KPK Sita Pabrik Aspal Milik Adik Kandung Ketua MPR

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita harta kekayaan atau aset yang diduga hasil dari tindak pidana pencucian uang (TPPU) Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainuddin Hasan. Aset yang disita merupakan pabrik aspal yakni, PT Krakatau Karya Indonesia (KKI).

“KPK melakukan penyitaan tanah yang di atasnya berdiri perusahaan aspal Mix Plant PT Krakatau Karya Indonesia (KKI), yang berada di Desa Campang Tiga, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Febri menuturkan, tanah dan pabrik milik adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu senilai Rp 6 miliar. Meski telah dilakukan penyitaan, pabrik itu masih dapat beroperasi seperti biasa.

“Pabrik itu masih beroperasi jadi penyitaan tidak menghentikan operasional pabrik. Nanti di akhir barulah dihitung keuntungan pabrik tersebut apakah sebagain masuk jadi milik negara misalnya kalau divonis di pengadilan, dan seberapa besar operasional lainnya akan dihitung,” jelas Febri.

Sebelumnya, KPK telah menyita sejumlah kekayaan milik Zainuddin yang terdiri dari bidang tanah, bangunan, hingga speedboat dalam kasus dugaan TPPU. Sejumlah aset itu diduga disamarkan dengan nama keluarga Zainudin, seperti nama anaknya.

Zainudin, yang merupakan adik Ketua MPR Zulkifli Hasan, ditetapkan sebagai tersangka TPPU. Zainudin telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap. Dalam kasus suap, Zainuddin diduga mendapatkan imbalan berupa fee proyek sebesar 10 sampai 17 persen di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.

Tersangka lain yang juga menyandang status tersangka adalah Gilang Ramadan dari CV 9 Naga, Agus Bhakti Nugroho selaku anggota DPRD Provinsi Lampung, dan Anjar Asmara selaku Kepala Dinas PUPR.

KPK juga menelusuri aliran uang senilai Rp 57 miliar dalam kasus dugaan suap yang mengalir ke Zainuddin. Uang suap itu diduga dari sejumlah proyek di Lampung Selatan sejak 2016 hingga 2018.

Re

(rdw/JPC)