Tak Ada Napi Teroris yang Kabur di Lapas Lambaro

JawaPos.com – Sebanyak 113 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lambaro, Aceh, pada Kamis (29/11), kabur. Untung saja, tidak ada napi kasus terorisme yang ikut dalam pelarian pasca salat magrib itu.

“Tidak ada tersangka teroris,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di kantornya, Jumat (30/11).

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa seluruh jajaran Polda Aceh akan mempersempit ruang gerak para napi yang kabur. Semua Polda dan Polres katanya harus melakukan razia di jalan, terminal, bandara, serta tempat persembunyian yang dicurigai.

Saat berita ini ditulis, tercatat baru 26 napi yang berhasil diamankan kembali.
“Akses ditutup baik udara dan darat serta laut,” tegasnya.

Polda Aceh katanya segera menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap para napi itu setelah pihak Lapas menyerahkan data secara keseluruhan. “DPO nanti akan segera disampaikan ke Polda terdekat yaitu Polda Sumut nanti membantu untuk mempersempit ruang gerak,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau agar lebih baik para napi yang masih dalam pelarian segera menyerahkan diri. Keluarga yang mengetahui kabar napi tersebut juga diharapkan kooperatif dengan melapor ke petugas.

Sementara itu, Dedi menerangkan bahwa kejadian ini hanya diinisiasi segelintir orang. Diduga beberapa napi yang lain hanya ikut-ikutan.

“Kita masih lakukan pemeriksaan nanti jika tertangkap siapa aktor intelektual kaburnya napi ini,” pungkas Dedi. 

(dna/JPC)