Samsung pasarkan Galaxy A30-A50 mulai Rp3,39 juta

Jakarta (ANTARA) – Samsung meluncurkan seri Galaxy A50 dan A30 untuk pasar Indonesia di Jakarta, Jumat, yang akan masuk pasar pada 29 Maret dengan banderol harga mulai dari Rp3,39 juta yang membidik segmen generasi milenial atau generasi Z.

“Dua seri itu hadir sesuai dengan gaya hidup generasi Z yang suka merekam dan membuat video secara langsung,” kata Kepala Pemasaran Produk IT dan Mobile Samsung Electronics Indonesia Denny Galant dalam peluncuran di Jakarta.

Samsung memasarkan dua produk segmen menengah itu, baik dalam toko ritel ataupun dalam jaringan melalui layanan jual-beli (e-commerce).

Galaxy A50 (4GB RAM/memori 64 GB) dibanderol seharga Rp4.099.000. Kemudian, Galaxy A50 (6GB RAM/ memori 128 GB) seharga Rp4.899.000. Sedangkan, Galaxy A30 akan dijual seharga Rp3.399.000.

Kebutuhan segmen milenial untuk merekam video itu akan mendapatkan dukungan fitur lensa Ultra-Wide 123 derajat yang membuat hasil foto dan video diklam sealami gambaran yang ditangkap oleh mata manusia. Fitur ini bisa digunakan untuk pemandangan, foto grup, hingga arsitektur.

Baca juga: Samsung luncurkan Galaxy M10, dijual mulai 27 Maret
  Peluncuran Samsung Galaxy A30 di Jakarta, Jumat (22/3/2019). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Pada Galaxy A50, terdapat fitur Depth Lens yang menghasilkan efek bokeh. Pengguna juga bisa mengatur kedalaman bokeh setelah selesai menjepret dengan fitur Live Focus.

Fitur AI Camera dibenamkan pula pada seri A50 dan A30 untuk gambar yang lebih optimal. AI Camera bisa mengidentifikasi elemen foto dan video, mengoptimalkan subjek secara otomatis hingga 20 kategori scene (A50) dan 19 kategori (A30).

Hasil foto juga bisa jadi lebih optimal berkat fitur Flaw Detection, di mana pengguna mendapat notifikasi bila foto buram, subyek foto berkedip, lensa kotor atau cahaya di belakang obyek.

Kedua seri itu dilengkapi kapasitas baterai sebesar 4.000 mAh untuk mengakses media sosial, bermain gim dalam jaringan (online), menonton film, sampai membuat video live dengan lancar.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 resmi hadir di Indonesia
  Peluncuran Samsung Galaxy A50 di Jakarta, Jumat (22/3/2019). (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Galaxy A30 dan A50 memiliki layar 6,4 inci dengan tampilan layar Infinity-U SuperAMOLED. Samsung Galaxy A50 memiliki fitur On Screen Fingerprint agar layar bisa dibuka lebih cepat tanpa mengganggu kenyamanan saat menggenggam ponsel.

Khusus untuk Galaxy A50, Samsung juga menyediakan fitur pendukung Bixby Vision yang mempermudah pengguna untuk berbelanja. Pengguna hanya perlu mengarahkan kamera pada objek yang dituju dan secara otomatis Samsung akan memberikan rujukan toko online yang menjual barang tersebut.

Pada seri Galaxy A, pengguna bahkan dapat memanfaatkan layanan pembayaran non-tunai Samsung Pay yang bekerjasama dengan layanan Dana.

Ponsel pintar Samsung yang punya fitur Adaptive Fast Charging untuk pengisian baterai itu tersedia dalam tiga pilihan warna: hitam, biru dan putih.

Baca juga: Galaxy Watch Active segera rilis di Indonesia, ini fiturnya

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ponsel Nokia 7 Plus diduga kirim data ke China

Natuna (ANTARA) – Finlandia akan menyelidiki dugaan ponsel Nokia 7 yang mengirim data ke server di China, berdasarkan temuan kasus dari media Norwegia NRK.

Ombudsman perlindungan data Finlandia, Reijo Aarnio, akan menyelidiki apakah kebocoran tersebut memuat informasi pribadi dan apakah ada justifikasi mengenai praktik itu, demikian dilaporkan Reuters, dikutip Jumat.

Lisensi untuk ponsel Nokia saat ini dipegang oleh HMD Global yang bermarkas di Helsinki, Finlandia.

HMD mengaku tidak ada data pribadi yang jatuh ke tangan penyedia ketiga. Menurut HMD, kasus itu terjadi akibat malfungsi tiba-tiba atau “glitch” pada perangkat lunak di salah satu set produksi dan sudah diperbaiki.

Baca juga: Nokia: 70 persen operator fokus ke 5G

NRK mempublikasikan temuan itu pada Kamis (21/3) waktu setempat yang menyatakan HMD sudah mengakui kejadian tersebut, sejumlah ponsel yang tidak diketahui pasti angkanya mengirimkan data ke server China.

Seorang pengguna Nokia 7 Plus mengadu ke NRK bahwa ponselnya sering mengirimkan data ke server tertentu dalam format yang tidak ter-enkripsi. NRK melaporkan bahwa HMD Global tidak mau menyebutkan pemilik server tersebut.

Tapi, laman Phone Arena menyebutkan server tersebut berasal dari operator China Telecom milik pemerintah.

Diduga ponsel Nokia 7 Plus bermasalah tersebut semula dirancang untuk dipasarkan di China, namun, tidak diketahui bagaimana, masuk ke Eropa.

Baca juga: Nokia kenalkan 3.1 Plus, baterai awet hingga 2 hari

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi resmi bawa Redmi Note 7 ke Indonesia

Natuna (ANTARA) – Xiaomi secara resmi merilis ponsel teranyar mereka Redmi Note 7 dengan kamera resolusi besar, layar yang lebar dan daya tahan baterai yang kuat.

“Redmi Note telah dikenal sebagai lini produk dari Xiaomi yang menawarkan smartphone dengan harga yang paling kompetitif; berkualitas tinggi, dan memiliki kinerja yang tangguh untuk para konsumen,” kata Kepala Xiaomi Indonesia, Steven Shi, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat.

“Kehadiran Redmi Note 7 di Indonesia diharapkan dapat memastikan seluruh pengguna dapat merasakan teknologi dan inovasi yang menawan dengan harga yang sangat terjangkau,” ujarnya.

Redmi Note 7 menandai perubahan desain besar-besaran dalam seri Redmi Note, menampilkan gaya premium dengan bagian depan dan belakang ponsel dilapisi Corning Gorilla Glass 5.

Redmi Note 7 hadir dengan poni berbentuk dot drop, atau yang juga sering disebut dewdrop dan waterdrop, besar layar mencapai 6,3 inci dengan perbandingan layar ke bodi 19,5:9.

Xiaomi masih mengedepankan fitur kamera dalam Redmi Note terbaru ini. Di bagian belakang ponsel ini memiliki kamera ganda. Kamera utama Redmi Note 7 sebesar 48MP dengan bukaan f/1.8.

Kamera menggunakan sensor Samsung ISOCELL GM1. Sementara, kamera sekunder berukuran 5MP bukaan f/2.2.

Untuk kamera depan, Xiaomi memasang resolusi 13MP. Kamera Xiaomi dilengkapi dengan kecerdasan buatan, termasuk di antaranya mode malam yang dipakai di Mi MIX 3, scene detection serta AI beautufy dan AI portrait.

Dapur pacu Redmi Note 7 ditenagai oleh chipset buatan Qualcomm, Snapdragon 660, disandingkan dengan dua pilihan RAM, yaitu konfigurasi 3GB + 32GB dan 4GB + 64GB.

Varian Redmi Note 7 masing-masing dijual seharga Rp1,999 juta dan Rp2,599 juta.

Di kisaran harga tersebut, Realme baru saja meluncurkan Realme 3 mulai harga Rp1,999 juta, serta Honor dengan Honor 8A seharga Rp1,899 juta.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret
Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

V15 Pro, ponsel premium pertama dari Vivo seharga Rp5,6 juta

Jakarta (ANTARA) – Vivo meluncurkan ponsel kelas premium pertamanya, V15 Pro, yang dijual seharga Rp5,6 juta di Indonesia, dengan menawarkan keunggulan kamera, layar dan performa.

Vivo sebenarnya sudah meluncurkan seri V15 pada bulan ini, namun demi menjawab permintaan konsumen yang membutuhkan ponsel berkemampuan lebih dibandingkan sebelumnya, mereka langsung merilis V15 Pro.

“Kalau dibilang jaraknya dekat, memang dekat. Market Indonesia ini sangat dinamis, keinginan masyarakat harus kita penuhi. Inilah yang menjadi cikal bakal pertimbangan kita untuk lebih cepat mengeluarkan produk ini. Kita memberikan pilihan kepada konsumen kita,” kata Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia dalam peluncuran Vivo V15 Pro di Jakarta, Kamis.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang spesifikasi Vivo V15 Pro, berikut adalah penjelasannya.

Kamera

AI Triple Camera pada V15 Pro membawa pembaruan fitur untuk Night Photography dengan AI Super Night Mode pada kamera utama.

48 juta Quad Pixel Sensor (Quad-PD Technology) pada kamera utama AI Triple Camera menangkap lebih banyak detail dengan sensor cahaya yang semakin sensitif.

Besaran sensor 1/2.55 serta 0.8-micron pixel mendukung foto malam hari yang lebih baik dan rendah noise. Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan 8MP AI Super Wide-Angle untuk hasil lebih sinematik serta dukungan 5MP depth camera untuk hasil foto bokeh yang halus, jernih dan artistik.

Sementara untuk kamera depan, semakin sempurna dengan 32MP Pop-up Camera beresolusi tertinggi di dunia. Kamera ini juga sudah didukung fitur AI Face Access dengan waktu kurang dari 1 detik.

Layar super Amoled

V15 Pro menggunakan layar super Amoled terdiri dari material luminer E2 yang canggih, memiliki warna DCI-P3 sebesar 100 persen, menghasilkan kontras dan saturasi warna sangat tinggi dengan tingkat konsumsi daya yang lebih rendah. Ponsel ini juga memiliki ukuran layar 6.39 inch dengan touch screen 2.5D (glass).

Performa

V15 Pro menjadi seri perdana Vivo Indonesia yang membenamkan prosesor Qualcomm Snapdragon 675 AIE octa-core. Prosesor ini semakin efisien dalam penggunaan energi termasuk untuk layar beresolusi tinggi serta memaksimalkan performa fitur AI pada ponsel.

Prosesor ini juga dapat memaksimalkan fitur New Game Mode 5.0 yang akan membuat pengalaman gaming jadi lancar dan mengurangi frekuensi lagging hingga 300 persen. Dukungan Funtouch OS 9 berbasis Android Pie 9.0, 6 GB RAM dan ROM 128 GB (slot micro 256 GB) dapat diandalkan oleh para profesional muda yang multitasking.

Pengisian daya baterai

V15 Pro menggunakan teknologi eksklusif dual-engine fast charging. Pengisian daya baterai sebesar 3.700mAh menjadi sangat cepat dalam waktu yang lebih singkat.

Desain

Kombinasi atraktif antara teknologi dan fashion menghasilkan desain warna baru yakni Topaz Blue dan Coral Red yang membuat tampilan eksterior V15 Pro terlihat semakin elegan dari berbagai sudut. Selain itu, desain yang ramping dengan bezel 1.75mm dan 2.22mm di sisi samping dan atas membuat V15 Pro tetap nyaman digenggam dalam waktu lama.

Harga

Ponsel pintar premium Vivo dibanderol seharga Rp5.699.000 dan sudah dijual sejak hari ini. “Kita sudah research dan analisa market. Harga ini worth it sih dengan harga segitu dan segala kelebihannya. Ini udah all in one, semua udah ada di situ,” ujar Edy.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alasan Vivo bermain di segmen ponsel premium

Jakarta (ANTARA) – Untuk pertama kalinya Vivo mengeluarkan ponsel pintar premium berseri V15 Pro, guna memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan produk dengan spesifikasi kelas atas.

Vivo V15 Pro mengusung kamera beresolusi 32MP Pop-up camera tertinggi. Ponsel ini juga menggunakan prosesor Snapdragon Qualcomm 675 AIE octa-core, autentikasi AI Face Access, Screen Touch ID generasi 5 terbaru serta 6GB RAM dan 128GB ROM.

“Masyarakat Indonesia terutama konsumennya Vivo, makin lama makin melek teknologi. Lifestyle ya harus dinamis, mereka lebih berani spend untuk sesuatu yang worth it. Waktu kita lakuin preorder untuk V15 Pro, ternyata sold out. Berarti ini sukses dan menarik,” ujar Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, di Jakarta, Kamis.

Vivo V15 Pro dibanderol dengan harga RpRp5.699.000 yang sebenarnya tak terlalu tinggi untuk sebuah ponsel di kelas premium.

“Kami tembak di segmen yang Rp5 jutaan. Bagi Vivo, ini adalah produk yang paling tinggi yang kita keluarkan, jadi ini masuk segmen premium. Ini kan melanjutkan segmen kami kemarin. Ini adalah produk pertama kami yang masuk segmen premium,” kata Edy.

Kendati rentang waktu peluncurannya tidak terlalu jauh dengan ponsel seri sebelumnya, Edy mengaku tak khawatir akan mempengaruhi penjualan V15. Sebab menurutnya, kedua ponsel tersebut memiliki pangsa pasar yang berbeda.

“Kalau dibilang jaraknya dekat, emang dekat. Market Indonesia ini sangat dinamis, keinginan masyarakat harus kita penuhi. Inilah yang menjadi cikal bakal pertimbangan kita untuk lebih cepat mengeluarkan produk ini. Kita memberikan pilihan kepada konsumen kita,” jelas Edy.

Baca juga: V15 Pro, ponsel premium pertama dari Vivo seharga Rp5,6 juta

Baca juga: Vivo Indonesia tambah kapasitas produksi demi dongkrak penjualan

Baca juga: Vivo V15 resmi meluncur harga Rp4 jutaan

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Galaxy Watch Active segera rilis di Indonesia, ini fiturnya

Istanbul, Turki (ANTARA) – Samsung Galaxy Watch Active, yang akan segera dirilis di Indonesia, memiliki sejumlah fitur untuk mengukur aktivitas olahraga dan membantu pengguna memonitor kesehatan, waktu tidur, serta tingkat stres.

“Galaxy Active ini dilengkapi dengan military grade yang membuat perangkat tak hanya mendukung aktivitas kita dan performanya tetap solid,” kata Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, Taufiq Furqon dalam acara media workshop di Bursa, Turki, Selasa (19/3).

Dibanding pendahulunya, jam tangan pintar ini hadir dengan desain lebih tipis, ringan dan modis.

Sejumlah fitur pendukung Galaxy Watch Active di antaranya adalah:

1. Pemantauan tekanan darah
Galaxy Watch Active pertama kali menempatkan pelacakan tekanan darah yang lebih pintar di pergelangan tangan penggunanya.

Dengan mengunduh “My BP Lab” langsung dari Galaxy Watch Active, pengguna bisa memantau tekanan darah dan melacak kesehatan fisik dengan lebih akurat setiap hari.

2. Pengelolaan stres
Fitur Stress Tracker pada gawai ini mampu membantu mengontrol tingkat stres dan membantu keseimbangan berpikir penggunanya.

Dengan memanfaatkan fitur Stress Widget, pengguna dapat memulai latihan pernapasan untuk mengendalikan tingkat stres.

Saat tingkat stres pengguna naik, maka Galaxy Watch Active akan mengingatkan pengguna agar rehat dan bernafas.

3. Melacak aktivitas
Galaxy Watch Active terus mengikuti aktivitas pengguna dengan mode deteksi otomatis saat pengguna berolahraga mulai dari berlari, bersepeda, mendayung, olahraga kardio atau olahraga dinamis lainnya.

Pengguna dapat terdeteksi dalam lebih dari 39 kegiatan, memilih kegiatan kebugaran harian serta memantau progres latihan pengguna.

Dengan ini, pengguna bisa merekam berapa banyak langkah saat sedang menjelajah.

4. Stylish
Smartwach tergres dari Samsung ini dilengkapi dengan tali jam tambahan yang bisa disesuaikan dengan preferensi gaya mereka. Selain itu, pengguna bisa mengubah tampilan watch face yang tersedia.

Galaxy Watch Active kompatibel dengan Android dan iOS, cocok digunakan saat dalam perjalanan karena bisa menjadi alarm, penunjuk arah juga memberi tahu pengguna kapan dan di mana harus berbelok.

Penggunaan jam pintar ini juga akan menghemat baterai smartphone karena membantu mengurangi waktu mengakses ponsel.

Spesifikasi Galaxy Watch Active :
Warna: Hitam, Putih, dan Rose Gold
Ukuran: 39.5 (H) x 39.5 (W) x 10.5 (D) mm
Ukuran layar: 1.1 inchi (28 mm) 360 x 360 Super AMOLED, Full Color AOD, Gorilla® Glass
Berat: 25g
Konektivitas: BT4.2, Wi-Fi b/g/n, NFCKapasitas Baterai : 230mAh
Durability: 5ATM + IP68 + MIL-STD-810G



Baca juga: Kiat bikin video “super steady” pakai smartphone ala Jay Subyakto
Baca juga: Tips memotret keren pakai smartphone ala Jay Subiakto

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi jual 118,7 juta ponsel ketika pasar global turun

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi, yang menyebut diri sebagai perusahaan Internet, ponsel pintar (smartphone), dan perangkat pintar terhubung platform Internet of Things (IoT), meraih kinerja menggembirakan sepanjang 2018 ketika pasar ponsel pintar global diperkirakan turun 1,4 persen.

Menurut perusahaan riset IDC Consulting, pasar smartphone global pada 2018 turun 4,1 persen, tapi Xiaomi justru sukses menjual ponsel pintar hingga 118,7 juta unit. Angka itu merepresentasikan kenaikan 29,8 persen dibanding penjualan pada 2017.

Dengan volume penjualan naik hampir 30 persen, Xiaomi melaporkan pendapatan dari segmen smartphone sekitar 113,8 miliar yuan, atau naik 41,3 persen, dikutip Rabu.

Produsen asal China itu meraih pendapatan total 174,9 miliar, atau tumbuh signifikan 52,6 persen yang merupakan pendapatan gabungan dari segmen pelayanan internet, produk IoT dan gaya hidup.

Laba bersih yang dibukukan Xiaomi sekitar 13.478 miliar yuan. Laba bersih yang disesuaikan (Non-IFRS Measure) tumbuh 59,5 persen menjadi 8,6 miliar yuan.

“Pada 2018, Xiaomi terus bersinar–bahkan dalam menghadapi persaingan ketat dari rekan-rekan domestik dan internasional–berkat model bisnis ‘triathlon’ kami yang unik dan kuat. Selain itu, 2018 juga menandai dimulainya ekspansi bisnis IoT luar negeri kami,” kata CEO dan Pendiri Xiaomi Lei Jun.

Xiaomi, kata Lei Jun, berharap bisa berinvestasi lebih dari 10 miliar yuan di departemen IoT dalam lima tahun ke depan untuk menangkap peluang yang ada.

Pewarta: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nokia kenalkan 3.1 Plus, baterai awet hingga 2 hari

Jakarta (ANTARA) – HMD Global, produsen Nokia phones mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia yang mengusung kamera belakang ganda dan umur baterai hingga dua hari.

Nokia 3.1 Plus memiliki layar 6-inchi HD+ dan baterai yang bisa bertahan hingga dua hari. Sebagai bagian dari keluarga Android One, ponsel ini juga memberikan yang terbaik dari Google dengan pembaruan keamanan bulanan.

“Kami melihat Nokia 3 menjadi smartphone favorit di Indonesia karena aksesibilitas dan fiturnya,” kata Miranda Warokka, Head of Marketing Indonesia for HMD Global dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

“Karena tanggapan positif yang besar dari para penggemar, kami memutuskan menghadirkan lebih banyak kenyamanan serta pencitraan terkini dalam satu genggaman,” ujar Miranda.

Layar 6-inchi HD+

Dengan layar 6-inchi HD+ dan rasio aspek 18:9, membuat pengalaman menyaksikan berita, aplikasi, video, streaming konten hingga kegiatan sosial media menjadi lebih menyenangkan.

Baterai bertenaga 3500mAh yang mampu bertahan dua hari membuat pengguna tidak perlu membawa powerbank apalagi saat menikmati YouTube.

Kamera

Untuk kamera, ponsel ini memiliki tingkat fokus yang akurat dan cepat dalam kondisi pencahayaan rendah berkat Phase Detection Auto Focus pada kamera utama 13 MP.

Kamera belakangnya juga dilengkapi sensor 5 MP untuk pencitraan dengan sensor lebih detail sehingga menghasilkan foto seperti studio profesional.

Bagi yang suka berswafoto, Nokia 3.1 Plus dibekali dengan kamera depan 8 MP. Dengan fotografi kamera ganda berkualitas tinggi dan kenyamanan AI-accelerated yang didukung octa-core chipset, ponsel ini menawarkan fitur fotografi premium dengan harga terjangkau.

Prosesor

Nokia 3.1 Plus menggunakan prosesor octa-core MediaTek Helio P22 octa-core. Chipset-nya juga memberi dukungan selama melakukan fungsi-fungsi yang intensif seperti ketika menonton video guna memastikan keberlangsungan performa tinggi dan kenyamanan yang konsisten.

Untuk body, Nokia 3.1 Plus menggunakan penutup aluminium mesin-CNC di bagian belakang dengan struktur logam die-cast yang menampilkan soliditas yang memukau.

 Tampilan matte-nya kian sempurna dengan detil motif potongan berlian dan 2.5D glass melengkung.

Android One

Menjadi bagian dari keluarga Android One, ponsel ini dilengkapi dengan inovasi AI-powered yang dikembangkan Google.

 Selain itu, Nokia 3.1 Plus juga akan mendapatkan update keamanan bulanan selama tiga tahun dan pembaruan OS selama dua tahun sebagai jaminan dari program Android One.

Ponsel ini juga sudah dibekali dengan Android 9 Pie sehingga Anda dapat menikmati fitur seperti App Actions, Adaptive Battery dan Digital Wellbeing yang hanya ada di Android One dan ponsel Google Pixel.

Nokia 3.1 Plus dibanderol seharga Rp2.399.000 dengan dua pilihan warna yakni Blue dan Baltic. Untuk preorder sudah dimulai pada 15-22 Maret 2019.

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple rilis iPad tergres, janjikan performa berlipat

Jakarta (ANTARA) – Apple telah merilis tablet versi terbarunya, all-new iPad Air dan iPad Mini 7,9 inci baru, dengan menjanjikan bahwa dua perangkatnya itu mampu menyajikan performa berlipat dibanding pendahulunya.

iPad Air berlayar 10,5 inci dengan desain ultra-tipis itu menawarkan inovasi terbaru, termasuk dukungan untuk Apple Pencil serta kinerja kelas tinggi dengan harga mulai 500 dolar AS.

Dilengkapi chip Bionic A12 dan Apple Neural Engine, iPad Air terbaru berkinerja 70 lebih baik dan kemampuan grafis dua kali lebih baik dibanding pendahulunya.

Layar Retina canggih dengan teknologi True Tone hampir 20 persen lebih besar, dengan lebih setengah juta piksel lebih banyak dalam resolusi.

“Hari ini keluarga iPad mengambil dua lompatan besar ke depan dengan iPad Air 10,5 inci yang serba baru yang menghadirkan ukuran, fitur, dan kinerja kelas atas dengan harga terobosan, dan peningkatan besar pada iPad mini 7,9 inci, yang juga membawa Apple Pencil, Retina display, dan A12 Bionic chip…,” kata Phil Schiller, wakil presiden senior pemasaran global Apple dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa.
  iPad mini terbaru yang diperkenalkan Apple pada Senin (18/3/2019) waktu Kalifornia. (ANTARA News/Apple)

Chip Bionic A12 juga disematkan Apple pada iPad mini terbarunya yang berlayar 7,9 itu, desain kompak dan ultra-portabel. Berkat pembaruan yang dibawanya, iPad mini menyajikan kinerja tiga kali lebih baik dan kemampuan grafis sembilan kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Layar Retina dengan teknologi True Tone dan dukungan warna 25 persen lebih cerah serta kerapatan piksel tertinggi dari yang pernah dimiliki iPad, membuat iPad mini anyar menyajikan pengalaman visual yang lebih mendalam dalam pengaturan apa pun.

Dengan Apple Pencil, kata Apple, membuka kemungkinan kreativitas dan produktivitas baru untuk pengguna iPad mini dan iPad Air, mulai dari menggambar dan menuangkan ide hingga menandai dokumen dan memperbaiki foto.

Perangkat itu memberikan akurasi piksel sempurna dan latensi rendah untuk aktivitas dalam aplikasi populer termasuk Procreate, Notability, Pixelmator Photo (segera hadir) dan Microsoft Office.

iPad mini dan iPad Air terbaru ini hadir dalam warna perak, abu-abu, dan emas, dengan konfigurasi 64GB dan 256GB. Mini iPad baru dijual dengan harga mulai 399 dolar AS atau sekira Rp5,6 juta untuk model Wi-Fi dan 529 dolar AS atau Rp7,5 juta untuk model Wi-Fi + Seluler.

Sementara iPad Air 10,5 inci dibanderol mulai dari 499 dolar AS atau sekitar Rp7 juta untuk model Wi-Fi, dan 629 dolar AS atau Rp8,9 juta untuk model Wi-Fi + Seluler.

Dua perangkat baru Apple itu bisa dipesan melalui apple.com, di Apple Store app dan Apple Stores, juga tersedia melalui pengecer resmi Apple dan operator tertentu dengan harga bisa bervariasi.

Baca juga: Apple akan rilis iPad generasi tujuh
Baca juga: Apple luncurkan iPad Pro terbaru

 

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung luncurkan Galaxy M10, dijual mulai 27 Maret

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics Indonesia kembali meluncurkan ponsel untuk segmen entry level, Galaxy M10, hanya berselang sebulan setelah mereka membawa Galaxy M20.

“Melengkapi Galaxy M Series, Samsung meluncurkan Galaxy M10 bagi konsumen di Indonesia. Fitur unggulan seperti All Day Battery, Dual Camera dengan lensa Ultra-Wide, serta harga yang terjangkau bisa dimiliki oleh pengguna yang ingin terus terhubung dan berbagi aktivitas keseharian mereka,” kata Kepala TI dan Bisnis Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, dalam keterangan pers, Selasa.

Galaxy M10 hadir dengan layar lebar Infinity-V, atau notch berbentuk waterdrop/dewdrop, berukuran 6,2 inci dengan rasio 19:9. Galaxy M10 mendapatkan sertifikasi Widevine L1 untuk streaming konten HD tanpa batas melalui aplikasi populer.

Keunggulan utama Galaxy M10 terletak pada kamera, meski pun berada di kelas entry level, Samsung memberikan kamera ganda di belakang berupa lensa utama 13MP dan lensa ultra-wide 5MP.

Lensa ultra-wide biasa digunakan untuk mengambil foto pemandangan atau foto bersama karena bidang tangkap yang lebih luas.

Samsung menyematkan lensa 5MP untuk kamera depan M10, resolusi yang standard untuk ponsel entry level.

Untuk mendukung performa ponsel, Samsung memakai chipset buatan sendiri Exynos 7870 dengan prosesor octa-core.

Chipset itu diimbangi dengan RAM sebesar 2GB dan kapasitas penyimpanan internal 16GB yang dapat diperluas dengan kartu memori hingga 512GB. Untuk baterai, Samsung memberikan kapasitas 3.400mAh.

Galaxy M10 dijual seharga Rp1,699 juta mulai 27 Maret.

Sebagai perbandingan, Honor pada akhir Februari lalu meluncurkan Honor 8A dengan konfigurasi RAM dan ROM sebesar 3GB + 32GB seharga Rp1,899 juta.

Selain itu, Realme juga baru saja meluncurkan Realme 3 seharga mulai dari Rp1,999 juta.
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 lebih bandel, harga mulai Rp1,4 juta

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 resmi dirilis, harga mulai Rp1,4 juta

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Smartwatch bantu kenali penyakit jantung

Jakarta (ANTARA) – Studi yang didanai oleh Apple Inc menunjukkan bahwa jam tangan pintar Apple Watch dapat mendeteksi detak jantung yang tidak teratur sehingga penggunanya bisa mendapatkan tindakan lebih dini.

Para peneliti di studi tersebut mengharapkan teknologi dapat membantu mendeteksi dini fibrilasi atrium, salah satu jenis detak jantung tidak teratur yang paling sering ditemui. Pasien penyakit tersebut berisiko lima kali untuk terkena stroke.

Studi tersebut melibatkan 400.000 pengguna Apple Watch, hasilnya dipresentasikan pada acara American College of Cardiology di New Orleans, Amerika Serikat, dikutip dari Reuters.

2.000 orang, atau 0,5 persen, mendapat notifikasi dari jam tangan mereka bahwa detak jantung mereka tidak teratur.

Mereka kemudian diminta untuk memakai ECG untuk mendeteksi fibrilasi atrium.

Sepertiga pengguna yang menggunakan ECG terkonfirmasi mengalami gangguan fibrilasi atrium.

“Dokter bisa menggunakan informasi tersebut lalu menggabungkannya dengan pemeriksaan, lalu, mereka bisa membantu mengambil keputusan harus melakukan apa,” kata Dr. Marco Perez dari Stanford School of Medicine, salah saeorang peneliti kepala di studi tersebut.

57 persen peserta yang mendapat notifikasi dari jam tangan juga memeriksakan diri mereka.

Baca juga: Apple hadirkan Apple Watch edisi Olimpiade
Baca juga: Seri Sport pimpin penjualan pre-order AppleWatch

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 resmi dirilis, harga mulai Rp1,4 jutaan

Jakarta (ANTARA) – Xioami hari ini resmi meluncurkan smartphone terbarunya dari brand Redmi, yakni Redmi 7, yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 632 dan sudah dilengkapi sertifikat P2i yang tahan terhadap cipratan air.

Smartphone yang diluncurkan di China dalam acara yang dipimpin GM Xiaomi Lu Weibing dan disiarkan langsung melalui live streaming ini akan tersedia di pasar China mulai 26 Maret ini dengan harga mulai 699 yuan atau sekitar 1,4 jutaan jika dirupiahkan dengan kurs sekarang ini.

Snapdragon 632, yang merupakan chipset CPU Qualcomm Kryo 250 octa-core, diklaim lebih hemat daya, dan menjadikan Redmi 7 mempunyai kinerja yang lebih efisien dibanding smartphone lain dalam kisaran harga ini.

Redmi 7 dibekali layar HD+ Dot Drop 6,26 inci, dengan desain gradien melengkung 4-sisi, dan hadir dalam tiga warna, yakn Comet Blue, Lunar Red, dan Eclipse Black.

Ponsel ini dibekali kamera yang sama dengan Mi 6, bersensor 12MP di belakang, yang mendukung pendeteksian gesture (gerakan tangan) untuk selfie.

Ponsel Redmi teranyar ini didukung dengan baterai 4000 mAh yang ditingkatkan dan melalui optimalisasi sistem yang mampu bertahan hingga 400 jam dalam waktu siaga (standby).

Redmi 7 menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan menawarkan peningkatan volume untuk memastikan kejelasan selama pemutaran media dan panggilan dengan menggunakan speaker yang lebih besar dari pendahulunya.

Redmi 7 juga dilengkapi dengan sensor inframerah, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai remote universal, kompatibel dengan sejumlah besar elektronik dan peralatan rumah.

Untuk memastikan daya tahannya, Redmi 7 dibalut dengan pelindung Corning Gorilla Glass 5 untuk bagian depannya. Teknologi anti percikan P2i juga diterapkan pada seluruh perangkat untuk Redmi 7.

Lapisan anti-cairan tipis 20nm pada permukaan perangkat, lubang suara serta port USB-nya menawarkan perlindungan yang efektif terhadap hujan dan keringat.

Layar untuk Redmi 7 bersertifikat TÜV Rheinland—dengan mengaktifkan mode baca, ini akan mengurangi kemungkinan kelelahan visual.

Redmi 7 hadir dengan tiga varian, model dengan RAM 2GB ROM 16GB dibanderol 699 yuan (Rp1,4 jutaan), RAM 3GB ROM 32GB berharga 799 yuan (sekitar Rp1,7 juta), dan RAM 4GB RAM 64GB berharga 999 yuan atau sekira Rp2,1 jutaan.

Baca juga: Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Baca juga: Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi 7 diluncurkan hari ini

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi akan meluncurkan smartphone terbarunya Redmi 7 bersama Redmi Note 7 Pro hari ini di China, dengan varian yang diperkirakan sedikit berbeda dengan yang diluncurkan di India beberapa waktu lalu.

Menurut informasi awal, Redmi 7 yang akan ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 632 ini akan dijalankan dengan MIUI 10 yang dikembangkan dari Android 9 Pie, tulis Business Today dalam laporannya, dikutip Senin.

Berdasarkan spesifikasi yang dipublikasikan lembaga sertifikasi perangkat TENAA, Redmi 7 akan menggunakan layar LCD HD+ 6,26 inci dengan resolusi 1520 x720 piksel dan rasio layar 19:9.

Dilengkapi dengan prosesor octa-core, Redmi 7 akan diluncurkan dengan opsi RAM 2GB, 3GB, dan 4GB RAM, sedangkan penyimpanan internalnya berkapasitas 16GB, 32GB, dan 64GB.

Modul kamera pada Redmi 7 mencakup kamera ganda di bagian belakang dengan sensor 12-MP dan sensor 8-MP. Untuk selfie, perangkat ini akan datang dengan kamera 8-MP dan ditambah fitur kecerdasan buatan (AI).

Smartphone yang berbobot sekitar 180 gram ini akan dibekali baterai 3.900 mAh atau mungkin 4.000 mAh, serta sejumlah sensor seperti accelerometer, sensor cahaya, sidik jari, dan sensor jarak.

Harganya diperkirakan antara 700 hingga 800 yuan atau sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,7 juta di China.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Baca juga: Logo baru Redmi yang minimalis

Penerjemah: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei kejar penjualan Samsung pada 2018

Jakarta (ANTARA) – Produsen elektronika Huawei Technologies Co. memperpendek jarak dengan produsen asal Korea Selatan Samsung Electronics Co. dalam penjualan perangkat ponsel pintar di pasaran global pada 2018, demikian laporan perusahaan riset Strategy Analytics.

Penjualan Samsung Electronics, seperti tercantum dalam situs Kantor Berita Korea Yonhap, yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu, mencapai 18,9 persen pada pasar global. Penjualan itu mencakup keseluruhan pendapatan yang mencapai 73,1 miliar dolar AS.

Penjualan ponsel pintar Samsung Electronics secara global pada 2018 itu turun dibanding penjualan pada 2017 sebesar 20,8 persen dengan pendapatan total 77,2 miliar dolar AS.

Sementara, penjualan ponsel pintar Huawei Electronics mencapai 12 persen secara global pada 2018 dengan pendapatan sebesar 46,2 miliar dolar AS. Angka persentase penjualan itu naik dibanding 2017 sebesar 7,7 persen.

Produsen lain asal China yaitu Oppo Electronics Corp dan Vivo Communication Technology mencatatkan pangsa pasar sebesar 6,3 persen dan 5,4 persen pada 2018. Pangsa pasar itu meningkat dibanding 2017 yaitu 6,2 persen milik Oppo dan 4,3 persen milik Vivo.

Di sisi lain, kompetitor utama Samsung asal Amerika Serikat Apple Inc. telah memperluas kehadiran mereka pada pangsa pasar kelas atas sebagai strategi utama. Perusahaan yang bermarkas di California, AS itu telah meraih pendapatan 156 miliar dolar AS dari penjualan ponsel pintar pada 2018.

Pangsa pasar Apple pada 2018 secara global naik 40,4 persen dibanding pada 2017 sebesar 39,8 persen.

Para pengamat industri menilai pendapatan dari penjualan ponsel pintar Huawei akan melampaui Samsung pada 2019. Tapi secara global, Apple akan tetap menjadi pemimpin dalam perolehan keuntungan penjualan pada 2019.

Baca juga: Huawei layangkan gugatan terhadap pemerintah AS

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Baca juga: Honor janjikan ponsel premium tahun ini

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google juga bersiap buat ponsel lipat

Jakarta (ANTARA) – Tidak mau kalah dari Samsung dan Huawei yang sudah meluncurkan ponsel lipat tahun ini, Google meski sedikit terlambat, sudah membuat paten untuk perangkat tersebut.

Google membuat paten WIPO dengan nama “Foldable Display Neutral Axis Management With Thin, High Modulus Layer” dengan nomor registrasi US20180356859, seperti yang dimuat di laman patentscope.wipo.int, yang dikutip Minggu.

Abstrak paten tersebut menyebutkan layar lipat (foldable display) memakai panel OLED.

Phone Arena melansir, berdasarkan gambar-gambar yang disediakan, Google akan memakai rancangan lipat berbentuk cangkang kerang, bukan desain model ponsel dilipat seperti buku yang dipakai Huawei dan Samsung.

Ponsel lipat Samsung dan Huawei akan berubah menjadi tablet jika dibuka seperti buku. Gambar paten Google menunjukkan mereka menyiapkan lipatan berbentuk “Z”.
  Rancangan ponsel lipat Google di dokumen paten. (patentscope.wipo.int)

Google mengakui akan sulit membuat lipatan Z, namun mereka menyatakan sudah memiliki solusi agar tablet dapat dilipat menjadi ponsel dengan cara tersebut.

Meski pun sudah mendaftarkan paten mereka untuk teknologi ponsel lipat, tidak berarti Google akan merealisasikan rencana tersebut.

Hingga saat ini Google belum mengumumkan rencana mereka untuk ponsel lipat.

Baca juga: Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak
Baca juga: Motorola siapkan ponsel lipat pertengahan tahun ini
Baca juga: Energizer buat ponsel lipat dan baterai 18.000mAh

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone 11 bakal pakai tiga kamera belakang

Jakarta (ANTARA) – Belum selesai euforia trio iPhone terbaru, rumor mengenai generasi paling anyar yang diperkirakan diberi nama iPhone 11, atau mungkin XI, sudah bermunculan.

iPhone 11 kemungkinan hadir dalam tiga model, seperti iPhone XS, XS Max dan XR tahun lalu, seperti diberitakan laman Phone Arena, yang dikutip Minggu.

iPhone dikabarkan akan meningkatkan kamera ganda ke kamera belakang tripel, seperti ponsel flagship keluaran produsen lain.

Apple disebut menyiapkan dua kemungkinan untuk tata letak tiga kamera di belakang. Blog asal Jepang, Macotakara, yang sebelumnya secara tepat memprediksi produk Apple, menyebut Apple merancang kamera belakang tersusun membentuk kotak, termasuk untuk lampu flash.

Desain seperti itu mirip dengan Huawei Mate 20. Rancangan kotak itu dikabarkan sudah masuk ke tahap Engineering Validation Test, salah satu tahap pengembangan perangkat baru.

Beberapa waktu sebelumnya, muncul perkiraan desain kamera belakang iPhone 11 akan dibuat horisontal.

Rancangan tiga kamera belakang itu dikabarkan juga akan dipakai untuk semua model iPhone 11, jika memang ada tiga iPhone baru seperti tahun lalu.

Apple biasanya mengeluarkan varian kapasitas penyimpanan untuk masing-masing model iPhone. Diperkirakan hanya kapasitas tertentu yang menggunakan tiga kamera di belakang.

Rumor lainnya untuk iPhone terbaru, Apple dikabarkan menyiapkan pembaruan untuk panel layar penerus iPhone XR, yakni tidak lagi menggunakan panel LCD.

Baca juga: iPhone selalu lacak lokasi Anda, ini cara mengatasinya
Baca juga: Apple janjikan kejutan dengan produk baru
Baca juga: iPhone 2019 dikabarkan bakal pakai tiga kamera belakang dan USB-C

 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi batalkan penjualan Mi 9 SE dan edisi transparan

Lebih baik tidak menjual daripada menjual hanya sedikit.

Jakarta (ANTARA) – Raksasa manufaktur China, Xiaomi, memutuskan untuk membatalkan penjualan Xiaomi Mi 9 SE dan Mi 9 edisi transparan yang rencananya dimulai pada Kamis lalu (14/3) karena terbatasnya persediaan.

Pejabat Xiaomi mengaku menyesal atas pembatalan itu, dan mengatakan bahwa semua staf di lini produksi Xiaomi sudah melakukan yang terbaik untuk menyiapkan produk.

“Dan saya menantikan penjualan berikutnya untuk membawa pengalaman yang lebih baik kepada banyak penggemar kami,” kata GM Humas Xiaomi, Xu Jieyun, kepada media China, dikutip Sabtu.

Alasan Xiaomi membatalkan penjualan Mi 9 SE dan Mi 9 Transparant Edition karena terbatasnya persediaan produk. Xiaomi telah berjuang untuk memenuhi permintaan pasar yang angkanya sudah diperkirakan, namun mereka gagal memproduksi dalam jumlah yang diharapkan.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidakmampuan kami untuk membuat smartphone ini tersedia. Lebih baik tidak menjual daripada menjual hanya sedikit. Kami akan melanjutkan penjualan setelah kami mengumpulkan lebih banyak barang,” tambah Xu Jieyun seperti dikutip Gizchina.

Li Mingjin, yang bertanggung jawab atas e-commerce Xiaomi China, mengatakan,”Tidak ada barang…pengalaman berbelanja adalah prioritas utama, dan kami akan mempercepat untuk mengatasinya.”

Dengan pembatalan itu, Xiaomi menjadwalkan kembali penjualan Xiaomi Mi 9 menjadi 19 Maret mendatang mulai pukul 10.00 pagi waktu China.

Xiaomi Mi 9 memiliki cangkang bagian belakang berdesain kaca hologram dan kameranya dilindungi dengan kaca sapphire, sedangkan layarnya menggunakan Samsung AMOLED Dot drop 6,39 inci, dengan rasio layar dengan body 90,7 persen.

Bersama prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 855, kamera bersensor 48MP di belakang dan 20MP di depan melengkapi smartphone ini, juga fitur pengisian daya baterai nirkabel cepat 20W.

Baca juga: Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Baca juga: Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Penerjemah: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple langgar paten Qualcomm, didenda 31 juta dolar

Jakarta (ANTARA) – Pengadilan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan California pada Jumat waktu setempat (15/3) memerintahkan Apple untuk membayar ganti rugi sebesar 31 juta dolar atau sekira Rp441,509 miliar kepada Qualcomm karena terbukti melanggar paten milik produsen chip itu atas teknologi yang disematkan pada iPhone seri tertentu.

Teknologi yang ditemukan Qualcomm dan digunakan Apple memungkinkan Apple memasuki pasar dan menjadi sangat sukses dengan cepat, kata Wakil Presiden Eksekutif dan Penasihat Umum Qualcomm, Don Rosenberg, dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan Qualcomm, dikutip Sabtu.

Pengadilan menetapkan bahwa Apple telah melanggar paten Qualcom nomor 8.838.949 dan 9.535.490 yang digunakan pada iPhone 7, 7 Plus, iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone 8 X. Sementara iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X juga dinyatakan melanggar paten Qualcomm nomor 8.633.936.

Hakim pengadilan memerintahkan Apple membayar ganti rugi kepada Qualcomm 31 juta dolar atas pelanggaran paten yang dimulai sejak 6 Juli 2017. Tiga paten yagn dilanggar mencakup teknologi yang ditemukan oleh Qualcomm di San Diego.

“Vonis juri bulat hari ini adalah kemenangan terbaru delam litigasi paten kami di seluruh dunia yang diarahkan untuk meminta pertanggungjawaban Apple atas penggunaan teknologi berharga kami tanpa membayarnya,” jelas Rosenberg.

Rosenberg menambahkan, tiga paten yang ditemukan dilanggar dalam kasus ini hanya mewakili sebagian kecil dari portofolio berharga Qualcomm yaitu puluhan ribu paten. “Kami bersyukur bahwa pengadilan di seluruh dunia menolak strategi Apple untuk tidak bersedia membayar penggunaan IP kami.”

Tiga paten Qualcomm yang dilanggar Apple mendukung berbagai fitur smartphone populer. Paten AS No. 8.838.949, memungkinkan “boot tanpa flash” yang menghilangkan biaya dan jejak memori flash terpisah serta memungkinkan ponsel cerdas untuk terhubung ke internet dengan cepat setelah dinyalakan.

Paten nomor 9.535.490 memungkinkan aplikasi pada ponsel pintar mengakses data ke dan dari internet dengan cepat dan efisien dengan bertindak sebagai “polisi lalu lintas” (pengatur) yang cerdas antara prosesor aplikasi dan modem.

Sedangkan paten nomor 8.633.936 memungkinkan kinerja tinggi dan grafik visual yang kaya untuk game sekaligus meningkatkan masa pakai baterai ponsel cerdas. Paten ini berada di luar prosesor modem.

Dalam enam bulan terakhir, pengadilan paten di China dan Jerman juga telah memutuskan bahwa Apple melanggar paten esensial non-standar milik Qualcomm.

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OPPO bantah penurunan market share di kuartal akhir 2018

4 Views

ANTARA-PR Manager OPPO Indonesia  Aryo Meidianto membantah perusahaannya mengalami penurunan market share pada kuartal ke-4 tahun 2018. OPPO Indoenesia mengumumkan adanya di peningkatan penjualan dan respons yang tinggi untuk produk A-7.

Kapan Oppo Reno masuk Indonesia?

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel China Oppo mengonfirmasi kabar mengenai kehadiran gawai baru mereka yaitu Reno yang tidak tiba di Indonesia pada 10 April sebagaimana rencana peluncuran secara global.

“Reno bukan merk baru, tapi, lini baru di bawah Oppo. Kami lihat dulu pada 10 April akan seperti apa,” kata Manajer Humas Oppo Indonesia Aryo Meidianto saat ditemui usai peluncuran F11 Pro di Jakarta, Rabu (13/2) malam.

Produk, yang semula diperkirakan sebagai sebagai sub-merk baru sebagaimana Realme, akan mengambil segmen pasar premium.

Aryo mengatakan perangkat yang diperkirakan memakai chipset Snapdragon 855 itu akan hadir jika dinilai sesuai pasar Tanah Air.

Informasi tentang Oppo Reno sebelumnya telah muncul dalam unggahan akun resmi Oppo pada jejaring sosial China Weibo. Informasi yang sama juga diunggah Kepala Humas Oppo Global Alex MacGregor di akun Twitter-nya.

Spekulasi sebelumnya, Oppo Reno akan memiliki spesifikasi untuk ponsel premium menyusul kabar dari Wakil Direktur Oppo Shen Yiren tentang ponsel pintar dengan chipset Snapdragon 855 dan baterai sebesar 4.065mAh yang diluncurkan pada 10 April.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Oppo resmi luncurkan F11 Pro di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Oppo resmi memboyong ponsel F11 Pro, termasuk versi reguler F11, yang menyasar segmen anak muda yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

“F11 Pro ini fokus ke foto karena foto merupakan sarana untuk bercerita, sarana berekspresi,” kata Direktur Pemasaran Oppo Indonesia, Alina Wenxin, saat peluncuran di Jakarta

Oppo F11 Pro mengunggulkan kamera besar di belakang dengan resolusi 48MP dengan apertur f/1.79, resolusi dan bukaan lensa yang besar menjanjikan cahaya yang masuk lebih banyak dan hasil foto yang merekam lebih banyak detail.
  Oppo F11 Pro. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Oppo merancang agar F11 Pro dapat menghasilkan foto yang baik ketika memotret di malam hari atau dalam kondisi cahaya redup berkat teknologi Tetracell untuk menganalisis dan menggabungkan data yang diperoleh dari empat piksel yang berdekatan.

Teknologi ini melipatgandakan ukuran piksel fotosensitif sehingga mampu mengabadikan foto yang lebih terang dan minim noise.

Oppo memberikan fitur Ultra Night Mode yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menghasilkan foto yang terang di malam hari.

Kamera sekunder Oppo F11 sebesar 5MP.

Untuk kamera swafoto, Oppo memakai lensa beresolusi 16MP yang dilengkapi AI beauty. Oppo memakai rancangan kamera tersembunyi, yang mereka sebut rising camera di kamera depan, sehingga perangkat tersebut baru muncul ketika pengguna ingin berswafoto atau membuka aplikasi yang memerlukan kamera depan.

Kamera ini sengaja dibuat tersembunyi agar layar F11 Pro lebih besar dan bersih tanpa notch.
  Oppo F11 Pro. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Oppo memasang chipset dari MediaTek Helio P70 yang dipasangkan dengan RAM 6GB dan kapasitas penyimpanan internal sebesar 64GB yang dapay diperluas hingga 256GB.

Sementara F11 versi reguler hadir dengan spefikasi yang mirip hanya saja tidak memiliki rising kamera. F11 memiliki kamera depan di tengah dengan notch berbentuk waterdrop.
  Oppo F11. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

F11 juga memakai chipset yang sama dengan versi Pro, namun dengan RAM sebesar 4GB dan kapasitas internal 128GB.

F11 Pro dipasarkan seharga Rp4,999 juta, sementara F11 seharga Rp3,999 juta.

Vivo pada pekan lalu meluncurkan ponsel kamera tersembunyi, pop-up, seharga Rp4,399 juta.
  Oppo F11. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Redmi Note 7 hadir di Indonesia 21 Maret

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi akan menghadirkan ponsel Redmi Note 7 di Indonesia pada 21 Maret mendatang, menurut akun Twitter resmi mereka untuk Indonesia.

“Gak lama lagi kalian bisa ngerasain #48MPBuatKamu, Catat dan tandain kalendar kamu, 21 Maret 2019, #RedmiNOte7 bakalan hadir buat kalian!” demikian bunyi cuitan @xiaomiindonesia, dikutip Rabu.

Dalam poster yang diunggah di akun tersebut, Redmi Note 7 tersedia dalam warna gradasi biru dan merah, dengan layar besar yang memakai poni atau notch model waterdrop berupa cekungan bulat tepat di bawah kamera depan.

Belum jelas apakah Xiaomi akan membawa Redmi Note 7 versi Pro seperti yang meluncur di India beberapa pekan lalu.

Redmi Note 7 memiliki layar 6,3 inci full HD+ dengan piksel sebesar 2340 x 1080 dan sudah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass5 teranyar.

Kamera ganda di belakang hadir dengan resousi 12MP dan 2MP untuk kamera sekunder, sementara kamera swafoto sebesar 13MP.

Ponsel dual SIM ini ditenagai prosesor octa-core Snapdragon 660, GPU Adreno 512 dan berjalan dengan sistem operasi MIUI 10 yang berbasis Android Pie.

Xiaomi menyediakan beberapa pilihan konfigurasi RAM dan ROM untuk Redmi Note 7, yaitu 3GB + 32GB, 4GB + 64GB, tapi, belum diketahui versi mana saja yang akan masuk Indonesia.

Ponsel berbaterai besar 4.400mAH ini dijual seharga 9.999 rupee di India, atau sekitar Rp1,99 juta.

Realme baru saja meluncurkan ponsel Realme 3 yang juga dijual di kisaran harga Rp2 jutaan, sementara beberapa pekan sebelumnya Samsung mengeluarkan M20 seharga Rp2,8 juta.

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Baca juga: Redmi Note 7 Pro dirilis pekan depan

Baca juga: Redmi Note 7 debut dengan kamera 48 MP, ini spesifikasinya

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Demi posisi, Realme akan buka toko resmi

Jakarta (ANTARA) – Produsen ponsel asal China Realme berencana membuka gerai mereka di Jakarta sekaligus sebagai gerai pertama di dunia demi meningkatkan posisi pada pasar gawai Tanah Air.

“Kami masih baru. Tapi, kami juga ingin berkompetisi pada pasar di sini,” kata Direktur Pemasaran Realme Asia Tenggara, Josef Wang, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Produk ponsel yang juga sub-merek Oppo itu telah hadir di Indonesia sejak Oktober 2018.

Komitmen Realme untuk membuka toko resmi itu mengacu pada pencapaian mereka yang telah memasarkan produk melalui 3.300 distributor dan lebih dari 6.500 ritel.

Selain toko resmi, Realme juga memperkuat keberadaan mereka melalui komunitas Realme Fans dengan sekitar 400 ribuan anggota di seluruh Indonesia. Melalui komunitas itu, Realme akan melibatkan para penggemarnya dengan aktivitas langsung dan melalui media sosial.

“Indonesia negara yang besar, kami berusaha menggaet pengguna di setiap tempat di Indonesia,” kata Wang.

Selain itu, Realme akan menghadirkan produk yang menargetkan anak-anak muda.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Pelindung handphone berbahan apel

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M Kiki Saputra.

Malang (ANTARA) – Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang berasal lintas program studi menciptakan pelindung handphone dari pertumbuhan bakteri saureus dengan bahan baku buah-buahan, yakni buah kelapa dan apel yang diberi nama “Protect Magic”.

Inovasi yang dibuat kelima mahasiswa tersebut berhasil meraih Gold Medal dan Special Awards dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence, bahkan inovasi itu juga mendapat tawaran kerja sama pengembangan produk secara masal dari tiga investor, yaitu UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division.

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M Kiki Saputra, di Malang, Jawa Timur, Selasa.

Kiki menerangkan pada saat disemprotkan cairannya seperti embun. Setelah itu diusap pakai tisu akan muncul aroma apel. Protect Magic tersebut sudah tiga kali uji di laboratorium dan hasilnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri S aureus itu.

Ia mengaku ide pembuatan Protect Magic dilatarbelakangi meningkatnya perkembangan teknologi dan mobilitas manusia. Mobilitas manusia tidak terlepas dari suatu alat komunikasi, salah satunya berupa smartphone yang berpotensi berbahaya terhadap kesehatan karena berperan sebagai pembawa sejumlah mikroorganisme patogen pada manusia.

Handphone, lanjutnya, saat ini menjadi sebuah kebutuhan, sehingga sangat jarang orang bisa lepas dari HP dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga ada bakteri yang tumbuh. Dampaknya, pengguna bisa terkena penyakit seperti flu, bahkan bisa menyerang ginjal atau jantung. “Pemakaian Protect Magic seperlunya saja selama HP sering dipakai,” kata Kiki.

Inovasi itu sempat mendapat penawaran untuk mengembangkan kerja sama di Malaysia dari UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division, namun tim penemu Protect Magic tersebut lebih memilih mengembangkannya di Indonesia.

“Ke depan kami ingin mengembangkan Protect Magic secara komersial agar lebih bermanfaat lebih luas bagi masyarakat, apalagi pengguna HP sangat banyak di Indonesia,” katanya.

Event International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence ini diselenggarakan Group Professional Trade Exhibition and Meeting Planners (PROTEMP) dan Malaysian Association of Research Scientist (MARS).

Kelima mahasiswa pencipta Protect Magic tersebut, adalah M Kiki Saputra (FP), Grandy Zovanca(FP), RevinYohanes Abraham (FP), Cynthia Ayu Dwi Lestari (FMIPA), dan Rininta Arifianingsih (FK). Mereka dibimbing dosen Afifuddin Latief Adijedjo.

Dalam ajang Asian Youth Innovation Awards (AYIA) – Malaysia Technology Expo (MTE 2019), yang berlangsung (21/02 – 23/02/2019) di Putra World Trade Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Protect Magic juga berhasil menyingkirkan peserta dari 19 negara.

Kompetisi tersebut merupakan ajang terbesar yang mempertemukan penemu, perancang, desainer internasional, pengusaha, universitas, dan lembaga untuk menampilkan penemuan, ide, prototipe, produk dan desain terbaru mereka kepada investor, produsen, distributor dan pemasar, guna mendorong ide-ide mereka dari konsep ke realitas.

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Realme 3 resmi meluncur seharga Rp2 jutaan

Jakarta (ANTARA) – Realme, sub-merk dari Oppo, resmi meluncurkan ponsel terbaru Realme 3 untuk segmen menengah ke bawah dengan harga Rp2 jutaan.

“Sebagai penerus Realme 2, Realme 3 menjadi senjata andalan kami pada 2019,” kata Direktur Pemasaran Realme Asia Tenggara, Josef Wang saat peluncuran di Jakarta, Selasa.

Realme memiliki layar sebesar 6,22 inci dengan takik tengah (notch) berbentuk tetesan air (dewdrop). Notch yang tepat berada di tengah, di bawah kamera depan, ini sudah diperkenalkan sejak akhir tahun lalu.

Notch dewdrop bernama Infinity-V itu juga telah hadir pada ponsel Samsung M20 di Indonesia pada Februari lalu. Realme 3. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Realme 3 hadir dengan kamera belakang ganda sebesar 13MP untuk kamera utama, sementara kamera sekunder sebesar 2MP.

Kamera Realme 3 mengungulkan fitur nightscape mode berupa teknologi kecerdasan buatan yang dikombanisikan dengan multi-frame synergy dan algoritme anti-goyang untuk meningkatkan kualitas gambar saat kondisi rendah cahaya.

Realme juga memasang fitur Chroma Boost untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan gambar. Realme 3. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Sementara itu, kamera depan Realme 3 terdiri dari satu kamera resolusi 13MP dengan kombinasi lensa 5P bukaan diafragma f/2.0, yang memiliki kecerdasan buatan untuk efek cantik serta mode untuk swafoto bersama yang dapat mengidentifikasi jenis kelamin subjek yang berada di dalam frame.

Performa Realme 3 didukung chipset dari MediaTek, Helio P60, melihat segmen ponsel ini dan demi menjaga harga yang terjangkau. Chip tersebut dipasangkan dengan RAM 3GB dan 4GB, dengan pilihan kapasitas penyimpanan internal 32GB dan 64GB.

Kemampuan Realme 3 ditunjang oleh baterai sebesar 4.230mAh.

Realme 3 dipasarkan seharga Rp1,999 juta untuk varian 3GB+32GB, Rp2,099 juta varian 3GB+64GB dan Rp2,399 juta untuk 4GB+64GB.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BlackBerry masih ragu soal ponsel lipat

Jakarta (ANTARA) – BlackBerry, di tengah gempuran ponsel lipat dari kompetitor, merasa skeptis mengenai keberadaan ponsel lipat dan belum berencana memasukkan teknologi tersebut.

“Saya ingin sesuatu yang cepat dengan fungsi yang meningkat,” kata CEO BlackBerry, John Chen, dikutip dari laman Barrons, Kamis (7/3).

Chen merasa belum ada gebrakan baru di industri ponsel dan mereka sudah membuat pemindai sidik jari, pengenal wajah dan pengenal iris mata.

“Semua orang ingin layar yang lebih besar, tapi, ponsel menjadi semakin tebal,” kata dia.

BlackBerry juga menjelaskan mengapa mereka tidak lagi bermain di perangkat keras, mereka sudah tidak memproduksi ponsel sejak 2016 dan fokus pada bisnis perangkat lunak untuk keamanan dan komunikasi, untuk sektor privat maupun pemerintahan.

Ponsel BlackBerry masih beredar di pasar, namun, lisensi dipegang oleh perusahaan elektronik asal China, TCL.

Keputusan tidak berbisnis ponsel lagi didasari masalah margin dan mereka juga harus berkompetisi melawan vendor lain seperti Apple, Samsung dan Huawei.

Baca juga: Energizer buat ponsel lipat dan baterai 18.000mAh

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Baca juga: Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak

Baca juga: Huawei Mate X, ponsel lipat 5G seharga Rp36 jutaan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Reno, sub-merk baru dari Oppo

Jakarta (ANTARA) – Oppo baru saja mengumumkan mereka memiliki sub-merk baru bernama Reno, sub-merk kedua mereka setelah Realme.

Kabar ini pertama kali muncul melalui unggahan di media sosial China, Weibo, disertai akun resmi Reno, seperti diberitakan laman Indian Express. Tidak lama berselang, Kepala Humas Oppo Golbal, Alex MacGregor mengumkan Reno melalui Twitter.

Dalam unggahan tersebut MacGregor menyatakan Reno akan segera hadir, namun, belum diketahui kapan dan apa produk yang akan pertama kali diluncurkan di bawah bendera Reno.

Oppo belum mengumumkan secara resmi segmentasi produk-produk Reno, namun, spekulasi yang beredar sub-merk tersebut akan mengeluarkan ponsel premium.

Spekulasi ini beredar karena Wakil Direktur Oppo, Shen Yiren, beberapa waktu lalu mengatakan mereka akan mengeluarkan ponsel baru pada 10 April, yang akan memakai chipset Snapdragon 855 dan baterai sebesar 4.065mAh.

Oppo tahun lalu meluncurkan sub-merk Realme yang menyasar segmen ponsel kelas menengah, merk tersebut juga sudah hadir di Indonesia sejak 2018 lalu.

Para produsen ponsel berlomba-lomba memecah produk-produk mereka ke dalam sub-merk sejak tahun lalu, Huawei membuat sub-merk Honor untuk produk ponsel menengah ke bawah.

Xiaomi juga memutuskan melepas Redmi menjadi merk terpisah, yang terbaru Vivo mengumumkan mereka akan memiliki sub-merk iQOO.

Analis pasar dari IDC Indonesia, Rizky Febrian, pada Januari lalu menyatakan sub-merk ini menjadi strategi para vendor ponsel untuk mendapatkan pasar baru, namun, barada di luar bayang-bayang merk induk.

“Ingin mengubah image secara total dan ingin menciptakan sesuatu yang berbeda,” kata Rizky.

Produk-produk di sub-merk tersebut umumnya sengaja dibuat sangat berbeda dari merk induk agar mereka memiliki diferensiasi.

Baca juga: Persaingan ponsel murah semakin ketat

Baca juga: Xiaomi konfirmasi kehadiran Poco, ponsel pertama segera meluncur

Baca juga: Vivo belum rencanakan ponsel lipat untuk Indonesia

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone selalu lacak lokasi Anda, ini cara mengatasinya

Jakarta (ANTARA) – Ada fitur yang tidak begitu dikenal di iPhone yang selalu menyimpan histori tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, termasuk sudah berapa kali satu tempat telah dikunjungi.

Daftar Lokasi-lokasi Signifikan (Significant Locations) bisa Anda temukan di pengaturan ponsel, tetapi agak sulit ditemukan, apakah ini ada maksud tertentu atau tidak dari pembuatnya, Apple, belum ada yang tahu.

Perangkat Apple itu melacak dan menyimpan lokasi-lokasi yang pernah Anda kunjungi dan seberapa sering Anda ke sana. Bukan sekadar itu, fitur ini bahkan menyimpan informasi lebih rinci.

iPhone mengkompilasi lokasi untuk satu alamat dan pelacakan ketika Anda pergi dari sana dan bahkan berapa lama untuk sampai ke sana serta dengan moda transportasi yang mana.

Menurut Apple, daftar itu disimpan “untuk mempelajari tempat-tempat yang penting bagi Anda”. Apple tidak sendirian dalam melayak jumlah data lokasi seperti ini, Google juga melakukannya, melalui daftar “Location History” yang bisa ditemukan di akun Google Anda.

“Data ini dienkripsi dan disimpan hanya di perangkat Anda dan tidak akan dibagikan tanpa persetujuan Anda,” kata Apple di situs webnya. “Ini digunakan untuk memberi Anda layanan yang dipersonalisasi, seperti perutean lalu lintas prediktif, dan untuk membangun Kenangan Foto (Photo Memeries) yang lebih baik.”

Dilansir Antara dari Scient Alert, Minggu, berikut langkah-langkah untuk menonaktifkan fitur pelacakan lokasi di iPhone:

1. Bukalah aplikasi Settings dan klik tab Privacy

2. Kemudian klik pada pilihan pertama, “Location Services”

3. Di bawahnya, Anda akan menemukan daftar setiap aplikasi pada iPhone Anda dan jenis akses yang dimiliki oleh masing-masing ke data lokasi Anda. Tapi abaikan saja yang ini.

4. Dari situ silakan Anda scroll ke bawah halaman dan temukan “System Services”

5. Kemudian Anda akan menemukan daftar penuh layanan-layanan Apple built-in (yang disertakan di perangkat) yang memberi akses ke data lokasi Anda. Beberapa opsi ini memerlukan lokasi Anda untuk penggunaan sehari-hari, seperti “Find My iPhone” dan berbagi lokasi. Tetapi di bagian bawah daftar ini, ada tab yang disebut “Significant Locations” yang memerlukan kata sandi Anda (atau sidik jari, atau Face ID) untuk mengaksesnya.

6. Anda akan menemukan riwayat komprehensif di mana iPhone Anda berada. Daftar ini diurutkan berdasarkan kota—dan di bawahnya terdapat info lebih spesifik: alamat tempat-tempat yang pernah Anda kunjungi, berapa kali Anda pernah ke sana, tanggal tertentu (dan waktu) Anda di sana, dan berapa banyak waktu yang Anda habiskan di sana. Ini adalah jumlah data yang liar.

7. Sebelum Anda mematikan fitur ini sama sekali, jangan lupa untuk menghapus riwayat yang tersimpan di ponsel Anda. Opsi “Clear History” ada di bagian bawah daftar.

8. Terakhir, Anda dapat menonaktifkan fitur “Significant Location” yang ada di bagian atas halaman. Apple mungkin masih memiliki akses ke sejumlah besar data Anda, tetapi setidaknya Anda sudah membatasinya untuk data-data yang lebih rinci.

Baca juga: Apple janjikan kejutan dengan produk baru

Baca juga: Alasan keamanan, Google ingatkan pengguna segera perbarui Chrome
 

Penerjemah: Suryanto
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple akan rilis iPad generasi tujuh

Jakarta (ANTARA) – Apple sedang bersiap untuk merilis iPad generasi tujuh, demikian menurut informasi dari pihak pemasok.

iPad generasi tujuh itu tetap akan dilengkapi dengan jack headphone 3,5 mm dan Touch ID seperti generasi sebelumnya, kata pemasok itu sebagaimana dilaporkan blog rantai pasokan, Macotakara, dikutip Sabtu.

Satu pemasok Apple mengatakan, iPad baru itu nanti bakal berlayar 10 inci, tetapi ada laporan juga yang menyebut akan dibekali layar sama seperti pendahulunya, 9,7 inci.

Apple kemungkinan akan meluncurkan iPad generasi ketujuh itu bersamaan dengan iPad mini 5.

Kabar mengenai akan diluncurkannya iPad generasi baru itu datang setelah sekitar satu tahun Apple merilis iPad generasi enam dengan layar 9,7 inci pada 27 Maret 2018.

Baca juga: Apple rilis iPad dan AirPods terbaru bulan depan?
Baca juga: Apple luncurkan iPad Pro terbaru

 

Penerjemah: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi segera luncurkan penerus Black Shark

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi mengonfirmasi kabar akan meluncurkan ponsel baru di lini gaming mereka Black Shark melalui unggahan poster berbahasa China.

Dikutip dari laman Phone Arena, Kamis (7/3), ponsel gaming Black Shark 2 akan diluncurkan di China pada 18 Maret, mengusung spesifikasi yang mumpuni untuk bermain game.

Black Shark 2 dari Xiaomi bakal memakai chipset tertinggi buatan Qualcomm saat ini, Snapdragon 855, seperti ponsel flagship keluaran vendor lain tahun ini. Chipset Snapdragon 855 mengandalkan teknologi 7 nanometer terbaru sehingga performa ponsel akan lebih tinggi, namun, sangat efisien.

Untuk mengimbangi chipset canggih ini, Xiaomi memasang RAM sebesar 8GB di Black Shark generasi kedua dan kapasitas penyimpanan internal 128GB. Black Shark 2 dikabarkan juga akan memiliki varian yang lebih besar, yaitu RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan internal 256GB, juga versi RAM 10GB seperti Black Shark Helo tahun lalu.

Belum banyak yang diketahuin tentang spesifikasi lainnya Xiaomi Black Shark 2, namun, dipastikan ponsel itu akan hadir dengan layar rasio aspek 18:9, seperti ponsel sebelumnya.

Black Shark 2 juga dikabarkan akan memiliki nuansa warna hijau di bagian belakang.

Kapasitas baterai Xiaomi Black Shark 2 diperkirakan berada di angka 4.000an mAh, dilengkapi dengan sistem pendinginan. Black Shark 2 kemungkinan besar akan berjalan dengan sistem operasi berbasis Android terbaru Pie.

Sayangnya, ponsel ini juga kemungkinan besar hanya akan tersedia di China, seperti Black Shark generasi pertama. Tapi, kemungkinan juga Black Shark 2 akan dilempar ke wilayah lain seperti Eropa.

Baca juga: Ponsel gaming Black Shark 2 muncul di TENAA

Baca juga: Xiaomi luncurkan ponsel gaming Black Shark

Baca juga: Xiaomi bakal luncurkan ponsel game pekan depan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini harga dan spesifikasi Samsung Galaxy S10 di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronics hari ini meluncurkan Samsung Galaxy S10 di Indonesia, sekaligus mengumumkan ketersediaan varian dan warna serta harganya untuk pasar di negara ini.

Baik Samsung Galaxy S10, Galaxy S10E, maupun varian tertingginya yakni Galaxy S10 Plus, tersedia di pasar Indonesia dengan pilihan warna prism black, prism white, dan prism blue, kecuali untuk S10 Plus ada dua warna eksklusif yakni black ceramic dan white ceramic.

Dalam peluncuran di Jakarta, Rabu, Samsung mengumumkan bahwa Galaxy S10 dengan RAM 8GB dan ROM 128GB dibanderol Rp12,999 juta, sedangkan Galaxy S10 Plus dengan RAM 8GB dan ROM 128GB Rp13,999 juta, untuk RAM 8GB ROM 512GB dibanderol Rp18,499 juta, dan RAM 12GB ROM 1TB Rp23,999 juta.

Sementara Galaxy S10e dengan RAM 6GB dan ROM 128GB dihargai Rp10,499 juta.

Berikut Spesifikasi dari masing-masing varian Samusng Galxy S10:

Spesifikasi Galaxy S10
– Layar: 6.1 inch Quad HD+ Curved Dynamic AMOLED 19:9 (550dpi) Infinity-O Display. Rasio Screen-to-Body 93.1%.
– Sistem Operasi: Android 9 Pie dengan One UI
– Chipset: Exynos 9 Series 9820
– RAM: 8GB
– ROM: 128GB
– Kamera Belakang:
kamera pertama 12MP Telephoto (Field of view (FOV): 45°), f/2.4, OIS, AF; kamera kedua: 12MP Wide (FOV: 77°) Dual Aperture (f/1.5 dan f/2.4), 2PD, OIS; kamera ketiga: 16MP Ultra Wide (FOV: 123°), FF, f/2.4; mendukung digital zoom hingga 10x dan optical zoom pada 0.5x/2x
– Kamera Depan: 10MP (FOV: 80°) UHD Selfie, f/1.9, AF, 2PD
– Konektivitas: slot microSD (hingga 512GB), USB Type-C, audio jack 3,5 mm, dual SIM (hybrid), mendukung WiFi 6, Wireless PowerShare dengan standar WPC Qi
– Keamanan: Ultrasonic Fingerprint Scanner di layar, pemindai wajah
– Baterai: 3.400 mAh dengan Fast Charging

Spesifikasi Galaxy S10+
– Layar: 6.4 Quad HD+ Curved Dynamic AMOLED 19:9 (550dpi) Infinity-O Display
– Sistem Operasi: Android 9 Pie dengan One UI
– Chipset: Exynos 9 Series 9820
– RAM: 8GB/12GB
– ROM: 256GB/512GB/1TB
– Kamera Belakang: kamera pertama: 12MP Telephoto (Field of View (FOV): 45°), f/2.4, OIS, AF ; kamera kedua: 12MP Wide (FOV: 77°) Dual Aperture (f/1.5 dan f/2.4), 2PD, OIS; kamera ketiga: 16MP Ultra Wide (FOV: 123°), FF, f/2.4 mendukung digital zoom hingga 10x dan optical zoom pada 0.5x/2x
– Kamera Depan: kamera pertama: 10MP (FOV: 80°) UHD Selfie, f/1.9, AF, 2PD; kamera kedua: 8MP (FOV: 90°) Depth, f/2.2
– Konektivitas: Slot microSD (hingga 512GB), audio jack 3.5mm, USB Type-C, dual SIM (hybrid), mendukung WiFi 6, Wireless PowerShare dengan standar WPC Qi
– Keamanan: Ultrasonic Fingerprint Scanner di layar, pemindai wajah, IP68
– Baterai: 4.100 mAh dengan Fast Charging

Spesifikasi Galaxy S10e
– Layar: 5,8 inch, Full HD+ Flat Dynamic AMOLED, 19:9 (522ppi) Rasio Screen-to-Body 91,6%
– Sistem Operasi: Android 9 Pie dengan One UI
– Chipset: Exynos 9 Series 9820
– RAM: 6GB
– ROM: 128GB
– Kamera Belakang; kamera pertama: 12MP Wide (FOV: 77°) Dual Aperture (f/1.5 dan f/2.4), 2PD, OIS ; kamera kedua: 16MP Ultra Wide (FOV: 123°), FF, f/2.4 Mendukung digital zoom hingga 10x dan optical zoom pada 0,5x/2x
– Kamera Depan: 10MP (FOV: 80°) UHD Selfie, f/1.9, AF, 2PD
– Konektivitas: slot microSD (hingga 512GB), USB Type-C, audio jack 3,5 mm, dual SIM (hybrid), Wireless PowerShare dengan standar WPC Qi
– Keamanan: pemindai sidik jari di tombol power, pemindai wajah
– Baterai: 3.100mAh dengan Fast Charging

Baca juga: Samsung Galaxy S10 resmi hadir di Indonesia

Baca juga: Pemesanan Samsung Galaxy S10 di Korea jatuh dibanding pendahulunya

Baca juga: Samsung pamer Galaxy S10 5G di MWC

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ponsel Redmi Go Rp800 ribuan tersedia di Indonesia mulai 11 Maret

Jakarta (ANTARA) – Xiaomi resmi meluncurkan ponsel murah berbasis sistem operasi ringan Android Go, yang bisa menghemat penggunaan paket data dan ruang penyimpanan di perangkat.

“Xiaomi memperluas pilihan ponsel entry-level dengan menghadirkan Redmi Go. Ini dapat menjadi pilihan yang cocok bagi para pengguna yang ingin mengganti feature phone ke ponsel pintar yang praktis dan terjangkau,” kata Kepala Xiaomi Indonesia, Steven Shi, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Redmi Go berjalan dengan Android Go berbasis Oreo, biasanya ponsel jenis ini menargetkan orang-orang yang baru beralih ke ponsel pintar.

Xiaomi Redmi Go mengusung layar 5 inci dari panel LCD, dengan rasio perbandingan layar 16:9.

Ponsel ini ditenagai chipset dari Qualcomm, Snapdragon 425 didukung CPU Adreno 308. Xiaomi menyediakan dua varian RAM untuk Redmi Go yaitu konfigurasi 1GB + 8GB dan 1GB + 16GB, yang dapat ditingkatkan hingga 128GB dengan kartu memori.

Xiaomi menyematkan sensor 8MP di kamera belakang Redmi Go, dengan bukaan f/2.0, sementara kamera swafoto sebear 5MP.

Xiaomi Redmi G0 dijual seharga Rp899.000 untuk varian 1GB + 8GB, mereka mengadakan paket bundling kerja sama dengan Indosat Ooredoo untuk paket internet.

Ponsel ini akan dijual pertama kali secara online melalui flash sale di e-commerce JD.ID pada 11 Maret, sementara penjualan offline di gerai resmi Mi Store maupun mitra mereka mulai 20 Maret.

Baca juga: Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Baca juga: Persaingan ponsel murah semakin ketat

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Galaxy S10 resmi hadir di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Samsung Electronic Indonesia secara resmi meluncurkan produk premiumnya, Samsung Galaxy S10, setelah dirilis untuk pertama kalinya di San Fransisco, California, Amerika Serikat pada pertengahan Februari lalu.

Peluncuran smartphone andalan Samsung ini juga bertepatan dengan 10 tahun kehadiran Samsung Galaxy. Hadirnya Galaxy S10 diklaim Samsung akan semakin mempertegas kepemimpinannya dalam inovasi di industri smartphone dunia.

Dengan menetapkan standar baru pada industri smartphone di Indonesia, jajaran Galaxy S10 diciptakan dengan beragam pembaruan dan peningkatan kecerdaasan pada setiap fitur unggulannya.

Peluncuran S Family ini juga turut dihadiri Presiden Samsung Electronics Indonesia Jae Hoon Kwon, IT & Mobile Business Vice President PT SEIN Bernard Ang , dan Head of IT & Mobile Product Marketing PT SEIN Denny Galant. Tidak ketinggalan hadir Brand Ambasador Samsung Dian Sastrowardoyo dan sutradara Yandy Laurens.

Dian Sastro dalam kesempatan itu mengatakan bahwa peningkatan kecerdasan buatan Artificial Intelegent yang diimplementasikan pada seri terbaru Galaxy S10 dirasanya sangat membantu dalam pengambilan gambar seperti layaknya seorang fotografer profesional.

“Saya yang gemar foto OOTD dengan adanya fitur Optimizer yang cerdas mampu bekerja secara akurat untuk mengenali dan memroses lebih banyak objek dengan pembaruan pada 10 kategori yang sesuai dengan gaya hidup saat ini,” kata Dian Satro pada saat acara pekuncuran Samsung S10 di Jakarta, Rabu.
  Dian Satrowardoyo sebagai brand ambasador sedang mempraktekan fitu unggulan dari Smasung S10 (ANTARA News/Chairul Rohman) Tidak

Fitur lain yang dibawa Samsung Galaxy S10 ini di antaranya Smart Composition, dengan adanya fitus ini semakin mempermudah fotografer pemula mendapatkan gambar dengan komposisi yang terbaik, sehingga gambar menjadi lebih presisi seperti layaknya hasil kerja profesional.

Sementara sutradara film Yandy Laurens menambahkan bahwa fitur perekam video super steady yang disematkan pada Samsung Galaxy S10 merupakan yang pertama yang ada pada smartphone saat ini, sehingga pengguna smartphone bisa menghasilkan foto jauh lebih stabil hingga tiga kali lipat dari teknologi konvensional.

“Smartphone untuk saat ini dibuat seringan mungkin untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya, namun untuk pengambilan video jika ringan malah bepotensi besar untuk mneghasilkan guncangan yang besar, dengan adanya fitur Super Steady ini membuat gambar pengguna S10 jauh lebih stabil dalam pengambilan gambar meskipun dengan smartphone,” tambahnya.

Samsung Galaxy S10 ini mampu merekam gambar dengan kualitas UHD yang sangat baik dengan kamera belakagn maupun dengan kamera depan. Untuk menghasilkan gambar yang jernih, pengguna bisa menggunakan kamera belakang guna merekam video dengan kualitas super HDR10+ layakanya kamera profesional.

Tidak hanya pada kecanggihan kamera yang disematkan pada Samsung Galaxy S10, Samsung juga menghadirkan teknologi Dynamic AMOLED yang untuk pertama kalinya diterapkan pada layar smartphone di dunia, dengan suguhan kecerahan hingga 1200 nits.

Samsung juga menyematkan desain Infinity-O pada layar AMOLED pertamanya sehingga pengguna dapat memaksimalkan layar, memberi pengguna lebih banyak ruang untuk melakukan banyak hal.

Head of IT & Mobile Product Marketing PT SEIN, Denny Galant, menjelaskan bahwa untuk segi keamanan Samsung menggunakan teknologi canggih saat ini, yaitu UltraSonic Fingerprint yang mampu mendeteksi bukan hanya sidik jari tapi juga countur dan aliran darah penggunanya.

“Ini adalah teknologi pertama yang hadir dalam smartphone yang mempunyai kelebihan dapat mendeteksi tangan kita dalam keadaan apa pun,” ujar Denny Galant.
 

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo Indonesia tambah kapasitas produksi demi dongkrak penjualan

Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Vivo

Purwakarta (ANTARA) – Vivo Indonesia menambah kapasitas produksi di manufaktur mereka di Tangerang, Banten, demi mendongkrak penjualan dan memenuhi kebutuhan ponsel dalam negeri.

“Tahun ini kami menggandakan kapasitas produksi kami,” kata CEO Vivo Indonesia, Alan Feng, usai peluncuran Vivo V15 di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (5/3) malam

Vivo Indonesia menambah kapasitas produksi satu-satunya pabrik mereka di Cikupa, Tangerang menjadi 200 persen. Total kapasitas produksi mereka saat ini berada di angka 800.000 unit per bulan.

Produksi ponsel Vivo di Indonesia masih terfokus untuk memenuhi permintaan domestik terhadap seri V antara lain V11, V11 Pro dan yang terbaru V15. Vivo juga mengeluarkan seri Y di Indonesia yaitu Y91 dan Y95.

Baca juga: Vivo luncurkan V15 pada 5 Maret di Purwakarta

Feng menyatakan pertambahan kapasitas produksi ini dapat membuka sekitar seribu lapangan pekerjaan.

General Manager for Brand and Activation Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma, menyatakan bahwa penambahan kapasitas produksi ini didasarkan pada permintaan konsumen terhadap ponsel-ponsel Vivo yang semakin tinggi.

“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Vivo,” kata dia.

Pabrik Vivo di Cikupa telah berdiri sejak 2016. Vivo memperluas pabrik hingga dua kali lipat pada 2017 lalu untuk menunjang peningkatan kapasitas produksi.

Pabrik Vivo di Cikupa hingga 2018 berkembang menjadi empat gedung dan mereka masih ingin menambah gedung baru dalam beberapa waktu mendatang.

Peningkatan kapasitas produksi ini diimbangi dengan penambahan lini pengecekan untuk memastikan ponsel telah dirakit dengan benar.

Vivo berdasarkan data lembaga riset IDC menempati urutan keempat dalam penguasaan pasar di Indonesia, berada di bawah Samsung, Xiaomi dan Oppo.

Vivo menargetkan menjadi nomor satu untuk industri ponsel di Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

Baca juga: Vivo V15 resmi meluncur harga Rp4 jutaan

Baca juga: Vivo belum rencanakan ponsel lipat untuk Indonesia

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo V15 resmi meluncur harga Rp4 jutaan

Purwakarta (ANTARA) – Vivo meluncurkan ponsel kamera pop-up pertamanya di Indonesia yakni Vivo V15, setelah dirilis secara global di India pada bulan lalu.

Vivo meluncurkan V15 dalam acara yang disiarkan langsung di lima stasiun televisi dari Taman Air Mancur Sri Baduga, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa malam.

V15 menjadi ponsel kamera pop-up pertama Vivo di Indonesia karena NEX yang meluncur pada pertengahan 2018, tidak dipasarkan di Tanah Air hingga saat ini.

Kamera swafoto pop-up V15 Pro memakai rancangan yang mirip dengan NEX, berupa kamera kecil yang akan muncul jika mengaktifkan kamera depan.

Vivo Indonesia menyatakan kamera pop-p di V15 merupakan pengembangan dari NEX. Kamera beresolusi 32MP ini akan muncul secara otomatis ketika membuka aplikasi yang membutuhkan kamera depan, misalnya swafoto atau panggilan video.
  Vivo V15. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Vivo memberikan susunan tiga kamera secara vertikal untuk kamera belakang, berupa kamera utama 12 MP, lensa wide 8MP dan lensa depth 5MP.

Kamera depan maupun belakang dilengkapi kecerdasan buatan, antara lain fitur body shaping untuk menyunting bentuk tubuh, fitur face beauty yang dapat mengatur kecerahan wajah serta fitur smart framing untuk memilih frame terbaik dari foto.

Vivo hadir dengan layar besar 6,53 inci, berkat kamera pop-up, sepenuhya bagian depan ponsel diisi oleh layar alias tanpa notch untuk kamera depan. Rasio bodi ke layar Vivo V15 mencapai 90,5:9.
  Vivo V15. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Vivo V15 akan hadir dalam warna Royal Blue dan Glamour Red dengan gradasi warna di bagian belakang.

Vivo V15 dipastikan akan hadir dengan RAM 6GB dan kapasitas internal 64GB, berprosesor MediaTek Helio P70, dijual seharga Rp4.399.000.

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemesanan Samsung Galaxy S10 di Korea jatuh dibanding pendahulunya

Jakarta (ANTARA) – Raksasa teknologi Korea, Samsung Electronics, menghadapi penjualan yang kurang menggembirakan untuk Samsung Galaxy S10, dengan hanya 140.000 unit pada hari pertama, lebih sedikit dibanding beberapa model pendahulunya.

Angka itu lebih kecil dari 180.000 unit yang dicatatkan Galaxy S9 setahun lalu, sementara Galaxy Note 9, ponsel yang berukuran lebih besar, mencapai 200.000 unit pada Agustus tahun lalu, demikian dilaporkan Korean Herald, dikutip Selasa.

Tiga operator seluler utama Korea — SK Telecom, KT dan LG Uplus — menerima preorder Galaxy S10 mulai 25 Februari dan mulai mengirim handset pada 4 Maret.

Beberapa pengamat pasar mengaitkan lemahnya pemesanan itu dengan rencana peluncuran Galaxy S10 5G akhir bulan ini dan Galaxy Fold, smartphone layar lipat pertama Samsung, pada Mei mendatang.

“Beberapa konsumen mungkin menunggu varian 5G Galaxy atau smartphone yang dapat dilipat,” kata seorang pejabat di industri telekomunikasi, meskipun ia menambahkan bahwa penjualan bisa meningkat setelah hari pertama.

Beberapa juga mengatakan angka penjualan hari pertama yang mengecewakan karena penurunan keseluruhan di sektor smartphone.

Dalam upaya untuk menarik lebih banyak pelanggan, operator seluler saat ini menjalankan skema pemasaran untuk menukar Galaxy S10 berbasis 4G dengan Galaxy S10 5G terbaru saat dirilis nanti.

Baca juga: Samsung siapkan memori ponsel 1 terabyte generasi baru

Baca juga: Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Realme 3 segera hadir di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Realme, subsider dari Oppo, segera membawa versi global ponsel pintar Realme 3 ke Indonesia pada pertengahan Maret ini, dengan baterai besar dan prosesor dari MediaTek.

“Kami akan membawa versi global Realme 3 menggunakan prosesor MediaTek Helio P60 ke Indonesia, dipasangkan dengan ColorOS versi terbaru,” kata Direktur Pemasaran Realme Asia Tenggara, Josef Wang, dalam keterangan pers, Selasa.

Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan Realme 3 versi global pada 12 Maret mendatang, menjanjikan ponsel harga terjangkau dengan baterai sebesar 4.230mAh.

Mereka memilih chipset buatan MediaTek, Helio P60 karena ingin memberikan pengalaman layaknya ponsel premium, namun dengan dana yang ramah di kantung.

MediaTek Helio P60 mendukung penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan, dengan fitur andalan deteksi wajah, identifikasi objek serta pengalaman gaming yang mulus dan efisiensi daya.

Realme 3 menggunakan panel IPS LCD pada layarnya yang berukuran 6,22 inci dan dilindungi lapisan Gorilla Glass 3. Realme 3 memiliki kamera ganda di belakang sebesar 13MP dengan bukaan f/1.8 dan lensa depth 2MP.

Untuk kamera depan, Realme menyematkan sensor 13MP bukaan f/2.0.

Ponsel ini dijual di India seharga 8.999 rupee atau sekitar Rp1,8 juta untuk versi 3GB + 32GB dan 10.999 rupee atau setara sekitar Rp2,2 juta untuk varian 4GB + 64GB.

Baca juga: Penjualan Realme 2 capai 2 juta unit

Baca juga: Realme luncurkan smartphone selfie U1

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Redmi Note 7 Pro dirilis di India, ini spesifikasinya

Jakarta (ANTARA) – Produsen smartphone China, Xiaomi, hari ini meluncurkan Redmi Note 7 dan Redmi Note 7 Pro di India, dengan penjualan online dijadwalkan 6 dan 13 Maret ini melalui mi.com dan toko online lainnya.

Redmi Note 7 dibanderol dengan harga mulai 9.999 rupee India atau sekira Rp1,99 juta untuk pembeli yang memesan online pada 6 Maret pukul 12.00 siang, sedangkan Redmi Note 7 Pro berharga 13.999 setara sekitar Rp2,79 juta untuk pemesanan 13 Maret jam 12 .00 siang, demikian mengutip Xiaomi India, Senin.

Xiaomi Redmi Note 7 dibekali layar 6,3 inci Full HD beresolusi 2340 x 1080 piksel dan terlindung dengan Corning Gorilla Glass 5.

Ponsel berkapasitas baterai 4000 mAh ini menggunakan prosesor octa core Qualcomm Snapdragon 660, dan tersedia dalam dua varian, yakni dengan RAM 3GB dan penyimpanan 32GB, kemudian RAM 4GB dengan penyimpanan 64GB.

Redmi Note 7 Pro yang memiliki ukuran dan spesifikasi layar sama, dibekali kamera belakang 48MP, serta prosesor 2GHz Qualcomm Snapdragon 675.

Redmi Note 7 Pro tersedia dalam dua varian juga, dengan RAM 4GB dan ROM 64GB serta RAM 6GB dan ROM 128GB. Xiaomi Redmi Note 7. (ANTARA News/Xiaomi India)

Berikut spesifikasi Xiaomi Redmi Note 7 dan Note 7 Pro:

Redmi Note 7

* Layar 6,3 inci (2340 x 1080 piksel), full HD+ 2.5D curved glass LTPS in-cell, Corning Gorilla Glass 5.

* Prosesor octa core Snapdragon 660 14nm Mobile Platform (Quad 2.2GHz Kryo 260 + Quad 1.8GHz Kryo 260 CPUs) dengan Andreno 512 GPU.

* 3GB LPDDR4x RAM dengan penyimpanan 32GB, 4GB RAM dengan 64GB penyimpanan, yang bisa ditingkatkan dengan microSD hingga 256GB.

* Android 9.0 (Pie) degnan MIUI 10.

* Dual SIM

* Kamera belakang 12MP dengan LED Flash, sensor Sony IMX486, 1.25um pixel size, PDAF, f/2.2 aperture, kamera kedua 2 MP.

* Kamera depan 13MP

* Sensor sidik jari, IR.

* Splash proof (P2i nano coating)

* 3.5mm audio jack, Smart PA TAS2563

* Dimensi: 159,21 x 75,21 x 8,1 mm, berat 186 gram.

* Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 802.11 ac (2.4/5GHz), Bluetooth 5, GPS + GLONASS, USB Type-C.

* Baterai Quick Charge 4, 4000 mAh.

Redmi Note 7 Pro

* Layar 6,3 inci (2340 x 1080 piksel), full HD+ 2.5D curved glass LTPS in-cell, Corning Gorilla Glass 5.

* Prosesor octa core Snapdragon 675 Mobile Platform dengan Andreno 612 GPU.

* 4GB LPDDR4x RAM dengan penyimpanan 64GB, 6GB RAM dengan 128GB penyimpanan, yang bisa ditingkatkan dengan microSD hingga 256GB.

* Android 9.0 (Pie) degnan MIUI 10.

* Hybrid Dual SIM (nano + nano/microSD)

* Kamera belakang 48MP dengan LED Flash, sensor Sony IMX586, 1.25um pixel size, PDAF, lensa 6P, EIS, f/1.79 aperture, kamera kedua 5MP.

* Kamera depan 13MP

* Sensor sidik jari, IR.

* Splash proof (P2i nano coating)

* 3.5mm audio jack, Smart PA TAS2563

* Dimensi: 159,21 x 75,21 x 8,1 mm, berat 186 gram.

* Dual 4G VoLTE, Wi-Fi 802.11 ac (2.4/5GHz), Bluetooth 5, GPS + GLONASS, USB Type-C.

* Baterai Quick Charge 4, 4000 mAh (typical) dan 3900 mAh (minimum).

Baca juga: Redmi Note 7 Pro dirilis pekan depan

Baca juga: Xiaomi Mi 9 resmi meluncur, pakai Snapdragon 855

Baca juga: Xiaomi Mi 9 gunakan tiga kamera, yang terbesar 48MP

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sony berhenti produksi PS Vita

Jakarta (ANTARA) – Sony menghentikan produksi konsol game portabel PlayStation Vita mulai bulan ini serta sejak bulan lalu menghentikan layanan berlangganan game untuk platform tersebut.

Mengutip laman Polygon, laman PlayStation berbahasa Jepang menyebutkan dua model PS Vita yang masih ada sudah dihentikan. Sony sudah sejak 2015 lalu berhenti memproduksi game untuk Vita dan baru Februari mereka menghentikan produksi game fisik untuk Vita, artinya pengembang tidak bisa lagi membuat atau mengirimkan game ke kartu memori.

PlayStation Vita yang pertama, nomor model PCH-1000, pertama kali keluar di Jepang pada Desember 2011, lalu Januari 2012 di Amerika Utara.

Lini Vita kembali diperbarui pada 2013 dn 2014 lewat model PCH-2000. PlayStation Vita menyasar orang-orang yang menyukai bermain game di mana saja.

Sayangnya perkembangan pesat ponsel pintar maupun tablet mampu menjawab kebutuhan konsumen untuk bermain game kapan pun dan di mana pun pengguna mau.

Laman The Verge pada September 2018 lalu menuliskan Sony akan menutup PS VIta dan tidak berencana membuat penggantinya.

“Di Jepang, kami akan memproduksi PlaySation Vita sampai 2019. Setelah itu, pengiriman dihentikan,” kata Wakil Direktur Senior Sony Interactive Entertainment, Hiroyuki Oda, saat itu.

Baca juga: PUBG kini hadir di PlayStation 4

Baca juga: Bungkam soal smartphone, Sony bakal luncurkan PlayStation?

Baca juga: Pengguna PS 4 diblokir gara-gara username SARA

Baca juga: Playstation atau Xbox, mana yang paling diminati?

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Kanada, beli paket data dapat iPhone XR gratis

Jakarta (ANTARA) – Operator seluler di Kanda memberi subsidi untuk harga ponsel bagi para konsumen yang membeli paket data selama dua tahun.

Praktik tersebut juga digunakan di Indonesia, misalnya ponsel yang harga normalnya mencapai Rp5 juta, dapat dibeli seharga Rp3 juta dengan syarat berlangganan paket internet selama setahun.

Operator seluler Roger di Kanada baru-baru ini menawarkan iPhone XR kapasitas 64GB atau 256GB secara cuma-cuma dengan berlangganan paket data mereka, seperti diberitakan laman Phone Arena.

Baca juga: Ponsel layar lipat Apple akan meluncur 2020

Untuk mendapatkan iPhone XR 256GB, konsumen harus berlangganan paket Roger Share Everything seharga 125 dolar Kanada per bulan selama dua tahun. Paket tersebut mencakup data 6GB (5GB dari jumlah tersebut adalah bonus).

Roger pada harga normal menjual iPhone XR seharga 199 dolar dengan paket data selama dua tahun, namun, biasanya paket data hanya berisi kuota 1GB.

iPhone XR merupakan model terbaru dari iPhone keluaran 2018, paling murah diantara trio iPhone yang meluncur tahun lalu.

Model ini diprediksi akan menjadi yang paling laris di pasar dibandingkan iPhone XS dan iPhone XS Max.

Baca juga: Apple janjikan kejutan dengan produk baru

Baca juga: Apple cari cara jualan iPhone di Jerman

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung pamer Galaxy S10 5G di MWC

Jakarta (ANTARA) – Raksasa teknologi Korea, Samsung Electronic, memamerkan smartphone terbarunya Galaxy S10 termasuk yang versi 5G di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona, di mana pengunjung bisa menjajal pengalaman mereka mengoperasikan smartphone berharga puluhan juta rupiah itu.

Pengunjung stan Samsung juga bisa mencoba bagaimana Galaxy S10 5G memungkinkan panggilan video real-time berkualitas tinggi, peta dinamis, dan pengalaman AR (Artificial Intelligence), kata Samsung dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu.

Samsung Galaxy S10 5G merupakan perangkat premium yang dilengkapi layar 6,7 inci Infinity-O, layar terbesar dari yang pernah ada pada seri Galaxy S.

Di ajang MWC pengujung juga bisa menjajal kemampuan kamera depan dan belakang Galaxy S10 5G yang dipersenjatai dengan teknologi 3D Depth untuk fokus Video Live dan Quick Message.

Ponsel yang dibekali baterai berkapasitas 4.500 mAh ini dilengkapi pengisian daya baterai super cepat Super Fast Charging serta koneksi super cepat 5G.

Dengan konektivitas 5G, pengguna bisa mengunduh tayangan TV dalam hitungan menit, memutar film tanpa buffer (delay), memainkan game kaya-grafis tanpa lag, serta menikmati pengalaman VR dan AR, maupun panggilan video real-time dalam kualitas 4K.

Selain versi 5G dari Galaxy S10, Samsung juga memamerkan Galaxy Fold, smartphone layar lipat pertamanya, kemudian Galaxy A30 dan Galaxy A50, serta Galaxy Tab S5e, tablet pertama yang berfitur Bixby 2.0—konektivitas yang berbasis kecerdasan.

Tidak hanya itu, perusahaan teknologi ini juga memajang ekosistem perangkat wearable, Galaxy Watch Active dan Galaxy Buds.

Baca juga: Samsung luncurkan Galaxy S10, tersedia versi ringan hingga 5G

Baca juga: Samsung akan luncurkan ponsel lipat bersamaan dengan Galaxy S10

Baca juga: Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6
 

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple janjikan kejutan dengan produk baru

Jakarta (ANTARA) – CEO Apple Tim Cook saat pertemuan dengan para pemegang saham mengatakan bahwa mereka sedang “menanam bibit” dan “melempar dadu” untuk produk-produk baru mereka yang akan membuat konsumen terkejut.

Dikutip dari laman Bloomberg, Minggu, para investor menantikan gebrakan baru dari Apple setelah produk unggulan iPhone terus melemah penjualannya selama beberapa waktu belakangan.

Cook beberapa kali menyebutkan teknologi augmented reality (AR) alias realitas maya sebagai perubahan besar dan mereka berencana membuat kacamata AR.

Apple juga sedang berusaha mengembangkan bisnis dan mendongkrak produk-produk selain iPhone, antara lain jam tangan pintar Apple Watch dan earphone AirPods. Selama 2018 lalu, Apple membeli 18 perusahaan dan mengincar akuisisi tambahan.

Baca juga: Apple rilis iPad dan AirPods terbaru bulan depan?

Laman Phone Arena menuliskan Apple menambah fitur baru ECG di Apple Wacth agar pengguna bisa mengetahui detak jantung yang tidak wajar seperti atrial fibrillation.

Cook mengindikasikan akan ada lebih banyak fitur kesehatan di Apple Watch, salah satunya untuk membaca gula darah.

Sementara itu, untuk akuisisi, rumor yang beredar Apple akan membeli Disney atau Netflix.

Apple dijuluki sebagai “game changer” atau pembawa perubahan ketika pertama kali merilis iPhone pada 2007 lalu, menjadikan ponsel layar sentuh itu sebagai pionir teknologi.

Sayangnya, penjualan Apple selama beberapa waktu belakangan ini melemah meskipun perusahaan Cupertino tersebut tidak pernah absen memperbarui lini iPhone setiap tahun.

Saat ini segmen bisnis yang menguntungkan Apple bergantung pada Apple Pay, App Store, iTunes, AppleCare dan Apple Music.

Baca juga: Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak

Baca juga: Apple beli startup AI untuk kembangkan Siri

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple kembangkan teknologi cegah layar ponsel lipat rusak

Jakarta (ANTARA) – Meski pun belum menyusul jejak Samsung dan Huawei meluncurkan ponsel lipat, Apple sudah mengantisipasi kerusakan layar fleksibel di ponsel lipat jika terlalu sering ditekuk.

Apple, seperti diberitakan laman Phone Arena, Kamis (28/2) membuat paten untuk mencegah layar rusak akibat dilipat, terutama ketika dalam keadaan dingin. Raksasa teknologi dari Cupertino ini meyakini kunci utama agar layar awet adalah mencegah panas.

Apple memakai berbagai jenis sensor agar dapat melacak temperatur panel layar di ponsel lipat. Jika layar terlalu dingin, komponen terpisah akan menciptakan sedikit panas ke panel display.

Cara ini diyakini membantu panel felksibel untuk beradaptasi ke setiap posisi sehingga dapat mengurangi potensi kerusakan.

Sayangnya, komponen yang dapat menciptakan panas ke panel layar juga berakibat pada bobot atau bentuk ponsel. Apple membuat solusinya dengan secara otomatis meningkatkan kecerahan layar di area tertentu untuk memanaskan panel.

Begitu panel sudah mendapatkan panas yang cukup, secara otomatis kecerahan akan turun.

Sampai saat ini belum terbukti apakah rancangan ini dapat benar-benar diaplikasikan ke ponsel layar lipat, belum ada tanda-tanda Apple sedang menguji coba ponsel yang akan menjadi saingan Samsung dan Huawei.

Rumor yang beredar, ponsel layar lipat Apple baru akan muncul pada pertengahan 2020.

Baca juga: Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Baca juga: Energizer buat ponsel lipat dan baterai 18.000mAh

Baca juga: TCL kembangkan ponsel bisa dilipat jadi jam tangan

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei pernah buat desain mirip Galaxy Fold, tapi jelek

Desainnya jelek

Huawei dan Samsung membuat gebrakan di waktu yang hampir bersamaan lantaran kedua perusahaan teknologi tersebut memperkenalkan ponsel lipat mereka.

CEO Huawei Richard Yu dalam sesi wawancara dengan Business Insider mengatakan semula mereka membuat prototipe rancangan ponsel lipat yang mirip dengan Samsung Galaxy Fold. Tapi, mereka urung memakai rancangan itu karena “tidak bagus”.

“Saya rasa dengan dua layar, layar depan dan layar belakang, membuat ponsel terlalu berat,” kata Yu, dikutip Jumat.

Huawei pada saat itu punya tiga proyek sekaligus dan mengaku punya desain yang lebih baik dari Samsung Galaxy Fold, tapi, proyek tersebut dihentikan langsung oleh Yu.

“Desainnya jelek,” kata dia.

Meski pun sama-sama dilipat, Huawei Mate X dan Samsung Galaxy Fold memiliki rancangan lipat yang berbeda untuk mengubah perangkat dari ponsel menjadi tablet.

Huawei mate X dapat berubah dari tablet menjadi ponsel dengan melipatnya ke dalam. Layar tablet secara otomatis akan terbelah menjadi dua sehingga ponsel memiliki dua layar, di depan dan di belakang.

Baca juga: Huawei Mate X, ponsel lipat 5G seharga Rp36 jutaan

Sementara itu, Samsung Galaxy Fold memiliki layar ponsel utama di bagian depan. Begitu dibuka, seperti membuka buku, terdapat layar seukuran tablet.

Rancangan kedua ponsel itu pun diperbincangkan, para penggemar teknologi berdebat untuk menobatkan rancangan mana yang terbaik.

Banyak yang menilai Huawei Mate X lebih unggul karena desain seperti itu, tapi, layar yang dilipat keluar akan rentan tergores.

Kelompok lainnya khawatir debu atau benda kecil lainnya bisa masuk ke lipatan Samsung Galaxy Fold dan merusak ponsel lipat tersebut.

Analis dari Forrester, Frank Gillet menyatakan masih terlalu dini menyatakan mana rancangan yang terbaik karena kedua produk tersebut belum dilempar ke pasar, masih berupa prototipe.

Harga jual ponsel lipat sangat tinggi jika dibandingkan dengan ponsel flagship yang saat ini beredar, Huawei dijual seharga 2.600 dolar dan Samsung seharga 1.980 dolar.

Gillet khawatir perangkat seperti ini tidak bertahan lama karena engsel dan mekanisme di ponsel lipat tidak akan menyaingi durabilitas ponsel bentuk candybar.

Baca juga: Samsung perkenalkan ponsel lipat Galaxy Fold

Baca juga: Prototipe ponsel layar lipat Samsung mejeng di CES 2019

Pewarta: N012
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019