LG tunda rilis ponsel lipat

Jakarta (ANTARA News) – LG tidak terburu-buru mengeluarkan ponsel lipat (foldable) melihat kondisi pasar saat ini, meski pun perusahaan lain berlomba-lomba menjadi yang pertama menghadirkan ponsel layar sentuh yang bisa dilipat.

“Kami telah meninjau merilis smartphone yang dapat dilipat saat meluncurkan smartphone 5G tetapi memutuskan untuk tidak memproduksinya,” kata Presiden dan Kepala Divisi Komunikasi Mobile dan Divisi Perangkat Hiburan, Kwon Bong-Seok, dikutip dari The Korea Times, Senin.

Kwon baru saja ditunjuk untuk mengepalai divisi mobile pada akhir tahun lalu. Dia diharapkan dapat memberi penyegaran pada bisnis ponsel mereka yang melambat.

Bisnis ponsel LG defisit selama 15 kuartal berturut-turut hingga akhir 2018 lalu, mereka merugi 286 juta dolar karena penjualan lemah dan biaya pemasaran meningkat.

“Permintaan pasar untuk smartphone diperkirakan sekitar 1 juta tetapi masalah utama LG dalam bisnis smartphone adalah untuk mendapatkan kembali posisi pasarnya. Mempertimbangkan situasi ini, terlalu dini bagi LG untuk meluncurkan smartphone yang dapat dilipat,” katanya.

Namun, ia memastikan bahwa secara teknologi, LG sangat siap untuk memenuhi keinginan konsumen terhadap ponsel lipat.

Kwon melihat ponsel 5G menjadi kesempatan mereka untuk mendongkrak pangsa pasar. LG akan mengambil strategi dua jalur, dengan menggunakan seri-V sebagai smartphone premium 5G dan seri-G untuk versi 4G LTE.

“Smartphone V-series terbaru, yang akan dirilis antara Maret dan April, akan berjalan pada 5G dan smartphone G-series akan menjadi merek smartphone premium LTE,” kata Kwon.

LG akan meluncurkan V50 ThinQ dan G8 ThinQ di Mobile World Congress (MWC) tahun ini di Barcelona.
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TCL kembangkan ponsel bisa dilipat jadi jam tangan

Jakarta (ANTARA News) – TCL akan meramaikan ponsel lipat yang diperkirakan akan menjadi trend ponsel beberapa waktu mendatang.

TCL, yang juga dikenal dengan produk BlackBerry Mobile dan Alcatel, diberitakan laman Cnet, Sabtu (16/2) sedang membuat lima gawai yang memakai layar fleksibel, yaitu dua tablet, dua ponsel dan satu ponsel yang dapat dilipat menjadi jam tangan pintar.

Ponsel merangkap jam tangan akan memakai rancangan bodi yang tinggi dan tipis sehingga bisa dilipat mengelilingi pergelangan tangan, berdasarkan bocoran gambar yang dilihat laman tersebut.

Jika memang benar akan dipasarkan, produk TCL ini akan berbeda dengan ponsel lipat yang ditawarkan Samsung, Huawei, Xiaomi dan vendor lainnya. Para produsen tersebut dikabarkan sedang menggarap ponsel layar sentuh yang dapat dilipat, namun, tidak menjadi jam tangan.

Tablet yang sedang direncanakan TCL ada yang dapat dilipat ke dalam sehingga seperti cangkang, ada juga yang dilipat keluar sehingga layar berada di depan.

Dua ponsel yang ditawarkan pun memakai rancangan serupa, dilipat ke dalam dan keluar, hanya saja lipatannya mengikuti garis horizontal seperti ponsel flip buatan lama.

Sayangnya, belum jelas kapan TCL akan melempar produk tersebut ke pasar. Gawai-gawai tersebut juga masih prematur, masih ada kemungkinan perusahaan mengubah rencana mereka.

Baca juga: TCL akan pamerkan layar fleksibel di CES 2019

Baca juga: TCL raih Display Technology Gold Award pada IFA 2018

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Mi 9 gunakan tiga kamera, yang terbesar 48MP

Jakarta (ANTARA News) – Beberapa hari lalu, para petinggi Xiaomi memberikan bocoran ponsel Mi 9 yang akan keluar 20 Februari melalui unggahan di media sosial.

Bocoran teranyar datang dari bos besar Xiaomi, Lei Jun, dalam unggahan berbahasa China. Ia mengunggah tabel perbandingan layar bagian bawah Mi 9 yang dikurangi 40 persen menjadi 3,6 milimeter.

Mi 9 akan lebih kecil dari Vivo X23 (3,8 milimeter) dan Huawei nova 4 (3,9 milimeter). Lei jun dalam unggahan tersebut juga mengonfirmasi Mi 9 akan memakai in-display fingerprint scanner, sensor pemindai sidik jari yang ditanam di dalam layar, demikian seperti diberitakan laman Phone Arena.

Laman XDA menuliskan Xiaomi sudah membenarkan akan menggunakan chipset terbaru dan terkuat dari Qualcomm, Snapdragon 855.

Manajer Produk Xiaomi, Wang Teng Thomas, juga ikut mengunggah bocoran spesifikasi Mi di media sosial. Dia membenarkan rumor kamera belakang akan menggunakan tiga kamera, yang terbesar 48MP.

Kamera utama 48MP akan didukung sensor Sony IMX586, lensa wide-angle, bukaan f/1.75 dan ukuran piksel 0,8 mikronmeter.

Kamera kedua berupa lensa telephoto resolusi 12MP yang dapat diperbesar (zoom) dua kali secara optikal, sementara untuk bukaan Xiaomi memasang f/2.2 dan ukuran piksel 1.0 mikronmeter.

Kamera ketiga merupakan lensa wide-angle 117 derajat bukaan f/2.2 dan ukuran piksel 1.0 mikronmeter. Tidak diungkap berapa resolusi yang digunakan.

Sementara itu, kamera swafoto diperkuat resolusi 20MP yang memiliki fitur “beauty” berbasis kecerdasan buatan.

Xiaomi melindungi kamera belakang Mi 9 dengan kaca safir, sementara keseluruhan bodi terbuat dari baja tahan karat atau stainless steel. 

Xiaomi akan menyediakan warna gradasi biru, gradasi merah muda, biru solid dan hitam atau abu-abu solid. Salah seorang pendiri Xiaomi, Bin Lin beberapa waktu lalu membocorkan Xiaomi Mi 9 akan tersedia dalam versi yang lebih mewah Explorer Edition, edisi bodi bagian belakang transparan.

Baca juga: Xiaomi Mi 9 bersiap meluncur bulan ini
Baca juga: Xiaomi Mi 9 pakai tiga kamera belakang

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OPPO F11 Pro akan pakai kamera pop-up

Jakarta (ANTARA News) – OPPO melalui cuitan di akun Twitter resmi mereka membenarkan akan menaikkan kelas seri F dengan menyediakan ponsel berkamera pop-up F11 Pro.

Akun resmi @oppo mengunggah video berdurasi 3 detik menampilkan kamera pop-up, atau kamera geser yang akan muncul ketika membuka aplikasi kamera. OPPO merancang model pop-up ini hanya untuk kamera depan, bentuk rancangannya lebih mirip dengan Vivo NEX dibandingkan dengan kamera geser OPPO Find X.

Laman GSM Arena menulis, meski rancangannya mirip Vivo, namun kamera pop-up F11 Pro terletak di tengah.

OPPO menyematkan kamera ganda di belakang, dikabarkan kamera utama sebesar 48MP menggunakan antara sensor Samsung GM1 atau Sony IMX586.

Pemindai sidik jari F11 Pro juga terletak di belakang.

OPPO belum memberi tahu kapan mereka akan meluncurkan ponsel ini, dalam cuitan tersebut, mereka hanya menuliskan “segera”.
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Mi 9 bersiap meluncur bulan ini

Jakarta (ANTARA News) – Xiaomi melalui media sosial membocorkan spesifikasi Mi 9 yang akan meluncur di gelaran MWC pada 24 Februari mendatang.

Wakil Direktur Senior Global sekaligus Kepala Bisnis Internasional Xiaomi, Wang Xiang, mencuit foto-foto tampilan bodi belakang Mi 9, berwarna biru. Xiaomi menggunakan laser nano-level untuk menghasilkan bodi hologram serta lapisan ganda nano coating sehingga bodi dapat menampilkan gradasi warna.

“Untuk lebih rinci, pastikan Anda melihat peluncuran produk baru kami di 24 Februari,” kata Wang Xiang.

Gambar tersebut juga mengonfirmasi kabar yang beredar Xiaomi Mi 9 memiliki tiga kamera belakang. Laman Phone Arena menyebutkan kamera utama Mi 9 akan beresolusi 48MP, disusul lensa wide-angle 12MP dan lensa depth.

Belum diketahui berapa resolusi lensa depth, tapi, dikabarkan, Xiaomi akan memasang teknologi 3D Time-of-Flight, yang juga akan dipakai Apple untuk iPhone 2019.

Selain peluncuran di MWC 2019 di Barcelona, Xiaomi juga dikabarkan akan menggelar acara peluncuran di China pada 20 Februari.

Diperkirakan acara tersebut merupakan peluncuran resmi Mi 9 untuk China, sementara versi internasional digelar di MWC Barcelona.

Xiaomi sejak tahun lalu gencar menggarap pasar Eropa dengan membawa produk-produk mereka, baik ponsel maupun peralatan rumah tangga elektronik, serta membuka gerai resmi.

Baca juga: Xiaomi Mi 9 pakai tiga kamera belakang

Baca juga: Persaingan ponsel murah semakin ketat

Baca juga: Xiaomi pamer smartphone lipat ganda, ini videonya

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung akan luncurkan ponsel lipat bersamaan dengan Galaxy S10

Jakarta (ANTARA News) – Samsung akan memperkenalkan ponsel lipat Galaxy F di acara peluncuran Galaxy S10 pada 20 Februari mendatang yang akan disiarkan langsung secara streaming di situs mereka.

Mengutip laman Phone Arena, Samsung akan meluncurkan tiga model seri Galaxy S10 yaitu Galaxy S10e, Galaxy S10 dan Galaxy S10+. Raksasa teknologi Korea Selatan itu juga akan meluncurkan ponsel lipat Galaxy F dan earphone Gaaxy Earbuds.

Samsung pada tanggal tersebut juga akan membuka tiga toko Samsung Experience di Amerika Serikat, masing-masing berlokasi di The Americana, Los Angeles; Roosevelt Field, New York; dan The Galleria, Houston. Tapi, tidak disebutkan apakah ketiga toko tersebut akan memamerkan produk-produk yang baru diluncurkan.

Samsung Galaxy S10 diperkirakan mulai dijual pada 8 Maret, namun, beberapa negara akan lebih cepat atau lambat mendapatkan ponsel ini.

Versi termurah, Galaxy S10e, akan memiliki layar 5,8 inci, lebih kecil dibandingkan dua versi lainnya masing-masing 6,1 inci dan 6,4 inci. Semua model Galaxy S10 diperkirakan akan memakai chipset yang sama, yang membedakan ketiga ponsel ini antara lain RAM, kapasitas internal dan kamera.

Versi termahal, Samsung Galaxy S10+ akan ada varian RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan internal 1 terabita.

Meski pun tergolong mewah dan memakai spesifikasi tinggi, diperkirakan harga jual Samsung Galaxy S10 tidak menembus 1.000 dolar di Amerika Serikat, termasuk untuk versi termahal Galaxy S10.

Baca juga: Melihat keunggulan dari Samsung Galaxy M20

Baca juga: Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6

Baca juga: Semua ponsel Samsung pakai “poni” mulai tahun ini

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fujifilm luncurkan mirrorless X-T30

Jakarta (ANTARA News) – Fujifilm resmi membawa kamera mirrorless baru seri X, yaitu X-T30, yang menjanjikan bodi lebih ringan dan lensa resolusi 26,1MP.

Dalam keterangan pers yang diterima Antara, salah satu andalan dari X-T30 adalah bodi yang makin enteng dan ringkas dengan bobot 383 gram untuk meningkatkan stabilitas saat memegang kamera.

Fujifilm mengganti Selector Button dengan Focus Lever untuk menyediakan ruang pegangan tambahan di bodi belakang.

Fujifilm juga merancang monitor LCD di kamera ini lebih tipis, yaitu 1,3 milimeter dan menawarkan respons layar sentuh yang lebih baik. 

X-T30 memiliki ISO terendah 160, yang sebelumnya hanya tersedia sebagai ISO tambahan, sekarang sudah ada saat memotret RAW. Kamera ini menggunakan mesin X-Processor 4 serta peningkatan algoritma AF untuk mempertinggi akurasi dalam deteksi wajah atau mata.

Fujifilm memperkenalkan fungsi face select untuk memberikan prioritas fokus otomatis pada wajah yang dipilih ketika beberapa wajah telah terdeteksi dalam bingkai.

Selain itu, mereka juga meningkatkan kinerja mode Advanced SR Auto dan Auto Focus sehingga kamera secara otomatis memilih pengaturan yang optimal dari 58 preset.

X-T30 dapat merekam video 4K (resolusi 3810 x 2160) dan 6K (6240 x 3510). Kamera ini juga mendukung format DCI (17:9) untuk memberi tampilan sinematis pada video.

Di Indonesia, Fujifilm X-T30 dijual di kisaran harga Rp13.000.000 dan tersedia mulai akhir Maret 2019.

Baca juga: Fuji GFX 100MP, mirrorless dengan stabilisasi gambar build-in
Baca juga: Fujifilm hadirkan kamera Hybrid pertama dengan motion mode

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple rilis iPad dan AirPods terbaru bulan depan?

Jakarta (ANTARA News) – Situs dari Yunani mengklaim mereka mendapatkan informasi tentang peluncuran produk-produk baru dari Apple yang akan berlangsung pada Maret mendatang, namun, hingga saat ini perusahaan dari Cupertino tersebut belum mengumumkan tanggal rilis tersebut.

Informasi tersebut, seperti dilansir Phone Arena, berasal dari seorang sumber pemasok dari China, menyebutkan raksasa teknologi dari Silicon Valley itu akan mengadakan acara pada pertengahan Maret, antara tanggal 19 hingga 20.

Apple juga akan membuka masa pra-pemesanan segera setelah peluncuran tersebut, diperkirakan mulai dari 22 Maret dan barang akan mulai dikirim pada 29 Maret.

Rumor yang beredar, Apple akan meluncurkan generasi kedua earphone nirkabel AirPods, yang akan hadir dengan kemasan baru dengan perbaikan di chip untuk kualitas audio, pegangan, tahan air dan opsi warna baru hitam.

Apple akan meluncurkan iPad Mini terbaru yang memiliki mesin lebih baik dibanding pendahulunya, juga iPad regular dengan bezel yang lebih tipis dan layar yang lebih besar, 10 inci, pada acara Maret mendatang.

AirPower, pengisi daya nirkabel, salah satu produk Apple yang banyak diperbincangkan, diperkirakan juga akan hadir tahun ini bersamaan dengan iPad dan Airpods terbaru.

Baca juga: Apple segera umumkan iPad dan Mac terbaru

Baca juga: Apple tengah kembangkan headphone?

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Melihat keunggulan dari Samsung Galaxy M20

Jakarta (ANTARA News) – Samsung Galaxy M20 baru saja diperkenalkan di Indonesia. Ponsel memiliki keunggulan kapastias baterai yang tahan lama sehingga Samsung Galaxy M20 ini mempuyai tagline #SobatAntiLowBat.

Kendati demikian seri M ini sebelumnya sudah diperkenalkan lebih dahulu di India pada 28 Januari 2019 lalu, Samsung merilis seri M di India karena pasar India adalah pasar terbesar kedua setelah China, kedudukan penjualan Samsung juga direbut oleh penantangnya yaitu Xiaomi tahun lalu di China membuat Samsung lebih memfokuskan penjualan di India dengan lebih dulu merilisnya di sana.

Samsung seri M ini adalah untuk menggantikan keberadaan dari seri J untuk menguatkan entry level di pasar Samsung. Berikut spesifikasi Samsung Galaxy M20:

Baterai

Baterai berkapasitas 5000 mAh dengan ketahanan sampai kurang lebih 28 jam dengan penggunaan yang aktif. Smartphone ini juga sudah dilengkapi dengan fast charging DV 9v/1.67A yang sudah bisa mengisi penuh dalam waktu sekitar 2 jam saja. 

Desain
Galaxy M20 dibekali dengan layar 6.3” Full HD + PLS (19.5:9) Infinity-V sehingga leluasa untuk bermain games, meononton video, browsing dan keperluan lainnya.

Dual Camera
Samsung Galaxy M20 dibekali dengan dual kamera yang memiliki fungsi berbeda,kamera utama memiliki kapasitas 13 MP dan mempunyai diafragma F1.9 sehingga memudahkan dalam pengambilan gambar dalam kondisi gelap dan memiliki bokeh dalam setiap gambar yang diinginkan dengan hanya mengatur Live Focus yang sudah tersedia pada kamera, fitur blur juga bisa disetel ulang pada setiap foto yang kita inginkan.
  Samsung Galaxy M20 (ANTARA News/Chairul Rohman)
Sementara kamera ultra wide memiliki resolusi lsebesar 5 megapixel dengan diafragma F2.2. Pada dasarnya pemberian lensa ultra wide ini bukan untuk keperluan foto beauty yang disematkan pada kamera utama, ultra wide digunakan untuk mengambil momen atau mengangkap objek yang lebih luas dengan sudut pengambilan gambar hingga 210 derajat. Samsung Galaxy M20 (ANTARA News/Chairul Rohman)

Samsung Galaxy M20 ini memiliki ruang kapasitas yang cukup besar mengingat harga yang diberikan, Samsung Galaxy M20 ini menyediakan RAM sebesar 3 GB dengan kapasitas penyimpanan internal sebesar 32 GB dan konsumen juga bisa menambah dengan menggunakan memori eksternal hingga 512 GB.

Smartphone ini memiliki prosesor Exynos 7904 Octa-core 2×1.8 GHz + 6×1.6 GHz dan sudah menggunakan Android 8.1 Oreo yang dibalut dengan Samsung Experience 9.5  dengan menggunakan jaringan LTE Cat.4. Tidak sampai disitu, seri M ini sudah dilengkapi dengan menggunakan Sensor Accelerometer, Gyro Sensor, Geomagnetic Sensor, Proximity Sensor, Light Sensor, GPS dan Glonas. Untuk sistem keamanan Samsung Galaxy M20 menghadirkan sistem keamanan yang kekinian yaitu dengan Face Recognition, Fingerprint Scanner yang disematkan di belakang layar.

Samsung Galaxy M20 hadir dengan dua varian warna yaitu, Charcoal Black dan Ocen Blue dengan harga Rp2,8 juta, sedangkan pembelian unit ini bisa dilakukan pada 14 Februari di e-commerce yang sudah bekerja sama dengan Samsung seperti Jd.id, Blibli dan Lazada. Konsumen yang memesan pada 14- 21 Februari nantinya akan mendapat penawaran spesial langsung dari Samsung.
 

Baca juga: Galaxy Samsung M20 resmi diperkenalkan di Indonesia

Baca juga: Kemarin, WhatsApp cegah hoaks hingga film “Glass” raup 40,6 juta dolar

Baca juga: Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Huawei jadi pembeli chip terbesar ketiga di dunia

Beijing (ANTARA News) –  Huawei Technologies Co menempati peringkat pembeli semikonduktor atau chip terbesar ketiga di dunia pada tahun 2018, mengikuti Samsung Electronics Co dan Apple Inc, China Daily melaporkan pada Rabu, mengutip laporan terbaru perusahaan riset Gartner Inc yang berbasis di AS.

Perusahaan teknologi China itu menghabiskan lebih dari 21 miliar dolar AS untuk chip semikonduktor tahun lalu, menyumbang 4,4 persen dari total pasar di seluruh dunia. Perusahaan meningkatkan pengeluaran chip sebesar 45,2 persen, melompat di depan Dell dan Lenovo Group, ke tempat ketiga.

Tiga perusahaan China lainnya, Lenovo, BBK Electronic Co dan Xiaomi Corp, juga berada di antara 10 pembeli semikonduktor teratas pada 2018.

Gartner mengatakan belanja semi-konduktor oleh 10 pembeli teratas meningkat secara signifikan, dan porsi mereka mencapai 40,2 persen dari total pasar semikonduktor pada 2018, naik dari 39,4 persen pada 2017.

Berkenaan dengan penjualan smartphone, Huawei menopang posisi terdepan. Perusahaan mengirimkan 30 juta smartphone di pasar domestik pada kuartal keempat tahun lalu, naik 23,3 persen YoY. Perusahaan menduduki puncak daftar dengan pangsa pasar 29 persen, menurut perusahaan riset IDC.

Oppo menempati peringkat kedua, dengan pengiriman smartphone mencapai 20,3 juta unit pada kuartal keempat, menyumbang 19,6 persen dari pangsa pasar, diikuti oleh Vivo, dengan pangsa pasar 18,8 persen.

Pengiriman smartphone Apple Inc di pasar China anjlok sekitar 20 persen selama periode ini, mengambil 11,5 persen dari pangsa pasar. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Intel investasikan 11 miliar dolar pada pabrik chip di Israel

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Galaxy Samsung M20 resmi diperkenalkan di Indonesia

Jakarta (ANTARA NEWS) – Samsung  Electronics Indonesia telah resmi memperkenalkan produk barunya yaitu, Samsung M20, Senin.

Smartphone ini memiliki layar lnfinity-V dengan resolusi FHD dan memiliki layar berukuran 6,3 inci, serta hadir dengan memiliki baterai berkapasitas 5000 mAh yang powerful.

Fitur fast charging type-C seperti pada smartphone premium Samsung yang hadir pada Galaxy M20, memastikan pengisian daya tiga kali lebih cepat dibandingkan pengisian normal. Galaxy M20 juga menghadirkan fitur canggih seperti dual camera dengan Ultra Wide lens.

Galaxy M20 ini sudah dilengkapi dengan prosesor Octa-Core Exynos 7904 terbaru dari Samsung yang meningkatkan pengalaman pengguna melalui kecepatan jaringan yang sangat baik, multitasking yang Iancar dan konsumsi daya yang rendah.

Head of IT and Mobile Bussines, Samsung Electronic  Indonesia, Denny Galant mengatakan, pihaknya akan selalu berkomitmen untuk berinovasi bagi konsumen muda Indonesia guna mendukung aktivitas kesehariannya dan selalu mengikuti perkembangan dunia yang semakin cepat.

“Samsung Galaxy M yang hadir pertama di Indonesia ditujukan bagi generasi masa kini yang ingin terus terhubung dan terus berbagi aktivitas keseharian merekayang menarik,” kata Dennny di Gowork, Plaza Indonesia, Senin. 

Dalam kesempatan yang sama, Senior Product Marketing Manager at PT. Samsung, Selvia Gofar, Samsung merilis smatphone ini guna meberikan fasilitas kepada kaum milenial agar terus bisa terhubung dengan dunia luar melaui media sosialnya.
 
“Mereka yang ingin selalu terhubung ke medsos, mereka yang sangat passionate, involve di beberapa communities, maka dari itu Galxy M20 ini hadir” ucap Senior Product Marketing Manager at PT. Samsung, Selvia Gofar.

Smartphone ini baru bisa dibeli mulai dari tanggal 14 Februari mendatang melalui tiga e-commerce yang bekerja sama dengan Samsung seperti Lazada.co.id, Blibli.com serta JD.id. Pengguna yang membeli antara tanggal 14 Februari sampai 21 Februari akan mendapat penawaran spesial dari Samsung.

Samsung Galaxy M20 ini dibanderol dengan harga sebesar Rp2,8 juta untuk RAM 3 GB dan penyimpanan 32 GB.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6

Baca juga: Samsung akan akusisi perusahaan Israel Corephotonics

Baca juga: Samsung Galaxy S10 meluncur awal Maret, tidak ada versi Lite

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Advan bantah kabar bangkrut

Jakarta (ANTARA News) – PT Bangga Teknologi Indonesia, selaku pemilik merk ponsel Advan, membantah pemberitaan yang menyebutkan mereka bangkrut.

Dalam keterangan resmi yang diterima Antara, Jumat, BTI meluruskan bahwa mereka pemilik merk dagang Advan, yang memproduksi perangkat elektronik berupa ponsel dan komputer tablet, adalah entitas yang berbeda dengan PT Advan Teknologi Solusi, yang mengajukan surat rekayasa pailit ke kepolisian.

“Perusahaan tersebut tidak ada kaitan maupun hubungan dagang serta lainnya, sama sekali, dengan pihak BTI,” kata perusahaan tersebut dalam keterangan resmi.

Advan mengaku mereka mendapatkan kerugian karena pemberitaan media massa menggunakan logo merk dagang atau produk mereka untuk isu PT Advan Teknologi Solusi yang pailit.

Tapi, mereka tidak menyebutkan apa saja kerugian pada bisnis mereka akibat pemberitaan ini.

Direktur Operasional Advan, Chandra Tansri, menyatakan bahwa perusahaan patuh dan mendukung peraturan pemerintah yang berlaku.

“Mulai dari peraturan perpajakan yang ada, hingga Tingkat Kandungan Dalam Negeri,” kata Chandra dalam keterangan yang sama.

Sebelumnya, pemberitaan di sejumlah media massa menyebutkan PT Advan Teknologi Solusi mengajukan surat rekayasa pailit ke Polrestro Jakarta Pusat.

Baca juga: Advan optimistis capai target penjualan tahun ini

Baca juga: Advan enggan ikut perang harga melawan kompetitor

Baca juga: Persaingan ponsel murah semakin ketat

Baca juga: Deretan smartphone low-end yang meluncur tahun 2018
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vivo V15 Pro kamera pop-up rilis global 20 Februari

Jakarta (ANTARA News) – Vivo dalam cuitan di akun resmi mereka di India memuat video iklan V15 Pro, yang memakai kamera pop-up, akan keluar di negara tersebut pada 20 Februari.

Dalam cuitan tersebut, Vivo mengklaim ponsel mereka sebagai kamera pop-up pertama yang memakai sensor 32MP. Kamera pop-up, yang muncul jika ingin memotret, di merk ini pertama kali diperkenalkan melalui Vivo NEX tahun lalu.

Kamera pop-up swafoto V15 Pro ini jauh lebih besar dibandingkan NEX yang baru 8MP. Melansir Phone Arena, Vivo V15 Pro juga akan memakai pemindai sidik jari yang ditanam di layar, seperti NEX.

Vivo tidak ikut-ikutan trend notch punch-hole design dalam ponsel ini karena kamera pop-up membuat layar bersih dari tempat yang biasanya didedikasikan untuk kamera depan.

Vivo belum mengumumkan berapa harga yang akan mereka pasang di V15 Pro, namun, kabar yang beredar menyebutkan harganya antara 280 hingga 420 dolar.

Peluncuran Vivo V15 Pro ini juga akan berbarengan dengan perkenalan dengan seri flagship Samsung Galaxy S10 pada 20 Februari mendatang.

Samsung dikabarkan sedang menguji coba kamera pop-up untuk kamera depan untuk Galaxy A90, yang akan mengambil segmen kelas menengah.

Galaxy A90 disebut akan menjadi pengganti Galaxy A9 (2018) yang memakai empat kamera di belakang.

Baca juga: Xiaomi Mi Mix 3 pakai kamera pop out?

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple cari cara jualan iPhone di Jerman

Jakarta (ANTARA News) – Apple dikabarkan akan mengubah mesin iPhone 7 dan iPhone 8 agar mereka tetap dapat memasarkan produk di Jerman setelah dilarang menjual sejumlah produk di negara tersebut karena kalah dari persengketaan hak paten dari Qualcomm akhir tahun lalu.

Phone Arena mengutip laman WinFuture yang berbahasa Jerman, Kamis, Apple akan membuat iPhone 7 dan iPhone 8 versi terbaru agar dapat dipasarkan di Jerman. Model baru ini tidak memakai envelope tracker berdaya rendah, yang menjadi sumber masalah pelanggaran paten di Jerman.

Apple disebut sudah membuat iPhone model tersebut dengan chip envelope tracker. Envelope tracker merupakan teknologi yang digunakan untuk efisiensi baterai saat modem ponsel menyala.

Menghilangkan chip lama dipandang akan menguntungkan Apple karena dapat mematahkan konsekuensi hukum yang berlaku  atas kasus tersebut.

Pengadilan di Munich melarang Apple menjual sejumlah model iPhone karena melanggar hak paten Qualcomm. Larangan ini berimbas pada iPhone 8, iPhone 7 Plus, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus di negara tersebut.

Setelah larangan tersebut, Apple menyatakan konsumen masih bisa membeli produk dari operator seluler dan 4.300an gerai di Jerman. Tiga hakim melarang Apple mengulangi pernyataan tersebut karena menimbulkan opini bahwa operator dan ritel memiliki banyak stok iPhone, padahal kenyataannya tidak demikian.

Baca juga: Kasus terbaru di Jerman, Apple menang lawan Qualcomm

Baca juga: Qualcomm setor jaminan, Apple dipaksa tarik iPhone dari Jerman

Baca juga: Qualcomm menang, Apple tarik iPhone lama di Jerman

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samsung Galaxy S10 akan pakai Wi-Fi 6

Jakarta (ANTARA News) – Samsung Galaxy S10 akan menjadi salah satu smartphone pertama yang mendukung kecepatan Wi-Fi 6.

Pengajuan regulasi dari Samsung mengungkapkan bahwa tiga model ponsel itu akan mencakup dukungan untuk standar Wi-Fi baru itu.

Meski demikian peningkatan kecepatan internet itu sepertinya belum bisa segera dirasakan. Sampai sekarang hampir tidak ada yang punya router Wi-Fi 6.

Wi-Fi 6 juga tidak menawarkan peningkatan kecepatan luar biasa untuk perangkat individual.

Wi-Fi 6 hanya akan meningkatkan kinerja perangkat-perangkat yang ada di rumah atau di jaringan Wi-Fi di mana banyak perangkat terhubung (katakanlah, rumah dengan sekelompok gadget pintar diinstal), dan perangkat itu akan membutuhkan Wi-Fi 6 untuk benar-benar melihat manfaatnya.

Namun tetap saja, ini merupakan fitur yang patut dimiliki. Fitur ini akan membuat ponsel sedikit lebih tahan di masa depan, dan jika Anda membeli router baru dalam beberapa tahun ke depan, kemungkinan akan membawa dukungan Wi-Fi 6 ke rumah Anda.

Sejauh ini belum banyak perangkat Wi-Fi 6, tetapi Galaxy S10 menunjukkan bahwa mungkin akan berubah.

Ponsel ini kemungkinan datang dengan prosesor Qualcomm baru top-of-the-line, Snapdragon 855, yang mencakup dukungan untuk Wi-Fi 6.

Chip itu belum digunakan secara luas, tetapi harus berakhir di banyak ponsel Android flagship tahun ini.

Samsung diperkirakan akan mengumumkan Galaxy S10 pada akhir bulan ini.

The Verge pada Senin (4/2) memperkirakan akan ada tiga model saat diluncurkan: S10 standar, S10 Plus yang lebih besar, dan S10E berbiaya rendah. Versi 5G juga diharapkan nanti.

Baca juga: Samsung Galaxy S10 meluncur awal Maret, tidak ada versi Lite

Baca juga: Samsung ungkap beberapa fitur baru Galaxy S10

Baca juga: Geser layar, cara buka kamera depan Galaxy S10

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Xiaomi Mi 9 pakai tiga kamera belakang

Jakarta (ANTARA News) – Bocoran gambar Xiaomi Mi 9 yang akan meluncur bulan ini beredar di dunia maya, memiliki tiga kamera di bagian belakang.

Bocoran ini berasal dari akun jejaring sosial China Weibo milik Manajer Produk Xiaomi, Wang Teng Thomas, namun, unggahan tersebut sudah dihapus. Situs SlashLeaks sempat mengambil tangkapan layar foto tersebut sebelum dihapus sang pemilik akun.

Mengutip laman Phone Arena, gambar tersebut hanya menampilkan bagian belakang handset, namun, menjelaskan rumor tiga kamera belakang Mi 9 adalah benar. Kamera tersebut, seperti yang terlihat di gambar, disusun secara vertikal, seperti susunan untuk flagship Mi 8.

Perbedaannya, lampu LED di Xiaomi Mi 9 berada di luar tempat kamera, tidak seperti Mi 8.

Xiaomi dikabarkan memakai sensor 48MP Sony IMX586 di salah satu kamera Mi 9, sensor kamera lainnya menggunakan 12MP dan lensa depth 3D Time-of-Flight. Untuk kamera depan, Xiaomi memasang sensor 24MP Sony IMX576.

Xiaomi Mi 9 akan memakai layar 6,4 inci berpanel AMOLED resolusi 1080 x 2220 FHD+. Xiaomi akan memasang chipset terbaru di seri 8 dari Qualcomm, Snapdragon 855.

Ponsel ini akan tersedia dalam varian 6GB+128GB dan 8GB+256GB, sementara untuk baterai sebesar 3.500mAh.

Presiden Xiaomi, Lin Bin, pernah menyatakan akan ada Mi 9 premium Explorer Edition, dengan layar transparan dan fitur-fitur yang tidak ada di Mi 9 versi reguler.

Baca juga: Xiaomi umumkan smartphone murah Redmi Go

Baca juga: Xiaomi pamer smartphone lipat ganda, ini videonya

Baca juga: Persaingan ponsel murah semakin ketat

Baca juga: Xiaomi kuatkan penetrasi di Afrika

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Energizer akan buat ponsel berbaterai 18.000mAh

Jakarta (ANTARA News) – Energizer, jenama yang selama ini dikenal sebagai produsen baterai, dikabarkan akan memperkenalkan ponsel berdaya sangat besar, 18.000mAh pada MWC yang diadakan di Barcelona bulan ini.

Belum diketahui apa nama ponsel berbaterai sangat besar tersebut.

Perusahaan tersebut akan merilis ponsel mereka dalam lini Energizer Ultimate, berisi enam handset premium termasuk model ponsel lipat.

Energizer, diberitakan laman Phone Arena, juga akan memasukkan salah satu ponsel dengan kamera pop up di lini tersebut.

Salah satu ponsel yang akan diluncurkan di MWC bernama Energizer Ultimate U620S Pop, namun, hanya memakai baterai 3.200mAh. Ponsel ini memakai layar6,2 inci resolusi FHD+ dan memakai chipset MediaTek Helio P70.

Ponsel ini didukung RAM sebesar 6GB dan kapasitas interlan 128GM. Untuk kamera, Energizer menyematkan tiga sensor di belakang, sensor utama 16MP dan 5MP serta sensor depth 2MP.

Energizer Ultimate U620S Pop akan memiliki pemindai sidik jari yang sekaligus berfungsi sebagai tombol daya.

Model lain yang juga akan dipajang di MWC bernama Energizer Ultimate U650S, berlayar 6,5 inci resolusi HD+ dan memakai chipset MediaTek Helio P22. 

Energizer menyediakan RAM 4GB, kapasitas internal 128GB dan bateari 3.500mAh.

Tahun lalu, juga di MWC, Energizer memamerkan Power Max P16K Pro yang juga berbaterai spektakuler 16.000mAh. Laman GSM Arena melaporkan Energizer membuat ponsel tersebut dalam jumlah terbatas dan telah terjual beberapa unit.

Baca juga: Advan hadirkan G2 Plus, ponsel dengan baterai jumbo

Baca juga: Samsung Galaxy X akan dibekali baterai yang dapat dilipat?

Baca juga: 10 cara agar baterai ponsel tahan lebih lama

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iPhone 2019 dikabarkan bakal pakai tiga kamera belakang dan USB-C

Jakarta (ANTARA News) – Apple dikabarkan akan merilis iPhone dengan tiga kamera belakang untuk penerus iPhone XS Max tahun ini.

iPhone XS dan XS Max yang baru meluncur tahun lalu memakai rancangan kamera ganda di belakang.

Dengan demikian, Apple akan mengikuti jejak LG dan Huawei –yang telah merilis sistem tiga kamera–, dengan menambahkan lensa lebar atau wide angle, demikian laporan Bloomberg yang dikutip The Verge.

Kamera belakang ketiga akan menangkap lebih banyak piksel sehingga perangkat lunak Apple dapat, misalnya, secara otomatis memperbaiki video atau foto agar sesuai dengan subjek yang mungkin terpotong secara tidak sengaja dari pemotretan awal.

Selain itu, fitur Live Photos Apple akan menjadi diperpanjang dari tiga detik menjadi enam detik.

USB-C

Sementara itu, ketiga iPhone model 2018, XS, XS MAx dan XR akan diperbarui pada 2019, secara garis besar rancangan untuk iPhone tahun ini mirip dengan 2018, kecuali untuk pengisi daya.

Apple dikabarkan akan membuat iPhone 2019 dengan colokan USB Type C, tidak lagi Lightning Connector ciri khas mereka. Saat ini mereka disebut sedang menguji coba USB-C, namun, belum tentu rancangan ini pasti digunakan di iPhone model terbaru.

Apple juga merencanakan untuk memberi iPhone 2019 prosesor yang lebih cepat dan memperbarui sensor Face ID.

Melangkah lebih jauh ke 2020, Apple dikabarkan merancang kamera belakang iPhone menggunakan kamera tiga dimensi yang didukung laser agar bisa memindai dan membuat konstruksi objek tiga dimensi.
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019