iPhone 2019 dikabarkan bakal pakai tiga kamera belakang dan USB-C

Jakarta (ANTARA News) – Apple dikabarkan akan merilis iPhone dengan tiga kamera belakang untuk penerus iPhone XS Max tahun ini.

iPhone XS dan XS Max yang baru meluncur tahun lalu memakai rancangan kamera ganda di belakang.

Dengan demikian, Apple akan mengikuti jejak LG dan Huawei –yang telah merilis sistem tiga kamera–, dengan menambahkan lensa lebar atau wide angle, demikian laporan Bloomberg yang dikutip The Verge.

Kamera belakang ketiga akan menangkap lebih banyak piksel sehingga perangkat lunak Apple dapat, misalnya, secara otomatis memperbaiki video atau foto agar sesuai dengan subjek yang mungkin terpotong secara tidak sengaja dari pemotretan awal.

Selain itu, fitur Live Photos Apple akan menjadi diperpanjang dari tiga detik menjadi enam detik.

USB-C

Sementara itu, ketiga iPhone model 2018, XS, XS MAx dan XR akan diperbarui pada 2019, secara garis besar rancangan untuk iPhone tahun ini mirip dengan 2018, kecuali untuk pengisi daya.

Apple dikabarkan akan membuat iPhone 2019 dengan colokan USB Type C, tidak lagi Lightning Connector ciri khas mereka. Saat ini mereka disebut sedang menguji coba USB-C, namun, belum tentu rancangan ini pasti digunakan di iPhone model terbaru.

Apple juga merencanakan untuk memberi iPhone 2019 prosesor yang lebih cepat dan memperbarui sensor Face ID.

Melangkah lebih jauh ke 2020, Apple dikabarkan merancang kamera belakang iPhone menggunakan kamera tiga dimensi yang didukung laser agar bisa memindai dan membuat konstruksi objek tiga dimensi.
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persaingan ponsel murah semakin ketat

Jakarta (ANTARA News) – Tren sub-brand dari berbagai merk ponsel dunia ikut terasa di Indonesia sejak tahun lalu, menawarkan ragam pilihan ponsel dan harga bagi konsumen terutama untuk kelas menengah dan low end.

Berbagai produsen ponsel membuat merk untuk memisahkan segmen pasar, untuk kelas menengah ke bawah dan untuk produk-produk menengah ke atas.

Sub-brand dari berbagai merk ponsel sudah masuk ke Indonesia sejak tahun lalu, antara lain Honor dari Huawei, Realme dari Oppo dan Pocophone dari Xiaomi.

Terbaru, Xiaomi kembali membuat sub-brand baru untuk Redmi, namun, model terbaru di bawah bendera tersebut belum diluncurkan di Indonesia.

Analis pasar dari IDC Indonesia, Rizky Febrian, saat ditemui di Jakarta, Kamis, berpendapat vendor yang memiliki sub-brand tersebut ingin masuk ke segmen pasar tertentu tanpa perlu membawa citra dari merk induk.

“Ingin mengubah image secara total dan ingin menciptakan sesuatu yang berbeda,” kata Rizky.

Merk baru sengaja dibuat sama sekali berbeda agar produk-produknya dapat keluar dari citra merk induk, seperti yang terjadi dengan Realme yang menargetkan segmen menengah ke bawah dan Oppo untuk ponsel kelas menengah hingga premium.

Strategi ini, jika melihat kondisi di pasar, memiliki kemungkinan untuk mematikan merk induk jika produk-produk yang dihadirkan bersinggungan, bisa dari harga atau segmen kelas yang ditargetkan.

Namun, ketika disinggung apakah fenomena sub-brand kelas low end seperti ini dapat mematikan vendor lokal, Rizky tidak berpendapat demikian.

Menurut dia, vendor lokal yang memiliki sumber daya besar, seperti Advan dan Evercoss, tidak akan langsung keluar dari pasar meski pun persaingan di segmen ponsel murah semakin ketat.

Baca juga: Lenovo rilis ponsel A5s harga Rp1,5 jutaan

Baca juga: Deretan smartphone low-end yang meluncur tahun 2018
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo gelar penjualan perdana R17 Pro

Jakarta (ANTARA News) – Resmi meluncurkan R17 Pro pada awal bulan ini, Oppo menggelar penjualan perdana perangkat premium yang dibanderol Rp9,999 juta itu.

“Penjualan perdana seluruh Indonesia dimulai hari ini. Bagi yang sudah melakukan pre-order pada 4 Januari sampai 16 Januari bisa ambil barang besok,” ujar PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, usai acara penjualan perdana di Jakarta, Kamis malam.

Penjualan perdana R17 Pro dilakukan pada 17 Januari hingga 20 Januari di Laguna Atrium, Mal Central Park, Jakarta Barat. Dalam acara penjualan perdana ini, Oppo juga menghadirkan program trade-in hasil kerjasama dengan Joy Exchange.

Dengan layanan Joy Exchange, penyedia jasa jual beli atau tukar tambah ponsel bekas secara daring itu, calon konsumen dapat menukarkan maksimal lima perangkat lama mereka dengan Oppo R17 Pro.

“Jam 10.00 WIB mal buka saya lihat 5-6 orang beli R17 Pro dan mereka ada yang trade-in dengan ponsel lama mereka, ada yang beli pakai cicilan juga, jadi lumayan menarik,” ujar Aryo.
  Suasana lokasi penjualan perdana Oppo R17 Pro di Laguna Atrium, Mal Central Park, Jakarta Barat, Kamis (17/1/2018). (ANTARA News/Arindra Meodia)

Aryo juga mengungapkan sebanyak 40 persen barang yang disediakan pada batch pertama telah terjual lewat pre-order.

Sayangnya, Aryo enggan mengungkap jumlah unit R17 Pro yang telah disiapkan Oppo pada batch pertama ini. “Ribu-an lah pasti,” kata Aryo singkat.

Namun, Aryo memastikan Oppo telah menyiapkan batch selanjutnya jika batch pertama telah terjual habis.

“Sebenarnya sudah ada kuota yang diimpor, sudah ada batch-batch nya tinggal dikeluarkan, tinggal didistribusikan,” ujar dia.

Saat ditanya mengenai target penjualan, Aryo mengatakan bahwa Oppo tidak pernah memiliki target penjualan.

“Yang penting konsumen sekarang sudah tahu R series ini adalah lini baru Oppo dan Oppo sudah bermain di sisi teknologi,” kata Aryo.

“Bukan hanya kamera selfie saja, tapi perangkat yang lebih kita sebut multi-fungsi, jadi kamera depan bagus, kamera belakang bagus, juga disisipi teknologi tinggi,” tambah dia.

Baca juga: OPPO luncurkan ponsel premium R17 Pro

Baca juga: OPPO mulai bergeser ke segmen premium

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Smartfren targetkan gaet 100 ribu pelanggan Bolt

Jakarta (ANTARA News) – Deputy CEO of Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, menargetkan 100.000 pelanggan Bolt untuk bergabung dengan Smartfren.

Sejak mengumumkan dukungannya untuk melanjutkan layanan kepada pelanggan Bolt pada 31 Desember, Djoko mengatakan hingga saat ini telah berhasil merangkul 30 persen dari jumlah yang ditargetkan.

“Targetnya kita akuisisi (pelanggan) 100 ribu-an. Sekarang sudah 30 persen,” ujar Djoko usai peluncuran Super Modem WiFi S1 di Jakarta, Kamis.

Meski telah memasang target untuk akuisi pelanggan Bolt, Smartfren nampaknya tidak terlalu tertarik mengikuti lelang frekuensi Bolt.

Pemerintah resmi mencabut izin penggunaan frekuensi 2,3Ghz milik Bolt pada November 2018. Ketika operator sudah tidak memiliki izin, kepemilikan pita frekuensi dikembalikan kepada pemerintah.

Dengan begitu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki hak untuk melelang kembali frekuensi yang sebelumnya ditempati oleh Bolt kepada operator lain.

“Dengan jumlah pelanggan sekarang belum butuh. Untuk sementara cukup frekuensi kita,” kata Djoko.

Untuk menggaet lebih banyak pelanggan Bolt, Smartfren menghadirkan program trade-in modem Bolt dengan modem Mifi M6X Smartfren, dengan memberikan potongan harga mulai dari Rp100 ribu.

“Di tahap awal (trade-in) hanya bisa M6 yang lama, karena di pasar masih ada itu. Kalau itu habis, kita kasih yang baru. Dengan diskon yang sama, 100ribu-an,” ujar Djoko.

“Periode-nya dua bulan, kalau baik kita lanjutkan (program trade-in),” sambung dia.

Sebagai informasi, Smartfren baru saja meluncurkan Mifi M6X versi baru dengan tampilan yang lebih elegan — warna hitam dengan lapisa kaca — serta dibekali layar LED untuk menampilkan informasi seperti kualitas sinyal, kuota paket internet dan nomor pelanggan.

Baca juga: Smartfren luncurkan modem dengan konektivitas 4G+

Baca juga: Pelanggan Bolt bisa tukar kartu Smartfren

Baca juga: Bolt dan First Media sudah layani ribuan pelanggan yang refund

Baca juga: Kementerian Kominfo terus pantau proses refund Bolt dan First Media

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo bakal pamerkan ponsel berkamera optical zoom 10x di MWC 2019

Jakarta (ANTARA News) – PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, mengonfirmasi adanya perangkat dengan teknologi kamera optical zoom 10x yang akan dihadirkan dalam pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona 25 Februari hingga 28 Februari mendatang.

“Tunggu saja bulan depan di MWC,” ujar Aryo ditemui usai penjualan perdana R17 Pro di Jakarta, Kamis malam.

Namun, Aryo belum dapat memastikan apakah ponsel tersebut akan masuk ke Indonesia atau tidak.

“Masuk atau enggaknya belum, itu kita baru perkenalan, lamanya dari perkenalan untuk bikin produk yang jadi itu butuh resource, waktu, pengembangan juga,” kata Aryo.

Kesiapan untuk memproduksi secara massal, menurut Aryo, juga bergantung pada vendor yang akan terlibat dalam pembuatan produk.

“Tergantung dari vendornya, kita bicara prototipe bisa, tapi vendor-vendor lainnya, buat lensa, buat sensor, kita masih bergantung dengan yang lain, kita akan bicara ke mereka dengan konsep seperti ini bisa atau enggak,” ujar dia.

Meski demikian, Aryo mengatakan bahwa teknologi optical zoom 10x ini menjadi bukti Oppo fokus pada teknologi. “Kalau dulu terkenal kameranya saja, sekarang kita mau masukkan banyak unsur teknologi ke perangkat,” kata dia.

Baca juga: Oppo segera perkenalkan teknologi optical zoom 10x

Oppo resmi memperkenalkan teknologi kamera optical zoom 10x dalam sebuah acara yang digelar di Beijing, China, Rabu (16/1).

Dikutip dari GSM Arena, teknologi tersebut dapat dicapai dengan menggabungkan sensor optical zoom 5x dengan lensa sudut lebar, yang membuat zoom 10 kali. Ada pula lensa ketiga untuk jepretan biasa, yang tidak memengaruhi rentang zoom.

Teknologi kamera milik Oppo itu juga memiliki stabilisasi gambar Dual OIS untuk kamera utama dan lensa telefoto.

Perwakilan Oppo dalam acara itu mengatakan bahwa pengaturan tersebut dibuat dengan lebih dari 100 paten R&D dan telah diuji coba 28.000 kali.

Dia juga mengungkapkan bahwa prototipe akan dipamerkan di Barcelona bulan depan, dan Oppo berjanji teknologi ini akan dikirimkan ke produsen tahun ini.

Baca juga: Oppo gelar penjualan perdana R17 Pro

Baca juga: OPPO mulai bergeser ke segmen premium

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fossil akan jual teknologi jam tangan pintar ke Google

Jakarta (ANTARA News) – Fossil Group Inc akan menjual hak intelektual properti mereka tentang jam tangan pintar atau smartwatch ke perusahaan induk Google, Alphabet Inc, senilai 40 juta dolar.

“Penambahan teknologi dari Fossil Group ke Google menunjukkan komitmen kami terhadap industri wearable, kata Wakil Direktur Manajemen Produk di Google Wear OS, Stacey Burr, dikutip dari Reuters.

Fossil masih mengembangkan teknologi untuk jam tangan pintar tersebut, diperkirakan kesepakatan akan diambil pada Januari ini. Penjualan teknologi tersebut akan mencakup tim riset dan pengembangan, mereka akan turut pindah ke Google.

Fossil turut meramaikan pasar jam tangan pintar dengan produk “Sport” yang menggunakan  Wear OS.

Mereka menilai jam tangan pintar tergolong kategori yang tumbuh secara cepat.

“Bersama dengan Google, mitra inovasi kami, kami akan terus bertumbuh di wearable,” kata pimpinan strategi dan digital Fossil, Greg McKelvey.

Baca juga: LG patenkan arloji pintar dengan kamera

Baca juga: Huawei luncurkan Watch GT dan GT Band 3 Pro

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ponsel layar lipat Apple akan meluncur 2020

Jakarta (ANTARA News) – Apple dikabarkan akan meluncurkan ponsel layar lipat pada 2020.

Perangkat visioner tersebut kabarnya akan mengusung konsep berbeda dari vendor lain yang juga mengembangkan ponsel serupa.

Dikutip dari GSM Arena, Jumat, Samsung tengah mempersiapkan untuk memperkenalkan smartphone layar lipat terbarunya pada 20 Februari. Vendor lain seperti Huawei dan LG juga akan mengikuti langkah perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu.

Seakan tak mau ketinggalan, Apple tengah mengembangkan desainnya sendiri yang kabarnya jauh berbeda dari vendor yang lain.

Sementara ponsel Galaxy F terlipat ke dalam, visi Apple tentang ponsel layar lipat menunjukkan desain lipatan ke luar. Cara ini, disebut cara yang lebih murah dan lebih mudah, namun body ponsel akan berakhir lebih besar.

Kepala Pusat Inovasi Desain Samsung mengisyaratkan kemungkinan Apple mengerjakan iPhone dengan layar lipat keluar. Dia percaya bahwa Samsung akan menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik dari sudut pandang desain.

“Dibandingkan dengan ponsel layar lipat ke dalam — yang tampaknya dilihat Apple sebagai salah satu kemungkinan desain untuk model lipatnya,” ujar dia.

Baca juga: Apple tertarik buat iPhone layar lipat, paten terungkap

Baca juga: Apple berencana kurangi perekrutan akibat lambatnya penjualan iPhone

Baca juga: Apple kebanjiran pesanan baterai pengganti iPhone

Penerjemah: Arindra Meodia
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Acer tak takut rugi meski kasih garansi tiga tahun

Jakarta (ANTARA News) – Acer Indonesia tidak cemas akan merugi kendati memberikan promosi perpanjangan garansi hingga tiga tahun.

“Acer tidak takut rugi. Konsumen silakan pakai dan nikmati dengan baik,” kata Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbert Ang, saat acara di Jakarta, Jumat.

Selama program promosi “Terima Kasih Pelanggan” pada 1 Januari hingga 31 Maret, konsumen bisa mendapatkan bonus berupa aksesoris serta masa garansi 3 tahun, dari yang normalnya hanya satu tahun. Program ini berlaku untuk semua jenis produk dari Acer.

Herbert menilai mereka tidak hanya mempertimbangkan dari segi bisnis, namun juga perlu memberikan keamanan dan rasa tenang bagi konsumen.

“Konsumen mendapatkan ketenangan karena dapat garansi dari Acer selama tiga tahun. Berikan rasa aman dengan garansi,” kata dia.

Jika konsumen merasa puas, dia tidak akan menggunakan merek lain dan cenderung membeli produk lain dari Acer. Selain itu, ada kemungkinan konsumen akan merekomendasikan produk ke orang lain.

Cara yang seperti itu diyakini akan berdampak positif bagi bisnis mereka.

Program ini juga berlaku untuk lini produk gaming, selama periode promosi tersebut. Acer memberikan opsi untuk menambah garansi menjadi tiga tahun bagi konsumen yang membeli produk sebelum periode tersebut.

Acer Indonesia menyebut 2018 sebagai tahun yang baik untuk berbisnis karena mereka berhasil bertumbuh dua digit,lebih baik dibandingkan 2017.

Segmen konsumen dan bisnis memberikan kontribusi yang positif untuk pertumbuhan Acer Indonesia selama 2018.

Baca juga: Predator Thronos, kursi gaming Acer harga Rp299 juta (video)

Baca juga: Acer optimistis jual kursi gaming Rp299 juta

Baca juga: Acer segera hadirkan kursi gaming seharga ratusan juta

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Microsoft hentikan dukungan Windows 10 Mobile tahun ini

Jakarta (ANTARA News) – Era smartphone bersistem operasi Windows atau yang biasa disebut Windows Phone akan segera berakhir karena Microsoft tidak lama lagi akan menghentikan dukungan software gratis dalam tahun ini.

Microsoft akan menghentikan dukungan pembaruan perangkat lunak untuk Windows 10 Mobile mulai 10 Desember 2019, demikian diumumkan raksasa perangkat lunak komputer itu di laman resminya untuk dukungan pelanggan, dikutip ANTARA, Sabtu.

Pada 10 Desember 2019, pengguna Windows 10 Mobile tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima pembaruan keamanan baru, hotfix non-keamanan, opsi dukungan bantuan gratis, atau pembaruan konten teknis online dari Microsoft secara gratis, kata Microsoft.

Dengan begitu, pemilik Windows Phone hanya bisa mendapatkan dukungan perangkat lunak pembaruan dari pihak ketiga, yang disebut Microsoft sebagai program dukungan berbayar.

Model perangkat Windows 10 Mobile versi 1709 yang akan mendapatkan dukungan hingga Desember mendatang, sementara smartphone Lumia 640 dan 640 XL, Window 10 Mobile versi 1703 hanya mendapatkan dukungan hingga 11 Juni 2019.

Berakhirnya dukungan berarti tidak akan ada lagi pembaruan produk atau keamanan untuk sistem operasi Windows 10 Mobile (OS). Ini sejalan dengan kebijakan siklus hidup Microsoft.

Setelah akhir dukungan, pembuatan cadangan (backup) perangkat baru secara otomatis atau manual untuk pengaturan dan beberapa aplikasi akan berlanjut selama tiga bulan, berakhir pada 10 Maret 2020.

Beberapa layanan termasuk unggahan foto dan mengembalikan pengaturan perangkat dari sistem cadangan yang ada masih bisa bekerja hingga 12 bulan lagi dari akhir dukungan.

Perangkat Windows Phone tumbuh pesat sesudah Microsoft mengakuisisi brand smartphone Nokia pada 2013 lalu, setelah sebelumnya perusahaan itu hanya menyediakaan sistem operasi Windows untuk Nokia.

Sekarang, smarphone Nokia kembali hadir dengan sistem Android, termasuk Nokia 6.1 Plus yang beredar di Indonesia.

Baca juga: Stok Windows Phone habis total
Baca juga: Microsoft segera hentikan aplikasi Skype di Windows Phone

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Motorola Razr kembali, berlayar lipat dibanderol Rp21 juta

Jakarta (ANTARA News) – Motorola Razr, salah satu ponsel populer pada tahun 2000-an, akan kembali hadir dalam versi dan tampilan baru, berlayar lipat (foldable) dan akan dibanderol dengan harga sekitar 1.500 dolar (sekitar Rp21 juta).

Lenovo Group Inc, yang membeli brand Motorola dari Google pada 2014, telah bermitra dengan Verizon Communication Inc untuk memasarkan generasi baru Razr pada Februari mendatang, menurut Wall Street Journal dalam laporannya, dikutip Minggu.

CEO Lenovo Yang Yuanging pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2018 lalu mengisyaratkan bahwa Lenovo akan menghadirkan kembali Moto Razr dan fokus pada teknologi layar lipat.
  Ponsel Moto Razr V3 yang pernah populer di tahun 2000-an dan sekarang masih ada yang dijual bekas di beberapa toko online dengan harga 90-an dolar. (Amazon)

Dengan rencana peluncuran bulan depan, Lenovo berarti sekarang sedang menyiapkan atau mengerjakan smartphone tersebut. Terlepas dari konsep Razr yang melipat vertikal dari panjang ke pendek, Lenovo beberapa waktu lalu juga mematenkan teknologi layar lipat dengan lipatan menyamping—seperti dua smartphone yang disatukan dengan engsel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa media teknologi dunia berspekulasi mengenai spesifikasi Moto Razr baru mendatang. Smartphone layar lipat ini disebut akan dibekali layar 6 inci ketika tidak dalam posisi terlipat.
  Desain smartphone layar lipat Moto Razr berdasarkan konsep yang dikembangkan dari Razr V3. (Tech Configuration)

Dalam posisi terlipat, ponsel ini akan memiliki layar depan 2,5 inci, ditambah satu layar kecil memanjang (melintang di bagian bawah) yang terintegrasi dengan pemindai sidik jari.

Diperkirakan berlayar QHD AMOLED, Moto Razr bakal dibekali RAM 6GB dengan pilihan penyimpanan internal (ROM) 128 dan 256GB. Kamera depannya diperkirakan dual, dengan sensor 16MP plus 12MP dengan kemampuan perekaman video 4K, sedangkan kamera depannya 12MP.

Baca juga: LG sudah patenkan smartphone layar lipat

Baca juga: Tampilan ponsel layar lipat Xiaomi bocor, bakal saingi Samsung

Baca juga: Samsung kembangkan ponsel layar lipat dengan engsel magnetik?

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi kuatkan penetrasi di Afrika

Jakarta (ANTARA News) – Raksasa elektronik China Xiaomi fokus mengembangkan pasarnya di luar China, dan sekarang setelah India dan Eropa, mereka menguatkan penetrasinya ke benua Afrika.

Kemarin (19/1), Xiaomi mengumumkan pendirian Departemen Regional Afrika dan menunjuk Wang Lingming—vice president Xioami—sebagai manajer departemen Afrika, menurut media China Gizchina dalam laporannya, dikutip Minggu.

Afrika yang berpopulasi sekitar 1,2 miliar, orang-orangnya tidak menggunakan smartphone berspesifikasi tinggi seperti pasar lain dan sebagian besar dari mereka menggunakan ponsel fitur biasa. Dengan budaya dan ekonomi yang berbeda, sebagian besar pabrikan smartphone lokal tidak mengembangkan produknya dengan baik di Afrika.

Sekarang ini, Transsion Holding adalah “raja” di pasar smartphone Afrika dan tiga merek ponselnya, yakni itel, TECNO, serta Infinix menduduki ranking atas dalam penguasaan pangsa pasar melampaui merek besar seperti Samsung dan Apple.

Pada 18 Januari yang lalu, Xiaomi juga membuka toko terbesarnya di Eropa yang berlokasi di jalan Champs-Elysees, Paris, yang sangat terkenal.

Baca juga: Xiaomi targetkan 1 juta Redmi Note 7 pada bulan pertama

Baca juga: Redmi jadi merek sendiri, terpisah dari Xiaomi

Penerjemah: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zenfone Max Pro M2 spesifikasi menggoda dengan baterai raksasa

Jakarta (ANTARA News) – Delapan bulan berselang sejak peluncuran Zenfone Max Pro M1, Asus kembali merilis penerus dari ponsel tersebut, Zenfone Max Pro M2.

Sama seperti pendahulunya, Zenfone Max Pro M2 dibekali baterai raksasa yakni 5.000mAh. Meski kalah dari segi kamera, penerus Zenfone Max Pro M1 itu dipersenjatai chipset yang lebih unggul.

Tidak hanya itu, Zenfone Max Pro juga dilengkapi dengan sejumlah fitur menarik yang membuatnya mampu bersaing dengan kompetitornya, Realme U1, yang meluncur hanya terpaut satu hari, dan berada pada segmen harga yang sama. Berikut ulasan Antara untuk Zenfone Max Pro M2.

Desain
Zenfone Max Pro M2 dikemas dalam ukuran layar 6,3 inci Full HD+ (2280×1080) dengan rasio 90 persen screen-to-body, lebih besar dari pendahulunya, Zenfone Max Pro M1 yang memiliki layar 6 inci.

Selain layar yang lebar, hal pertama yang menarik mata adalah notch atau poni yang diusung Zenfone Max Pro M2, yang tidak dimiliki pendahulunya. Meskipun, memang, desain ini telah umum digunakan oleh berbagai vendor lain, bahkan ponsel premium Asus, Zenfone 5.
  Isi box Asus Zenfone Max Pro M2 (ANTARA News/Arindra Meodia)

Poni pada layar ini membawa pengalaman yang lebih lega daripada memiliki bezel yang tebal. Namun, bezel pada bagian bawah masih sedikit tebal, sehingga masih agak jauh dari istilah “bezel-less.”

Meski begitu, degan ukuran 157,9 x 75,5 x 8,5 mm dan bobot 175 gram, Zenfone Max Pro M2 masih nyaman digenggam dan digunakan dengan satu tangan.

Zenfone Max Pro M2 juga telah dibekali pelindung kaca dari Corning, versi terbaru Gorilla Glass yang diumumkan pada pertengahan 2018, Corning Gorilla Glass 6 — diklaim lebih tahan banting dua kali lipat dari Gorilla Glass 5.

Perbedaan lainnya adalah bagian belakang tidak lagi terbuat dari aluminium, namun Zenfone Max Pro M2 terbuat dari plastik mengilap. Sepintas, ini membuat Zenfone Max Pro terlihat berbahan kaca pada bagian belakang — material sangat bagus sehingga terlihat sangat mirip.
  Tampilan belakang ponsel Asus Zenfone Max Pro M2 (ANTARA News/Arindra Meodia)

Bagian belakang juga nampak simpel dan elegan dengan tulisan “ASUS” dan sensor sidik jari di bagian tengah, serta kamera ganda lengkap dengan flash yang tersusun secara vertikal di sudut kiri atas.

Di bagian samping kanan terdapat tombol volume dan tombol kunci, sedangkan pada samping kiri terdapat slot SIM card. Sementara itu, pada bagian bawah terdapat speaker, port audio jack 3.5mm dan port microUSB.
 

(Video unboxing dan hands-on Asus Zenfone Max Pro M2. ANTARA News/Arindra Meodia)

Software
Asus Zenfone Max Pro M2 dibekali Android Oreo 8.1 yang berjalan pada Android murni dan dipasangkan dengan tampilan antarmuka ZenUI. Hal ini membuat antarmuka lebih minimalis.

Beberapa aplikasi yang sudah terinstal antara lain kamera, kalkulator, Radio FM dan perekam suara. Ada pula tiga aplikasi bawaan dari Facebook yaitu Facebook, Instagram dan Messenger.

Didapuk sebagai ponsel gaming untuk casual gamers, Asus tampaknya bekerjasama dengan Free Fire karena aplikasi game mobile tersebut telah terinstal. Lebih dari itu, karakter Free Fire juga menjadi wallpaper bawaan pada ponsel ini.

Sayangnya, Asus tidak menyiapkan fitur untuk menghilangkan notch atau poni — yang biasanya disertakan para vendor ponsel lainnya — pada Zenfone Max Pro M2. Ponsel tersebut juga tidak memiliki opsi menu gesture sebagai ganti ikon navigasi pada bagian bawah, untuk membuat tampilan layar yang lebih luas.

Meski begitu, dari segi keamanan, Zenfone Max Pro M2 terbilang lengkap. Selain pemindai sidik jari, ponsel tersebut juga telah dilengkapi dengan teknologi pemindai wajah. Fitur ini memindai wajah dan membuka kunci ponsel setelah mengidentifikasi fitur biologis wajah.

Saat Antara mencoba, fitur tersebut memiliki sensitivitas yang cukup baik — dapat mengenali wajah meski menggunakan kacamata dan poni. Namun, fitur ini kurang responsif dalam kondisi minim cahaya, dan layar harus dinyalakan terlebih dahulu untuk melakukan pemindaian wajah.

Tidak hanya itu, terdapat fitur Smart Lock yang membuat kunci perangkat tetap terbuka jika berada di dekat pengguna dengan mengenali sinyal seperti saat perangkat berada dibawa, berada di tempat terpercaya, terhubung dengan perangkat terpercaya atau mendengar suara — terkoneksi dengan Asisten Google. Hasil tangkap layar antarmuka pengguna (UI) Asus Zenfone Max Pro M2 (ANTARA News/Arindra Meodia)

Hardware
Asus Zenfone Max Pro M2 dipersenjatai Qualcomm Snapdragon 660 dengan 64-bit octa-core CPU dan GPU Adreno 512 serta AI Engine 14nm FinFET.

Prosesor kelas menengah milik Qualcomm ini disebut-sebut memiliki performa mendekati premium. Selain Zenfone Max Pro M2, Vivo V9 6GB dan Vivo V11 Pro, serta Xiaomi A2 juga telah Snapdragon 660.

Zenfone Max Pro M2 hadir dengan pilihan ruang penyimpanan RAM 3GB dengan ROM 32GB dan RAM 6GB dan ROM 64GB.

Untuk pengujian performa, Antara menggunakan dua aplikasi benchmark yaitu Antutu Benchmark versi 7.1.4 dan PCMark for Android versi 2.0.3716.

Hasil pengujian dari Antutu Zenfone Max Pro M2 menunjukkan skor 128175, lebih tinggi dibanding Vivo V11 Pro yang mengantongi skor 125639. Namun, catatan ini masih kalah dibanding Huawei nova 3i ataupun Honor 8X, yang memiliki skor di atas 130000.

Sementara itu, berdasarkan tes PCMark for Android, performa Zenfone Max Pro M2 diberi nilai 5987, masih sedikit lebih tinggi dari performa Vivo V11 Pro, dan juga dapat disandingkan dengan Honor 9 ataupun Huawei Nova 2S.

Dalam hal kinerja baterai, berbekal 5.000mAh, dari pengujian PCMark for Android Zenfone Max Pro M2 dapat berjalan non-stop selama lebih dari 12 jam. Waktu pengisian baterai juga relatif singkat, mengingat kapasitas baterai yang besar.

Sebagai informasi, aplikasi benchmark PCMark mengukur performa smartphone lewat pengujian yang berbasis aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan pemakai, sebutlah mengetik, menjelajah di internet, atau pun penyuntingan video.

Sementara, Antutu menguji beberapa hal antara lain 3D, User Experience (UX), CPU, GPU dan RAM.
  Hasil tangkap layar hasil pengujian performa pada aplikasi Antutu Benchmark (kiri) dan aplikasi PCMark for Android (kanan) untuk Asus Zenfone Max Pro M2. (ANTARA News/Arindra Meodia)

Kamera
Zenfone Max Pro M2 dibekali kamera ganda belakang dengan konfigurasi 12MP+5MP, kamera utama sensor Sony IMX486 dengan bukaan F1.8. Konfigurasi ini menciptakan efek depth-of-field atau yang akrab dikenal dengan istilah “bokeh”.

Untuk menggunakan fitur ini, hanya perlu mengaktifkan mode “Efek kedalaman” pada ikon mirip manusia yang berada di bar bagian atas aplikasi kamera.

Efek bokeh yang hasilkan cukup natural. Transisi antara objek dan latar lumayan mulus, namun beberapa bagian yang seharusnya masuk dalam efek bokeh tidak ikut diburamkan.
  Hasil foto kamera belakang Asus Zenfone Max Pro M2 dengan efek bokeh. (ANTARA News/Arindra Meodia)

Sayangnya, hasil gambar tidak memungkinkan untuk diatur ulang secara manual pada galeri foto. Ini cukup penting mengingat banyak brand smartphone lain yang memiliki fitur kamera ganda juga menghadirkan kemampuan tersebut.

Sementara, hasil kamera belakang tanpa efek bokeh sudah cukup baik. Warna dan white balance, serta tingkat detail-nya cukup bagus. Gambar-gambar yang dihasilkan juga memiliki sedikit noise, bahkan  di dalam ruangan.

Tidak hanya pada siang hari, saat foto diambil pada malam hari, gambar yang dihasilkan memiliki tingkat kejernihan dan ketajaman warna yang baik.
  Hasil foto kamera belakang Asus Zenfone Max Pro M2 tanpa efek bokeh. (ANTARA News/Arindra Meodia)   Hasil foto kamera belakang Asus Zenfone Max Pro M2 tanpa efek bokeh. (ANTARA News/Arindra Meodia)   Hasil foto kamera belakang Asus Zenfone Max Pro M2 tsaat malam hari. (ANTARA News/Arindra Meodia)

Untuk selfie, Zenfone Max Pro M2 memiliki kamera depan 13MP dengan bukaan F2.0 dan lebar 77.2 derajat.

Sayangnya kamera depan tidak dilengkapi dengan fitur bokeh. Meski begitu, Zenfone Max Pro M2 dibekali soflight LED flash dan fitur beautification.

Hasil selfie yang dihasilkan kamera depan terlihat cukup bagus, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Hasil foto kamera depan Asus Zenfone Max Pro M2. (ANTARA News/Arindra Meodia)

Kesimpulan
Asus Zenfone Max Pro M2 memiliki kekuatan dari segi baterai, yang memang menjadi fitur yang diunggulkan. Ponsel ini juga menawarkan desain yang menarik, serta performa dan kamera yang baik.

Dibandrol dengan harga Rp2,799 juta untuk varian 3GB/32GB dan harga Rp3,199 juta untuk varian 4GB/64GB, Zenfone Max Pro M2 merupakan pilihan yang tepat untuk Anda yang mementingkan kapasitas baterai.

Namun, bagi Anda yang menginginkan kamera, performa dan fitur software yang lebih kaya, ada beberapa perangkat lain yang bisa dipertimbangkan, seperti Mi 8 Lite atau Redmi Note 6 Pro.

Baca juga: Alasan Zenfone Max Pro M2 lebih mahal dari pendahulunya

Baca juga: Mencoba kamera Asus Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone 5Q

Baca juga: Deretan ponsel harga Rp2 hingga 5 jutaan

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semua ponsel Samsung pakai “poni” mulai tahun ini

Jakarta (ANTARA News) – Samsung sempat menjauh dari tren ponsel berponi (notch) pada 2017 dan 2018, tapi tahun ini mereka dikabarkan akan memakai notch pada semua seri, termasuk ponsel kelas low-end.

Samsung, seperti diberitakan 91Mobiles dan Phone Arena, sedang menyiapkan berbagai model poni untuk ponsel-ponsel keluaran tahun ini.

Perusahaan teknologi dari Korea Selatan ini akan meluncurkan Galaxy A50 pada kuartal kedua tahun ini, ponsel pintar ini akan memakai rancangan layar Infinity-V yang mirip notch waterdrop, hanya saja sudut lekukannya lebih tajam.

Galaxy A50 juga akan dipasangi pemindai sidik jari yang ditanam di layar, sensor seperti ini suduah ditemukan di ponsel yang beredar di Indonesia antara lain oleh Vivo.

Sensor yang ditanamkan di Galaxy A50 tentu berbeda dengan pemindai sidik jari untuk Galaxy S10.

Galaxy A50 memiliki rancangan kamera triple di belakang, dikabarkan sensor kamera utama sebesar 24MP. Kemungkinan Galaxy A50 akan memakai kamera yang sama dengan Galaxy A7 yang memiliki lensa wide-angle dan lensa depth.

Ponsel ini akan ditenagai Exynos 9610 dengan RAM 4GB dan berjalan dengan Android 9 Pie.

Galaxy A50 akan diperkenalkan bersamaan dengan Galaxy A70 dan A90, dua model yang disebutkan belakangan ini juga akan menggunakan notch Infinity-V. Diperkirakan total semua ponsel Samsung yang memakai layar Infinity-V berjumlah 6 model.

Galaxy A70 dan Galaxy A90 juga akan menggunakan pemindai sidik jari in-display dan beberapa kamera sekaligus di belakang. Belum banyak spesifikasi yang beredar tentang kedua ponsel itu, namun Galaxy A90 diperkirakan akan memiliki kapasitas 128GB dan tersedia dalam warna hitam, emas dan perak.

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Geser layar, cara buka kamera depan Galaxy S10

Jakarta (ANTARA News) – Samsung Galaxy S10 akan memakai rancangan layar Infinity-O, berupa layar bersih tanpa lekukan poni yang hanya menyisakan bulatan untuk kamera.

Kamera depan akan ditanamkan pada layar dan terdapat dua lubang yang berada di sisi kanan layar. Rancangan kamera in-display ini sudah dipakai Samsung untuk Galaxy A8s, seperti diberitakan Phone Arena.

Teknologi yang ditanamkan di dalam layar ini membuat pengguna bisa membuka kamera langsung dengan menyentuh bulatan tersebut. Swipe atau geser Infinity-O ke bawah dan kamera akan langsung terbuka.

YouTuber yang sering memberikan bocoran mengenai gawai, Ice Universe, mengunggah video membuka kamera depan Galaxy A8s. Dia menyatakan Infinity-O di Galaxy S10 dan Galaxy S10+ juga akan seperti itu.
 

Perbedaannya, dua kamera depan galaxy S10 berada di pojok kanan, sementara Galaxy A8s di pojok kiri.

Samsung dikabarkan akan menghadirkan kemampuan membuka kamera dari aplikasi mana pun dan mengambil tangkapan layar atau screennshot hanya dengan mengetuk layar dua kali.
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung ungkap beberapa fitur baru Galaxy S10

Jakarta (ANTARA News) – Setelah mengungkapkan tanggal peluncuran, yakni 20 Februari 2019, Samsung baru-baru ini merilis teaser yang mengungkapkan mengenai beberapa fitur baru dalam Samsung Galaxy S10 yang kabarnya bakal hadir dalam tiga varian.

Dalam video event bertanggal 21 Februari 2019 itu tertulis “Unpacked” dan berlatar belakang angka “10” serta grafis beberapa perangkat, yang antara lain menggambarkan mengenai fitur-fitur baru Galaxy S10.

Dalam video teaser Samsung yang dipublikasikan Ice Universe itu, dikutip Senin, juga terdapat tema #10 Year Challenge yang merujuk pada ulang tahun seri Galaxy S.

Baca juga: Samsung umumkan tanggal rilis Galaxy S10

Beberapa fitur baru Samsung Galaxy S10 antara lain berbaterai dengan kapasitas daya besar, pengisian daya yang lebih cepat dari yang ada sekarang, tahan air dan tahan benturan, termasuk ketika jatuh, dan beberapa lainnya.

Produsen smartphone Korea ini dikabarkan akan meluncurkan tiga varian Galaxy S terbaru, yakni S10, S10E, dan S10+. Rumor juga menyebut bahwa Samsung akan memperkenalkan smartphone layar lipat berjuluk Samsung Galaxy S10 X.

Galaxy S10+ akan dibekali RAM 12GB dan penyimpanan internal 1TB, dengan varian tertinggi bercangkang belakang berbahan keramik, tahan air, dan tahan benturan.

Baca juga: Geser layar, cara buka kamera depan Galaxy S10
Baca juga: Smartphone 5G Samsung Galaxy S10 X berspesifikasi “monster”

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lenovo rilis ponsel A5s harga Rp1,5 jutaan

Jakarta (ANTARA News) – Lenovo memperbarui portofolio ponsel kelas entry level mereka di awal 2019 ini dengan membawa ponsel A5s.

“Fitur kamera yang mampu menghasilkan foto-foto cantik untuk diunggah di media sosial,” kata Manajer Pemasaran Inone Smart Technology, Evan Angganantika, selaku distributor resmi ponsel Lenovo di Indonesia, dalam keterangan pers yang diterima Selasa.

Lenovo A5s dibekali sensor kamera utama sebesar 13MP dengan bukaan f/2.0, sementara kamera untuk berswafoto sebesar 8MP.

Lenovo berani menghadirkan ponsel kelas entry level yang sudah menggunakan sistem operasi terbaru Android 9 Pie, yang mengusung tampilan antarmuka yang lebih efisien seperti notifikasi panel untuk smart reply, manajemen baterai dan sistem keamanan yang lebih kuat.

Dari segi mesin, Lenovo A5s ditunjang oleh prosesor dari MediaTek, Helio A22 dengan RAM sebesar 2GB dan kapasitas penyimpanan internal 16GB, standar penyimpanan untuk ponsel di kelas tersebut.

Inone Smart Technology menggandeng portal belanja Shopee untuk memasarkan ponsel ini secara resmi di harga Rp1.499.000. Untuk flash sale di hari pertama penjualan pada 25 Januari, Lenovo A5s akan dijual seharga RP1,299 juta dengan bonus kartu memori eksternal sebesar 32GB.

Di kelas yang sama, Xiaomi memiliki ponsel Redmi 6A, juga memakai chip MediaTek Helio A22 dan RAM 2GB serta ROM 16GB, seharga Rp1,249 juta.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi pamer smartphone lipat ganda, ini videonya

Jakarta (ANTARA News) – Brand smartphone China yang sedang naik daun, Xiaomi, tidak mau ketinggalan dalam percaturan ponsel layar lipat yang akan menjadi tren mulai tahun ini, setelah beberapa pesaing besarnya, Samsung, Motorola, LG, dan lainnya unjuk paten dan desain untuk perangkat sejenis.

Baru-baru ini, Senior Vice President Xiaomi Wang Xiang berbagi video durasi panjang mengenai smartphone layar lipat Xiaomi mendatang, yang berdesain paling berbeda sejauh ini, terdiri dari dua lipatan dan terbagi dalam tiga layar ketiga terlipat.

“Senang untuk berbagi video ini dari smartphone Xiaomi khusus dari Presiden dan Co-founder kami Bin Lin. Ini adalah ponsel lipat ganda pertama di dunia – bukankah itu keren?,” tulis Wang Xiang di akun Twitter-nya, dikutip Kamis.

Tapi, Wang Xiang hanya berbagi clip dari video panjang yang diunggah Bin Lin di laman jejaring sosial China Weibo.

Dalam unggahan video panjang di Weibo, Bin Lin mengatakan bahwa ponsel lipat ganda Xiaomi akan segera hadir. Xiaomi siap meluncurkan ponsel ini setelah menaklukkan serangkaian masalah teknis seperti teknologi layar lipat yang fleksibel, teknologi poros lipat berpenggerak empat engsel putar, dan teknologi body atau cover fleksibel.
 

Xiaomi juga berhasil memecahkan hambatan pada adaptasi sistem operasi mereka, MIUI yang berbasiskan Android, dengan smartphone layar lipat ini. “…kami membuat ponsel layar lipat pertama, yang seharusnya menjadi ponsel lipat ganda pertama di dunia,” katanya.

“Bentuk terlipat simetris ini sempurna menggabungkan pengalaman tablet dan ponsel, yang praktis dan indah. Meskipun masih merupakan mesin rekayasa (prototipe), itu dikirim untuk dilihat semua orang. Selamat datang semua orang untuk berpaling,” kata Bin Lin menambahkan.

Dalam mode terbuka (tidak terlipat), smartphone lipat Xiaomi ini akan berubah dan berfungsi sebagai tablet, dan ketika dilipat sisi kanan dan kirinya, perangkat akan menjadi smartphone dengan tiga layar terlipat.

Baca juga: Tampilan ponsel layar lipat Xiaomi bocor, bakal saingi Samsung

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei barambisi kuasai pasar ponsel dunia

Jakarta (ANTARA News) – Huawei Technologies percaya diri mereka bisa menjadi merk ponsel terlaris tahun ini meskipun mereka ditolak di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya menunjukkan tanda-tanda negatif.

“Konsumen percaya dan yakin pada kami. Hanya orang-orang politik yang mencoba menekan kami,” kata Pimpinan Divisi Konsumen Huawei, Richard Yu, saat konferensi pers di China, seperti diberitakan Reuters, dikutip Jumat.

Pandangan Huawei bertolak belakang dengan kondisi para raksasa ponsel dunia, Samsung dan Apple, yang penjualannya melemah di China. Permintaan ponsel di pasar besar dunia melemah selama beberapa waktu belakangan.

Huawei bermula dari perangkat infrastruktur telekomunikasi dan beberapa tahun belakangan ini turut membuat ponsel pintar. Pendapatan Huawei untuk bisnis konsumen dikabarkan meroket 50 persen tahun lalu, melebihi 52 miliar dolar.

Divisi bisnis konsumen menyumbang 48 persen dari total pendapatan Huawei, artinya melebihi porsi bisnis jaringan telekomunikasi.

“Bahkan tanpa pasar AS kami akan jadi nomor satu di dunia. Saya yakin di awal tahun ini, atau paling lambat tahun depan,” kata Yu.

AS dan sejumlah negara lainnya melarang Huawei beroperasi di negara mereka karena perusahaan tersebut dicurigai digunakan pemerintah China sebagai mata-mata. Huawei menolak tuduhan tersebut

Huawei tahun lalu mengapalkan 208 juta ponsel.

IDC menyebutkan pengiriman ponsel global turun 3 persen tahun lalu, berada di digit tunggal tahun ini dan diperkirakan hingga 2022. Jaringan 5G diperkirakan akan membawa angin segar untuk industri ponsel.

Baca juga: Polandia akan pertimbangkan pembatasan mengenai penggunaan produk Huawei

Huawei memanfaatkan momentum ini untuk meluncurkan ponsel lipat yang ditenagai chipset yang sudah mendukung jaringan 5G bulan depan, saat Mobile World Congress. Perangkat akan dijual mulai April.

Huawei sudah menyiapkan chipset buatan sendiri Balong 5000, kompetitor Qualcomm Snapdragon X50, sebagai modem 5G dan dapat digunakan di kendaraan swakemudi.

Huawei mengklaim chip buatan mereka adalah yang pertama yang dapat digunakan di arsitektur berbeda di berbagai negara.

Huawei menggunakan chipset buatan sendiri untuk ponsel kelas high-end mereka, namun, tidak berminat mengembangkan divisi tersebut menjadi perusahaan terpisah dan bersaing dengan Qualcomm dan Intel.

Baca juga: Yayasan pangeran Inggris hentikan terima bantuan dari Huawei

Baca juga: Tolak bangun jaringan 5G milik Huawei, Jerman susun strategi

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nokia 3.1 Plus masuk AS bulan ini

Jakarta (ANTARA News) – Smartphone entry-level terbaru Nokia 3.1 Plus akan segera beredar di Amerika Serikat pada bulan ini melalu dua operator lokal Cricket Wireless dan Verizon, sebelum kemudian menyusul di Kanada.

Setelah di AS, Nokia 3.1 Plus akan menyusul ke Kanada melalui Rogers Communications, Inc dan brand-brand anak perusahaannya segera, kata HMD Global, pemilik brand Nokia sekarang ini, dalam pernyataan resminya, dikutip Sabtu.

Nokia 3.1 Plus merupakan ponsel Nokia perdana yang akan menggunakan jaringan 4G LTE Cricket, yang digunakan lebih dari 99 persen orang Amerika. Nokia 3.1 Plus memberi pengguna masa pakai baterai dua hari, sensor sidik jari yang ditempatkan secara ergonomis dan memungkinkan Google Pay.

Ponsel ini dibekali layar 5,99 inci HD+ dengan aspek rasio 18:9, dengan dual camera di belakang 13MP dan 5MP ditambah Phase Detection Auto Focus, sementara kamera depannya 8MP disertai teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dengan RAM 2GB dan ROM 32GB, prosesor Qualcomm Snapdragon 439, dan baterai 3500 mAh, Nokia 3.1 Plus dipasarkan dengan harga 159,99 dolar atau sekira Rp2,25 juta, dan tersedia di AS mulai 25 Januari 2019.

Baca juga: WhatsApp hentikan dukungan untuk ponsel Nokia lama

Baca juga: Nokia dan Oppo sepakati perjanjian paten multi-tahun

Penerjemah: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Galaxy S10 meluncur awal Maret, tidak ada versi Lite

Jakarta (ANTARA News) – Raksasa ponsel dari Korea Selatan, Samsung, sedang bersiap meluncurkan ponsel flagship perdana mereka tahun ini, Galaxy S10, pada awal Maret, namun dikabarkan tidak ada versi “Lite” untuk seri ini.

Laman Phone Arena melaporkan Galaxy S10 akan diperkenalkan pada ajang teknologi internasional, MWC di Barcelona pada Februari mendatang. Samsung memiliki tradisi memperkenalkan generasi terbaru Galaxy S setiap kuartal pertama, diperkirakan juga akan berlaku untuk Galaxy S10.

Setelah diperkenalkan di MWC, Samsung biasanya memberi jeda sekitar satu hingga dua minggu untuk peluncuran resmi, yang berarti ponsel ini akan tersedia di pasar tidak lama setelahnya. Laman GSM Arena melaporkan Samsung akan memberi jeda dua minggu untuk melempar ponsel ini ke pasar.

Samsung Galaxy S10 diperkirakan mulai dijual pada 8 Maret, namun, beberapa negara akan lebih cepat atau lambat mendapatkan ponsel ini.

Kabar lainnya datang dari sumber anonim yang menyatakan ponsel ini tetap akan tersedia dalam tiga model, namun, yang paling murah tidak dinamai Galaxy S10 Lite.

Galaxy S10 termurah ini akan memiliki layar 5,8 inci, lebih kecil dibandingkan dua versi lainnya masing-masing 6,1 inci dan 6,4 inci. Semua model Galaxy S10 diperkirakan akan memakai chipset yang sama, yang membedakan ketiga ponsel ini antara lain RAM, kapasitas internal dan kamera.

Versi termahal, Samsung Galaxy S10+ akan ada varian RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan internal 1 terabita.

Meski pun tergolong mewah dan memakai spesifikasi tinggi, diperkirakan harga jual Samsung Galaxy S10 tidak menembus 1.000 dolar di Amerika Serikat, termasuk untuk versi termahal Galaxy S10.

Baca juga: Samsung ungkap beberapa fitur baru Galaxy S10

Baca juga: Samsung Galaxy S10, ini foto-fotonya

Baca juga: 10 smartphone yang bisa mengisi daya baterai dengan cepat

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi umumkan smartphone murah Redmi Go

Jakarta (ANTARA News) – Produsen perangkat elektronik China, Xiaomi, mengumumkan smartphone barunya, Redmi Go, yang sudah mulai dipasarkan di Filipina melalui toko online Lazada.

“Hari ini kami memperkenalkan #RedmiGo baru,” kata Xiaomi dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa.

Di Filipina, smartphone entry-level ini dipasarkan dengan harga 99.999 peso, sedangkan di Eropa 80 euro atau sekira Rp1,2 juta.

Redmi Go berlayar HD 5 inci dengan resolusi 720 piksel, dibekali prosesor quad core Snapdragon 425 dari Qualcomm yang berkecepatan hingga 1.4GHz.

Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas 3000 mAh pada Redmi Go, sementara kamera depannya 8MP dan di belakang hanya 5MP.

Di Lazada Filipina, Redmi Go tersedia dalam warna biru dan hitam, dengan RAM 1GB dan penyimpanan internal 8GB. Redmi Go dibekali dengan sistem operasi Android v8.1 Oreo.

Baca juga: Xiaomi pamer smartphone lipat ganda, ini videonya
Baca juga: Xiaomi kuatkan penetrasi di Afrika

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung akan akusisi perusahaan Israel Corephotonics

Jakarta (ANTARA News) – Raksasa elektronik Korea Selatan, Samsung, sedang dalam negoisiasi untuk membeli perusahaan Israel Corephotonics dengan harga antara 150 juta hingga 160 juta dolar, demikian dilaporkan media Israel, Globe.

Corephotonics telah mengembangkan kamera dengan teknologi dual lense untuk ponsel cerdas, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas foto di smartphone. Perusahaan yang didirikan pada 2012 ini pun bekerja sama dengan beberapa produsen smartphone besar dunia.

Baca juga: Smartphone 5G Samsung Galaxy S10 X berspesifikasi “monster”

Chief Development Officer Corephotonics Gal Shabtay pernah mengatakan bahwa masih ada kesenjangan besar pada lensa zoom optik. Lensa zoom optik belum ada pada smartphone, yang hanya memiliki zoom digital yang sebenarnya hanya manipulasi gambar.

Corephotonics berencana untuk memperluas operasi bisnisnya ke pasar kendaraan, drone, dan sistem keamanan, menurut Globe, dikutip Rabu.

Corephotonics yang dipimpin oleh seorang profesor di Universitas Tel Aviv yang juga kepala ilmuwan di Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Israel, David Mendlovic, ini investor utamanya adalah Samsung Venture, kemudian produsen komponen elektronik Foxconn, perusahaan Taiwan MediaTek, perusahaan investasi Magma Venture Partners, dan Horizon Ventures, SanDisk, dan CK Telecom, China.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 meluncur awal Maret, tidak ada versi Lite

Baca juga: Samsung ungkap beberapa fitur baru Galaxy S10

Penerjemah: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019