat khusus untuk mencoba-coba fitur yang disematkan pada Note 10 dan Note 10+ untuk mempermudah membuat konten menarik. Gawai ini punya fitur seperti Live Focus, Audio Zoom, Super Steady dan proses edit video yang lebih gampang.

Annisa menambahkan antusiasme konsumen untuk produk Note 10 dan Note 10+ lebih besar dibandingkan peluncuran Galaxy Note 9.

“Antusiasme selalu bagus dan ditunggu-tunggu konsumen,” imbuh dia tanpa membeberkan angka.

Penyuka gawai compact bisa memilih Note 10 yang ukuran layarnya 6.3-inci, sementara konsumen yang sudah terbiasa dengan gawai besar dapat membeli Note 10+ yang ukuran layarnya 6,8 inci.

Adanya varian ukuran compact tak lepas dari timbal balik konsumen yang menginginkan gawai berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah digenggam, imbuh dia.

Ponsel hadir dengan tiga pilihan warna yakni Aura Glow, Aura White dan Aura Black. Aura Black dan Aura White dilengkapi S Pen dengan warna yang sama, sementara S Pen untuk Aura Glow dihiasi warna biru.

Note 10 memiliki RAM sebesar 8GB dengan memori internal sebesar 256GB. Sedangkan Note 10+ terdapat dua pilihan RAM 12GB/256GB atau RAM 12GB/512GB dan memiliki slot untuk memori eksternal hingga 1TB.

Note 10 dibanderol dengan harga Rp13.999.000 dan Note 10+ Rp16.499.000 (256GB/ 8GB RAM) dan Rp18.999.000 (512GB/ 12GB RAM).

Baca juga: Samsung Note 10 dan 10+ permudah konten kreator bikin video

Baca juga: S Pen Samsung Galaxy Note 10 bagai tongkat sihir

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hari ini Samsung Galayx Note 10 dan 10+ sudah bisa dibeli

Jakarta (ANTARA) – Samsung resmi menjual produk terbaru Galaxy Note 10 dan Note 10+ untuk para konsumen Indonesia mulai hari ini.

“Ada promosi di Consumer Launch untuk pembeli yang tidak sempat ikut pre-order,” kata Product Marketing Manager Samsung Indonesia, Annisa Nurul Maulina di Jakarta, Jumat.

Konsumen bisa mendapatkan gawai terbaru itu di Consumer Launch yang berlangsung hingga 25 Agustus 2019 di Mall Kota Kasablanka, Lippo Mall Puri Jakarta serta Pakuwon Mall di Surabaya.

Antusiasme calon pembeli terlihat dari antrean yang mengular di Consumer Launch, Kota Kasablanka. Mereka bisa mendapatkan Galaxy Fit setiap membeli Galaxy Note 10+, wireless charger stand untuk pembelian Galaxy Note 10 juga cashback hingga Rp700.000. Consumer Launch Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10+ di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (23/8/2019) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Konsumen juga bisa mengikuti program tukar tambah (trade in) dengan gawai lama mereka untuk membawa pulang produk terbaru Samsung ini. Handphone yang bisa ditukar tambah meliputi Samsung, iPhone hingga Huawei.

Terdapat pula tempat khusus untuk mencoba-coba fitur yang disematkan pada Note 10 dan Note 10+ untuk mempermudah membuat konten menarik. Gawai ini punya fitur seperti Live Focus, Audio Zoom, Super Steady dan proses edit video yang lebih gampang.

Annisa menambahkan antusiasme konsumen untuk produk Note 10 dan Note 10+ lebih besar dibandingkan peluncuran Galaxy Note 9.

“Antusiasme selalu bagus dan ditunggu-tunggu konsumen,” imbuh dia tanpa membeberkan angka.

Penyuka gawai compact bisa memilih Note 10 yang ukuran layarnya 6.3-inci, sementara konsumen yang sudah terbiasa dengan gawai besar dapat membeli Note 10+ yang ukuran layarnya 6,8 inci.

Adanya varian ukuran compact tak lepas dari timbal balik konsumen yang menginginkan gawai berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah digenggam, imbuh dia.

Ponsel hadir dengan tiga pilihan warna yakni Aura Glow, Aura White dan Aura Black. Aura Black dan Aura White dilengkapi S Pen dengan warna yang sama, sementara S Pen untuk Aura Glow dihiasi warna biru.

Note 10 memiliki RAM sebesar 8GB dengan memori internal sebesar 256GB. Sedangkan Note 10+ terdapat dua pilihan RAM 12GB/256GB atau RAM 12GB/512GB dan memiliki slot untuk memori eksternal hingga 1TB.

Note 10 dibanderol dengan harga Rp13.999.000 dan Note 10+ Rp16.499.000 (256GB/ 8GB RAM) dan Rp18.999.000 (512GB/ 12GB RAM).

Baca juga: Samsung Note 10 dan 10+ permudah konten kreator bikin video

Baca juga: S Pen Samsung Galaxy Note 10 bagai tongkat sihir

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Note 10 dan 10+ permudah konten kreator bikin video

Jakarta (ANTARA) – Samsung Galaxy Note 10 dan Note10+ hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna kreatif dan diklaim mampu menunjang para YouTuber dalam membuat konten.

Video profesional

Note10 dan Note10+ dibekali dengan triple camera yang terdiri dari ultra wide 16MP, wide angle 12 MP dan telephoto 12MP. Khusus untuk Note10+ terdapat kamera tambahan depth vision camera yang beresolusi VGA. Sementara untuk kamera depan, keduanya beresolusi 10MP.

Kemampuan kamera tersebut cukup untuk mengambil gambar dan video dengan kualitas profesional. Sebab kedua ponsel pintar itu sudah memiliki fitur Live Focus Video yang dapat menambahkan efek pada latar belakang video termasuk bokeh (blur, big circle, colour point, glitch) yang bisa Anda kendalikan sendiri.

Fitur Advanced Super Steady yang disematkan dalam ponsel itu berfungsi untuk menstabilkan getaran dan guncangan dalam segala aksi perekaman mulai dari rekam saat berlari, menggunakan skateboard ataupun bersepeda.

Ada juga fitur Zoom-in Mic yang dapat memungkinkan Anda untuk merekam video sambil menyesuaikan suara yang akan disorot. Note 10 dan Note 10+ memberikan layanan edit video yang mampu menempelkan beberapa klip dalam satu film, menggabungkan efek transisi, menempel teks, musik latar dengan ketukan S Pen.

Baca juga: S Pen Samsung Galaxy Note 10 bagai tongkat sihir
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Performa

Tak hanya untuk melakukan kegiatan sehari-hari, Note10 dan Note10+, bisa diandalkan saat terlibat dalam proyek besar. Untuk membantunya, Note10 menciptakan hardware berkelas dan fitur Super Fast Charging yang bisa mengisi daya hanya dalam waktu 30 menit dan mampu bertahan seharian.

Ponsel juga memiliki fitur vapor chamber cooling system tertipis di dunia yang memberikan kinerja optimal selama bermain gim. Sementara layanan streaming PlayGalaxy Link P2P berguna untuk mengetahui di mana mereka berhenti di gim PC apapun dan memungkinkan mereka terus bermain saat bepergian tanpa perlu penyimpanan lokal.

Beragam produktivitas

Note10 dan Note10+ menawarkan solusi produktivitas berupa New Note-taking Experience, yang membuat pengguna dapat dengan instan mengubah tulisan tangan menjadi teks digital dan mengekspornya ke berbagai format mulai dari Microsoft Word hingga PDF.

Samsung DeX juga akan memudahkan pengguna untuk bekerja di antara telepon mereka dan PC atau Mac.
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Desain

Note10 memiliki ukuran 6,3 inci dan Note10+ 6,8 inci. Keduanya menggunakan Cinematic Infinity Display.

Ponsel ini juga hadir dengan tiga pilihan warna yakni Aura Glow yang paling banyak diminati, Aura White dan Aura Black.

Pada bagian kapasitas, Note 10 memiliki RAM sebesar 8GB dengan memori internal sebesar 256GB. Sedangkan Note 10+ terdapat dua pilihan RAM 12GB/256GB atau RAM 12GB/512GB dan memiliki slot untuk memori eksternal hingga 1TB.

Note10 dibanderol dengan harga Rp13.999.000 dan Note10+ Rp16.499.000.
 

Oleh Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Note10 dan 10+ permudah konten kreator bikin video

Jakarta (ANTARA) – Samsung Galaxy Note10 dan Note10+ hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna kreatif dan diklaim mampu menunjang para YouTuber dalam membuat konten.

Video profesional

Note10 dan Note10+ dibekali dengan triple camera yang terdiri dari ultra wide 16MP, wide angle 12 MP dan telephoto 12MP. Khusus untuk Note10+ terdapat kamera tambahan depth vision camera yang beresolusi VGA. Sementara untuk kamera depan, keduanya beresolusi 10MP.

Kemampuan kamera tersebut cukup untuk mengambil gambar dan video dengan kualitas profesional. Sebab kedua ponsel pintar itu sudah memiliki fitur Live Focus Video yang dapat menambahkan efek pada latar belakang video termasuk bokeh (blur, big circle, colour point, glitch) yang bisa Anda kendalikan sendiri.

Fitur Advanced Super Steady yang disematkan dalam ponsel itu berfungsi untuk menstabilkan getaran dan guncangan dalam segala aksi perekaman mulai dari rekam saat berlari, menggunakan skateboard ataupun bersepeda.

Ada juga fitur Zoom-in Mic yang dapat memungkinkan Anda untuk merekam video sambil menyesuaikan suara yang akan disorot. Note10 dan Note10+ memberikan layanan edit video yang mampu menempelkan beberapa klip dalam satu film, menggabungkan efek transisi, menempel teks, musik latar dengan ketukan S Pen.

Baca juga: S Pen Samsung Galaxy Note 10 bagai tongkat sihir
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Performa

Tak hanya untuk melakukan kegiatan sehari-hari, Note10 dan Note10+, bisa diandalkan saat terlibat dalam proyek besar. Untuk membantunya, Note10 menciptakan hardware berkelas dan fitur Super Fast Charging yang bisa mengisi daya hanya dalam waktu 30 menit dan mampu bertahan seharian.

Ponsel juga memiliki fitur vapor chamber cooling system tertipis di dunia yang memberikan kinerja optimal selama bermain gim. Sementara layanan streaming PlayGalaxy Link P2P berguna untuk mengetahui di mana mereka berhenti di gim PC apapun dan memungkinkan mereka terus bermain saat bepergian tanpa perlu penyimpanan lokal.

Beragam produktivitas

Note10 dan Note10+ menawarkan solusi produktivitas berupa New Note-taking Experience, yang membuat pengguna dapat dengan instan mengubah tulisan tangan menjadi teks digital dan mengekspornya ke berbagai format mulai dari Microsoft Word hingga PDF.

Samsung DeX juga akan memudahkan pengguna untuk bekerja di antara telepon mereka dan PC atau Mac.
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Desain

Note10 memiliki ukuran 6,3 inci dan Note10+ 6,8 inci. Keduanya menggunakan Cinematic Infinity Display.

Ponsel ini juga hadir dengan tiga pilihan warna yakni Aura Glow yang paling banyak diminati, Aura White dan Aura Black.

Pada bagian kapasitas, Note10 memiliki RAM sebesar 8GB dengan memori internal sebesar 256GB. Sedangkan Note10+ terdapat dua pilihan RAM 12GB/256GB atau RAM 12GB/512GB dan memiliki slot untuk memori eksternal hingga 1TB.

Note10 dibanderol dengan harga Rp13.999.000 dan Note10+ Rp16.499.000.
 

Oleh Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Note10 dan10+ permudah konten kreator bikin video

Jakarta (ANTARA) – Samsung Galaxy Note10 dan Note10+ hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna kreatif dan diklaim mampu menunjang para YouTuber dalam membuat konten.

Video profesional

Note10 dan Note10+ dibekali dengan triple camera yang terdiri dari ultra wide 16MP, wide angle 12 MP dan telephoto 12MP. Khusus untuk Note10+ terdapat kamera tambahan depth vision camera yang beresolusi VGA. Sementara untuk kamera depan, keduanya beresolusi 10MP.

Kemampuan kamera tersebut cukup untuk mengambil gambar dan video dengan kualitas profesional. Sebab kedua ponsel pintar itu sudah memiliki fitur Live Focus Video yang dapat menambahkan efek pada latar belakang video termasuk bokeh (blur, big circle, colour point, glitch) yang bisa Anda kendalikan sendiri.

Fitur Advanced Super Steady yang disematkan dalam ponsel itu berfungsi untuk menstabilkan getaran dan guncangan dalam segala aksi perekaman mulai dari rekam saat berlari, menggunakan skateboard ataupun bersepeda.

Ada juga fitur Zoom-in Mic yang dapat memungkinkan Anda untuk merekam video sambil menyesuaikan suara yang akan disorot. Note10 dan Note10+ memberikan layanan edit video yang mampu menempelkan beberapa klip dalam satu film, menggabungkan efek transisi, menempel teks, musik latar dengan ketukan S Pen.

Baca juga: S Pen Samsung Galaxy Note 10 bagai tongkat sihir
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Performa

Tak hanya untuk melakukan kegiatan sehari-hari, Note10 dan Note10+, bisa diandalkan saat terlibat dalam proyek besar. Untuk membantunya, Note10 menciptakan hardware berkelas dan fitur Super Fast Charging yang bisa mengisi daya hanya dalam waktu 30 menit dan mampu bertahan seharian.

Ponsel juga memiliki fitur vapor chamber cooling system tertipis di dunia yang memberikan kinerja optimal selama bermain gim. Sementara layanan streaming PlayGalaxy Link P2P berguna untuk mengetahui di mana mereka berhenti di gim PC apapun dan memungkinkan mereka terus bermain saat bepergian tanpa perlu penyimpanan lokal.

Beragam produktivitas

Note10 dan Note10+ menawarkan solusi produktivitas berupa New Note-taking Experience, yang membuat pengguna dapat dengan instan mengubah tulisan tangan menjadi teks digital dan mengekspornya ke berbagai format mulai dari Microsoft Word hingga PDF.

Samsung DeX juga akan memudahkan pengguna untuk bekerja di antara telepon mereka dan PC atau Mac.
  Samsung Galaxy Note10+ (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Desain

Note10 memiliki ukuran 6,3 inci dan Note10+ 6,8 inci. Keduanya menggunakan Cinematic Infinity Display.

Ponsel ini juga hadir dengan tiga pilihan warna yakni Aura Glow yang paling banyak diminati, Aura White dan Aura Black.

Pada bagian kapasitas, Note10 memiliki RAM sebesar 8GB dengan memori internal sebesar 256GB. Sedangkan Note10+ terdapat dua pilihan RAM 12GB/256GB atau RAM 12GB/512GB dan memiliki slot untuk memori eksternal hingga 1TB.

Note10 dibanderol dengan harga Rp13.999.000 dan Note10+ Rp16.499.000.
 

Oleh Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kata Samsung soal peraturan IMEI

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia menyambut baik rencana peraturan IMEI yang ditetapkan oleh pemerintah, karena hal tersebut tidak akan mendatangkan efek negatif bagi brand mereka.

“Kita sudah pasti mengikuti regulasi dari pemerintah. Samsung juga produksi produknya di Indonesia, otomatis kita pasti dukung kebijakan tersebut sih. Buat kita pasti nantinya tidak akan ada efek yang negatif,” ujar Denny Galant, Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IMEI tidak terdaftar di database, apa artinya?

Denny sadar bahwa di luar sana banyak dijual produk Samsung yang tidak resmi, meski demikian pihaknya akan tetap membantu jika terjadi masalah dengan perangkatnya.

“Yang pasti kita inginnya smartphone yang dipegang oleh konsumen kita adalah smartphone resmi, karena kalau mereknya resmi kita juga bisa memberikan layanan purna jual yang lebih baik,” jelasnya.

Baca juga: Samsung Indonesia jamin semua IMEI sudah terdaftar

“Kalau bukan resmi tetap kita bantu juga. Cuma kan kita enggak tahu karena kan kadang spesifikasi di satu negara dengan negara lainnya kan tidak sama misalnya di negara tertentu ada software atau aplikasi dengan spesifikasi operator tertentu sering kali kan kejadiannya begitu,” lanjut Denny.

Dengan adanya pengaturan IMEI, pihak Samsung sendiri cukup diuntungkan, sebab penjualan produk black market (BM) bisa diisi dengan barang resmi.

“Kalau memang dibutuhkan ya pasti kita isi. Maunya kita kan semua pakai Samsung resmi,” ujar Denny.

Baca juga: Soal pajak IMEI ponsel, Menkeu akan temui Menkominfo

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail, saat dihubungi Antara pada Selasa (13/8), menyatakan belum dapat memastikan tanggal penandatanganan aturan IMEI.

Baca juga: Ombudsman pertanyakan pembatasan IMEI

“Tanggalnya belum dipastikan. Tapi, kisaran pada Agustus,” kata Ismail.

Sebelumnya, Kominfo mengusulkan regulasi IMEI akan diterapkan enam bulan setelah pengesahan oleh menteri-menteri terkait menyusul sejumlah hal yang harus diperhatikan sebelum aturan itu berlaku efektif.

Kominfo juga sedang menyiapkan delapan hal sebelum pemberlakuan aturan IMEI, termasuk basis data IMEI yang solid, sinkronisasi dengan operator seluler, hingga menyiapkan layanan konsumen.

Baca juga: Kominfo pastikan aturan IMEI belum ditandatangani pada 17 Agustus

Saran Ombudsman atas penerapan aturan validasi IMEI

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi jual 32,1 juta ponsel kuartal kedua, laba bersihnya melejit

Jakarta (ANTARA) – Produsen smartphone China Xiaomi melaporkan telah menjual hingga 32,1 juta unit ponsel pintar pada kuartal kedua 2019 ini, dengan penjualan seri Redmi Note 7 saja mencapai 20 juta unit per 30 Juni lalu.

Xiaomi rupanya sukses besar dalam menarik konsumen dengan smartphone flagship terbarunya, karena Redmi K20 diklaim telah terjual lebih dari 1 juta unit dalam bulan pertama sejak diluncurkan 28 Mei 2019.

Baca juga: Pilih mana, Redmi K20 Pro, OnePlus 7 Pro atau iPhone Xs Max?

Dengan volume penjualan yang menggembirakan, Xiaomi pada kuartal kedua ini membukukan total pendapatan 51,951 miliar yuan atau naik 14,8 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Laba bersihnya dalam periode itu mencapai 1,96 miliar yen.

Sementara untuk periode Januari – Juni 2019, Xiaomi melaporkan meraih total pendapatan 95,71 miliar yuan, lebih tinggi 20,2 persen dibanding enam bulan pertama 2018. Laba bersih untuk periode ini disebut mencapai 5,15 miliar yuan.

“Berkat upaya Xiaomi yang tiada henti, kami telah berhasil mencapai pertumbuhan yang kuat dalam bisnis kami, membukukan laba yang mengalahkan konsensus dan menjadi perusahaan Fortune Global 500 termuda di tahun 2019, di tengah tantangan ekonomi global. Kinerja kami adalah bukti keberhasilan strategi mesin ganda ‘Smartphone + AIoT’ dan model bisnis Xiaomi,” kata CEO Xiaomi Lei Jun dalam pernyataan perusahaan, dikutip Rabu.

Baca juga: Bos Xiaomi Lei Jun “Businessman of the Year”

Lei Jun menambahkan bahwa ke depan Xiaomi akan melanjutkan untuk memperkuat kemampuan riset dan pengembangan serta investasi untuk menangkap peluang besar pasar 5G dan AIoT (Artificial Intelligence of Things).

Menurut Canalys, Xiaomi kini berada di peringkat empat secara global dalam jumlah pengiriman smartphone pada kuartal kedua 2019.

Xiaomi menyatakan akan terus berinovasi dan memperluas saluran ritel baru untuk mempertahankan posisinya di segmen pasar menengah ke atas dan beragam. Pada 2 Juli 2019, Xiaomi meluncurkan seri CC baru yang diterima dengan baik oleh pengguna wanita, meletakkan dasar yang kuat untuk pengembangan pasar lebih lanjut.

Pada 7 Agustus 2019, Xiaomi merilis teknologi kamera 64MP beresolusi sangat tinggi, yang pertama kali diadopsi pada produk Redmi terbaru. Xiaomi juga baru saja mengumumkan kolaborasinya dengan Samsung Electronics untuk menghadirkan sensor kamera 100MP pertama dari jenisnya untuk memenuhi permintaan pengguna yang semakin canggih.

Sementara itu, setelah komersialisasi teknologi 5G, model smartphone 5G pertama Xiaomi, Mi MIX 3 5G, sudah diluncurkan di berbagai negara Eropa, dan model smartphone 5G kedua juga akan diluncurkan di China pada paruh kedua tahun ini.
 

OPPO bantah penurunan market share di kuartal akhir 2018

 

Baca juga: Smartfren uji coba jaringan 5G, kecepatannya tembus 8,7 Gbps

Baca juga: Hampir 20 ribu menara pemancar telekomunikasi 5G berdiri di China

Pewarta: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019