Blackpink tampilkan “Kill This Love” pada peluncuran Galaxy A80

Bangkok (ANTARA) – Blackpink, grup idol Korea Selatan, tampil sebagai bintang utama pada peluncuran ponsel Samsung Galaxy A70 dan A80 di Bangkok, Thailand, Rabu malam.

Sebelum membawakan hits global “Kill This Love” yang menuai ratusan juta penonton di situs Youtube sejak 4 April, Jisoo, Jennie, Rose, dan Lisa langsung menggebrak panggung Samsung dengan menyanyikan lagu “DDU-DU DDU-DU”.

Teriak histeris penonton yang meliputi rombongan jurnalis dari berbagai negara, anggota Samsung Member, dan tamu undangan lain semakin memeriahkan pertunjukan itu.

Blackpink pun melanjutkan penampilan mereka dengan menyanyikan “Kill This Love” yang disambut penonton dengan teriakan dan tepuk tangan yang lebih meriah.

Sebagian penonton meneriakkan nama masing-masing personel. Sebagian lainnya tidak sungkan ikut bernyanyi.

Baca juga: Blackpink bakal kejutkan Samsung “A Galaxy Event”

Setelah menyanyikan “Kill This Love”, para personel Blackpink menyebutkan beberapa fitur dan warna favorit ponsel Samsung Galaxy A80 yang memiliki keunggulan kamera putar.

Kerja sama Blackpink dengan produsen ponsel Samsung sebenarnya sudah tampak pada video klip “Kill This Love” saat Jennie dan Lisa menggenggam Samsung S10 Plus.

Samsung Electronics Co, Rabu malam, meluncurkan Galaxy A80, ponsel pintar berfitur kamera putar yang mendukung pergeseran dari tren swafoto menjadi tren tayang langsung (live event) yang saling terhubung.

“Galaxy A80 menawarkan fitur-fitur premium untuk para digital native yang ingin menjadi bagian sepenuhnya dari Era of Live,” kata DJ Koh, President and CEO of IT & Mobile Communications Division at Samsung Electronics di Bangkok, Thailand.

Galaxy A80 akan memfasilitasi interaksi masyarakat untuk berbagi foto secara spontan hingga streaming live video untuk menyampaikan sebuah peristiwa.

Baca juga: Samsung Galaxy A80 kamera putar, songsong pergeseran ke era live

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Galaxy A80 kamera putar, songsong pergeseran ke era live

Bangkok (ANTARA) – Samsung Electronics Co hari ini merilis Galaxy A80, smartphone berfitur kamera putar yang mendukung pergeseran dari era selfie agar saling terhubung pada era live seperti saat ini.

“Galaxy A80 menawarkan fitur-fitur premium untuk para digital native yang ingin menjadi bagian sepenuhnya dari Era of Live,” kata DJ Koh, President and CEO of IT & Mobile Communications Division at Samsung Electronics di Bangkok, Thailand, Rabu.

Kehadiran Galaxy A80 akan memfasilitasi interaksi masyarakat untuk berbagi foto secara spontan hingga streaming live video untuk menyampaikan sebuah peristiwa.

Diciptakan untuk mendorong evolusi gaya hidup itu, Galaxy A80 menawarkan inovasi berupa display full-screen, kamera berputar revolusioner pertama Samsung dan baterai cerdas.

“Galaxy A Series menyediakan serangkaian model sehingga setiap orang dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka yang berbeda satu sama lain dan membuat mereka bisa mengejar apa yang mereka sukai dan inginkan,” kata DJ Koh.

Kamera Putar

Diciptakan dengan rotating camera pertama dari Samsung, Galaxy A80 membuat orang bisa menangkap momen di sekitar secara tanpa batas.

Tiga kamera secara otomatis muncul (pop-up) dari bagian belakang smartphone ketika pengguna mengaktifkan aplikasi kamera.

Kamera dengan mekanisme rotating itu juga diaplikasikan pada mode selfie untuk memberikan pengalaman tiga kamera dengan lensa beresolusi tinggi yang sama, baik kamera depan maupun belakang, sehingga pengguna tidak kehilangan kualitas terbaik.

Dengan kamera utama 48MP, Anda dapat memotret gambar yang jelas di siang maupun di malam hari. Sensor kamera 3D (ToF) Galaxy A80 menawarkan fitur “Live Focus” yang tidak hanya dapat diaplikasikan untuk foto tetapi juga untuk video, yang bekerja dengan memindai objek -objek untuk mengukur dimensi objek dan kedalaman.

Ponsel ini dilengkapi lensa Ultra Wide bersudut pandang sama dengan mata manusia, sehingga setiap pemandangan favorit yang tertangkap mata dapat diabadikan dan dibagikan sepenuhnya dengan lebih mudah.

Fitur Super Steady pada video membantu menangkap konten dengan mudah, mengurangi guncangan dan memastikan gambar yang mulus untuk video- video pro-level action.

Ada juga fitur cerdas kamera seperti Scene Optimizer yang mengenali dan meningkatkan hingga 30 adegan, dan Flaw Detection yang secara otomatis mengidentifikasi gangguan sebelum Anda menangkap gambar.

Puas bermultimedia

Ponsel ini menggunakan layar FHD+ Super AMOLED 6,7-inci yang membuat penggunanya dapat merasakan detail gambar dengan jelas.

Dolby Atmos pada Galaxy A80 akan memanjakan telinga berkat pengalaman suara yang bergerak 360 derajat saat menggunakan earphone maupun Bluetooth speakers.

Galaxy A80 memiliki baterai 3.700 mAh yang dilengkapi Super Fast Charging 25W. Tidak sekadar tahan lama, baterai itu juga memiliki fitur cerdas yang mempelajari rutinitas sehari-hari dan pola penggunaan aplikasi untuk mengoptimalkan konsumsi daya pada ponsel.

Mode Adaptive Power Saving Mode membuat pengguna lebih nyaman karena baterai pintar berjalan dengan sangat efisien untuk kinerja terbaik yang dibutuhkan.

Fitur Intelligent Performance Enhancer pada Galaxy A80 dilengkapi software kecerdasan buatan yang mengoptimalkan kinerja, menyesuaikan baterai, CPU, RAM dan suhu perangkat berdasarkan kebiasaan unik Anda, sehingga smartphone dapat bekerja lebih optimal dan membuka aplikasi lebih cepat ketika dibutuhkan.

Fitur Bixby Routines membantu kegiatan sehari-hari, dengan mempelajari pola penggunaan aplikasi dan menganalisa kebiasaan, sehingga dapat mengenali fitur yang dibutuhkam sesuai waktunya.

Bixby Routines mengotomatiskan tugas dan aplikasi sehari-hari Anda berdasarkan pada rutinitas, seperti mengemudi atau berada di tempat kerja.

Galaxy A80 tersedia dalam tiga warna, Angel Gold, Ghost White, dan Phantom Black. Warna Angel Gold memiliki elemen-elemen merah muda, sedangkan Ghost White menggabungkan karakteristik biru, sehingga warna-warna itu terlihat berbeda tergantung pada arah cahaya dan refleksi.

Pihak Samsung belum mengumumkan harga dan waktu masuk ke pasar Indonesia.

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asus resmi luncurkan laptop gaming tertipis di dunia

Jakarta (ANTARA) – Asus resmi menghadirkan dua laptop gaming yang diklaim tertipis di dunia yaitu ROG Zephyrus S GX701 dan GX531 dengan prosesor GPU NVIDIA GeForce RTX terbaru serta prosesor Intel Core i7 generasi ke-8.

“Dengan bodi yang lebih kecil, ROG Zephyrus S dilengkapi dengan kartu grafis dengan performa terkuat NVIDIA,” ujar Regional Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lin, dalam peluncuran ROG Zephyrus S GX701 dan GX531 di Jakarta, Rabu.
  Asus Zephyrus S GX701 (ANTARA News/Arindra Meodia)

ROG Zephyrus S GX701

Asus ROG Zephyrus S GX701 disebut memiliki dimensi hingga 40 persen lebih tipis dan 23 persen lebih kecil dari laptop gaming umumnya, yaitu 18mm, dengan bezel tipis screen-to-body ratio mencapai 80 persen.

Karena menggunakan bezel tipis, ROG Zephyrus S GX701 tidak memiliki built-in web camera seperti laptop lainnya. Sebagai gantinya, Asus menghadirkan web camera eksternal yang telah mendukung perekaman video Full HD 60fps.

Laptop berukuran 17 inci tersebut dilengkapi layar dengan refresh rate hingga 144Hz dan respons 1ms dan dibekali tingkat reproduksi warna pada color space sRGB 100 persen, serta telah mengantongi sertifikasi kalibrasi warna dari Pantone.

ROG Zephyrus S GX701 hadir dengan aplikasi khusus bernama Armoury Crate yang merupakan pembaruan dari ROG Gaming Center. Aplikasi tersebut berfungsi sebagai pusat kendali untuk berbagai fitur dan fungsi yang ada di ROG Zephyrus S GX701.

Salah satu fungsi utama Armoury Crate adalah mengatur performa dan kecepatan kipas saat menggunakan laptop. Fitur lain aplikasi tersebut adalah mengubah tampilan pada keyboard RGB.

Untuk performa, ROG Zephyrus S GX701 hadir dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 2080 (MaxQ). GPU seri GeForce RTX sudah dilengkapi Tensor Core yang dapat mengakselerasikan performa AI.

ROG Zephyrus S GX701 juga didukung oleh prosesor Intel Core i7-8750H yang telah menggunakan konfigurasi 6 core dan 12 thread. Selain itu, laptop tersebut juga telah didukung oleh RAM DDR4 dengan kapasitas hingga 24GB serta penyimpanan menggunakan M.2 NVMe PCIe SSD.

Soal pendinginan, Asus ROG Zephyrus S GX701 dilengkapi dengan teknologi Active Aerodynamic System (AAS). Teknologi ini bekerja unik, membuat bagian bawah laptop terbuka dan keseluruhan bodi laptop terangkat.

Mekanisme ini membuat ROG Zephyrus S GX701 memiliki rongga udara ekstra di bagian pendinginnya sehingga pendinginan dapat berjalan lebih optimal.

ROG Zephyrus S GX531
  Asus Zephyrus S GX531 (ANTARA News/Arindra Meodia)

Asus ROG Zephyrus S GX531 hadir dalam ukuran 15,6 inci dengan ketebalan 16,5 mm dan bobot 2,1 kilogram.

Menggunakan teknologi NanoEdge Display pada layar, laptop tersebut dilengkapi dengan layar refresh rate hingga 144Hz dan respons 1ms. Seperti Zephyrus S GX701, GX531 juga telah mengantongi sertifikasi kalibrasi warna dari Pantone.

Zephyrus S GX531 juga dibekali aplikasi Armoury Crate untuk mengatur manual dari segi performa dan warna backlight pada keyboard. Lebih dari itu, berbagai fitur aplikasi tersebut dapat diakses melalui aplikasi di Android dan iOS.

ROG Zephyrus S GX531 ditenagai GPU NVIDIA GeForce RTX dengan opsi varian mulai dari RTX 2060, RTX 2070 (Max-Q) dan RTX 2080 (Max-Q).

Laptop tersebut juga didukung oleh prosesor Intel Core i7-8750H yang menggunakan konfigurasi 6 core dan 12 thread, dan didukung oleh RAM DDR4 dengan kapasitas hingga 24GB, serta penyimpanan menggunakan M.2 NVMe PCI SSD.

Untuk pendinginan, ROG Zephyrus S GX531 juga Hypercool Technology yang dioptimalkan dengan Active Aerodynamic System (AAS).

Baik Zephyrus S GX701 maupun GX531 keduanya telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10.

Asus ROG Zephyrus S GX701 dibanderol dengan harga Rp55,999 juta, sementara ROG Zephyrus S GX531 ditawarkan dengan harga mulai dari Rp37,999 juta.

Baca juga: Asus pamer notebook gaming tertipis di dunia
Baca juga: Asus boyong tiga ROG ke Indonesia

 

Pewarta: Peserta Susdape XIX: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo gandeng Magnum Photo demi perkuat Reno

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel China Oppo menggandeng agensi foto Magnum Photo untuk memperkuat penjulan seri produk terbarunya Reno pada pasar ponsel pintar kelas atas secara global.

“Kerjasama itu untuk menunjukkan kualitas foto yang dihasilkan seri Reno punya kualitas bagus setara dengan kamera SLR. Magnum Photo juga terkenal akan seleksinya yang ketat untuk menampilkan foto-foto mereka,” kata Manajer Humas Oppo Indonesia Aryo Meidianto dalam penampilan pertama seri Reno di Jakarta, Rabu.

Para pengguna ponsel pintar Oppo Reno, lanjut Aryo, juga berkesempatan untuk menampilkan karya foto mereka dalam Magnum Photo yang telah diseleksi tim agensi asal Prancis itu.

“Kesempatan untuk menampilkan foto itu sekaligus menjadi ajang pencarian bibit-bibit fotografer bagi Magnum Photo. Selain itu, kerja sama membuka peluang bagi para pengguna terpilih untuk mendapatkan pelatihan dari tim Magnum Photo,” ujar Aryo.

Oppo meluncurkan seri produk Reno, sebagai peleburan seri produk F dan R, secara global di Beijing, China, pada Rabu.

Seri Reno digadang-gadang mempunyai kualitas hasil foto setara dengan kamera SLR adalah varian Reno 10x Zoom yang mempunyai tiga lensa kamera sekaligus di sisi belakang.

Tiga lensa itu adalah tele 13 megapiksel berkemampuan pembesaran optik (optical zoom) sampai 10 kali, selain kamera utama 48 megapiksel, dan kamera sudut lebar delapan megapiksel.

“Kami telah menciptakan tren lensa kamera dengan kemampuan pembesaran optik sampai lima kali pada 2016. Produsen lain, kemudian, mengikuti kami. Kami menciptakan tren lagi dengan mengusung optical zoom 10x,” ujar Aryo.

Kemampuan kamera Reno 10x Zoom itu, menurut Aryo, sangat sesuai bagi segmen para pengguna yang sering menghadiri konser musik.

“Mereka dapat memperbesar foto sehingga obyek menjadi jelas dan gambar tidak kabur. Ketika mereka merekam video dan memperbesar gambarnya, rekaman suara juga mengikuti sehingga suara musik terdegar jelas,” katanya.

Selain kamera belakang berkemampuan pembesaran gambar 10 kali, Oppo Reno juga membenamkan lensa kamera depan berukuran 16 megapiksel yang disebut “Pivot Rising Camera”.

Lensa kamera depan itu tersembunyai di badan ponsel dan menyembul jika para pengguna akan melakukan swafoto.

Hanya saja, lensa menyembul secara horizontal ke diagonal dengan sudut 11 derajat. Bukan secara vertikal sebagaimana pada lensa kamera depan Oppo Find X.

“Sudut 11 derajat itu menempatkan lensa kamera depan pada posisi ‘golden angle’ atau sudut terbaik untuk melakukan swafoto sehingga hasil foto tidak cekung ataupun cembung,” ujar Aryo.

Oppo Indonesia mengindikasikan tiga varian Reno akan hadir di pasar Tanah Air sebelum kuartal ketiga 2019 dengan harga yang tidak berbeda dengan harga di pasar China.

Baca juga: Oppo indikasikan Reno masuk Indonesia sebelum Juli

Baca juga: Reno, sub-merk baru dari Oppo

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo indikasikan Reno masuk Indonesia sebelum Juli

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel pintar Oppo mengindikasikan seri produk Reno akan masuk pasar Tanah Air sebelum Juli atau kuartal ketiga 2019 menyusul peluncuran secara global di Beijing China, pada hari ini.

“Kalau kami tidak punya pabrik mungkin iya (Reno akan lebih lama masuk Indonesia), tapi kami kan ada pabriknya,” kata Manajer Humas Oppo Indonesia Aryo Meidianto dalam penampilan pertama seri Reno di Jakarta, Rabu.

Aryo mengatakan alternatif untuk mendatangkan seri Reno ke Indonesia selain dengan perakitan perangkat keras di Tanah Air, yaitu dengan menggunakan perangkat lunak yang memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk asing.

Reno akan menjadi lini produk baru pabrikan asal China itu yang meleburkan Oppo seri F dan seri R.

“Kami hanya akan meluncurkan tiga seri di pasaran yaitu seri Find, seri Reno, dan seri A. Kami tidak ingin menjual terlalu banyak seri ponsel yang membingungkan konsumen. Segmen konsumen kami juga sudah pasti,” kata Aryo.

Meskipun bukan lini produk andalan, Oppo Reno akan menjadi seri premium karena berada di bawah lini produk Find.
  Oppo Indonesia, di Jakarta, Rabu, menunjukkan seri Reno 10x Zoom telah yang diluncurkan secara global di Beijing, China. Ponsel itu diperkirakan masuk pasar Tanah Air sebelum Juli 2019 dengan banderol harga mencapai sekitar Rp10 juta. (Antara/Imam Santoso)

“Seri produk Find tidak diluncurkan setahun sekali. Reno akan menjadi peleburan seri F dan R yang muncul setiap tahun,” ujarnya.

Oppo akan menghadirkan tiga varian Reno di Indonesia, pertama adalah seri “Reno 10x Zoom” yang dibekali RAM 8GB dan kapasitas memori internal 256 GB. Varian itu juga punya keunggulan baterai 4.065 mAh, prosesor Qualcomm Snapdragon 855, dan lensa kamera belakang tele dengan kemampuan 13 megapiksel.

Harga ponsel itu di pasar China mencapai 4.799 yuan atau mencapai lebih dari Rp10 juta. Di negara asalnya, Reno 10x Zoom akan dijual mulai Mei 2019.

Kedua, Reno dengan RAM 6GB dan kapasitas memori internal 128GB. Terakhir, Reno dengan RAM 8GB dan kapasitas memori internal 256GB. Kedua varian itu hanya punya daya baterai 3.765mAh, prosesor Qualcomm Snapdragon 710, dan kamera belakang 48 megapiksel tanpa kemampuan tele.

Varian kedua Reno itu dijual 3.999 yuan atau mencapai Rp8,4 juta. Sedangkan varian ketiga dibanderol 4.499 atau sekitar Rp9,5 juta.

Baca juga: Oppo Reno disebut pakai chipset Snapdragon 855
Baca juga: Reno, sub-merk baru dari Oppo

 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S5e, A10, dan A with S Pen

Bang (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan tiga tablet generasi terbaru — Galaxy Tab S5e, Tab A with S Pen, dan Tab A10.1 — menawarkan keunggulan fitur yang saling melengkapi dan menunjang gaya hidup konsumen, mulai dari produktivitas, hiburan hingga pendidikan.

Galaxy Tab S5e menyuguhkan keunggulan bobot ringan, sekira 400gram dengan desain metal uni-body. Tab itu memiliki tampilan layar Samsung 10,5 inci super AMOLED display.

S5e juga diperkuat Quad Speakers serta Dynamic Surround Dolby Atmos dan AKG untuk kualitas suara yang kencang untuk pengalaman hiburan yang prima. Adapun Daya tahan baterai hingga 14.5 jam dengan kapasitas baterai sebesar 7,040 mAh berfitur fast charging.

Galaxy Tab S5e dilengkapi Bixby 2.0 Voice Assistant, Smart Home Display with Bixby dan SmartThings, Bixby Voice User Scenario yang terintegrasi untuk mengontrol perintah suara di lingkungan rumah menjadi lebih cepat, sederhana dan dapat disesuaikan dengan
kebutuhan pengguna.

Galaxy Tab S5e memberikan kemudahan dalam melakukan panggilan dan pesan, bahkan ketika ponsel jauh dari jangkauan atau saat menggunakan WiFi yang berbeda. Ada juga fitur Samsung DeX yang dapat dikonfigurasikan untuk memberikan kemudahan akses
layaknya pengguna PC.

Galaxy Tab S5e akan hadir dalam tiga varian warna yaitu Black, Gold, dan Silver. Galaxy Tab S5e akan dijual dengan harga Rp7.499.000. Galaxy Tab A with S Pen meluncur di Bangkok, Thailand, Selasa (9/4) malam. (ANTARA News/Alviansyah P)

Galaxy Tab A with S Pen

Galaxy Tab A with S Pen dilengkapi layar prima dengan High resolution screen (480 bit) untuk pengalaman entertainment yang mendalam dan menyenangkan.

Gawai ini mengusung tampilan menawan melalui Screen-to-body dengan ratio 76.5 persen, layar 8 inci IPS untuk portabilitas tanpa batas, desain memukau dengan Keyless All Black Front.

Galaxy Tab A with S Pen ditujukan bagi mereka yang mementingkan produktivitas dan mobilitas tinggi. Dilengkapi S Pen yang dapat digunakan untuk menggambar ataupun sekedar menulis catatan.

Berkolaborasi dengan Ruang Guru, Galaxy Tab A with S Pen merupakan gadget yang tepat yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran bagi siapa pun.

Model ini memakai prosesor Exynos 7904, Memori penyimpanan internal 32 GB dan MicroSD Slot (up to 512 GB), dilengkapi baterai tahan lama 4.200 mAh dengan USB type C 2.0, serta 5MP untuk front camera serta 8MP AF untuk rear camera.

Tersedia dalam dua pilihan warna Black dan Grey, Galaxy Tab A with S Pen akan dijual mulai 15 April dengan harga Rp3.999.000. Pembeli akan mendapatkan penawaran terbatas berupa free license dari Ruangguru dan dreambox parental control selama 1 bulan. Galaxy Tab S5e meluncur di Bangkok, Thailand, Selasa (9/4) malam. (ANTARA News/Alviansyah P)

Galaxy Tab A10

Galaxy Tab A10 merupakan tablet ringan dengan Metal Unibody Design berbobot 480gram, dilengkapi desain Narrower Bezel untuk pengalaman menonton yang lebih imersif melalui layar 10.1 inci IPS Display.

Tab A10 menawarkan performa yang ditingkatkan untuk pengalaman entertainment terbaik. Hadir dengan tampilan layar superior dengan Dual Speaker Dolby 3D Sound yang menghasilkan kualitas suara memukau guna memaksimalkan performa hiburan.

Gawai ini dilengkapi baterai 6.150 mAh (USB type C) untuk aktivitas menonton tayangan film atau serial favorit tanpa batas, browsing,
streaming musik dan berbagai konten hiburan lainnya, dalam seharian penuh.

Front camera 5MP FF, F2.2 dan rear camera 8MP AF, F1.9 untuk membantu mengabadikan atau merekam momen berkualitas. Model ini tersedia dalam klasik Black, Silver, dan Gold, dijual Rp4.999.000. yang dipasarkan akhir April 2019.

Video:

Baca juga: Samsung rilis tiga tablet generasi terbaru, berapa harganya?

Baca juga: Pangsa pasar tablet menurun, Samsung yakin dengan Galaxy Tab S3

Baca juga: Happy Salma pilih tablet ketimbang laptop

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung tinggalkan Galaxy J, ganti dengan Galaxy A

Jakarta (ANTARA) – Samsung dikabarkan tidak lagi memperbarui lini ponsel murah Galaxy J, mereka menggantinya dengan seri Galaxy A yang bermunculan sejak awal tahun ini.

Laman Phone Arena menulis Samsung Malaysia sudah mempublikasikan video yang menyatakan Galaxy J berubah nama menjadi Galaxy A. Galaxy A berisi lebih banyak pilihan ponsel dan tersedia untuk pasar global.

Samsung juga memiliki lini yang mirip dengan segmen ini melalui seri Galaxy M. Yang membedakan kedua lini ini, Seri Galaxy M berisi ponsel kelas entry-level dan menengah ke bawah, ditujukan untuk pasar India dan beberapa negara di Asia.

Indonesia sudah mendapatkan Galaxy A dan Galaxy M sejak awal tahun ini.

Tidak dijelaskan mengapa Samsung mengganti Galaxy J, namun, dikabarkan lini ini mendapatkan banyak pesaing. Selain alasan tersebut, lini Galaxy A juga mendapatkan respons yang lebih baik dibandingkan Galaxy J dari konsumen.

Galaxy A memiliki jargon “Built for the Era of Live”, dirancang untuk zaman live atau siaran langsung lewat media sosial, fitur-fitur utama dalam ponsel ini antara lain baterai yang tahan lama, pengisi daya cepat, kamera multilensa dan pemindai sidik jari yang ditanam di dalam layar.

Tidak semua ponsel dalam lini Galaxy A memiliki fitur-fitur yang disebutkan di atas, namun, paling tidak terdapat salah satu diantaranya.

Samsung ingin menghadirkan fitur-fitur premium yang biasanya hanya ada di ponsel flagship dalam seri Galaxy A. Posisi Galaxy A akan berada di bawah ponsel flagship Samsung, yaitu seri Galaxy S dan Galaxy Note, harganya juga akan lebih murah dibandingkan ponsel premium.

Meski pun tidak lagi menjual ponsel di bawah nama Galaxy J, Samsung tetap memberi dukungan perangkat lunak dan keamanan untuk ponsel-ponsel Galaxy J yang sudah dilepas ke pasar.

Samsung sudah memberikan pembaruan ke Android 9.0 Pie untuk Galaxy J.

Baca juga: Tips memotret keren pakai smartphone ala Jay Subiakto

Baca juga: Menjajal Samsung Galaxy Buds

Baca juga: Galaxy Watch Active segera rilis di Indonesia, ini fiturnya

Baca juga: Jelajah salju Uludag sambil menjajal Prograde Camera Galaxy S10

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung rilis tiga tablet generasi terbaru, berapa harganya?

Bangkok (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan tiga tablet generasi terbaru yaitu Galaxy Tab S5e, Tab A with S Pen, dan Tab A10.1, menawarkan keunggulan fitur yang saling melengkapi guna menunjang gaya hidup konsumen yang berbeda, mulai dari produktivitas, hiburan hingga pendidikan.

“Samsung Galaxy Tab seri terbaru memperkuat posisi Samsung sebagai pemimpin pasar tablet di Indonesia sekaligus membuktikan komitmen kami untuk semakin mendekatkan teknologi kepada gaya hidup konsumen, termasuk dunia pendidikan,” ungkap Senior Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Selvia Gofar, di Bangkok, Selasa malam.

Ketiga tablet itu menawarkan keunggulannya masing-masing. Pertama adalah Galaxy Tab S5e yang dirancang untuk produktivitas dan hiburan, diperkaya fitur pintar dengan bobot yang lebih tipis dan ringan dengan kualitas layar Super AMOLED.

Galaxy Tab A10 dibekali teknologi suara Dual Speaker 3D Dolby Atmos yang memperkaya pengalaman menikmati hiburan bagi pengguna. Sedangkan Galaxy Tab A with S Pen menghadirkan fitur-fitur menarik untuk mendukung kegiatan belajar dan kemudahan mengajar.

“Oleh karena itu, kami hadirkan Galaxy Tab S5e dengan bobot ringan yaitu hanya 400gr, Tab A10 berukuran 10,1 inci dengan teknologi audio terbaik untuk mendukung entertainment pengguna dengan teknologi audio berkualitas 3D Dolby Atmos, hingga Tab A with S Pen yang bisa mendukung dan memudahkan kegiatan belajar,” kata Selvia Gofar menjelaskan.

Ia menambahkan, tablet tetap memiliki segmen konsumennya sendiri, terutama yang membutukan perangkat untuk keperluan personal.

“Saat ini, penggunaan tablet lebih banyak digunakan untuk keperluan personal karena diyakini bisa mendukung leisure dan me-time pengguna, baik itu untuk menikmati entertainment seperti menonton film, menikmati lagu favorit hingga bermain game sebagai penghilang kepenatan setelah beraktivitas,” kata dia.

Harga

Rangkaian Tab S5e, Tab A10, dan Tab A with S Pen hadir sebagai tablet multifungsi guna mendukung gaya hidup dan kebutuhan pengguna yang berbeda-beda.

Galaxy Tab S5e akan hadir dalam tiga varian warna yaitu Black, Gold, dan Silver. Galaxy Tab S5e akan dijual dengan harga Rp7.499.000.

Galaxy Tab A10 dengan varian warna Black, Silver dan Gold dijual dengan harga Rp4.999.000. Keduanya dipasarkan pada akhir bulan April 2019.

Sedangkan, Galaxy Tab A with S Pen memiliki varian warna Black dan Silver, yang akan dijual mulai 15 April, dengan harga Rp3.999.000. Pembeli Galaxy Tab A with S Pen akan mendapatkan penawaran terbatas berupa free license dari Ruangguru dan dreambox parental control selama 1 bulan.

Kerja sama Ruangguru

Bagi pengguna yang sudah berkeluarga, tablet menjadi perangkat pilihan pendukung pembelajaran anak-anak, baik yang bersifat formal hingga belajar melalui video dan audio.

Samsung Galaxy Tab A with S Pen memiliki pena digital untuk melengkapi produktivitas penggunanya, seperti mengerjakan latihan bimbingan belajar dari Ruangguru yang bekerja sama dengan Samsung.

S Pen pada Tab A telah ditingkatkan sedemikian rupa sehingga memiliki presisi yang lebih baik yaitu lebih dari 4.000 pressure level, untuk menggambar ataupun mencatat.

Melalui aplikasi Ruangguru yang terdapat dalam Samsung Galaxy Tab A with S Pen, pengguna dapat mengakses ribuan video pembelajaran yang diajarkan oleh guru-guru terbaik di Indonesia.

Siswa juga bisa mengakses video belajar, latihan soal dan rangkuman berbentuk infografis dalam misi belajar yang telah dibuat khusus untuk semua pelajaran di semua jenjang mulai dari kelas 1 SD – 12 SMA sesuai dengan kurikulum nasional (KTSP, K13, K13 Revisi)

“Kami senang bisa bekerja sama dengan Samsung dalam mendukung visi dan misi Ruangguru untuk meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia,” kata Adilla Inda Diningsih, VP Sales & Marketing, Ruangguru.

Ia menambahkan, “Harapan kami melalui kerja sama ini, Ruangguru bisa menjadi sarana pembelajaran yang baik bagi guru, orang tua dan anak dapat merasakan sendiri pengalaman belajar yang berbeda.”

Baca juga: Samsung tinggalkan Galaxy J, ganti dengan Galaxy A
Baca juga: Samsung perkenalkan Galaxy Tab S5e

 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sony Menyerah di Smartphone

Sony Menyerah di Smartphone

Perusahaan perangkat elektronik raksasa asal Jepang, Sony akan menutup Divisi Sony Mobile dan akan menggabungkan bisnis ponsel pintarnya itu ke dalam divisi baru bersama lini produk TV, kamera, dan audio. Strategi untuk menyelamatkan bisnis ponsel ? atau memang Sony sudah menyerah ?

Amazon siapkan earphone pesaing AirPods

Jakarta (ANTARA) – Amazon dikabarkan menyiapkan earphone nirkabel yang dipasangi asisten virtual Alexa.

Earphone buatan Amazon, diberitakan laman The Verge, mirip seperti AirPods buatan Apple atau Samsung Galaxy Bud, tanpa kabel atau penjepit, namun earphone Amazon memiliki asisten digital Alexa.

Amazon menyatakan mereka mengunggulkan kualitas audio pada earphone itu, sebagai pembeda dari produk serupa buatan kompetitor. Alexa akan dapat digunakan di semua fitur yang ada di earphone ini, termasuk memutar musik dan berbelanja di toko Amazon.

Untuk mengaktifkan Alexa di earphone, sama seperti di pengeras suara pintar buatan mereka, Echo, pengguna cukup mengatakan “Alexa”, mirip dengan memanggil “Hey, Siri” di AirPods generasi kedua.

Pengguna harus menyambungkan earbuds ini ke ponsel pintar supaya Alexa dapat menyala. Amazon harus menggandeng Google dan Apple untuk mengintegrasikan fitur ini. Tapi, Apple dikenal tertutup soal kerja sama di luar ekosistem mereka.

Amazon juga akan memberikan tempat earphone yang juga dapat berfungsi untuk mengisi ulang daya.

Bloomberg menulis earphone Amazon akan diluncurkan pada pertengahan kedua 2019, tapi belum diketahui harga jual perangkat itu.

Baca juga: Google perkenalkan earbud penerjemah aktual

Baca juga: Menjajal Samsung Galaxy Buds

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung perkenalkan Galaxy Tab S5e

Jakarta (ANTARA) – Samsung masih memperbarui lini komputer tablet mereka tahun ini melalui Galaxy Tab S5e yang berbodi lebib ramping dan berbobot lebih ringan.

“Tablet ini ditujukan bagi mereka yang produktif, namun, tetap ingin memiliki pengalaman hiburan yang berkualitas dalam satu tablet berukuran ringan untuk menunjang aktivitas harian mereka,” kata Kepala Pemasaran Produk Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, dalam keterangan pers, Kamis.

Galaxy Tab S5e hadir dalam bodi logam tipis berukuran 5,5 milimeter dan bobot 400 gram, sementara layar 10,5 inci tablet ini memakai panel Super AMOLED. Tablet ini hadir dengan rasio layar 16:10 dan home key yang tersembunyi.

Samsung mengusung layar Edge to Edge dengan rasio layar ke bodi tablet sebesar 81,8 persen.

Galaxy Tab S5e merupakan tablet pertama Samsung yang memiliki asisten virtual Bixby 2.0 terbaru, dapat digunakan sebagai hub untuk mengontrol perangkat cerdas di rumah

Galaxy Tab S5e ditenagai prosesor octa-core 64bit 2×2.0 GHz dan 6×1.7 GHz, sementara untuk RAM sebesar 4GB dan kapasitas penyimpanan 64GB yang dapat diperluas hingga 512GB.

Tablet ini memiliki kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP.

Untuk baterai, Samsung memasang kapasitas 7.040mAh yang sudah mendukung fast charging. Samsung memperkirakan Galaxy TabTab tahan hingga 14,5 jam.

Baca juga: Samsung mulai jual Galaxy A10 dan A20

Baca juga: Samsung optimistis fungsi televisi tidak tergantikan ponsel

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone 5G diperkirakan tersedia 2021

Jakarta (ANTARA) – Apple belum menunjukkan tanda-tanda mereka akan membuat iPhone yang mendukung jaringan 5G pada 2020 dan berbanding terbalik dengan Samsung dan Huawei yang mencoba menghadirkan ponsel 5G secepat mungkin.

Analis dari UBS Timothy Arcuri, seperti dilansir Phone Arena, memprediksi pabrikan asal California itu akan mengeluarkan iPhone versi 5G pada 2021. Faktor utama keterlambatan Apple bermain di ponsel 5G, lanjut Arcuri, menyusul kelangkaan pasokan chipset.

Dalam skenario pengadaan modem 5G, Apple memiliki opsi lima pemasok yang dapat memberikan modem untuk iPhone.

Apple telah bermitra dengan Intel untuk kebutuhan modem di iPhone terbaru, iPhone XS dan XR. Sayangnya, Intel juga belum membuat modem 5G sampai saat ini.

Baca juga: Ponsel 5G mulai dipasarkan di China pada semester kedua

Intel akan meluncurkan modem 5G perdana pada semester pertama 2020. Arcuri meyakini Intel akan meleset dari target sehingga Apple harus puas dengan 4G LTE pada 2020.

Sementara itu, Qualcomm sudah memproduksi modem 5G untuk ponsel dan akan dipasang di ponsel-ponsel unggulan. Apple semula memakai chipset buatan Qualcomm sebelum mereka berseteru soal pelanggaran paten.

Qualcomm menolak chip mereka dipakai di iPhone XS dan XR sejak 2018. Perang paten itu masih akan berlanjut dan peluang iPhone 2020 akan memakai modem dari Qualcomm sangat kecil.

Apple sebetulnya masih bisa berharap pada Samsung. Apalagi, raksasa dari Korea Selatan itu juga memasok panel OLED untuk iPhone.

Namun, Samsung juga berambisi menjadi pemain awal dalam segmen ponsel 5G sehingga modem 5G mereka ditujukan bagi ponsel mereka sendiri.

Baca juga: Samsung pamer Galaxy S10 5G di MWC

Samsung sudah menyediakan Galaxy S10 dalam versi 5G dan dalam waktu dekat akan meluncur di sejumlah negara. Seri flagship berikutnya, Galaxy Note 10 juga diperkirakan akan tersedia versi 5G.

Pemasok modem 5G lainnya adalah Huawei. Tapi, Amerika Serikat sedang perang dagang dengan China. Pemerintah AS juga mencurigai Huawei sebagai mata-mata untuk pemerintah China.

Pemasok chip lainnya MediaTek yang tidak pernah digunakan Apple karena chipset itu tidak standard bagi iPhone.

 Apple sempat dikabarkan sedang mengembangkan modem 5G sendiri meskipun belum ada konfirmasi tentang kabar tersebut. Modem 5G Apple diperkirakan meluncur pada 2021.

Baca juga: Bos Apple berharap China membuka pasar untuk kerja sama global

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung mulai jual Galaxy A10 dan A20

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia kembali meluncurkan produk baru di seri Galaxy A, yakni Galaxy A10 dan A20, menyasar konsumen yang menggemari konten siaran langsung alias live.

“Galaxy A10 dan A20 menghadirkan inovasi dan teknologi terkini pada kategori smartphone entry ditujukan kepada konsumen yang senang menciptakan dan membagikan pengalaman serta terkoneksi dengan cepat satu sama lain pada era yang serba live,” kata Kepala TI dan Bisnis Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, dalam keterangan pers, dikutip Kamis.

Kedua ponsel segmen pemula itu menargetkan pengguna dari generasi muda yang aktif membuat konten live di media sosial. Fitur utama dari ponsel itu adalah kamera belakang sebesar 13MP.

Galaxy A20 bahkan sudah menggunakan kamera ganda di belakang, dengan kamera utama sebesar 13MP dan kamera sekunder berupa lensa ultra-wide 5MP.

Baca juga: Samsung luncurkan Galaxy M10, dijual mulai 27 Maret

Galaxy A20
Susunan kamera ganda di Galaxy A20 hanya berlaku untuk bagian belakang. Sedangkan di depan, Samsung memasang kamera swafoto 8MP bukaan f/2.0.

Ponsel layar besar 6,4 inci ini memakai layar Super AMOLED dengan desain notch masa kini, Infinity-V, sebutan Samsung untuk waterdrop. Samsung Galaxy A20. (ANTARA News/HO Samsung Electronics Indonesia)  
Ponsel itu sudah dilengkapi dengan pemindai wajah dan pemindai sidik jari di bagian belakang.

Samsung membekali Galaxy A20 dengan chipset Exynos 7884B octa-core, dilengkapi dengan RAM sebesar 3GB dan kapasitas penyimpanan internal 32GB yang dapat diperluas dengan kartu memori mikro hingga 51GB.

Galaxy A20 diperkuat dengan baterai sebesar 4.000mAh dan dijual seharga Rp2.299.000.

Galaxy A10
Ponsel itu juga memiliki kamera tunggal di depan sebesar 5MP dengan bukaan f/2.0.

Galaxy A10 memiliki layar Infinity-V seluas 6,2 inci, selain penggunaan layar PLS.

Samsung juga memasang chip Exynos 7884B di ponsel itu. Hanya RAM yang berbeda yaitu konfigurasi 2GB dan ROM 32GB yang dapat ditingkatkan hingga 512GB dengan kartu memori.

Ponsel berbaterai 3,400mAh ini dipasarkan seharga Rp1.799.000 mulai Kamis secara online di Lazada, JD.id, Blibli.com, erafone.com dan telesindoshop. Sementara, Galaxy A20 mulai dipasarkan online pada 5 April.

Sebagai perbandingan, Realme 3 dipasarkan mulai Rp1.999.000 dan Redmi Note 7 juga dijual seharga Rp1.999.000.

Baca juga: Samsung pasarkan Galaxy A30-A50 mulai Rp3,39 juta

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo V15, keseruan selfie dengan kamera pop-up

Jakarta (ANTARA) – Vivo mengawali tahun 2019 di Indonesia dengan membawa produk teranyar V15 yang menghadirkan kamera pop-up sebagai fitur utama di ponsel ini.

V15 merupakan produk Vivo pertama di Indonesia yang memakai kamera pop-up, produk-produk sebelumnya antara lain NEX tidak dijual di sini.

Antara berkesempatan mencoba Vivo V15 selama beberapa pekan.

Bodi dan rancangan

V15 hadir dengan bodi ramping berukuran 6,19 x 2,94 x 0,32 inci. Ukuran bodi yang cukup besar ini diimbangi dengan layar besar berukuran 6,59 inci, Vivo menamai layar lebar ini Ultimate All Screen.

Layar Vivo V15 memiliki rasio aspek sebesar 19,5:9, standard ponsel layar besar saat ini, dengan resolusi 1.080 x 2.340 FHD+.

Vivo tidak mengikuti trend notch waterdrop atau dewsdrop yang marak dipakai di ponsel keluaran 2019 karena V15 tidak memerlukan poni untuk mengakomodasi kamera depan. Bagian depan ponsel sepenuhnya berupa layar dengan bezel tipis.

Vivo membuat rancangan seperti ini untuk memenuhi permintaan pasar terhadap layar yang lebar. Sebagai gantinya, V15 memakai rancangan pop-up untuk kamera depan, terletak di bodi bagian atas.

Bezel tipis V15 juga berlaku untuk bagian atas dan bawah, tombol kapasitif di ponsel ini semuanya virtual.

Bodi V15 terbuat dari aluminium alloy dan polycarbonate, terkesan elegan berkat tampilan mengilap atau glossy di bodi belakang ditambah dengan permainan gradasi warna yang semakin gelap di bodi bagian atas belakang.

Ketika digenggam, V15 terasa licin karena bodi ponsel dilapisi gelas. Untuk mengurangi bahaya ponsel terjatuh saat digenggam dan mencegah bodi tergores, Vivo juga menyertakan hard case dalam kotak ponsel ini. Sayangnya, hard case ini justru membuat ponsel terasa besar saat digenggam. Tampilan V15 Pro, ponsel pintar premium pertama dari Vivo saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (21/3/2019) (ANTARA News/Maria Cicilia Galuh)
Perangkat lunak

V15 berjalan dengan sistem operasi buatan Vivo, Funtouch OS, yang dikembangkan dari Android 9 Pie.

Funtouch buatan Vivo hadir dengan drawer atau laci atas dan bawah di tampilan layar utama atau home. Sentuh dan tarik layar dari ujung atas ke bawah untuk membuka laci berisi notifikasi, sementara menarik layar dari bawah ke atas akan membuka jalan pintas (shortcut) ke sejumlah pengaturan ponsel.

Pengguna bisa menyesuaikan kecerahan layar ponsel, menyala-matikan data internet, mengaktifkan Bluetooth dan menyalakan GPS melalui pintasan di laci bawah V15.

Kamera pop-up
Bagian paling dicari di Vivo V15 adalah kamera pop-up untuk berswafoto, sekali pun jika pengguna tidak hobi ber-selfie.

Kamera pop-up Vivo V15 terletak di bagian kanan atas, letaknya sejajar dengan trio kamera belakang. Meski pun tidak sering ber-swafoto, pengguna mungkin akan menemukan kesenangan sendiri melihat kamera pop-up naik dan turun.

Kamera pop-up, alias kamera tersembunyi, akan secara otomatis aktif jika pengguna membuka aplikasi yang membutuhkan kamera depan, misalnya swafoto atau panggilan video dari aplikasi berkirim pesan.

Kamera pop-up akan naik dalam waktu 0,46 detik setelah pengguna mengaktifkan kamera depan ketika ingin berswafoto. Begitu juga ketika menutup aplikasi kamera, kamera pop-up akan turun dalam waktu 0,46 detik.

Vivo sudah memperkirakan kamera tersebut akan naik-turun seiring dengan penggunaan kamera ponsel, maka itu mereka juga menyiapkan kamera ini agar tahan dipakai dalam jangka waktu yang panjang.

Dengan asumsi pemakaian kamera depan sebanyak 30 kali dalam sehari, Vivo mengklaim kamera pop-up V15 akan tahan selama lima tahun, dengan perkiraan kamera pop-up naik-turun 50.000 kali. Vivo juga memberikan filter anti-gores dan anti-debu di kamera pop-up.

Selain itu, Vivo juga mengklaim kamera ini tahan benturan dari depan hingga 15 kilogram. Kamera pop-up akan masuk secara otomatis ketika tertahan dari atas dan tidak dapat naik jika terdapat halangan yang keras di atasnya. Hasil swafoto tanpa filter di kamera pop-up Vivo V15 sebesar 32MP. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Kamera pop-up Vivo V15 beresolusi 32MP yang memiliki berbagai fitur, antara lain foto efek bokeh dengan fitur Portrait Light Effect dan membuat GIF dengan Live Photo.

Vivo memasang mode AI Beauty untuk kamera depan, fitur yang ditawarkan terlalu banyak sehingga harus digunakan dengan bijak. Jika digunakan semua, mungkin pengguna tidak akan mengenali wajahnya sendiri.

Fitur yang terdapat di AI Beauty ini mulai dari mengatur kecerahan warna kulit, bentuk wajah, bentuk rahang, mata, dahi, hidung, hingga bentuk mulut.
  Vivo V15. (Natisha Andarningtyas)
Kamera belakang

Fitur AI Beauty juga berlaku untuk kamera belakang V15, jika memotret wajah, fitur-fitur yang ada di AI Beauty kamera depan juga dapat dipakai di kamera belakang. Vivo memberikan tambahan menyunting bentuk tubuh melalui fitur Slim, pengguna bisa mengatur bentuk kepala, pinggul hingga kaki tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.

Vivo memasang konfigurasi tiga kamera di belakang, dengan kamera utama sebesar 12 MP, lensa wide 8MP dan lensa depth 5MP. Cara memakai lensa-lensa tersebut sangat mudah, pengguna cukup mengetuk ikon yang muncul di atas shutter.

Berikut ini hasil foto dengan masing-masing lensa V15, hasilnya cukup baik ketika digunakan di malam hari.
  Hasil swafoto dengan kamera utama VIvo V15. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)   Hasil swafoto dengan kamera lensa wide VIvo V15. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)   Hasil swafoto dengan kamera lensa depth VIvo V15. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Vivo V15 memiliki fitur AI Portrait Lighting yang akan memberikan saran pencahayaan terbaik ketika mengambil foto.

Performa

Vivo memasang chipset buatan MediaTek, Helio P70 untuk ponsel ini, dipadukan dengan RAM 6GB dan kapasitas penyimpanan internal.

Ponsel ini cukup untuk digunakan dan dipasangi aplikasi yang sering digunakan sehari-hari, termasuk untuk bekerja dengan WPS Office.

Kapasitas bateari yang ditawarkan V15 ini cukup besar, yaitu 4.000mAh, dengan pemakaian menengah hingga berat, pengguna bisa hanya mengisi ulang satu kali ketika dipakai seharian.

Ponsel ini juga sudah dilengkapi dengan fast charging, pengguna memerlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk mengisi daya dari 0 hingga 100 persen dengan kondisi ponsel siaga dan tidak digunakan selama pengisian ulang.

Oleh Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wacana ponsel lipat Microsoft Surface Phone muncul lagi

Jakarta (ANTARA) – Ponsel lipat Microsoft Surface Phone, proyek yang ditunda Microsoft sejak musim panas 2018 kembali diperbincangkan karena perusahaan itu baru saja membuat paten untuk perangkat yang bisa dilipat.

Situs World Intellectual Property Organization, pada Kamis (28/3), memuat paten untuk Microsoft bernama “Hinged Device” atau engsel untuk perangkat komputasi.

Laman Phone Arena melansir situs berbahasa Jerman Windows United, engsel di Surface Phone akan membuat ponsel dapat digunakan seperti laptop. Layar di atas akan menjadi layar utama sementara yang berada di bawah berupa layar sentuh yang memuat keyboard QWERTY.

Engsel di Surface Phone dapat diputar penuh hingga 360 derajat untuk menjadi ponsel. Pengguna bisa membuka ponsel untuk melihat notifikasi dan yang lainnya.

Ponsel lipat Microsoft ini diberi kode “Proyek Andromeda”, tapi belum diketahui kapan mereka akan merealisasikan proyek ponsel lipat itu. Beredar kabar Microsoft akan merilis ponsel ini menjelang akhir 2019.

Ponsel itu juga diperkirakan akan berukuran besar dan tidak dapat ditaruh di saku celana.

Baca juga: Microsoft ingatkan ada masalah pada pembaruan Windows 10

Baca juga: Microsoft hentikan dukungan Windows 10 Mobile tahun ini

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sony akan tutup divisi smartphone

Jakarta (ANTARA) – Setelah rugi ratusan miliar yen dalam empat kuartal terakhir, perusahaan perangkat elektronika Sony akan menutup Divisi Sony Mobile dan akan menggabungkan bisnis ponsel pintarnya itu ke dalam divisi baru bersama lini produk TV, kamera, dan audio.

Perusahaan yang berbasis di Tokyo itu, pada Selasa lalu (26/3), mengatakan akan menggabungkan Divisi Sony Mobile yang selama ini memproduksi smartphone Xperia ke dalam divisi baru bernama Electronics Products and Solutions.

Langkah ini dilakukan setelah investor mengeluh selama berbulan-bulan dan memunculkan tekanan bagi CEO Kenichiro Yoshida untuk “menyingkirkan” bisnis smartphone Xperia, menurut Bloomberg dalam laporannya, dikutip Minggu.

Para analis khawatir bahwa penggabungan itu justru akan membuat investor sulit untuk melihat kinerja pada unit smartphone Sony, yang telah berjuang melawan persaingan Apple Inc dan Samsung Electronics.

Kenichiro Yoshida diangkat menjadi CEO karena prestasinya dalam membenahi keuangan perusahaan ketika ia menjadi kepala keuangan. Namun, langkah terbaru Sony itu membuat investor bertanya-tanya apa yang terjadi pada Yoshida.

Baca juga: Bungkam soal smartphone, Sony bakal luncurkan PlayStation?

“Melalui lebih banyak kerja sama di antara divisi-divisi kami, kami dapat menciptakan nilai baru dengan memanfaatkan lebih baik aset gabungan dan personel di area elektronik kami,” kata juru bicara Sony Takashi Iida, mengenai alasan penggabungan divisi itu.

Bisnis Xperia telah merugi 101 miliar yen ($ 913 juta) selama empat kuartal terakhir, dibandingkan dengan laba operasi 82 miliar yen di divisi TV dan audio pada periode yang sama, dan 89 miliar pada unit kameranya.

Restrukturisasi dan penggabungan divisi itu rencananya akan mulai berlaku 1 April 2019, merupakan perombakan besar pertama sejak 2012 ketika chairman sebelumnya Kazuo Hirai membagi unit elektronik konsumen menjadi beberapa bagian guna meningkatkan transparansi.

Beberapa media teknologi berpendapat bahwa smartphone Sony Xperia ketinggalan dalam hal fitur dibanding pesaingnya di ponsel kelas premium. Meskipun menawarkan kehandalan dan desain yang elegan, Xperia gagal menarik perhatian pasar di industri ponsel premium yang berkembang pesat.

Baca juga: Sony berhenti produksi PS Vita

Penerjemah: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo Reno disebut pakai chipset Snapdragon 855

Jakarta (ANTARA) – Reno, lini terbaru dari Oppo, dikabarkan hadir untuk segmen premium dan rumor itu diperkuat dengan bocoran chipset kuat yang bakal disematkan ke ponsel tersebut.

Wakil Direktur Oppo, Brian Shen, menyatakan ponsel Reno akan ditenagai chipset Snapdragon 855, salah satu chip tertinggi buatan Qualcomm saat ini, demikian seperti diberitakan laman GSM Arena, dikutip Kamis.

Reno juga dilaporkan akan hadir dalam varian yang menggunakan chip Snapdragon  855 dan 710, serta dilengkapi dengan gel atau sejenisnya di lembaran grafit agar ponsel tidak terlalu panas saat digunakan bermain game atau menonton video.

Belum banyak yang diketahui mengenai ponsel itu, namun spekulasi yang beredar Reno bakal memiliki 10x zoom.

Reno juga disebut dirilis dalam versi 5G dan edisi Lamborghini yang memakai RAM 12GB.

Oppo Reno rencananya diluncurkan 10 April di China.

Informasi tentang Oppo Reno sebelumnya telah muncul dalam unggahan akun resmi Oppo pada jejaring sosial China Weibo. Informasi yang sama juga diunggah Kepala Humas Oppo Global Alex MacGregor di akun Twitter-nya.

Oppo Indonesia belum bisa mengonfirmasi apakah gawai tersebut akan hadir di sini setelah peluncuran global.

Baca juga: Kapan Oppo Reno masuk Indonesia?
Baca juga: Reno, sub-merk baru dari Oppo

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei P30 dan P30 Pro resmi dirilis

Jakarta (ANTARA) – Huawei resmi merilis smartphone flagship terkini mereka, P30 yang terdiri dari versi reguler dan versi Pro.

Huawei P30 dan P30 Pro memakai panel OLED untuk layar mereka, dilengkapi dengan pemindai sidik jari yang dibenamkan di dalam layar. Huawei P30 memiliki layar sebesar 6,1 inci sementara P30 Pro 6,47 inci.

Sementara untuk chipset, seperti dilansir GSM Arena, Huawei menggunakan buatan sendiri Kirin 980.

Huawei P30
Ponsel ini memiliki kamera belakang utama sebesar 40MP, menggunakan sensor Sony IMX600 dengan penyaring warna RYYB untuk kondisi minim cahaya. Kamera ini disandingkan dengan kamera sekunder 8MP lensa telephoto yang memiliki zoom optical 3x, juga lensa ketiga ultra-wide 16MP.

Model poni waterdrop digunakan Huawei untuk menampung kamera depan sebesar 32MP.

Untuk RAM, Huawei membuat empat varian sekaligus, yaitu konfigurasi RAM dan ROM 6GB + 128GB, 8GB + 64GB, 8GB + 128 GB dan 8GB + 256 GB.

Untuk baterai sebesar 3.650mAh, Huawei tidak memasangkan teknologi pengisi daya nirkabel atau wireless charging, seperti di versi Pro. P30 sudah dilengkapi dengan kemampuan pengisi daya cepat SuperCharge.

Ponsel ini dijual mulai harga termurah 600 euro atau sekitar Rp9,7 juta.

Huawei P30 Pro
Sama seperti versi reguler, kamera belakang utama Huawei P30 Pro juga berupa lensa resolusi 40MP yang memakai sensor Sony dengan penyaring warna RYYB. Perbedaan P30 terletak pada kamera sekunder berupa ultra-wide 20MP dan kamera ketiga periscope 8MP yang memiliki rentang fokus 125 milimeter.

Kamera swafoto ponsel ini juga sebesar 32MP.

Baterai ponsel sebesar 4.200mAh dilengkapi dengan fast wireless charging dan reverse wireless charging.

Sementara untuk RAM dan ROM, tersedia dalam versi 6GB + 128GB, 8GB + 128GB, 8GB + 256GB dan 8GB + 512 GB, dijual mulai harga 1.000 euro untuk kapasitas terendah di RAM 8GB.

Baca juga: Ini harga dan spesifikasi Samsung Galaxy S10 di Indonesia

Baca juga: Huawei kejar penjualan Samsung pada 2018

Baca juga: Pemesanan Samsung Galaxy S10 di Korea jatuh dibanding pendahulunya

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi Note 7 dipasarkan mulai hari ini

Jakarta (ANTARA) – Smartphone terbaru Xiaomi Redmi 7 mulai dipasarkan di Indonesia hari ini melalui penjualan perdana dengan harga mulai Rp1.999.000.

Di toko online milik Xiaomi, mi.com, Rabu, ponsel ini tersedia dalam dua varian. Varian dengan RAM 3GB dan penyimpanan 32GB ditawarkan dengan harga Rp1,999 juta, sedang yang 4GB RAM dan 64GB ROM berharga Rp2,599 juta.

Pembeli bisa memilih di antara tiga warna, yakni hitam, merah, dan biru.
  Xiaomi Redmi Note 7 (ANTARA News/Xiaomi)

Redmi Note 7 dibekali prosesor Snapdragon 660 dari Qualcomm, dengan dukungan baterai berkapasitas 4000mAh dan teknologi pengisian daya cepat Qualcomm Quick Charge 4, sedangkan layarnya dilindungi dengan Corning Gorilla Glass5.

Meski berharga Rp2 jutaan, Redmi Note 7 dilengkapi dengan dua kamera di belakang, bersensor 48MP + 5MP dan ditambahkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Sementara kamera swafotonya bersensor 13MP.

Smartphone dengan layar 6,3 inci FHD+ Dot Drop dengan resolusi 2340 x 1080 piksel ini, penutup belakangnya terlindung kaca dengan desain gradasi warna.

Baca juga: Xiaomi resmi bawa Redmi Note 7 ke Indonesia
Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

 

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Resmi dirilis, inilah penampakan Huawei P30 dan P30 Pro

CEO Huawei Consumer Business Group Richard Yu berbicara saat peluncuran Huawei P30 and P30 Pro di Paris, Selasa (26/3/2019). Huawei P30 hadir dalam satu konfigurasi, yakni RAM 6 GB dan memori internal 128 GB sedangkan P30 Pro dibuat dalam tiga varian. ANTARA FOTO/REUTERS/Charles Platiau/pras.

Xiaomi turbo isi baterai 4.000mAh hanya 17 menit

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan teknologi China, Xiaomi, memperkenalkan perangkat pengisian daya baterai baru yang super cepat, dan mampu mengisi penuh daya baterai smartphone berkapasitas 4.000mAh hanya 17 menit.

Perangkat pengisian daya yang disebut sebagai Super Charge Turbo itu diperkenalkan oleh General Manager Xiaomi, Lu Weibing, dalam video yang diunggah di media sosial China, Weibo.

“Insinyur Xiaomi menyadari arti penting pengisian cepat 100W, dan mengisi baterai 4.000mAh dalam 17 menit,” tulis Lu Weibing di akun Weibo, dikutip Rabu.

Xiaomi masih mempertahankan kekhasan mereka sebagai pionir dalam menciptakan baterai berkapasitas besar pada smartphone berharga terjangkau, sebelum kemudian banyak produsen ponsel dunia mengikutinya untuk meningkatkan daya saing.

Beberapa waktu lalu, Xiaomi juga memisahkan brand Redmi dari Xiaomi. Perusahaan yang bermarkas di Distrik Haidan,  Beijing itu telah memiliki tiga merek yang masing-masing berdiri sendiri yaitu Mi, Redmi, dan Pocophone.

Pada 2018, Xiaomi mencatatkan penjualan yang diklaim menggembirakan dengan total 118,7 juta ponsel pintar telah dikirim ke seluruh dunia.

Baca juga: Xiaomi keluarkan Mi 9 Edisi Transparan versi lebih murah

Baca juga: Xiaomi resmi bawa Redmi Note 7 ke Indonesia

Pewarta: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung optimistis fungsi televisi tidak tergantikan ponsel

Jakarta (ANTARA) – Produsen elektronika Samsung Electronics optimistis fungsi perangkat televisi tidak akan tergantikan ponsel pintar untuk menonton film ataupun konten-konten video, bahkan memainkan game digital menyusul kenyamanan pengguna dalam durasi yang lama menatap layar.

“Jumlah orang yang memakai televisi beresolusi tinggi akan semakin bertumbuh dan tidak tergerus pasar ponsel pintar,” ujar Direktur Bisnis Produk Konsumen Samsung Electronics Indonesia Vega Susantyo Adi di Singapura, Selasa.

Vega mengatakan perilaku konsumen perangkat televisi di Indonesia terus bergerak dengan memilih layar yang lebih besar ataupun resolusi tinggi.

“Sebelumnya, konsumen memilih televisi berukuran 32 inci ataupun 42 inci. Saat ini, ukuran seperti itu sudah tidak nyaman untuk mata. Konsumen Tanah Air lebih memilih ukuran televisi 43 inci, 49 inci, hingga 55 inci,” ujarnya.

Produsen asal Korea Selatan itu terus membenamkan teknologi terbaru agar perangkat televisi tidak tertinggal dibanding perangkat ponsel pintarnya.

Setelah memperkenalkan televisi pintar (Smart TV) pada 2014, Samsung juga menyertakan kemampuan pada aplikasi asistensi digital bernama Bixby yang mendukung konektivitas pintar sesuai perkembangan Internet of Things (IoT).

Fungsi perangkat televisi penayang gambar seni berupa televisi bernama The Frame atau produk The Wall yang menjadi panel iklan menjadi strategi Samsung agar produk televisi tidak tenggelam oleh ponsel pintar.

Namun, Manajer Senior Pemasaran TV dan Audio Visual Samsung Electronics Indonesia Ubay Bayanudin mengaku durasi menonton televisi di Indonesia rata-rata 4,5 jam setiap harinya.

“Fungsi televisi sebagai sarana yang menyatukan keluarga di rumah tidak dapat hilang,” ujar Ubay tentang manfaat perangkat televisi.

Ubay lantas memaparkan harga televisi pintar berukuran 65 inci di Indonesia yang semakin menurun sejak 2015 hingga 2018. Pada 2015, televisi pintar 65 inci dijual seharga Rp47,5 juta dan turun menjadi Rp25,1 juta pada 2018.

Selain itu, data penjualan televisi ukuran itu meningkat sebesar 110 persen sejak 2015 ke 2018.

Hanya saja, Samsung Indonesia masih mengakui sejumlah kendala infrastruktur untuk mendukung fitur konektivitas pintar di Tanah Air seperti kecepatan jaringan Internet ataupun jaringan listrik yang belum merata di seluruh daerah.

“Infrastrukur jaringan Internet dan listrik itu sangat penting bagi produk elektronik yang mengarah pada Internet of Things. Tapi, bukan berarti Indonesia tidak bisa. Samsung akan berjalan searah dengan kemajuan infrastruktur teknologi di Indonesia dengan memilih produk yang sesuai dengan pasar Tanah Air,” ujar Vega.

Baca juga: Samsung siap pasarkan TV seharga Rp1,5 miliar di Indonesia

Baca juga: Menjajal Samsung Galaxy Buds

Baca juga: Konektivitas pintar senjata Samsung pada pasar non-ponsel

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tanggapan gamers soal wacana fatwa haram PUBG

Jakarta (ANTARA) – Wacana fatwa haram game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) yang masih dikaji Majelis Ulama Indonesia (MUI) menuai berbagai tanggapan dari sejumlah gamers.

Gamers dan youtuber Afif Yulistian berpendapat wacana tersebut dapat menghalangi industri e-sports yang saat ini sedang berkembang di Indonesia.

“Menurut gue, PUBG yang diharamkan enggak nyambung… Kalau diharamkan, gue enggak setuju karena itu menghalangi e-sports yang sedang berkembang di Indonesia,” ujar Afif kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Menurut Afif, e-sports saat ini berkembang karena banyak game yang dimasukkan dalam turnamen, sehingga e-sports dapat dijadikan menjadi pilihan pekerjaan.

“Kalau menurut gue untuk sekarang game itu masih bisa dimainkan dengan pengawasan orang tua,” kata Afif.

Hal senada juga disampaikan oleh Brand ambassador & executive assistant tim e-sports Alter Ego, Grimonia Martha Graciela, yang menyebut wacana tersebut tidak masuk akal.

“Misalkan wacana itu dibilang haram agak aneh sih, kalau misalkan dibilang PUBG memang dibilang haram, Freefire terus Fortinet sama cara permainannya, menurut aku enggak masuk akal,” ujar perempuan yang akrab disapa Grace itu.

Di India, game PUBG yang dimainkan pada perangkat smartphone sudah mulai menguji fitur yang dapat membatasi waktu bermain.

Grace tidak setuju dengan wacana ini. Menurut dia, hal itu akan mengambat para pemain e-sports ataupun mereka yang ingin merintis karir di dunia e-sport.

“Kalau aku sendiri bakal kecewa aku bagian dari tim e-sports, time e-sports minim 12 jam sehari, kalau cuma 6 jam takutnya untuk persiapan turnamen enggak cukup matang,” kata dia.

Dia juga berpendapat game PUBG tidak mempengaruhi perilaku anak, asalkan berada di bawah pengawasan orang tua.

Di tim e-sports Alter Ego misalnya, Grace mengatakan pemain usia sekolah (15-16 tahun) wajib mengantongi surat pernyataan dari kedua orang tua sebelum bergabung.

“Untuk memastikan anaknya belajar juga. Menyeimbangan game dan pendidikan,” ujar Grace.

Baca juga: MUI dan Kominfo belum tentukan pelarangan game PUBG

Baca juga: MUI sebut pro kontra game PUBG wajar

Baca juga: Pengamat sarankan edukasi literasi damai ketimbang haramkan PUBG

Pewarta: Peserta Susdape XIX/Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mito rilis Z1 Plus harga sejutaan

Jakarta (ANTARA) – Merk ponsel dari Indonesia, Mito, mengeluarkan ponsel terbaru Z1 Plus yang mengusung layar lebar serta disokong RAM sebesar 3GB.

“Full view pada Mito Z1 PLUS memberikan pengalaman baru bagi konsumen. Melihat tayangan video dengan layar penuh, serta bermain game menjadi lebih mengasyikan dengan Mito Z1 PLUS,” kata CEO Mito, Hansen, dalam keterangan pers, Selasa.

Mito hadir dengan layar yang luas sebesar 5,7 inci, rasio aspek layar sebesar 18:9. Mito mengklaim layar mereka dapat menampilkan konten lebih besar hingga 12,5 persen saat menonton video atau bermain game.

Mito Z1 Plus menggunakan CPU 1,3GHz quad-core, dipasangkan dengan RAM 3GB dan kapasitas penyimpanan internal sebesar 16GB yang dapat diperluas hingga 32GB dengan kartu memori.

Mito Z1 Plus memiliki kamera tunggal di belakang dan depan, masing-masing sebesar 8MP dan 5MP. Ponsel ini sudah memiliki teknologi Face Unlock sebagai akses untuk membuka kunci ponsel.

Kamera depan Z1 Plus dilengkapi dengan algoritme pengenal wajah yang dapat memindai 128 titik wajah sehingga hanya perlu waku 0,08 detik.

Ponsel berbaterai 2.500mAh ini berjalan dengan sistem operasi Android 8.1 Oreo, dipasarkan seharga Rp999.000.

Merk ponsel asal Korea Selatan, Samsung, memasarkan ponsel entry level Galaxy M10 seharga Rp1,699 juta.

Baca juga: Rahasia Mito bertahan di pasar ponsel Indonesia

Baca juga: Mito siapkan smartphone 4G LTE Rp1 jutaan awal 2016

Baca juga: Mito hadirkan tablet “gaming” berotak intel
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menjajal Samsung Galaxy Buds

Jakarta (ANTARA) – Bersamaan dengan diluncurkannya Samsung Galaxy S10 Series, Samsung juga meluncurkan wearables berupa wireless earbuds: Galaxy Buds.

Galaxy Buds dikemas dalam casing simpel berupa dock yang sekaligus berfungsi untuk mengisi daya, membuatnya ringkas dan praktis dibawa-bawa.

Galaxy Buds hadir dalam tiga pilihan warna yakni hitam, putih, dan kuning. Galaxy Buds pun sudah mendukung konektivitas Bluetooth 5.0.

Bentuknya yang compact dan ergonomis terasa pas di telinga sehingga membuat Galaxy Buds nyaman digunakan meski pengguna sedang menjalankan banyak aktivitas.

Didukung teknologi audio AKG, suara Galaxy Buds terdengar jernih, apalagi perangkat ini dilengkapi mode bass dan treble untuk mendengar musik.

Kelebihan lain Galaxy Buds adalah teknologi Quick Ambient Sound yang dapat membantu pengguna menyesuaikan volume suara agar pengguna tetap bisa mendengar suara lain di sekitarnya.

Dengan hanya sekali ketukan pengguna masih bisa peka dengan suara di sekitarnya meskipun tengah menerima panggilan telefon atau mendengarkan musik favorit lewat Galaxy Buds di telinganya.

Adaptive Dual Microphone membuat pengguna bisa menerima panggilan masuk lebih baik.
  Samsung Galaxy Buds (ANTARA News/Ida Nurcahyani)

Galaxy Buds juga disenjatai dengan touchpad untuk mengoperasikan perangkat. Jika touchpad diketuk sekali, perangkat bisa memulai dan menghentikan musik atau video.

Diketuk dua kali untuk memilih atau lompat ke lagu atau video berikutnya, atau mengangkat serta menutup telepon masuk.

Proses menghubungkan ke smartphone pun cepat dan mudah.

Dalam satu kali pengisian daya, Galaxy Buds bisa digunakan untuk sembilan jam penggunaan Bluetooth dan durasi menelpon hingga enam jam.

Dengan wireless charging dan device-to-device power sharing, pengguna dapat mengisi baterai Galaxy Buds dengan cepat saat berpergian dengan menggunakan Galaxy S10 terbaru milik Samsung.

Galaxy Buds terintegrasi dengan Bixby yang tersedia di perangkat Galaxy lainnya, sehingga pengguna dapat mengaktivasikan intelligent assistant secara cepat tanpa harus memegang smartphone. Hanya dengan suara, pengguna dapat melakukan panggilan, mengirim pesan atau melihat status baterai Galaxy Buds mereka.
 

Baca juga: Konektivitas pintar senjata Samsung pada pasar non-ponsel
Baca juga: Jelajah salju Uludag sambil menjajal Prograde Camera Galaxy S10

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OPPO perkenalkan ponsel Rp2 jutaan A5s

Jakarta (ANTARA) – OPPO Indonesia resmi membawa ponsel A5s, perangkat kelas menengah penerus seri A3s yang mengunggulkan kamera dan kapasitas baterai besar yang akan dijual Rp2 jutaan.

“Keunggulan A5s adalah baterai besar, memiliki kecerdasan buatan untuk manajemen baterai untuk menghemat baterai,” kata Manajer Humas OPPO Indonesia, Aryo Meidianto, saat peluncuran di Jakarta, Senin.

A5s merupakan ponsel ketiga yang dikeluarkan OPPO di Indonesia pada awal 2019 ini. A5s hadir dengan layar besar kekinian, berponi atau notch waterdrop.

Notch waterdrop membuat bidang layar A5s luas, rasio perbandingan layar ke bodi ponsel mencapai 89,35 persen. Layar sebesar 6,2 inci itu memiliki rasio aspek 19,5:9, serta sudah dilindungi Corning Gorilla Glass.

Kamera yang digadang-gadang OPPO sebagai fitur unggulan di A5s ini berupa kamera ganda di belakang, kamera utama sebesar 13MP dengan bukaan f/2.2. A5s juga memiliki kamera sekunder resolusi 2MP sebagai sensor depth, bukaan f/2.4.
  OPPO A5s. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Untuk kebutuhan ber-swafoto, OPPO memasang kamera 8MP di depan yang dilengkapi dengan fitur AI Beautification 2.0.

Fitur unggulan lain di A5s berupa baterai sebesar 4.230mAh yang dikombinasikan dengan kecerdasan buatan untuk menghemat konsumsi daya. Algoritma yang disematkan di A5s akan mampu membaca kapan ponsel perlu menghemat daya, misalnya saat tidak mendapatkan sinyal seluler.

Fitur penghemat daya yang didukung kecerdasan buatan ini diklaim mampu untuk digunakan menonton video secara offline selama 13,5 jam atau mode siaga selama 17 jam.

Kemampuan OPPO A5s didukung oleh chipset buatan MediaTek, Helio P35, dengan RAM 2GB dan kapasitas internal sebesar 32GB yang dapat diperluas hingga 256GB.

OPPO A5s dipasarkan seharga Rp1,999 juta. Sebagai perbandingan, Samsung mengeluarkan Galaxy M10 seharga Rp1,699 juta, sementara Realme 3 dipasarkan seharga Rp1,999 juta.

Baca juga: Kapan Oppo Reno masuk Indonesia?

Baca juga: Oppo resmi luncurkan F11 Pro di Indonesia

Baca juga: Realme 3 resmi meluncur seharga Rp2 jutaan

Baca juga: Oppo bakal pamerkan ponsel berkamera optical zoom 10x di MWC 2019

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkominfo ingatkan dampak game online

 ( Antara ) – Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta semua pihak mewaspadai dampak dari game online, terutama bagi para orang tua dan tenaga pendidik di sekolah. Terkait hal ini, menkominfo pun melakukan pengawasan secara intensif, dan mendorong perusahaan penyedia game online dalam negeri, agar melahirkan game-game bernuansa  Indonesia.

Menkominfo perangi hoaks dari kampung

 ( Antara ) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, terhitung sejak Agustus tahun lalu, konten hoaks yang beredar di internet berjumlah lebih dari 700. Bahkan, di bulan Februari 2019 saja, jumlahnya mencapai 353 konten hoaks. Untuk itu, dia menggandeng PP Muslimat NU untuk memerangi hoaks mulai dari kampung-kampung, karena peredarannya sudah mencapai daerah terpencil.

Jelajah salju Uludag sambil menjajal Prograde Camera Galaxy S10

Jakarta (ANTARA) – Selain terkenal akan wisata religi dan surganya belanja, Turki juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menarik.

Gunung Uludag, puncak tertinggi di regional Marmara itu adalah taman nasional yang masih asri dengan salju abadi di puncaknya dan keragaman flora dan faunanya.

Berkunjung ke Uludag di akhir Maret yang merupakan awal musim semi di Turki, membuat salju sudah mulai mencair di punggung gunung, namun tidak di puncaknya.

Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus naik kereta gantung terpanjang di dunia yang disebut “Bursa Teleferik”. Total panjang perjalanan yang ditempuh adalah sekitar 8 kilo meter untuk sampai ke puncak gunung setinggi 2.500-an meter.

Uludag, dalam bahasa Indonesia bermakna gunung agung. Pemandangan kontras hamparan putihnya salju, langit biru yang cerah dan jajaran hijaunya pohon pinus bisa tertangkap dengan nyaris sempurna saat direkam dengan teknologi Pro-Grade Camera Samsung Galaxy S10.

Menjelajah luasnya puncak Gunung Uludag sangat praktis menggunakan Samsung Galaxy S10. Sutradara sekaligus fotografer Jay Subyakto mengatakan dengan hadirnya rangkaian Galaxy S10 membuatnya makin praktis saat melakukan perjalanan.

“Kalau dulu saya kemana-mana harus bawa kamera dengan beberapa lensa, dengan ini (Samsung Galaxy S10) saya cukup bawa ini saja sama satu kamera pocket, yang itu pun jarang saya pakai akhirnya karena sudah ringkas pakai ini,” kata Jay saat melakukan media trip di Turki, Jumat (22/3).

Samsung Galaxy S10 dengan layar 6,1 inchi Quad HD seberat 157 gram membuat ponsel mantap di genggaman namun terasa ringkas.
  Masjid Hijau Bursa alias Green Mosque (Yesil Camii) di dekatGunung Uludag, diabadikan dengan fitur Ultra Wide Lense dan HDR+ kamera Samsung Galaxy S10 pada Rabu (20/3/2019) (ANTARA News/Ida Nurcahyani)

Lensa Ultra Wide

Samsung melengkapi Galaxy S10 dengan tiga kamera belakang dan Dual OIS. Satu kamera Telephoto 12 MP dengan bukaan 1,4 untuk menangkap sudut pandang 45 derajat.

Kamera Wide-angle 12 MP dengan diafragma f/1,5 dan f/2,4 untuk menangkap sudut pandang 77 derajat serta lensa Ultra Wide dengan bidang pandang 123 derajat mampu menangkap apa yang dilihat oleh mata.

Gambar-gambar lanskap, panorama luas, horizontal maupun vertikal di Uludag bisa terekam lensa Ultra Wide secara utuh.

Selain itu, Samsung Galaxy S10 juga dilengkapi dengan kamera depan 10 MP, f/1,9 dengan kemampuan menangkap gambar hingga 80 derajat.

Scene Optimizer

Kamera Samsung Galaxy S10 dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dengan lebih banyak kategori lewat Scene Optimizer yang memungkinkan kontrasnya warna putih salju dan birunya langit terekam nyaris sempurna.

Smart Composition

Fitur ini memberikan panduan pengambilan foto dengan komposisi terbaik menurut pembacaan dari kecerdasan buatan yang diolah NPU, Neural Processing Unit.

“Kalau di arsitektur atau fotografi kan ada yang namanya golden ratio, dengan fitur ini pengguna yang awam fotografi bisa menempatkan obyek dan subyek lebih akurat dengan komposisi yang seimbang,” kata Jay.

Live Focus

Fitur ini hadir memberikan kesan artistik, melalui tiga pilihan mode: Zoom Bokeh, Spin Bokeh, dan Color Point Bokeh.

Dengan fitur ini, pengguna bisa menghasilkan tangkapan foto ala kamera dan editing profesional dengan mudah.

Super Steady

Khusus untuk pengambilan video di medan outdoor seperti puncak Gunung Uludag, Samsung menghadirkan fitur Super Steady.

Ini adalah sebuah fitur yang bisa membuat proses pengambilan video lebih stabil dibanding kamera lain. Meski tanpa tripod, pengambilan video saat konser, atau beraktifitas ourdoor akan secara bisa mudah dilakukan dengan hasil yang minim goncangan.

HDR10+

Selain kamera depan maupun kamera belakang dari Galaxy S10 mampu merekam gambar dengan kualitas UHD mumpuni, kamera belakang ponsel pintar premium ini bisa merekam video dengan kualitas tinggi standard profesional, HDR10+.

HDR 10+ membuat gambar lebih jelas dan jernih.
 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Umat lintas agama doa bersama untuk Pemilu damai

 ( Antara ) – Umat lintas agama di kota Cirebon, Jawa Barat, melakukan doa bersama agar pemilu serentak, yang digelar 17 april 2019 mendatang berjalan aman dan damai. mereka berharap toleransi antar umat beragama dalam bingkai pancasila dapat menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menjelajah salju Uludag sambil menjajal Prograde Camera Galaxy S10

Jakarta (ANTARA) – Selain terkenal akan wisata religi dan surganya belanja, Turki juga memiliki destinasi wisata alam yang tak kalah menarik.

Gunung Uludag, puncak tertinggi di regional Marmara itu adalah taman nasional yang masih asri dengan salju abadi di puncaknya dan keragaman flora dan faunanya.

Berkunjung ke Uludag di akhir Maret yang merupakan awal musim semi di Turki, membuat salju sudah mulai mencair di punggung gunung, namun tidak di puncaknya.

Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus naik kereta gantung terpanjang di dunia yang disebut “Bursa Teleferik”. Total panjang perjalanan yang ditempuh adalah sekitar 8 kilo meter untuk sampai ke puncak gunung setinggi 2.500-an meter.

Uludag, dalam bahasa Indonesia bermakna gunung agung. Pemandangan kontras hamparan putihnya salju, langit biru yang cerah dan jajaran hijaunya pohon pinus bisa tertangkap dengan nyaris sempurna saat direkam dengan teknologi Pro-Grade Camera Samsung Galaxy S10.

Menjelajah luasnya puncak Gunung Uludag sangat praktis menggunakan Samsung Galaxy S10. Sutradara sekaligus fotografer Jay Subyakto mengatakan dengan hadirnya rangkaian Galaxy S10 membuatnya makin praktis saat melakukan perjalanan.

“Kalau dulu saya kemana-mana harus bawa kamera dengan beberapa lensa, dengan ini (Samsung Galaxy S10) saya cukup bawa ini saja sama satu kamera pocket, yang itu pun jarang saya pakai akhirnya karena sudah ringkas pakai ini,” kata Jay saat melakukan media trip di Turki, Jumat (22/3).

Samsung Galaxy S10 dengan layar 6,1 inchi Quad HD seberat 157 gram membuat ponsel mantap di genggaman namun terasa ringkas.
  Masjid Hijau Bursa alias Green Mosque (Yesil Camii) di dekatGunung Uludag, diabadikan dengan fitur Ultra Wide Lense dan HDR+ kamera Samsung Galaxy S10 pada Rabu (20/3/2019) (ANTARA News/Ida Nurcahyani)

Lensa Ultra Wide

Samsung melengkapi Galaxy S10 dengan tiga kamera belakang dan Dual OIS. Satu kamera Telephoto 12 MP dengan bukaan 1,4 untuk menangkap sudut pandang 45 derajat.

Kamera Wide-angle 12 MP dengan diafragma f/1,5 dan f/2,4 untuk menangkap sudut pandang 77 derajat serta lensa Ultra Wide dengan bidang pandang 123 derajat mampu menangkap apa yang dilihat oleh mata.

Gambar-gambar lanskap, panorama luas, horizontal maupun vertikal di Uludag bisa terekam lensa Ultra Wide secara utuh.

Selain itu, Samsung Galaxy S10 juga dilengkapi dengan kamera depan 10 MP, f/1,9 dengan kemampuan menangkap gambar hingga 80 derajat.

Scene Optimizer

Kamera Samsung Galaxy S10 dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dengan lebih banyak kategori lewat Scene Optimizer yang memungkinkan kontrasnya warna putih salju dan birunya langit terekam nyaris sempurna.

Smart Composition

Fitur ini memberikan panduan pengambilan foto dengan komposisi terbaik menurut pembacaan dari kecerdasan buatan yang diolah NPU, Neural Processing Unit.

“Kalau di arsitektur atau fotografi kan ada yang namanya golden ratio, dengan fitur ini pengguna yang awam fotografi bisa menempatkan obyek dan subyek lebih akurat dengan komposisi yang seimbang,” kata Jay.

Live Focus

Fitur ini hadir memberikan kesan artistik, melalui tiga pilihan mode: Zoom Bokeh, Spin Bokeh, dan Color Point Bokeh.

Dengan fitur ini, pengguna bisa menghasilkan tangkapan foto ala kamera dan editing profesional dengan mudah.

Super Steady

Khusus untuk pengambilan video di medan outdoor seperti puncak Gunung Uludag, Samsung menghadirkan fitur Super Steady.

Ini adalah sebuah fitur yang bisa membuat proses pengambilan video lebih stabil dibanding kamera lain. Meski tanpa tripod, pengambilan video saat konser, atau beraktifitas ourdoor akan secara bisa mudah dilakukan dengan hasil yang minim goncangan.

HDR10+

Selain kamera depan maupun kamera belakang dari Galaxy S10 mampu merekam gambar dengan kualitas UHD mumpuni, kamera belakang ponsel pintar premium ini bisa merekam video dengan kualitas tinggi standard profesional, HDR10+.

HDR 10+ membuat gambar lebih jelas dan jernih.
 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi keluarkan Mi 9 Edisi Transparan versi lebih murah

Jakarta (ANTARA) – Pendiri Xiaomi Lei Jun belum lama lalu mengumumkan versi baru dari Xiaomi Mi 9 Edisi Transparan, dengan RAM lebih kecil, yakni 8GB, yang dikombinasikan dengan penyimpanan 256GB.

Dengan RAM lebih kecil dibanding edisi utamanya, yang dibekali 12GB, ponsel ini dibanderol 300 yuan lebih murah, tepatnya 3.999 yuan atau setara sekitar Rp8,4 juta, demikian mengutip laporan media China, CNMO, Minggu.

Menurut CNMO, Mi 9 Transparent Edition cukup laris di China sehingga tidak semua peminat berhasil memesan ponsel ini saat pre-order. Namun, pembelian secara offline di Mi Store justru tertangani dengan baik.

Pemesan secara online baru akan mendapatkan Mi 9 dalam waktu dua minggu sejak pemesanan, tujuh hari lebih lama dibanding sebelumnya. Sedangkan pemesan secara offline di Mi Store justru bisa mendapatkan ponsel itu lebih cepat.

Xiaomi Mi 9 hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 855, dilengkapi pengisian daya baterai cepat, dan tiga kamera di belakang yang bersensor 48 megapiksel dari Sony yang ditambahi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Layar ponsel ini 6,39 inci AMOLED Dot drop dari Samsung dengan aspek rasio 90,7 persen alias hampir bagian depannya hampir full screen. Bagian belakang bercangkang dengan desain hologram, serta balutan Sapphire Glass pada kamera membuatnya tahan terhadap cipratan air.

Tidak seperti kebanyakan model Redmi yang bersensor sidik jari di bagian belakang ponsel, Mi 9 sudah menggunakan sensor sidik jadi di layar.

Baca juga: Xiaomi resmi bawa Redmi Note 7 ke Indonesia

Baca juga: Xiaomi jual 118,7 juta ponsel ketika pasar global turun

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 lebih bandel, harga mulai Rp1,4 juta

Penerjemah: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung pasarkan Galaxy A30-A50 mulai Rp3,39 juta

Jakarta (ANTARA) – Samsung meluncurkan seri Galaxy A50 dan A30 untuk pasar Indonesia di Jakarta, Jumat, yang akan masuk pasar pada 29 Maret dengan banderol harga mulai dari Rp3,39 juta yang membidik segmen generasi milenial atau generasi Z.

“Dua seri itu hadir sesuai dengan gaya hidup generasi Z yang suka merekam dan membuat video secara langsung,” kata Kepala Pemasaran Produk IT dan Mobile Samsung Electronics Indonesia Denny Galant dalam peluncuran di Jakarta.

Samsung memasarkan dua produk segmen menengah itu, baik dalam toko ritel ataupun dalam jaringan melalui layanan jual-beli (e-commerce).

Galaxy A50 (4GB RAM/memori 64 GB) dibanderol seharga Rp4.099.000. Kemudian, Galaxy A50 (6GB RAM/ memori 128 GB) seharga Rp4.899.000. Sedangkan, Galaxy A30 akan dijual seharga Rp3.399.000.

Kebutuhan segmen milenial untuk merekam video itu akan mendapatkan dukungan fitur lensa Ultra-Wide 123 derajat yang membuat hasil foto dan video diklam sealami gambaran yang ditangkap oleh mata manusia. Fitur ini bisa digunakan untuk pemandangan, foto grup, hingga arsitektur.

Baca juga: Samsung luncurkan Galaxy M10, dijual mulai 27 Maret
  Peluncuran Samsung Galaxy A30 di Jakarta, Jumat (22/3/2019). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Pada Galaxy A50, terdapat fitur Depth Lens yang menghasilkan efek bokeh. Pengguna juga bisa mengatur kedalaman bokeh setelah selesai menjepret dengan fitur Live Focus.

Fitur AI Camera dibenamkan pula pada seri A50 dan A30 untuk gambar yang lebih optimal. AI Camera bisa mengidentifikasi elemen foto dan video, mengoptimalkan subjek secara otomatis hingga 20 kategori scene (A50) dan 19 kategori (A30).

Hasil foto juga bisa jadi lebih optimal berkat fitur Flaw Detection, di mana pengguna mendapat notifikasi bila foto buram, subyek foto berkedip, lensa kotor atau cahaya di belakang obyek.

Kedua seri itu dilengkapi kapasitas baterai sebesar 4.000 mAh untuk mengakses media sosial, bermain gim dalam jaringan (online), menonton film, sampai membuat video live dengan lancar.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 resmi hadir di Indonesia
  Peluncuran Samsung Galaxy A50 di Jakarta, Jumat (22/3/2019). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Galaxy A30 dan A50 memiliki layar 6,4 inci dengan tampilan layar Infinity-U SuperAMOLED. Samsung Galaxy A50 memiliki fitur On Screen Fingerprint agar layar bisa dibuka lebih cepat tanpa mengganggu kenyamanan saat menggenggam ponsel.

Khusus untuk Galaxy A50, Samsung juga menyediakan fitur pendukung Bixby Vision yang mempermudah pengguna untuk berbelanja. Pengguna hanya perlu mengarahkan kamera pada objek yang dituju dan secara otomatis Samsung akan memberikan rujukan toko online yang menjual barang tersebut.

Pada seri Galaxy A, pengguna bahkan dapat memanfaatkan layanan pembayaran non-tunai Samsung Pay yang bekerjasama dengan layanan Dana.

Ponsel pintar Samsung yang punya fitur Adaptive Fast Charging untuk pengisian baterai itu tersedia dalam tiga pilihan warna: hitam, biru dan putih.

Baca juga: Galaxy Watch Active segera rilis di Indonesia, ini fiturnya

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ponsel Nokia 7 Plus diduga kirim data ke China

Natuna (ANTARA) – Finlandia akan menyelidiki dugaan ponsel Nokia 7 yang mengirim data ke server di China, berdasarkan temuan kasus dari media Norwegia NRK.

Ombudsman perlindungan data Finlandia, Reijo Aarnio, akan menyelidiki apakah kebocoran tersebut memuat informasi pribadi dan apakah ada justifikasi mengenai praktik itu, demikian dilaporkan Reuters, dikutip Jumat.

Lisensi untuk ponsel Nokia saat ini dipegang oleh HMD Global yang bermarkas di Helsinki, Finlandia.

HMD mengaku tidak ada data pribadi yang jatuh ke tangan penyedia ketiga. Menurut HMD, kasus itu terjadi akibat malfungsi tiba-tiba atau “glitch” pada perangkat lunak di salah satu set produksi dan sudah diperbaiki.

Baca juga: Nokia: 70 persen operator fokus ke 5G

NRK mempublikasikan temuan itu pada Kamis (21/3) waktu setempat yang menyatakan HMD sudah mengakui kejadian tersebut, sejumlah ponsel yang tidak diketahui pasti angkanya mengirimkan data ke server China.

Seorang pengguna Nokia 7 Plus mengadu ke NRK bahwa ponselnya sering mengirimkan data ke server tertentu dalam format yang tidak ter-enkripsi. NRK melaporkan bahwa HMD Global tidak mau menyebutkan pemilik server tersebut.

Tapi, laman Phone Arena menyebutkan server tersebut berasal dari operator China Telecom milik pemerintah.

Diduga ponsel Nokia 7 Plus bermasalah tersebut semula dirancang untuk dipasarkan di China, namun, tidak diketahui bagaimana, masuk ke Eropa.

Baca juga: Nokia kenalkan 3.1 Plus, baterai awet hingga 2 hari

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi resmi bawa Redmi Note 7 ke Indonesia

Natuna (ANTARA) – Xiaomi secara resmi merilis ponsel teranyar mereka Redmi Note 7 dengan kamera resolusi besar, layar yang lebar dan daya tahan baterai yang kuat.

“Redmi Note telah dikenal sebagai lini produk dari Xiaomi yang menawarkan smartphone dengan harga yang paling kompetitif; berkualitas tinggi, dan memiliki kinerja yang tangguh untuk para konsumen,” kata Kepala Xiaomi Indonesia, Steven Shi, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat.

“Kehadiran Redmi Note 7 di Indonesia diharapkan dapat memastikan seluruh pengguna dapat merasakan teknologi dan inovasi yang menawan dengan harga yang sangat terjangkau,” ujarnya.

Redmi Note 7 menandai perubahan desain besar-besaran dalam seri Redmi Note, menampilkan gaya premium dengan bagian depan dan belakang ponsel dilapisi Corning Gorilla Glass 5.

Redmi Note 7 hadir dengan poni berbentuk dot drop, atau yang juga sering disebut dewdrop dan waterdrop, besar layar mencapai 6,3 inci dengan perbandingan layar ke bodi 19,5:9.

Xiaomi masih mengedepankan fitur kamera dalam Redmi Note terbaru ini. Di bagian belakang ponsel ini memiliki kamera ganda. Kamera utama Redmi Note 7 sebesar 48MP dengan bukaan f/1.8.

Kamera menggunakan sensor Samsung ISOCELL GM1. Sementara, kamera sekunder berukuran 5MP bukaan f/2.2.

Untuk kamera depan, Xiaomi memasang resolusi 13MP. Kamera Xiaomi dilengkapi dengan kecerdasan buatan, termasuk di antaranya mode malam yang dipakai di Mi MIX 3, scene detection serta AI beautufy dan AI portrait.

Dapur pacu Redmi Note 7 ditenagai oleh chipset buatan Qualcomm, Snapdragon 660, disandingkan dengan dua pilihan RAM, yaitu konfigurasi 3GB + 32GB dan 4GB + 64GB.

Varian Redmi Note 7 masing-masing dijual seharga Rp1,999 juta dan Rp2,599 juta.

Di kisaran harga tersebut, Realme baru saja meluncurkan Realme 3 mulai harga Rp1,999 juta, serta Honor dengan Honor 8A seharga Rp1,899 juta.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret
Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

V15 Pro, ponsel premium pertama dari Vivo seharga Rp5,6 juta

Jakarta (ANTARA) – Vivo meluncurkan ponsel kelas premium pertamanya, V15 Pro, yang dijual seharga Rp5,6 juta di Indonesia, dengan menawarkan keunggulan kamera, layar dan performa.

Vivo sebenarnya sudah meluncurkan seri V15 pada bulan ini, namun demi menjawab permintaan konsumen yang membutuhkan ponsel berkemampuan lebih dibandingkan sebelumnya, mereka langsung merilis V15 Pro.

“Kalau dibilang jaraknya dekat, memang dekat. Market Indonesia ini sangat dinamis, keinginan masyarakat harus kita penuhi. Inilah yang menjadi cikal bakal pertimbangan kita untuk lebih cepat mengeluarkan produk ini. Kita memberikan pilihan kepada konsumen kita,” kata Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia dalam peluncuran Vivo V15 Pro di Jakarta, Kamis.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang spesifikasi Vivo V15 Pro, berikut adalah penjelasannya.

Kamera

AI Triple Camera pada V15 Pro membawa pembaruan fitur untuk Night Photography dengan AI Super Night Mode pada kamera utama.

48 juta Quad Pixel Sensor (Quad-PD Technology) pada kamera utama AI Triple Camera menangkap lebih banyak detail dengan sensor cahaya yang semakin sensitif.

Besaran sensor 1/2.55 serta 0.8-micron pixel mendukung foto malam hari yang lebih baik dan rendah noise. Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan 8MP AI Super Wide-Angle untuk hasil lebih sinematik serta dukungan 5MP depth camera untuk hasil foto bokeh yang halus, jernih dan artistik.

Sementara untuk kamera depan, semakin sempurna dengan 32MP Pop-up Camera beresolusi tertinggi di dunia. Kamera ini juga sudah didukung fitur AI Face Access dengan waktu kurang dari 1 detik.

Layar super Amoled

V15 Pro menggunakan layar super Amoled terdiri dari material luminer E2 yang canggih, memiliki warna DCI-P3 sebesar 100 persen, menghasilkan kontras dan saturasi warna sangat tinggi dengan tingkat konsumsi daya yang lebih rendah. Ponsel ini juga memiliki ukuran layar 6.39 inch dengan touch screen 2.5D (glass).

Performa

V15 Pro menjadi seri perdana Vivo Indonesia yang membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon 675 AIE octa-core. Prosesor ini semakin efisien dalam penggunaan energi termasuk untuk layar beresolusi tinggi serta memaksimalkan performa fitur AI pada ponsel.

Prosesor ini juga dapat memaksimalkan fitur New Game Mode 5.0 yang akan membuat pengalaman gaming jadi lancar dan mengurangi frekuensi lagging hingga 300 persen. Dukungan Funtouch OS 9 berbasis Android Pie 9.0, 6 GB RAM dan ROM 128 GB (slot micro 256 GB) dapat diandalkan oleh para profesional muda yang multitasking.

Pengisian daya baterai

V15 Pro menggunakan teknologi eksklusif dual-engine fast charging. Pengisian daya baterai sebesar 3.700mAh menjadi sangat cepat dalam waktu yang lebih singkat.

Desain

Kombinasi atraktif antara teknologi dan fashion menghasilkan desain warna baru yakni Topaz Blue dan Coral Red yang membuat tampilan eksterior V15 Pro terlihat semakin elegan dari berbagai sudut. Selain itu, desain yang ramping dengan bezel 1.75mm dan 2.22mm di sisi samping dan atas membuat V15 Pro tetap nyaman digenggam dalam waktu lama.

Harga

Ponsel pintar premium Vivo dibanderol seharga Rp5.699.000 dan sudah dijual sejak hari ini. “Kita sudah research dan analisa market. Harga ini worth it sih dengan harga segitu dan segala kelebihannya. Ini udah all in one, semua udah ada di situ,” ujar Edy.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alasan Vivo bermain di segmen ponsel premium

Jakarta (ANTARA) – Untuk pertama kalinya Vivo mengeluarkan ponsel pintar premium berseri V15 Pro, guna memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan produk dengan spesifikasi kelas atas.

Vivo V15 Pro mengusung kamera beresolusi 32MP Pop-up camera tertinggi. Ponsel ini juga menggunakan prosesor Snapdragon Qualcomm 675 AIE octa-core, autentikasi AI Face Access, Screen Touch ID generasi 5 terbaru serta 6GB RAM dan 128GB ROM.

“Masyarakat Indonesia terutama konsumennya Vivo, makin lama makin melek teknologi. Lifestyle ya harus dinamis, mereka lebih berani spend untuk sesuatu yang worth it. Waktu kita lakuin preorder untuk V15 Pro, ternyata sold out. Berarti ini sukses dan menarik,” ujar Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Vivo V15 Pro dibanderol dengan harga RpRp5.699.000 yang sebenarnya tak terlalu tinggi untuk sebuah ponsel di kelas premium.

“Kami tembak di segmen yang Rp5 jutaan. Bagi Vivo, ini adalah produk yang paling tinggi yang kita keluarkan, jadi ini masuk segmen premium. Ini kan melanjutkan segmen kami kemarin. Ini adalah produk pertama kami yang masuk segmen premium,” kata Edy.

Kendati rentang waktu peluncurannya tidak terlalu jauh dengan ponsel seri sebelumnya, Edy mengaku tak khawatir akan mempengaruhi penjualan V15. Sebab menurutnya, kedua ponsel tersebut memiliki pangsa pasar yang berbeda.

“Kalau dibilang jaraknya dekat, emang dekat. Market Indonesia ini sangat dinamis, keinginan masyarakat harus kita penuhi. Inilah yang menjadi cikal bakal pertimbangan kita untuk lebih cepat mengeluarkan produk ini. Kita memberikan pilihan kepada konsumen kita,” jelas Edy.

Baca juga: V15 Pro, ponsel premium pertama dari Vivo seharga Rp5,6 juta

Baca juga: Vivo Indonesia tambah kapasitas produksi demi dongkrak penjualan

Baca juga: Vivo V15 resmi meluncur harga Rp4 jutaan

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Galaxy Watch Active segera rilis di Indonesia, ini fiturnya

Istanbul, Turki (ANTARA) – Samsung Galaxy Watch Active, yang akan segera dirilis di Indonesia, memiliki sejumlah fitur untuk mengukur aktivitas olahraga dan membantu pengguna memonitor kesehatan, waktu tidur, serta tingkat stres.

“Galaxy Active ini dilengkapi dengan military grade yang membuat perangkat tak hanya mendukung aktivitas kita dan performanya tetap solid,” kata Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Taufiq Furqon dalam acara media workshop di Bursa, Turki, Selasa (19/3).

Dibanding pendahulunya, jam tangan pintar ini hadir dengan desain lebih tipis, ringan dan modis.

Sejumlah fitur pendukung Galaxy Watch Active di antaranya adalah:

1. Pemantauan tekanan darah
Galaxy Watch Active pertama kali menempatkan pelacakan tekanan darah yang lebih pintar di pergelangan tangan penggunanya.

Dengan mengunduh “My BP Lab” langsung dari Galaxy Watch Active, pengguna bisa memantau tekanan darah dan melacak kesehatan fisik dengan lebih akurat setiap hari.

2. Pengelolaan stres
Fitur Stress Tracker pada gawai ini mampu membantu mengontrol tingkat stres dan membantu keseimbangan berpikir penggunanya.

Dengan memanfaatkan fitur Stress Widget, pengguna dapat memulai latihan pernapasan untuk mengendalikan tingkat stres.

Saat tingkat stres pengguna naik, maka Galaxy Watch Active akan mengingatkan pengguna agar rehat dan bernafas.

3. Melacak aktivitas
Galaxy Watch Active terus mengikuti aktivitas pengguna dengan mode deteksi otomatis saat pengguna berolahraga mulai dari berlari, bersepeda, mendayung, olahraga kardio atau olahraga dinamis lainnya.

Pengguna dapat terdeteksi dalam lebih dari 39 kegiatan, memilih kegiatan kebugaran harian serta memantau progres latihan pengguna.

Dengan ini, pengguna bisa merekam berapa banyak langkah saat sedang menjelajah.

4. Stylish
Smartwach tergres dari Samsung ini dilengkapi dengan tali jam tambahan yang bisa disesuaikan dengan preferensi gaya mereka. Selain itu, pengguna bisa mengubah tampilan watch face yang tersedia.

Galaxy Watch Active kompatibel dengan Android dan iOS, cocok digunakan saat dalam perjalanan karena bisa menjadi alarm, penunjuk arah juga memberi tahu pengguna kapan dan di mana harus berbelok.

Penggunaan jam pintar ini juga akan menghemat baterai smartphone karena membantu mengurangi waktu mengakses ponsel.

Spesifikasi Galaxy Watch Active :
Warna: Hitam, Putih, dan Rose Gold
Ukuran: 39.5 (H) x 39.5 (W) x 10.5 (D) mm
Ukuran layar: 1.1 inchi (28 mm) 360 x 360 Super AMOLED, Full Color AOD, Gorilla® Glass
Berat: 25g
Konektivitas: BT4.2, Wi-Fi b/g/n, NFCKapasitas Baterai : 230mAh
Durability: 5ATM + IP68 + MIL-STD-810G



Baca juga: Kiat bikin video “super steady” pakai smartphone ala Jay Subyakto
Baca juga: Tips memotret keren pakai smartphone ala Jay Subiakto

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi jual 118,7 juta ponsel ketika pasar global turun

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi, yang menyebut diri sebagai perusahaan Internet, ponsel pintar (smartphone), dan perangkat pintar terhubung platform Internet of Things (IoT), meraih kinerja menggembirakan sepanjang 2018 ketika pasar ponsel pintar global diperkirakan turun 1,4 persen.

Menurut perusahaan riset IDC Consulting, pasar smartphone global pada 2018 turun 4,1 persen, tapi Xiaomi justru sukses menjual ponsel pintar hingga 118,7 juta unit. Angka itu merepresentasikan kenaikan 29,8 persen dibanding penjualan pada 2017.

Dengan volume penjualan naik hampir 30 persen, Xiaomi melaporkan pendapatan dari segmen smartphone sekitar 113,8 miliar yuan, atau naik 41,3 persen, dikutip Rabu.

Produsen asal China itu meraih pendapatan total 174,9 miliar, atau tumbuh signifikan 52,6 persen yang merupakan pendapatan gabungan dari segmen pelayanan internet, produk IoT dan gaya hidup.

Laba bersih yang dibukukan Xiaomi sekitar 13.478 miliar yuan. Laba bersih yang disesuaikan (Non-IFRS Measure) tumbuh 59,5 persen menjadi 8,6 miliar yuan.

“Pada 2018, Xiaomi terus bersinar–bahkan dalam menghadapi persaingan ketat dari rekan-rekan domestik dan internasional–berkat model bisnis ‘triathlon’ kami yang unik dan kuat. Selain itu, 2018 juga menandai dimulainya ekspansi bisnis IoT luar negeri kami,” kata CEO dan Pendiri Xiaomi Lei Jun.

Xiaomi, kata Lei Jun, berharap bisa berinvestasi lebih dari 10 miliar yuan di departemen IoT dalam lima tahun ke depan untuk menangkap peluang yang ada.

Pewarta: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nokia kenalkan 3.1 Plus, baterai awet hingga 2 hari

Jakarta (ANTARA) – HMD Global, produsen Nokia phones mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia yang mengusung kamera belakang ganda dan umur baterai hingga dua hari.

Nokia 3.1 Plus memiliki layar 6-inchi HD+ dan baterai yang bisa bertahan hingga dua hari. Sebagai bagian dari keluarga Android One, ponsel ini juga memberikan yang terbaik dari Google dengan pembaruan keamanan bulanan.

“Kami melihat Nokia 3 menjadi smartphone favorit di Indonesia karena aksesibilitas dan fiturnya,” kata Miranda Warokka, Head of Marketing Indonesia for HMD Global dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

“Karena tanggapan positif yang besar dari para penggemar, kami memutuskan menghadirkan lebih banyak kenyamanan serta pencitraan terkini dalam satu genggaman,” ujar Miranda.

Layar 6-inchi HD+

Dengan layar 6-inchi HD+ dan rasio aspek 18:9, membuat pengalaman menyaksikan berita, aplikasi, video, streaming konten hingga kegiatan sosial media menjadi lebih menyenangkan.

Baterai bertenaga 3500mAh yang mampu bertahan dua hari membuat pengguna tidak perlu membawa powerbank apalagi saat menikmati YouTube.

Kamera

Untuk kamera, ponsel ini memiliki tingkat fokus yang akurat dan cepat dalam kondisi pencahayaan rendah berkat Phase Detection Auto Focus pada kamera utama 13 MP.

Kamera belakangnya juga dilengkapi sensor 5 MP untuk pencitraan dengan sensor lebih detail sehingga menghasilkan foto seperti studio profesional.

Bagi yang suka berswafoto, Nokia 3.1 Plus dibekali dengan kamera depan 8 MP. Dengan fotografi kamera ganda berkualitas tinggi dan kenyamanan AI-accelerated yang didukung octa-core chipset, ponsel ini menawarkan fitur fotografi premium dengan harga terjangkau.

Prosesor

Nokia 3.1 Plus menggunakan prosesor octa-core MediaTek Helio P22 octa-core. Chipset-nya juga memberi dukungan selama melakukan fungsi-fungsi yang intensif seperti ketika menonton video guna memastikan keberlangsungan performa tinggi dan kenyamanan yang konsisten.

Untuk body, Nokia 3.1 Plus menggunakan penutup aluminium mesin-CNC di bagian belakang dengan struktur logam die-cast yang menampilkan soliditas yang memukau.

 Tampilan matte-nya kian sempurna dengan detil motif potongan berlian dan 2.5D glass melengkung.

Android One

Menjadi bagian dari keluarga Android One, ponsel ini dilengkapi dengan inovasi AI-powered yang dikembangkan Google.

 Selain itu, Nokia 3.1 Plus juga akan mendapatkan update keamanan bulanan selama tiga tahun dan pembaruan OS selama dua tahun sebagai jaminan dari program Android One.

Ponsel ini juga sudah dibekali dengan Android 9 Pie sehingga Anda dapat menikmati fitur seperti App Actions, Adaptive Battery dan Digital Wellbeing yang hanya ada di Android One dan ponsel Google Pixel.

Nokia 3.1 Plus dibanderol seharga Rp2.399.000 dengan dua pilihan warna yakni Blue dan Baltic. Untuk preorder sudah dimulai pada 15-22 Maret 2019.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple rilis iPad tergres, janjikan performa berlipat

Jakarta (ANTARA) – Apple telah merilis tablet versi terbarunya, all-new iPad Air dan iPad Mini 7,9 inci baru, dengan menjanjikan bahwa dua perangkatnya itu mampu menyajikan performa berlipat dibanding pendahulunya.

iPad Air berlayar 10,5 inci dengan desain ultra-tipis itu menawarkan inovasi terbaru, termasuk dukungan untuk Apple Pencil serta kinerja kelas tinggi dengan harga mulai 500 dolar AS.

Dilengkapi chip Bionic A12 dan Apple Neural Engine, iPad Air terbaru berkinerja 70 lebih baik dan kemampuan grafis dua kali lebih baik dibanding pendahulunya.

Layar Retina canggih dengan teknologi True Tone hampir 20 persen lebih besar, dengan lebih setengah juta piksel lebih banyak dalam resolusi.

“Hari ini keluarga iPad mengambil dua lompatan besar ke depan dengan iPad Air 10,5 inci yang serba baru yang menghadirkan ukuran, fitur, dan kinerja kelas atas dengan harga terobosan, dan peningkatan besar pada iPad mini 7,9 inci, yang juga membawa Apple Pencil, Retina display, dan A12 Bionic chip…,” kata Phil Schiller, wakil presiden senior pemasaran global Apple dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa.
  iPad mini terbaru yang diperkenalkan Apple pada Senin (18/3/2019) waktu Kalifornia. (ANTARA News/Apple)

Chip Bionic A12 juga disematkan Apple pada iPad mini terbarunya yang berlayar 7,9 itu, desain kompak dan ultra-portabel. Berkat pembaruan yang dibawanya, iPad mini menyajikan kinerja tiga kali lebih baik dan kemampuan grafis sembilan kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Layar Retina dengan teknologi True Tone dan dukungan warna 25 persen lebih cerah serta kerapatan piksel tertinggi dari yang pernah dimiliki iPad, membuat iPad mini anyar menyajikan pengalaman visual yang lebih mendalam dalam pengaturan apa pun.

Dengan Apple Pencil, kata Apple, membuka kemungkinan kreativitas dan produktivitas baru untuk pengguna iPad mini dan iPad Air, mulai dari menggambar dan menuangkan ide hingga menandai dokumen dan memperbaiki foto.

Perangkat itu memberikan akurasi piksel sempurna dan latensi rendah untuk aktivitas dalam aplikasi populer termasuk Procreate, Notability, Pixelmator Photo (segera hadir) dan Microsoft Office.

iPad mini dan iPad Air terbaru ini hadir dalam warna perak, abu-abu, dan emas, dengan konfigurasi 64GB dan 256GB. Mini iPad baru dijual dengan harga mulai 399 dolar AS atau sekira Rp5,6 juta untuk model Wi-Fi dan 529 dolar AS atau Rp7,5 juta untuk model Wi-Fi + Seluler.

Sementara iPad Air 10,5 inci dibanderol mulai dari 499 dolar AS atau sekitar Rp7 juta untuk model Wi-Fi, dan 629 dolar AS atau Rp8,9 juta untuk model Wi-Fi + Seluler.

Dua perangkat baru Apple itu bisa dipesan melalui apple.com, di Apple Store app dan Apple Stores, juga tersedia melalui pengecer resmi Apple dan operator tertentu dengan harga bisa bervariasi.

Baca juga: Apple akan rilis iPad generasi tujuh
Baca juga: Apple luncurkan iPad Pro terbaru

 

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung luncurkan Galaxy M10, dijual mulai 27 Maret

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia kembali meluncurkan ponsel untuk segmen entry level, Galaxy M10, hanya berselang sebulan setelah mereka membawa Galaxy M20.

“Melengkapi Galaxy M Series, Samsung meluncurkan Galaxy M10 bagi konsumen di Indonesia. Fitur unggulan seperti All Day Battery, Dual Camera dengan lensa Ultra-Wide, serta harga yang terjangkau bisa dimiliki oleh pengguna yang ingin terus terhubung dan berbagi aktivitas keseharian mereka,” kata Kepala TI dan Bisnis Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, dalam keterangan pers, Selasa.

Galaxy M10 hadir dengan layar lebar Infinity-V, atau notch berbentuk waterdrop/dewdrop, berukuran 6,2 inci dengan rasio 19:9. Galaxy M10 mendapatkan sertifikasi Widevine L1 untuk streaming konten HD tanpa batas melalui aplikasi populer.

Keunggulan utama Galaxy M10 terletak pada kamera, meski pun berada di kelas entry level, Samsung memberikan kamera ganda di belakang berupa lensa utama 13MP dan lensa ultra-wide 5MP.

Lensa ultra-wide biasa digunakan untuk mengambil foto pemandangan atau foto bersama karena bidang tangkap yang lebih luas.

Samsung menyematkan lensa 5MP untuk kamera depan M10, resolusi yang standard untuk ponsel entry level.

Untuk mendukung performa ponsel, Samsung memakai chipset buatan sendiri Exynos 7870 dengan prosesor octa-core.

Chipset itu diimbangi dengan RAM sebesar 2GB dan kapasitas penyimpanan internal 16GB yang dapat diperluas dengan kartu memori hingga 512GB. Untuk baterai, Samsung memberikan kapasitas 3.400mAh.

Galaxy M10 dijual seharga Rp1,699 juta mulai 27 Maret.

Sebagai perbandingan, Honor pada akhir Februari lalu meluncurkan Honor 8A dengan konfigurasi RAM dan ROM sebesar 3GB + 32GB seharga Rp1,899 juta.

Selain itu, Realme juga baru saja meluncurkan Realme 3 seharga mulai dari Rp1,999 juta.
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 lebih bandel, harga mulai Rp1,4 juta

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 resmi dirilis, harga mulai Rp1,4 juta

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Smartwatch bantu kenali penyakit jantung

Jakarta (ANTARA) – Studi yang didanai oleh Apple Inc menunjukkan bahwa jam tangan pintar Apple Watch dapat mendeteksi detak jantung yang tidak teratur sehingga penggunanya bisa mendapatkan tindakan lebih dini.

Para peneliti di studi tersebut mengharapkan teknologi dapat membantu mendeteksi dini fibrilasi atrium, salah satu jenis detak jantung tidak teratur yang paling sering ditemui. Pasien penyakit tersebut berisiko lima kali untuk terkena stroke.

Studi tersebut melibatkan 400.000 pengguna Apple Watch, hasilnya dipresentasikan pada acara American College of Cardiology di New Orleans, Amerika Serikat, dikutip dari Reuters.

2.000 orang, atau 0,5 persen, mendapat notifikasi dari jam tangan mereka bahwa detak jantung mereka tidak teratur.

Mereka kemudian diminta untuk memakai ECG untuk mendeteksi fibrilasi atrium.

Sepertiga pengguna yang menggunakan ECG terkonfirmasi mengalami gangguan fibrilasi atrium.

“Dokter bisa menggunakan informasi tersebut lalu menggabungkannya dengan pemeriksaan, lalu, mereka bisa membantu mengambil keputusan harus melakukan apa,” kata Dr. Marco Perez dari Stanford School of Medicine, salah saeorang peneliti kepala di studi tersebut.

57 persen peserta yang mendapat notifikasi dari jam tangan juga memeriksakan diri mereka.

Baca juga: Apple hadirkan Apple Watch edisi Olimpiade
Baca juga: Seri Sport pimpin penjualan pre-order AppleWatch

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 resmi dirilis, harga mulai Rp1,4 jutaan

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi akan meluncurkan smartphone terbarunya Redmi 7 bersama Redmi Note 7 Pro hari ini di China, dengan varian yang diperkirakan sedikit berbeda dengan yang diluncurkan di India beberapa waktu lalu.

Menurut informasi awal, Redmi 7 yang akan ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 632 ini akan dijalankan dengan MIUI 10 yang dikembangkan dari Android 9 Pie, tulis Business Today dalam laporannya, dikutip Senin.

Berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan lembaga sertifikasi perangkat TENAA, Redmi 7 akan menggunakan layar LCD HD+ 6,26 inci dengan resolusi 1520 x720 piksel dan rasio layar 19:9.

Dilengkapi dengan prosesor octa-core, Redmi 7 akan diluncurkan dengan opsi RAM 2GB, 3GB, dan 4GB RAM, sedangkan penyimpanan internalnya berkapasitas 16GB, 32GB, dan 64GB.

Modul kamera pada Redmi 7 mencakup kamera ganda di bagian belakang dengan sensor 12-MP dan sensor 8-MP. Untuk selfie, perangkat ini akan datang dengan kamera 8-MP dan ditambah fitur kecerdasan buatan (AI).

Smartphone yang berbobot sekitar 180 gram ini akan dibekali baterai 3.900 mAh atau mungkin 4.000 mAh, serta sejumlah sensor seperti accelerometer, sensor cahaya, sidik jari, dan sensor jarak.

Harganya diperkirakan antara 700 hingga 800 yuan atau sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,7 juta di China.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Baca juga: Logo baru Redmi yang minimalis

Penerjemah: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei kejar penjualan Samsung pada 2018

Jakarta (ANTARA) – Produsen elektronika Huawei Technologies Co. memperpendek jarak dengan produsen asal Korea Selatan Samsung Electronics Co. dalam penjualan perangkat ponsel pintar di pasaran global pada 2018, demikian laporan perusahaan riset Strategy Analytics.

Penjualan Samsung Electronics, seperti tercantum dalam situs Kantor Berita Korea Yonhap, yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu, mencapai 18,9 persen pada pasar global. Penjualan itu mencakup keseluruhan pendapatan yang mencapai 73,1 miliar dolar AS.

Penjualan ponsel pintar Samsung Electronics secara global pada 2018 itu turun dibanding penjualan pada 2017 sebesar 20,8 persen dengan pendapatan total 77,2 miliar dolar AS.

Sementara, penjualan ponsel pintar Huawei Electronics mencapai 12 persen secara global pada 2018 dengan pendapatan sebesar 46,2 miliar dolar AS. Angka persentase penjualan itu naik dibanding 2017 sebesar 7,7 persen.

Produsen lain asal China yaitu Oppo Electronics Corp dan Vivo Communication Technology mencatatkan pangsa pasar sebesar 6,3 persen dan 5,4 persen pada 2018. Pangsa pasar itu meningkat dibanding 2017 yaitu 6,2 persen milik Oppo dan 4,3 persen milik Vivo.

Di sisi lain, kompetitor utama Samsung asal Amerika Serikat Apple Inc. telah memperluas kehadiran mereka pada pangsa pasar kelas atas sebagai strategi utama. Perusahaan yang bermarkas di California, AS itu telah meraih pendapatan 156 miliar dolar AS dari penjualan ponsel pintar pada 2018.

Pangsa pasar Apple pada 2018 secara global naik 40,4 persen dibanding pada 2017 sebesar 39,8 persen.

Para pengamat industri menilai pendapatan dari penjualan ponsel pintar Huawei akan melampaui Samsung pada 2019. Tapi secara global, Apple akan tetap menjadi pemimpin dalam perolehan keuntungan penjualan pada 2019.

Baca juga: Huawei layangkan gugatan terhadap pemerintah AS

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Baca juga: Honor janjikan ponsel premium tahun ini

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google juga bersiap buat ponsel lipat

Jakarta (ANTARA) – Tidak mau kalah dari Samsung dan Huawei yang sudah meluncurkan ponsel lipat tahun ini, Google meski sedikit terlambat, sudah membuat paten untuk perangkat tersebut.

Google membuat paten WIPO dengan nama “Foldable Display Neutral Axis Management With Thin, High Modulus Layer” dengan nomor registrasi US20180356859, seperti yang dimuat di laman patentscope.wipo.int, yang dikutip Minggu.

Abstrak paten tersebut menyebutkan layar lipat (foldable display) memakai panel OLED.

Phone Arena melansir, berdasarkan gambar-gambar yang disediakan, Google akan memakai rancangan lipat berbentuk cangkang kerang, bukan desain model ponsel dilipat seperti buku yang dipakai Huawei dan Samsung.

Ponsel lipat Samsung dan Huawei akan berubah menjadi tablet jika dibuka seperti buku. Gambar paten Google menunjukkan mereka menyiapkan lipatan berbentuk “Z”.
  Rancangan ponsel lipat Google di dokumen paten. (patentscope.wipo.int)

Google mengakui akan sulit membuat lipatan Z, namun mereka menyatakan sudah memiliki solusi agar tablet dapat dilipat menjadi ponsel dengan cara tersebut.

Meski pun sudah mendaftarkan paten mereka untuk teknologi ponsel lipat, tidak berarti Google akan merealisasikan rencana tersebut.

Hingga saat ini Google belum mengumumkan rencana mereka untuk ponsel lipat.

Baca juga: Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak
Baca juga: Motorola siapkan ponsel lipat pertengahan tahun ini
Baca juga: Energizer buat ponsel lipat dan baterai 18.000mAh

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone 11 bakal pakai tiga kamera belakang

Jakarta (ANTARA) – Belum selesai euforia trio iPhone terbaru, rumor mengenai generasi paling anyar yang diperkirakan diberi nama iPhone 11, atau mungkin XI, sudah bermunculan.

iPhone 11 kemungkinan hadir dalam tiga model, seperti iPhone XS, XS Max dan XR tahun lalu, seperti diberitakan laman Phone Arena, yang dikutip Minggu.

iPhone dikabarkan akan meningkatkan kamera ganda ke kamera belakang tripel, seperti ponsel flagship keluaran produsen lain.

Apple disebut menyiapkan dua kemungkinan untuk tata letak tiga kamera di belakang. Blog asal Jepang, Macotakara, yang sebelumnya secara tepat memprediksi produk Apple, menyebut Apple merancang kamera belakang tersusun membentuk kotak, termasuk untuk lampu flash.

Desain seperti itu mirip dengan Huawei Mate 20. Rancangan kotak itu dikabarkan sudah masuk ke tahap Engineering Validation Test, salah satu tahap pengembangan perangkat baru.

Beberapa waktu sebelumnya, muncul perkiraan desain kamera belakang iPhone 11 akan dibuat horisontal.

Rancangan tiga kamera belakang itu dikabarkan juga akan dipakai untuk semua model iPhone 11, jika memang ada tiga iPhone baru seperti tahun lalu.

Apple biasanya mengeluarkan varian kapasitas penyimpanan untuk masing-masing model iPhone. Diperkirakan hanya kapasitas tertentu yang menggunakan tiga kamera di belakang.

Rumor lainnya untuk iPhone terbaru, Apple dikabarkan menyiapkan pembaruan untuk panel layar penerus iPhone XR, yakni tidak lagi menggunakan panel LCD.

Baca juga: iPhone selalu lacak lokasi Anda, ini cara mengatasinya
Baca juga: Apple janjikan kejutan dengan produk baru
Baca juga: iPhone 2019 dikabarkan bakal pakai tiga kamera belakang dan USB-C

 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Lebih baik tidak menjual daripada menjual hanya sedikit.

Jakarta (ANTARA) – Raksasa manufaktur China, Xiaomi, memutuskan untuk membatalkan penjualan Xiaomi Mi 9 SE dan Mi 9 edisi transparan yang rencananya dimulai pada Kamis lalu (14/3) karena terbatasnya persediaan.

Pejabat Xiaomi mengaku menyesal atas pembatalan itu, dan mengatakan bahwa semua staf di lini produksi Xiaomi sudah melakukan yang terbaik untuk menyiapkan produk.

“Dan saya menantikan penjualan berikutnya untuk membawa pengalaman yang lebih baik kepada banyak penggemar kami,” kata GM Humas Xiaomi, Xu Jieyun, kepada media China, dikutip Sabtu.

Alasan Xiaomi membatalkan penjualan Mi 9 SE dan Mi 9 Transparant Edition karena terbatasnya persediaan produk. Xiaomi telah berjuang untuk memenuhi permintaan pasar yang angkanya sudah diperkirakan, namun mereka gagal memproduksi dalam jumlah yang diharapkan.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidakmampuan kami untuk membuat smartphone ini tersedia. Lebih baik tidak menjual daripada menjual hanya sedikit. Kami akan melanjutkan penjualan setelah kami mengumpulkan lebih banyak barang,” tambah Xu Jieyun seperti dikutip Gizchina.

Li Mingjin, yang bertanggung jawab atas e-commerce Xiaomi China, mengatakan,”Tidak ada barang…pengalaman berbelanja adalah prioritas utama, dan kami akan mempercepat untuk mengatasinya.”

Dengan pembatalan itu, Xiaomi menjadwalkan kembali penjualan Xiaomi Mi 9 menjadi 19 Maret mendatang mulai pukul 10.00 pagi waktu China.

Xiaomi Mi 9 memiliki cangkang bagian belakang berdesain kaca hologram dan kameranya dilindungi dengan kaca sapphire, sedangkan layarnya menggunakan Samsung AMOLED Dot drop 6,39 inci, dengan rasio layar dengan body 90,7 persen.

Bersama prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 855, kamera bersensor 48MP di belakang dan 20MP di depan melengkapi smartphone ini, juga fitur pengisian daya baterai nirkabel cepat 20W.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Penerjemah: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple langgar paten Qualcomm, didenda 31 juta dolar

Jakarta (ANTARA) – Pengadilan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan California pada Jumat waktu setempat (15/3) memerintahkan Apple untuk membayar ganti rugi sebesar 31 juta dolar atau sekira Rp441,509 miliar kepada Qualcomm karena terbukti melanggar paten milik produsen chip itu atas teknologi yang disematkan pada iPhone seri tertentu.

Teknologi yang ditemukan Qualcomm dan digunakan Apple memungkinkan Apple memasuki pasar dan menjadi sangat sukses dengan cepat, kata Wakil Presiden Eksekutif dan Penasihat Umum Qualcomm, Don Rosenberg, dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan Qualcomm, dikutip Sabtu.

Pengadilan menetapkan bahwa Apple telah melanggar paten Qualcom nomor 8.838.949 dan 9.535.490 yang digunakan pada iPhone 7, 7 Plus, iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone 8 X. Sementara iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X juga dinyatakan melanggar paten Qualcomm nomor 8.633.936.

Hakim pengadilan memerintahkan Apple membayar ganti rugi kepada Qualcomm 31 juta dolar atas pelanggaran paten yang dimulai sejak 6 Juli 2017. Tiga paten yagn dilanggar mencakup teknologi yang ditemukan oleh Qualcomm di San Diego.

“Vonis juri bulat hari ini adalah kemenangan terbaru delam litigasi paten kami di seluruh dunia yang diarahkan untuk meminta pertanggungjawaban Apple atas penggunaan teknologi berharga kami tanpa membayarnya,” jelas Rosenberg.

Rosenberg menambahkan, tiga paten yang ditemukan dilanggar dalam kasus ini hanya mewakili sebagian kecil dari portofolio berharga Qualcomm yaitu puluhan ribu paten. “Kami bersyukur bahwa pengadilan di seluruh dunia menolak strategi Apple untuk tidak bersedia membayar penggunaan IP kami.”

Tiga paten Qualcomm yang dilanggar Apple mendukung berbagai fitur smartphone populer. Paten AS No. 8.838.949, memungkinkan “boot tanpa flash” yang menghilangkan biaya dan jejak memori flash terpisah serta memungkinkan ponsel cerdas untuk terhubung ke internet dengan cepat setelah dinyalakan.

Paten nomor 9.535.490 memungkinkan aplikasi pada ponsel pintar mengakses data ke dan dari internet dengan cepat dan efisien dengan bertindak sebagai “polisi lalu lintas” (pengatur) yang cerdas antara prosesor aplikasi dan modem.

Sedangkan paten nomor 8.633.936 memungkinkan kinerja tinggi dan grafik visual yang kaya untuk game sekaligus meningkatkan masa pakai baterai ponsel cerdas. Paten ini berada di luar prosesor modem.

Dalam enam bulan terakhir, pengadilan paten di China dan Jerman juga telah memutuskan bahwa Apple melanggar paten esensial non-standar milik Qualcomm.

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OPPO bantah penurunan market share di kuartal akhir 2018

4 Views

ANTARA-PR Manager OPPO Indonesia  Aryo Meidianto membantah perusahaannya mengalami penurunan market share pada kuartal ke-4 tahun 2018. OPPO Indoenesia mengumumkan adanya di peningkatan penjualan dan respons yang tinggi untuk produk A-7.

Kapan Oppo Reno masuk Indonesia?

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel China Oppo mengonfirmasi kabar mengenai kehadiran gawai baru mereka yaitu Reno yang tidak tiba di Indonesia pada 10 April sebagaimana rencana peluncuran secara global.

“Reno bukan merk baru, tapi, lini baru di bawah Oppo. Kami lihat dulu pada 10 April akan seperti apa,” kata Manajer Humas Oppo Indonesia Aryo Meidianto saat ditemui usai peluncuran F11 Pro di Jakarta, Rabu (13/2) malam.

Produk, yang semula diperkirakan sebagai sebagai sub-merk baru sebagaimana Realme, akan mengambil segmen pasar premium.

Aryo mengatakan perangkat yang diperkirakan memakai chipset Snapdragon 855 itu akan hadir jika dinilai sesuai pasar Tanah Air.

Informasi tentang Oppo Reno sebelumnya telah muncul dalam unggahan akun resmi Oppo pada jejaring sosial China Weibo. Informasi yang sama juga diunggah Kepala Humas Oppo Global Alex MacGregor di akun Twitter-nya.

Spekulasi sebelumnya, Oppo Reno akan memiliki spesifikasi untuk ponsel premium menyusul kabar dari Wakil Direktur Oppo Shen Yiren tentang ponsel pintar dengan chipset Snapdragon 855 dan baterai sebesar 4.065mAh yang diluncurkan pada 10 April.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo resmi luncurkan F11 Pro di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Oppo resmi memboyong ponsel F11 Pro, termasuk versi reguler F11, yang menyasar segmen anak muda yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

“F11 Pro ini fokus ke foto karena foto merupakan sarana untuk bercerita, sarana berekspresi,” kata Direktur Pemasaran Oppo Indonesia, Alina Wenxin, saat peluncuran di Jakarta

Oppo F11 Pro mengunggulkan kamera besar di belakang dengan resolusi 48MP dengan apertur f/1.79, resolusi dan bukaan lensa yang besar menjanjikan cahaya yang masuk lebih banyak dan hasil foto yang merekam lebih banyak detail.
  Oppo F11 Pro. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Oppo merancang agar F11 Pro dapat menghasilkan foto yang baik ketika memotret di malam hari atau dalam kondisi cahaya redup berkat teknologi Tetracell untuk menganalisis dan menggabungkan data yang diperoleh dari empat piksel yang berdekatan.

Teknologi ini melipatgandakan ukuran piksel fotosensitif sehingga mampu mengabadikan foto yang lebih terang dan minim noise.

Oppo memberikan fitur Ultra Night Mode yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan foto yang terang di malam hari.

Kamera sekunder Oppo F11 sebesar 5MP.

Untuk kamera swafoto, Oppo memakai lensa beresolusi 16MP yang dilengkapi AI beauty. Oppo memakai rancangan kamera tersembunyi, yang mereka sebut rising camera di kamera depan, sehingga perangkat tersebut baru muncul ketika pengguna ingin berswafoto atau membuka aplikasi yang memerlukan kamera depan.

Kamera ini sengaja dibuat tersembunyi agar layar F11 Pro lebih besar dan bersih tanpa notch.
  Oppo F11 Pro. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Oppo memasang chipset dari MediaTek Helio P70 yang dipasangkan dengan RAM 6GB dan kapasitas penyimpanan internal sebesar 64GB yang dapay diperluas hingga 256GB.

Sementara F11 versi reguler hadir dengan spefikasi yang mirip hanya saja tidak memiliki rising kamera. F11 memiliki kamera depan di tengah dengan notch berbentuk waterdrop.
  Oppo F11. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

F11 juga memakai chipset yang sama dengan versi Pro, namun dengan RAM sebesar 4GB dan kapasitas internal 128GB.

F11 Pro dipasarkan seharga Rp4,999 juta, sementara F11 seharga Rp3,999 juta.

Vivo pada pekan lalu meluncurkan ponsel kamera tersembunyi, pop-up, seharga Rp4,399 juta.
  Oppo F11. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi akan menghadirkan ponsel Redmi Note 7 di Indonesia pada 21 Maret mendatang, menurut akun Twitter resmi mereka untuk Indonesia.

“Gak lama lagi kalian bisa ngerasain #48MPBuatKamu, Catat dan tandain kalendar kamu, 21 Maret 2019, #RedmiNOte7 bakalan hadir buat kalian!” demikian bunyi cuitan @xiaomiindonesia, dikutip Rabu.

Dalam poster yang diunggah di akun tersebut, Redmi Note 7 tersedia dalam warna gradasi biru dan merah, dengan layar besar yang memakai poni atau notch model waterdrop berupa cekungan bulat tepat di bawah kamera depan.

Belum jelas apakah Xiaomi akan membawa Redmi Note 7 versi Pro seperti yang meluncur di India beberapa pekan lalu.

Redmi Note 7 memiliki layar 6,3 inci full HD+ dengan piksel sebesar 2340 x 1080 dan sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass5 teranyar.

Kamera ganda di belakang hadir dengan resousi 12MP dan 2MP untuk kamera sekunder, sementara kamera swafoto sebesar 13MP.

Ponsel dual SIM ini ditenagai prosesor octa-core Snapdragon 660, GPU Adreno 512 dan berjalan dengan sistem operasi MIUI 10 yang berbasis Android Pie.

Xiaomi menyediakan beberapa pilihan konfigurasi RAM dan ROM untuk Redmi Note 7, yaitu 3GB + 32GB, 4GB + 64GB, tapi, belum diketahui versi mana saja yang akan masuk Indonesia.

Ponsel berbaterai besar 4.400mAH ini dijual seharga 9.999 rupee di India, atau sekitar Rp1,99 juta.

Realme baru saja meluncurkan ponsel Realme 3 yang juga dijual di kisaran harga Rp2 jutaan, sementara beberapa pekan sebelumnya Samsung mengeluarkan M20 seharga Rp2,8 juta.

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Baca juga: Redmi Note 7 Pro dirilis pekan depan

Baca juga: Redmi Note 7 debut dengan kamera 48 MP, ini spesifikasinya

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Demi posisi, Realme akan buka toko resmi

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel asal China Realme berencana membuka gerai mereka di Jakarta sekaligus sebagai gerai pertama di dunia demi meningkatkan posisi pada pasar gawai Tanah Air.

“Kami masih baru. Tapi, kami juga ingin berkompetisi pada pasar di sini,” kata Direktur Pemasaran Realme Asia Tenggara, Josef Wang, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Produk ponsel yang juga sub-merek Oppo itu telah hadir di Indonesia sejak Oktober 2018.

Komitmen Realme untuk membuka toko resmi itu mengacu pada pencapaian mereka yang telah memasarkan produk melalui 3.300 distributor dan lebih dari 6.500 ritel.

Selain toko resmi, Realme juga memperkuat keberadaan mereka melalui komunitas Realme Fans dengan sekitar 400 ribuan anggota di seluruh Indonesia. Melalui komunitas itu, Realme akan melibatkan para penggemarnya dengan aktivitas langsung dan melalui media sosial.

“Indonesia negara yang besar, kami berusaha menggaet pengguna di setiap tempat di Indonesia,” kata Wang.

Selain itu, Realme akan menghadirkan produk yang menargetkan anak-anak muda.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pelindung handphone berbahan apel

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M Kiki Saputra.

Malang (ANTARA) – Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berasal lintas program studi menciptakan pelindung handphone dari pertumbuhan bakteri saureus dengan bahan baku buah-buahan, yakni buah kelapa dan apel yang diberi nama “Protect Magic”.

Inovasi yang dibuat kelima mahasiswa tersebut berhasil meraih Gold Medal dan Special Awards dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence, bahkan inovasi itu juga mendapat tawaran kerja sama pengembangan produk secara masal dari tiga investor, yaitu UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division.

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M Kiki Saputra, di Malang, Jawa Timur, Selasa.

Kiki menerangkan pada saat disemprotkan cairannya seperti embun. Setelah itu diusap pakai tisu akan muncul aroma apel. Protect Magic tersebut sudah tiga kali uji di laboratorium dan hasilnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri S aureus itu.

Ia mengaku ide pembuatan Protect Magic dilatarbelakangi meningkatnya perkembangan teknologi dan mobilitas manusia. Mobilitas manusia tidak terlepas dari suatu alat komunikasi, salah satunya berupa smartphone yang berpotensi berbahaya terhadap kesehatan karena berperan sebagai pembawa sejumlah mikroorganisme patogen pada manusia.

Handphone, lanjutnya, saat ini menjadi sebuah kebutuhan, sehingga sangat jarang orang bisa lepas dari HP dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga ada bakteri yang tumbuh. Dampaknya, pengguna bisa terkena penyakit seperti flu, bahkan bisa menyerang ginjal atau jantung. “Pemakaian Protect Magic seperlunya saja selama HP sering dipakai,” kata Kiki.

Inovasi itu sempat mendapat penawaran untuk mengembangkan kerja sama di Malaysia dari UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division, namun tim penemu Protect Magic tersebut lebih memilih mengembangkannya di Indonesia.

“Ke depan kami ingin mengembangkan Protect Magic secara komersial agar lebih bermanfaat lebih luas bagi masyarakat, apalagi pengguna HP sangat banyak di Indonesia,” katanya.

Event International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence ini diselenggarakan Group Professional Trade Exhibition and Meeting Planners (PROTEMP) dan Malaysian Association of Research Scientist (MARS).

Kelima mahasiswa pencipta Protect Magic tersebut, adalah M Kiki Saputra (FP), Grandy Zovanca(FP), RevinYohanes Abraham (FP), Cynthia Ayu Dwi Lestari (FMIPA), dan Rininta Arifianingsih (FK). Mereka dibimbing dosen Afifuddin Latief Adijedjo.

Dalam ajang Asian Youth Innovation Awards (AYIA) – Malaysia Technology Expo (MTE 2019), yang berlangsung (21/02 – 23/02/2019) di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Protect Magic juga berhasil menyingkirkan peserta dari 19 negara.

Kompetisi tersebut merupakan ajang terbesar yang mempertemukan penemu, perancang, desainer internasional, pengusaha, universitas, dan lembaga untuk menampilkan penemuan, ide, prototipe, produk dan desain terbaru mereka kepada investor, produsen, distributor dan pemasar, guna mendorong ide-ide mereka dari konsep ke realitas.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019